Philips Hue, Are You Worthy to Buy?

Progress isn’t made by early risers. It’s made by lazy men trying to find easier ways to do something,” Robert A. Heinlein.

Ketika ketika tau ada Philips Lighting Week Blogger Gathering yang bahas inovasi lampu Philips Hue tanggal 19 November 2016, saya semangat untuk datang. Secara ketika membaca resume produknya, dalam hati berdesis, “Ini gue banget”. Sistem penerangan yang bisa dikontrol dari jauh, bisa berubah warna seperti Power Rangers, tanpa harus jalan dan mencet saklar, tak perlu ngutak ngatik dimer, ga perlu kawatir lupa mematikan atau menyalakan lampu kalo pas lembur atau tugas keluar kota, hemat enegi dan tahan lama. Sesuatu yang gampang, pinter, dan kece. Nyonyamalas banget! Kemalasan bertemu inovasi, kemudian lahirlah kenyamanan dan kemudahan. Rasanya pengen peluk Phillips dan bilang, “Sepertinya kita kembar yang terpisahkan”.

philips-lighting-week-blogger-gathering

Gambar 1. Philips Lighting Week Blogger Gathering, 19 November 2016 di Senayan City

But, segalanya berubah ketika saya tahu harga produknya. Pre order (Philips Hue di Indonesia belum resmi launching) starter kit-nya di bandrol dua koma empat jutaan rupiah. Itu dapet 3 lampu dan satu bridge sih. Kalau striplight-nya dibandrol 800-900k per 2 meter. Sekali lagi RUPIAH, bukan dollar Zimbabwe yang satu lembarnya bisa ada nolnya sebelas. Sambil berusaha ngebersihin kotoran telinga (khawatir salah dengar), dalam hati berdesis, “Phillips Hue, Are You Worthy to Buy?” Pertanyaan yang sama diajukan oleh salah seorang pengunjung pada Philips Lighting Week Blogger Gathering yang saya hadiri tersebut. Dan jawaban dari para narasumber (Ibu Indah Suzanti – Product Marketing Home PT Philips Indonesia dan Mas Ario Pratomo – Pengusaha dan Tech Vlogger) dengan tegas menyatakan, Yes! Philips Hue are worthy to buy.

perakitan-lighting-system-philips-hue

Gambar 2. Instalasi Philips Hue Lighting System

Dalam artikel ini, saya tidak akan menjelaskan teknis bagaimana menggunakan Phillips Hue, Mas Ario Pratomo sudah menjelaskan dengan baik di vlog My Workspace & How to Light it Up with PHILIPS HUE miliknya. Sementara deskripsi produk dapat kamu akses di website Philips Hue.

Philips Hue Are Worthy, Jika Kamu Butuh.

Saat pulang ke rumah saya, saya masih memikirkan produk tersebut. Rumah kami kecil. Tentu memiliki banyak keterbatasan ruangan. Satu ruangan yang paling besar di rumah kami misalnya, adalah ruang tamu yang menyatu dengan ruang tengah. Fungsinya kadang sebagai ruang makan, kadang menjadi ruang menonton televisi. Ruang yang sama juga bisa sekaligus menjadi ruang membaca dan bersantai serta kadang juga ruang kerja saya untuk menulis blog dan memotret foto pendukung blog.

Tidak ideal memang. Kami hanya menggunakan pencahayaan sentral yang kadang terlalu terang untuk menonton televisi, namun terlalu redup untuk main game dan mengetik di komputer. Pencahayaan yang sama menjadi terlalu terang lagi untuk acara makan malam romantis, namun membuat sakit mata jika membaca terlalu lama. Worthy or not, seperti yang Mas Ario Pratomo bilang, memang kembali ke kebutuhan masing-masing. Dengan kondisi rumah seperti saya, penggunaan Philips Hue bisa jadi memiliki peran untuk meningkatkan kualitas dan juga produktivitas kami di rumah. Dengan kata lain, ada kebutuhan tentang sistem pencahayaan yang lebih baik di rumah.

Philips Hue Are Worthy, Jika Kamu Melihatnya Sebagai Investasi.

Jawaban Ibu Indah Suzanti lebih jauh, tentang apakah harga Philips Hue sepadan dengan manfaatnya, lebih fokus pada potensi produktivitas yang dapat dihasilkan dengan dukungan Philips Hue. Manfaat keuangannya mungkin tidak langsung dirasakan. Namun, seperti misalnya di kasus rumah dengan ruangan multifungsi tadi. Patut dipertimbangkan apakah dengan penggunaan Philips Hue kinerja saya semakin membaik dan meningkatkan produktivitas saya sebagai part time blogger di malam hari. Jika iya, maka harga 2,4 juta tadi seharusnya dipandang worthy, karena fungsinya sebagai modal kerja.

penggunaan-phillips-hue-tangga-ruang-makan

Gambar 3. Contoh Penggunaan Philips Hue di Ruang Makan/ Ruang Kerja

Hal ini diamini oleh Mas Ario Pratomo, yang memang telah menggunakan produk ini di ruang kerjanya. Penggunaan tema warna lampu dapat menjadi mood booster yang memacu semangat bekerja dan meningkatkan kinerja. Berapa besar daya ungkit Philips Hue pada produktivitas, kembali ke masing-masing pribadi. Apalagi jika dibandingkan dengan usia pakai Philips Hue yang mencapai 25.00o jam pemakaian atau setara dengan 15 tahun. Harga 2,4 juta menjadi tak terlalu terasa mahal bukan?

Philips Hue Are Worthy, untuk Merealisasikan Rumah Idaman Kita.

Selain produktivitas, saya mencatat beberapa poin yang saya dapatkan ketika acara, saat saya melamun memikirkan produk ini dan saat saya riset lebih lanjut di internet. Berikut adalah beberapa hasil yang bisa didapatkan di rumah kita dengan keunggulan Philips Hue:

Kenyamanan

aplikasi-phillips-hue

Gambar 4. Aplikasi Philips Hue di Gadget

  1. Pengontrolan penerangan di rumah dari jarak jauh. Bahkan kita bisa mengontrol penerangan di rumah dari luar kota hanya dengan satu gadget di tangan.
  2. Penerangan terjadwal, pada saat pulang kerja di malam hari, disambut rumah yang telah terang sesuai dengan jadwal dan juga suasana yang kita tentukan.
  3. Tidak perlu sering mengganti lampu, karena terus terang Philips terang terus.
  4. Kemudahan dalam perakitan dan penginstalan alat.
  5. Pengaturan intensitas cahaya yang fleksibel menjaga kesehatan mata.
penggunaan-phillips-hue-kamar

Gambar 5. Contoh Penggunaan Philips Hue untuk Meningkatkan Kenyamanan Kamar Tidur

Keamanan

  1. Keamanan rumah. Iseng, saya berpikir jika produk ini bisa dipakai untuk menakut-nakuti pencuri. Misalnya ketika umah kosong dan dari CCTV kita mengetahui ada orang mencoba membobol rumah. Kita bisa menyalakan lampu dari jauh dan mengubah settingan warnanya. Bayangkan saja reaksi si pencuri, ketika rumah kosong tiba-tiba lampu menyala warna merah dan kemudian berubah menjadi hijau. Mamaaaaa, takuuuuttt!!!! Hahaha…
  2. Bisa di pasang di tangga atau tempat-tempat rawan dan sewaktu-waktu dinyalakan saat akan dilewati.
penggunaan-phillips-hue-tangga

Gambar 6. Contoh Penggunaan Lightstrip Philips Hue untuk Meningkatkan Kemanan Rumah

Keasyikan dan Keseruan

  1. Warna lampu bisa disesuaikan dengan tone ruangan.
  2. Bisa berkesperimen warna untuk menciptakan suasana yang diinginkan; romantis, tenang, dll.
  3. Bisa dipasang di belakang TV sebagai bias lighting untuk meningkatkan pengalaman menonton film ala-ala home theatre gitu.
  4. Bisa digunakan sebagai accent lighting untuk menarik perhatian ke artwork yang kita punya di rumah.
penggunaan-phillips-hue-art

Gambar 7. Contoh Penggunaan Lightstrip Philips Hue untuk Meningkatkan Estetika Rumah

Setelah membaca alasan-alasan di atas, bagaimana menurut kamu? Apakah Phillips Hue worthy to buy? Tinggalin jawabanmu di komen yaaakkk…. Terimakasih.

penggunaan-phillips-hue

Related Post

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

11 Comments

  1. Sangaatt worthy… Akupun mupeng banget pengen punya.. Memang harganya agak bikin kaget, tp utk inovasi seperti itu cukup worthy lah

  2. Worthy, lah. 2,4 juta kan udah dapet 3 lampu dan 1 bridge. Kalau mau nambah lampu lagi udah gak perlu beli bridge. Udah gitu lampu Philips memang awet banget

  3. Ella, gw kalao udah merid, pasti beli ini.Worth money banget.
    Soalnya cahaya is everthing when begadang XD

    Gw gak dapat gambaran ttg ukuran pasti si lampu ini deh. Apa gw kelewat baca atau emang ukurannya variatif??

    SalamSUper!

  4. mbak oot ya. Aku mau follow blog ini tapi kok yo bingung klik apa ya? Udh nyari dari atas sampe bawah ndak ada icon “follow”…maafin eikeh gaptek mbaaak…

  5. Jaman sekarang ini, lagi ngetren penampakan barang bagus dengan berbagai inovatif, harga kadang menjadi pertimbangan no 27 yang penting kualitas apalgi hemat energi. cocok banget sama oang Indonesia. hehe. Bagus, Murah, Hemat energi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *