Keunggulan Menggunakan Top Level Domain .net/.com Sebagai Sarana Marketing Mix

Seiring dengan banyaknya blog yang berkembang di Indonesia maupun dunia, banyak mitos yang beredar mengenai keunggulan menggunakan top level domain .net/.com. Ada yang bilang TLD dotnet dan dotcom sebagai penentu kemenangan lomba blog, syarat monetisasi, syarat optimasi, dan masih banyak lainnya. Bisa jadi itu mitos, bisa jadi ada benarnya. Yah, tak dapat dipungkiri, hal-hal menyenangkan tersebut memang adalah efek samping yang diharapkan dari beli TLD.

Namun, yang ingin saya bahas kali ini lebih dari itu. Menggunakan domain dotcom bagi saya adalah tentang harga diri. Lalu hening… Hehehe, bukan ding, lebih tepatnya adalah tentang citra diri, tentang branding, dan lebih lengkapnya adalah tentang marketing mix yang ingin diterapkan di blog agar membuatnya lebih berdaya.

Membuat blog tentang balancing life buat mamah muda sudah ada di pikiran saya sejak lama. Ketika saya menemukan nama yang pas yang menggambarkan ciri dan misi blog tersebut, saya langsung save domain tersebut dengan TLD .com yaitu nyonyamalas.com. Kalau waktu itu domain itu telah diambil, kemungkinan saya akan mengambil pilihan nyonyamalas.net. Sedikit banyak pengambilan keputusan mengamankan nyonyamalas.com karena terpengaruh pelajaran marketing jaman kuliah dulu. Siapapun yang pernah dapat matakuliah ini pasti kenyang banget bahasan marketing mix.  Bahasan yang katanya wajib banget diketahui para marketer serius. Dan betul, sampai saat ini, saya tidak menyesali keputusan saya untuk menginvestasikan sedikit uang di dotcom.

keunggulan menggunakan top level domain .net/.com

Apa itu Marketing Mix dan Apa Hubungannya dengan Ngeblog?

Ngeblog memang asyik banget buat saya. Yang pertama karena sesuai dengan passion dan hobi. Selain itu, ngeblog juga sarana melepaskan penat dari pekerjaan sehari-hari dan juga ternyata menghasilkan uang yang lumayan banget. Saya sendiri tidak menyangka bahwa 6 bulan terakhir serius mengerjakan blog dengan TLD .com, saya bisa mencukupi kebutuhan biaya persalinan saya di bulan Januari 2017 ini. Yang paling penting, ngeblog membuka kesempatan bagi saya memiliki teman-teman baru yang keudian membuka peluang ke hal-hal baru lain. Hidup jadi lebih berwarna!

Walaupun demikian, saya tidak hanya mencari keuntungan sendiri dari nyonyamalas. Saya dengan sadar dan serius memikirkan bahwa selain saya happy, pembaca juga harus dapat manfaat dari blog ini. Untuk itulah saya menerapkan marketing mix.

Marketing mix adalah konsep dasar dari teori marketing modern. Konsep tersebut biasanya digunakan oleh produsen untuk mencapai tujuan marketing dalam target pasarnya. Sebagai produsen konten, tujuan marketing ngeblog bisa jadi untuk mengajarkan sesuatu, personal branding atau untuk menghasilkan penghasilan. Nah untuk mencapai tujuan dimaksud, marketing mix memiliki empat elemen yang harus digarap. Empat elemen tersebut sering disingkat dengan 4P: product, promotion, place dan price (Kottler, 2006).

Maap sebelum saya lanjutkan kayanya ada yang mau menyela, silahkan yang tadi ngacung di belakang…

Q : “Mbak Nyonyamalas, bukankah marketing is not about you, marketing is about delivering value to others??? So, kaga nyambung membahas TLD dotcom dan dotnet dengan marketing… Mau pakai domain apapun kalau content kita memberi value, kite kite pasti laku!”

A : “Pernahkah kamu menemukan suatu blog yang kontennya kece, tapi kemudian merana? Entah karena 1) minim view, 2) minim penghasilan atau malah 3) dihapus Google? Yang pertama dan kedua saya yakin banyak. Yang ketiga juga ada loh.”

Namanya blognya cara-ririn.xxxxxx.com. Yap, beliau masih menggunakan second level domain. Niche-nya tentang SEO dan cukup hits yah di jamannya sampai blog tersebut dihapus di tahun 2013. Jangan salah loh, menurut cerita yang saya baca, mbak Ririn ini bukan pelaku spammy. Beliau termasuk blogger yang baik, ramah dan jujur. Kontennya keren dan sering dijadikan rujukan. Namun ada penilaian Google yang menyatakan yang bersangkutan menyalahi salah satu ketentuan platform blog gratisan yang dimiliki Google. Dan simsalabim, blognya dihapus begitu saja.

So, mau susah-susah bikin konten “aja”, trus diabaikan atau malah dihapus Google?

keunggulan-menggunakan-tld-com-net-marketing-mix-dotcomforme

Sebelum lanjut ke pembahasan keunggulan  menggunakan top level domain .net/.com sebagai sarana marketing mix, saya ingin memberi gambaran singkat tentang 4P, sebagai berikut:

1 . Products

Marketing mix #1 product untuk blog, saya artikan dengan bagaimana blogger membuat suatu konten yang bisa memenuhi kebutuhan atau keinginan pembaca/ klien secara terus menerus. Hal itu meliputi 1) bagaimana blogger mendesain konten blognya, 2) melakukan branding dan juga 3) menjaga keberlangsungan blog yang dimilikinya.

2 . Place

Marketing mix #2 place untuk blog, saya artikan dengan bagaimana blogger membuat blognya mudah diakses oleh target pembaca/ klien. The first thing first tentunya adalah dengan menentukan URL-nya. URL layaknya alamat dimana pembaca menemukan konten kita. Kita mengumpamakan world wide web sebagai supermarket super besar dan konten kita adalah satu barang dengan banyak kompetitor. Bagaimana membuat barang tersebut mudah ditemukan oleh pembeli? Betul, dengan meletakkannya di tempat paling strategis yang mudah dijangkau di supermarket tersebut. Atau setidaknya di tempat yang mudah diingat oleh pembeli.

Jika dikaitkan dengan URL blog, maka URL yang baik adalah URL dengan domain yang sederhana serta menarik dan TLD yang familiar.

3 . Price

Marketing mix #3 price, elemen ini adalah elemen penentu penghasilan kita sebagai blogger. Sebagai blogger tentunya kita menginginkan penghasilan yang besar dari hasil jerih payah kita menulis. Karena bagaimanapun menulis membutuhkan effort. Untuk beauty blogger atau techno blogger bahkan perlu dana khusus untuk membeli produk yang harus mereka review. Namun, blogger pun harus mempertimbangkan seberapa worthy blog kita dimata klien sehingga mereka mau membayar kita sejumlah dana sebagaimana yang kita inginkan.

4 . Promotion

Marketing mix #3 promotion, adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh blogger untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan kontennya. Iklan (advertising), direct marketing, sales promotion (discount sale, dll) dan public relation adalah yang sering dilakukan oleh produsen barang/ jasa. Lalu bagaimana dengan blogger? Iklan via Facebook atau Google Ads mungkin bisa jadi pilihan. Namun, blogger lebih lazim melakukan promosi blog via komunitas dan promosi mulut ke mulut.

Apa Keunggulan Top Level Domain .net/.com sebagai Sarana Marketing Mix?

Top level domain .net/.com memiliki keunggulan untuk memberdayakan blog pada setiap elemen marketing mix. Berdaya sendiri artinya adalah memiliki kemampuan. Jadi bisa dibilang dengan menggunakan dotcom atau dotnet, blog menjadi memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan domain lain. Tentu saja tidak berarti bahwa domain ini menjadi domain yang sempurna begitu saja. Ringkasan keunggulan tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

keunggulan-menggunakan-tld-com-net-sebagai-sarana-marketing-mix

1 . Keunggulan TLD .net/.com pada #1 Product

a . Menunjukkan stabilitas blog

Kasus cara-ririn tadi membuka mata saya bahwa blog yang “menumpang” di second level domain sangat tidak stabil karena tingkat campur tangan penyedia layanan sangat besar. Dan kita sebagai blogger tak dapat berbuat apa-apa. Hal ini tentunya tidak akan terjadi apabila ybs telah TLD dan self hosting. Jika dihubungkan dengan keunggulan menggunakan TLD .net / .com, maka keunggulannya adalah menunjukkan stabilitas blog pada pembaca/ klien. Pada poin ini saya sedikit nyerempet dengan self hosting. Karena bagaimanapun syarat untuk self hosting adalah punya domain sendiri dengan TLD. Dan TLD yang paling unggul menurut saya (menurut saya!) adalah .net/ .com.

Dengan meng-hosting sendiri, apalagi dengan TLD .net/ .com, secara in fact maupun in apperarance blog kita akan terlihat stabil. Rumusnya demikian:

  1. own your content on your own site,
  2. control the platform and,
  3. securing it.

Dengan konten yang baik dan jaminan keberlangsungan blog, maka long-term relationship dengan klien atau pembaca akan tercipta. Hal ini tentu akan menumbuhkan loyalitas klien/ pembaca. Bayangkan saja jika setiap saat blog kamu berganti karena terkendala aturan penyedia layanan blog gratis. Klien/ pembaca pasti bersebaran kemana-mana. Dan blogger harus memulai dari nol.

b . Membuat blog tampak meyakinkan dan terpercaya

Yang ini mah tidak perlu dijelaskan  panjang lebar. Saya sendiri sebagai pembaca juga akan lebih yakin dan percaya dengan blog dengan TLD dotcom atau dotnet dibandingkan yang lain.

c . Menunjukkan komitmen dan personal respect

Bukan berarti bilang blogger dengan second level domain tidak memiliki komitmen dan personal respect loh. Saya menggaris bawahi kata menunjukkan atau tentang appearance. Niat yang tidak ditunjukkan dengan eksplisit terkadang sulit ditangkap oleh klien maupun pembaca blog.

2 . Keunggulan TLD .net/.com pada #2 Place

a . Membuat URL blog mudah diingat

Menggunakan TLD lain agar tampil beda dan kreatif memang seru. Contohnya misal blog saya jadi nyonyamalas(dot)banget. Mmmmm…. lucu sih. Tapi perlu diingat bahwa blog adalah soko guru, tonggak dimana blogger membangun brand-nya. Dan itu dimulai dari URL blog kita. URL layaknya alamat dimana pembaca menemukan kita. Jadi sepertinya terlalu berisiko untuk se-iseng itu. URL-nya jadi susah diingat, lagipula sepertinya tidak ada TLD itu. Hehehe…

dotcomforme

Selain itu pernahkah teman-teman iseng baca Google Analytic. Pasti pernah baca dong tentang direct traffict. Nah direct traffict ini disinyalir adalah traffict yang timbul (salah satunya) dari pengetikan langsung alamat URL blog kita. Jadi semakin mudah diingat, semakin mudah blog kita untuk dikunjungi kembali. Tingkat direct traffict di nyonyamalas.com lumayan juga loh, 22,75%. Bahkan lebih besar dari traffict dari medsos, padahal saya lumayan rajin nge-share artikel. Berarti blog saya murah diinget doooonggg…. (minta pengakuan, hihihi).

b. Menghindari kebingungan user

Jika TLD kamu bukan .net/ .com riskan sekali tertukar dengan blog dengan domain yang sama yang ber-TLD .net/ .com. Misalnya kamu punya blog dengan alamat tipsngeblog.xxx.yyy sementara kompetitor kamu memiliki blog dengan alamat tipsngeblog.com. Wah, kompetitor sudah menang banyak tuh. Karena dengan mengetikkan tipsngeblog di addres bar kemudian menekan shift+enter, calon pembaca akan masuk ke tipsngeblog.com alih-alih tipsngeblog.xxx.yyy milik kamu. Amankan segera deh, domain favorit kamu dengan TLD .net/ .com.

3 . Keunggulan TLD .net/.com pada #3 Price

Lihatlah sekelilingmu, sebagian besar blogger profesional yang penghasilannya dari blog menggunakan TLD dotcom atau dotnet. Tanya kenapa?

Ini mungkin lebih bahas ke klien yak bukan ke pembaca umum. Klien secara logis akan mencari blog yang dilihat memiliki sumber daya untuk “menolong” mereka mencapai tujuannya. Entah itu job review, atau pekerjaan terkait blog lainnya. Mereka juga pastinya sudah berekspektasi untuk membayar lebih kepada blog-blog yang demikian. So, jika blogmu tampak tidak meyakinkan atau tampak unprofessional, klien akan berpikir bahwa blog kita adalah blog ala-ala yang tidak cukup layak untuk dibayar mahal.

So, jika kamu berencana untuk menaikkan harga atau memiliki harga yang sama dengan para blogger profesional, TLD .net/ .com wajib hukumnya untuk dipertimbangkan.

4 . Keunggulan TLD .net/.com pada #4 Promotion

Promosi blog via komunitas dan promosi mulut ke mulut sepertinya adalah cara yang paling lazim dilakukan oleh para blogger saat ini. Saya ingat sekali dalam suatu event saya memenangkan lomba dan nama blog saya disebutkan oleh MC. Beberapa waktu kemudian, beberapa pengunjung blog menyebutkan mengingat nama blog saya dari event tersebut. Poin yang saya ingin tekankan adalah, ketika domain dan TLD kita familiar, hal tersebut memudahkan orang untuk menyebutkan nama blog kita dan membuat orang mudah mengingatnya dalam sekali dengar. Ketika orang mudah mengingatnya, cenderung orang juga akan mudah untuk menyebutkannya kembali. Sebagai blogger baru yang sangat mengandalkan promosi dari mulut ke mulut saya sangat bersyukur sejak awal menggunakan dotcom sebagai embel-embel di belakang domain nyonyamalas saya. Karena TLD tersebut terbukti memudahkan orang untuk mempromosikan blog saya ini.

Bagaimana Cara Mudah Membeli TLD .net/.com?

Q : “Aku sih uda pertimbangkan untuk beli dotcom Nyah… Tapi gimana ya, kok kayanya mahal dan ribet banget ya bikin TLD itu…”

A : “Kata siapaaaa…. Bikin TLD tu semudah menjentikkan jari tau!”

Banyak sekali penyedia jasa domain registrar di Indonesia, tapi saya mau ambil contohnya di landing situs DotComForMe ya… Soalnya mereka lagi ada diskon buat blogger . Diskonnya Rp50.000,00 pakai voucher “blog100” untuk paket blogging yang harga awalnya Rp 150.000,00. Jadi bayarnya Rp 100.000,00. Murah kan? Artinya biaya tersebut tidak sampai gopek loh sehari. Masih mahalan parkir kan. Untuk paket blogging tersebut, kamu akan mendapatkan domain .com/ .net, wordpress installment, hosting 500MB, dan unlimited akun email profesional.com. Maksudnya email profesional itu email dengan second level domain nama blogmu. Seperti email saya: nyonya@nyonyamalas.com. Keren kan. Hihihi….

Untuk blog nyonyamalas ini saya memang tidak berlanggan di situs ini. Rencananya untuk blog kedua saya, akan menggunakan jasa dari situs ini. Tunggu launching-nya ya. Oiya, cara belinya gampang, hanya seperti beli baju atau lipstik di online shop, cuma satu menit-an. Stepnya seperti ini:

Resume stepnya sbb:

1 . Masuk ke situs dotcomforme. Ketik dotcomforme.com di address bar, klik Tab Products kemudian pilih Blogging. Klick Buy Now!

2 . Memilih nama domain. Bingung menentukan nama domainmu mau apa? Saya beri contoh domain yang masih available ya. Misal: cantiktapirakus.com atau cantiktapi rakus.net untuk blog berniche food dan beauty, superblogger.com atau superblogger.net untuk vlog berniche tutorial blog atau kamu bisa pakai nama kamu sendiri untuk blog bertujuan personal branding.

3 . Isi layanan add-on, pilih saja keduanya, toh gratis, hehehe

4 . Isi data diri dengan lengkap.

5 . Sebelum melakukan pembayaran jangan lupa masukkan kode voucher “blog100” ya! Supaya dapat diskon.

6 . Selesaikan proses, cek email. Dan lakukan pembayaran.

Mudah sekali bukan? Tentu, kan ala nyonyamalas, hehehe. Buat kamu yang punya pengalaman memanfaatkan keunggulan top level domain .net/.com, yuk, share ceritamu dalam kampanye #dotcomforblogging. Ketentuannya klik banner di bawah ini.

keunggulan menggunakan top level domain .net/.com

Semoga bermanfaat yaaaa….

 

Literatur: Kotler, Philip T.  dan Kevin Lane Keller (2006), Marketing Management, 12th Edition, Pearson

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

93 Comments

  1. Asik, lengkap nih. Saya sampai buka GA lagi buat ngecek direct traffict. *Anaknya emang suka penasaran 😀

  2. Wess, detail banget, Nyonyah. Alamat menang lagi, nih 😉
    Btw masih ada juga tapi bbrp blogger yg sudah lama berkutat di dunia ngeblog tetep kekeuh gak mo beli TLD dgn alasan ia bercermin pada blogger2 terkenal yg sudah mapan tapi tetep pake domaine gratisan. Itu gimana yah, Nyah? Aku sih sebenernya pengen bgt bilang, “Kan elo bukan si A atau si B yg terkenal dan memang thematic bgt minatnya!!” 😀

    • Amiiinnn…
      Pendapat saya si mbak, setiap orang punya jalannya masing2 mbak…. 😀
      Kalau satu jalan sudah dipilih, ada effort dan konsekuensi yang harus dibayar kan ya.
      Saya pribadi milih jalan lebih mudah dan jelas returnnya, hehehe….
      Btw, siapa blogger mapan yang disebutkan tadi mbak? Menarik jg buat dipelajari.

        • Hoiyaaaaaa…. Contohmu mantep bgt mbak. Diskusi dddddoooonggg, mbaaa…. Poinnya dia ngeblog dari 2007 tuh kan ya, pernah dapet #1 di indonesianmatter juga…. tapi dia marketing mixnya ga sekadar blogger kan ya… Gimana menurut mbak erny? any advice?

          • Mungkin Pas dengan sub C, artikel di atas. TLD memang bagus, tapi gak berarti yang bukan TLD gak bisa.
            Gw jga kenal ada kawan juga yang masih dengan blogspotnya. Tapi job jalan terus doi, gak terpengaruh, Saik, ya?

            Bisa jadi karna “mereka” ada marketing mix diluar Blogger. Yang mendukung “kepopuleran” secara personal, jadinya Blog gak harus “sebegitunya”. IMHO :))

    • Ayaaaaaa… Kamu humble banget siiii… Aku jg harus banyak belajar jg dari Aya niii…

    • Amiinnnnn…. Thankyu mbaaa…. Tapi sebenernya saya agak ngerasa puyeng baca artikel saya yang ini. Iya gak si? Hahaha….

  3. Suka banget deh sama bahasannya yang lengkap banget. Aku pake TLD bahkan sejak masih berencana jadi blogger, karena hubby ga mau bantu setup blog aku kalo ga pake TLD, alhasil beberapa tahun bakar duit karena nggak pernah ngeblog sama sekali. Hahaha. Kalau berdasarkan pengamatan sekilas sih, domain .me itu yang paling mahal tapi juga paling available. Mungkin karena semua orang berlomba beli domain .com / .net untuk dijual lagi ya. Lalu kalau murah, tergantung Mbak. Aku selalu beli di godaddy, lagi-lagi karena arahan hubby, terus karena prosesnya ternyata gampang aku sekarang punya 3 domain. Pas dolar 10rb sih cincay lah, eh sekarang dolar mahal bener tagihan aku kalo ditotal sampe 600rb. *pingsaaaan

  4. Tapi bener lho nyonya malas itu gampang diinget bgt. Saya srg liat blog mba manualle wara wiri di group trus pas pengumuman blog yg dibuat oleh slh satu bank swasta itu sy lgsng ngenalin. Sukses yaaa. Smg menang lg

  5. bagus tulisannya, jelas dan lengkap
    saya sendiri memutuskan pakai TLD .com karena biar serius dan konsisten ngurus blog nya haha
    entah udah berapa kali bikin blog dan berakhir lupa password dan lain hal
    akhirnya putuskan untuk pake TLD .com aja deh biar kalo males ngurus blog langsung inget, “duh ini gue udah bayar mahal nih buat domainnya, kudu serius.” haha

  6. Nyonyamalas udah jadi branding tersendiri ya. Aku awalnya juga pengen pake dotcom tapi apa daya nama udah terlalu pasaran jadi udah nggak ada itu yang dotcom.

    • Hehehe, amin… Awalnya jg mau pakai nama sendiri mbaa, tapi namaku terlalu rempong diejanya T.T

  7. Jaman perjuangan kemarin *halah
    Milih nama domain buat branding tuh susahnyaa mikir sampai insomnia. Nanya kemana2, dan akhirnya dikasih tau blogger senior, mending pake nama diri sendiri. Nurut deh.
    Tapi…ada rasanya,
    Tiap ketemu orang baru non blogger selalu keslimpet mengeja nama blog dotcom saya. Akhirnya kepikiran bikin domain dotcom baru. *Eh ini bisa jadi ide artikel ya? Ikutan lomba ah wkkk.
    Makasih sharing ttg marketing mix nya mbak. Ilmu baru banget buatku yg terjerumus di lembah sains 😍.

    • Hihihihi, nama KTP saya makin nylimpetin orang lagi mbak, susah dieja: Emanuella Christianti
      Jadi milih pakai nama alias, hihihihi…
      Makasi sudah mampir ya mbak, semoga bermanfaat 🙂

  8. Mbaaakk aku puas banget bacanya *hahahaa iyah akhirnya nemu artikel yang lengkap banget pembahasannya, jadi semangat nih. Sekarag udah TLD sih dan ini lagi memuali untuk fokus ke blogging. Btw makasih sharing bermanfaatnya mbak.. 🙂

    • Ngeboost konten maksudnya kita jadi rajin bikin konten gt yak?
      Soalnya harus balik modal, hihihihi

  9. Kemarin aku juga baru ganti domain, dari blogspot menjadi .com, jadi berasa proffesional gitu, padahal masih amatiran ^-^

    • Hah, kemana aja mas dwi????
      Nanti saya kenalin temen-temen saya ciwi-ciwi yang lebih parah detailnya dari saya
      😀 hahaha… Bahkan komedo aja bisa diitungin loh… 😛

    • Mas jumanto lebih kereeeennn…
      Itu di google page selalu di atas terus ya artikelnya mas Jumanto…

    • Aduhhhh ini komen beneran bikin saya ngakak deh mbaaaaaa…
      Thankyou banget mbaa, you’ve made my day bingit! 😀 😀 😀

  10. Akooh dah pake juga duooong hahahaha.
    Aje gile lengkap banget ilmunya, kalau dulu aku disodorin ginian langsung dah ngga perlu mikir lama2 5 menit langsung beli TLD hahahah XD

  11. Mantap, Nyah 😁 jadi ngeh untuk buka GA dan lihat asal muasal traffic. Kemarin2 cuma lihat PV doang 😂 BTW nama nyonyamalas emang branding banget sih, mba. Good luck ya, mba 😊

  12. Jadi inget waktu kuliah ngomongin marketing mix, trus dpt nilainya ehemmm 🙂

    Tapi setuju sih dengan mengganti TLD, tawaran pada berdatangan hihi karena blog terlihat lebih profesional

  13. Posting2annya nyonyamalas ini emang selalu kece & komprehensif jadi suka mampir <3 aku langsung cek GA begitu baca ini hehehe. Btw baca diskusi2nya diatas ada yang bilang kalau masih ada bbrp blogger terkenal yang pake blogspot menurut aku itu sih karena merekanya memang udah terkenal dan yes marketing mixnya juga ada yg diluar blog. Sementara kita-kita ini (lho kok ngajak2 ehe) yang kurang terkenal ya harus manfaatin si TLD ini supaya lebih searchable. Tp aku pribadi sih pake TLD biar lebih serius ngeblognya, udah bayar cin. hehe

    • Iya kalau uda bayar jadi berasa rugi kalo ga serius ya kak… Hahaha…
      .
      .
      Aku juga beberapa kali mampir ke blog mu mbak Dee… terutama yang skin careeeeeeee!!!!
      Really help me as beginner. Thanks ya Mbaaa…

    • Makasih sudah berkenan mampir mbak…
      Lombanya lumayan looo hadiahnya… *malahngiklan 😀
      Wish me luck ya mbaa…

  14. Kaaak. Asli detail banget. Langsung kaya kuliah 4 sks dan selesai UAS. HAhaha.
    Btw, itu blog yang dihapus beneran ada ya? *newbie katroks*
    Kok bisa kak?

    • Ehhhhh, manajemen pemasaran di kampus dulu cuman 3 sks… hehehe…
      Mbak Alma bisa aja nih.
      Setahu aku gitu mbak, itu tadi mas Toro dari cumilebay juga mengiyakan.
      Saya baca2 hasil gugling, banyak blogger jaman segitu yang membahas mbak.

  15. bacanya jadi merinding…. kaya kuliah manajemen…

    manajemen ngeblog biar laku dipasaran…he2, awal pake.com dulu tuh cuma buat gaya2..tapi makin kesini berasa manfaatnya…

    • Merinding? Horor ya mbak? Hehehe… Mbak Nova bisa aja.
      Ayok share manfaat yang dirasain mbak, ada lombanya loh, lumayan hadiahnya $_$

  16. Eh iya cara-ririn dulu ngehits banget, google kejam banget yaaaa. Gw baru tau kalo itu di hapus google, gw pikir dah ngak aktif aja

    • Denger2 gitu mas, banyak blog yang bahas loh…
      Aku juga taunya dari gugling2 malah mas toro…
      Mas toro malah kenal ya?

  17. Wah asiiik tulisannya panjang lebar dan detail banget. meskipun aku udah pake TLD 2 bulanan, aku baru tahu kalo manfaatnya sebanyak ini. 😀

  18. Ada satu cerita teman Saya. Dia sebelumnya pakai blog dengan domain gratisan (Blogspot). Prinsipnya, kalau ada yg gratis ngapain bayar…

    Dan suatu saat dia dapat info kalau ada kompetisi blog yang sedang dibuat, namun salah satu syaratnya blog yang diikutsertakan haruslah menggunakan Top Level Domain .net/.com.

    Dari hal tersebut Saya dan teman Saya tersebut belajar..

    Punya domain TLD .net/.com bukan cuma untuk gaya-gayaan aja. Tapi memang “Wajib” untuk kita yang mau Serius di dunia blogging…

    CMIIW

  19. Oh, Kalo gratis terancam dihabisi juga ya 🙁 kirain bisa aman. Kayaknya must dicoba nih dotcomforme. Btw, Kalo sudah beli tld gitu isi blog gratisan yang punya saya itu ikut pindah atau gimana ya mbak?

  20. Ahiwwwww.. Asik juga nih bahas 4P nya Kottler dan dikorelasikan dengan blogging.. Keren.. Ini sih ngeblognya udah level kelas bisnis kalo sampe unsur 4P jadi perhatian.. KEWL!

  21. Penjelasannya lengkap banget. Trims ya. Jadi belajar lagi ttg TDL. Wah…tdnya mo ikut lombanya…ga jadi ah, minder. BW2 aja banyak2…

  22. Aku juga ngeri-ngeri tuh pas dengar kalau blog tanpa domain gitu bisa dihapus google. Sampai akhirnya pilih beli domain.

    Dan kerasa banget manfaat pake domain blog sendiri. Gak nyesel lah pokoknya 😀

  23. Lengkap amaaaat, jadi belajar penerapan marketing mix dari angle lain, ehehhe… Dan baru tau smp ada yang dihapus gitu ya sama google, huhuhu.

  24. Mba aslik ini keren banget deh aku jadi nambah elmu soal marketing dari tulisanmu ini. Makasih sharing ilmunya yah!

    Saya sendiri sudah pake dotcom sejak tahun 2008 tadinya ya di blog yang gratisan. Manfaat buat saya itu yang paling bikin hati senang adalah kebebasan design dan customization yang nggak kita dapat dari versi gratisnya.

  25. Nicely written mbak. Ini artikel yang saya suka sejauh ini dari yang saya baca untuk lomba blog ini. You did research well for it. Moga menang ya.

    Tambahan dari saya sih, untuk masalah nama url alias domain, hindari tanda “-” saat membeli. seperti misalnya nyonya-malas.xxx itu bikin susah diingat. hehehe. untungnya dirimu sudah book duluan yang tanpa “-“

  26. Eh, aku kayaknya tau tuh cara-ririn, tiap nyari tutorial nyasarnya ke blog. Itu pasti sakit atinya ampun-ampunan, udah bangun blog susah payah eh dihapus.

    Aku juga baru tau, kalau direct itu artinya yang buka langsung url kita. Berarti bisa menentukan seberapa melekat blog kita di hati pembaca ya? Hehehe

    Good luck lombanya, artikelnya informatif banget

    • Hihihi…. Kalau dibaca2 lagi sepertinya saya salah arah mas….
      Yang diperlukan sharing pengalaman, story telling, cmiiw, saya malah buatnya listicle 🙂
      Tetep semangat dong, karena bbrp yang mampir bilang seneng dengan artikel ini,
      gtu jadi merasa ga sia2 uda sharing 🙂
      Thanks buat perhatiannya mas Adhi Artadhitive 🙂 See you next competition!

  27. keren nih artikelnya. iya setuju ini kan blog ny di seo jg udh teratas .

    mampir jg kesini blog saya di Karya Sastra siapa tau bisa jd inspirasi next artikel. mohon izin ya

  28. Sukaaa banget ini.. Secara blog saya masih gratisan, duhhh jd takut lenyap juga. Buru2 ganti TLD nih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *