Cara Membuat Cincau Hijau ala Nyonya Malas

Jaman saya SD dulu, biarpun saya tomboy dan suka nyeser (nangkap ikan kutuk di selokan pakai seser – tau seser kan?) saya juga suka main masak-masakan. Dari yang pura-pura banget seperti masak tanah dan pecahan genteng, sampai ke masak yang agak beneran seperti bakar singkong atau umbi kirut curian. Nah jaman SD itu saya punya teman, namanya Priska (bukan Frizka ya, karena yang namany Frizka ada lagi, teman SMP) yang punya tanaman cincau, dan pernah menjadi satu eksperimen masak-masakan kami.

Tumbuhan cincau yang dia miliki adalah jenis cincau rambat (Cyclea barbata). Cincau rambat memiliki batang yang kecil, tumbuhnya merambat ke barang lain. Bentuk daunnya seperti sirih namun berukuran lebih kecil dan permukaan atas daunnya berbulu seperti beludru. Berbeda dengan jenis cincau yang saya tanam di rumah. Cincau yang ditanam di rumah, sama-sama cincau hijau namun bukan yang merambat, melainkan cincau batang atau saya biasa menyebutnya dengan cincau hijau perdu (Melasthoma polyanthum). Jika ditanam di tanah tingginya bisa mencapai 2-3 meter dan merumpun. Daunnya tidak berbulu dan berukuran besar.

tanaman cincau hijau perduGambar Tanaman Cincau Hijau Perdu di Belakang Rumah

Apakah Nyonya masih bingung dengan jenis cincau yang saya maksud? Oke, saya coba jelasin lebih lanjut yak. Di Indonesia dikenal ada dua jenis macam cincau; cincau hitam dan cincau hijau. Cincau hitam biasanya yang disajikan dalam minuman Capucino Cincau alias Capcin. Teksturnya lebih padat dari cincau hijau dan berwarna hitam. Saking padatnya tekstur cincau hitam biasanya jenis ini disajikan dengan cara dipotong-potong. Cincau hitam dihasilkan dari daun tanaman Janggelan atau yang nama latinnya adalah Mesona palustris. Sementara cincau hijau dihasilkan dari daun dua jenis tanaman cincau hijau tadi (baik cincau hijau rambat maupun cincau hijau perdu). Tekstur cincau hijau lebih lembek sehingga bisa diseruput dengan sedotan. Warna cincaunya sendiri adalah hijau lumut.

 

Manfaat Cincau Hijau:

Kata mama mertua, cincau hijau ini berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi. Kalau buat saya yang darah rendah, khasiat dari cincau hijau ini adalah mengenyangkan dan menyenangkan. Mengenyangkan karena seratnya tinggi, bikin ga gampang lapar untuk yang sedang diet. Seratnya yang tinggi juga membuat pencernaan jadi lancar. Penting banget buat saya yang baru melahirkan dan dapat dua jahitan di perineum (wilayah antara alat vital wanita dan anus). Berhubung, jahitannya di wilayah ngeden, jadi pencernaan lancar adalah kunci kebahagiaan buang air besar. Karena kalau sampai sembelit, wasalam, yang pertama sakit, yang kedua kawatir jahitannya sobek juga. Kemudian poin menyenangkannya adalah efek adem di tenggorokan. Konon katanya, cincau hijau ini bisa meredakan panas dalam. Untuk yang sedang tidak panas dalam pun, cincau hijau nikmat banget diminum siang pas panas. Seger dan adem.

 

Bahan Cincau:

daun cincau hijau perdu

20an lembar daun cincau

Tiga gelas air matang

 

Bahan Pelengkap:

bahan pelengkap

Santan, saya menggunakan santan siap pakai. Untuk yang sedang diet, bisa mengganti santannya dengan susu kedelai atau susu almond.

Larutan Gula Jawa sesuai selera.

 

Cara Membuat:

remas daun cincau

1 . Bersihkan daun cincau, letakkan dalam sebuah mangkuk besar.

2 . Remas-remas daun sampai lumat dan keluar getahnya.

3 . Tambahkan air sambil terus diremas-remas hingga terbentuk larutan seperti lumut.

4 . Saring agar sisa daun terpisah dari larutan lumut. Buang sisa daun yang tersaring tsb.

saring larutan cincau

5 . Biarkan sampai lumut tersebut mengental seperti jelly. Bisa juga disimpan di dalam kulkas. Pengalaman saya kemarin, saya membuatnya di malam hari, jadi larutan cincau saya simpan di kulkas dan baru keesokan harinya dinikmati.

cincau hijau

6 . Saat cincau telah mengental, cincau siap disajikan dengan bahan pelengkap.

es cincau hijau

Demikian cara membuat cincau hijau. Mudah sekali bukan? Ga rugi lah, nanam pohon cincau ini di rumah. Bisa bikin es cincau kapan aja dan yang pasti, hati tenang karena kita tau proses pembuatannya. Dengan membuat sendiri kita juga bisa meminimalisasi bahan-bahan tambahan yang tidak diinginkan seperti pewarna, pengawet atau perasa buatan. Lebih sehat dan muraaaahhh, hihihi.

Selamat membuat cincau hijau!

cara membuat cincau hijau

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

27 Comments

  1. Alternatif kuah cincaunya selain santan pake air gula + pandan juga enak banget.. apalagi kalo ditambah es serut & nangka, lebih adem gimana gitu. đŸ˜€

    • Duuuhhh jadi pengen, kalo pakai nangka jadi wanginya lebih sedaapp ya, kan ada yg kurang suka bau cincau aslinya. Noted! Thanks masukannya claren đŸ™‚

  2. Di rumah nenekku ada nih tp bukan yg merambat.. cuma baru tau cara bikinnya begini. Kalau nanam pohon cincaunya susah gak? Jd pengen punya juga, aku doyan banget cincau hijau

    • Enak-enak aja mbak, hehehe, kaya yg dijual sama mamang-mamang penjual es cincau, hehehe….

  3. Dari kemarin aku liat orang bikin cincau bikin kepengen deh. Dulu pas kecil beberapa kali pernah bikin cincau kayak gini. Sekarang udah nggak pernah lagi, padahal pengen soalnya aku suka banget cincau. Di Ciledug dimana ya bisa dapetin daun cincau kayak begini?

    • Kalau diblender nanti susah nyaring ampasnya mbaa đŸ™‚ bahasa jawanya jadi ngresil. Salam kenal juga mbaa suciana đŸ™‚

  4. aku suka banget cincauuu rajin banget beli tuh,enak sruputt sruputtt glek glek wkwkwk cuma harus ada manisnya dikit biar endesss đŸ˜€

  5. Wow baru tahu kirain pakai pewarna makanan. Tfs mbak, nyonyamalas neh bukannya “malas” tapi malah rajin masuk dapur. Asyik dapat resep baru

  6. Postingan ini memgingatkanku sama ibu di rumah. Dulu sering bikin cincau sendiri gini hehe. Aku kurang suka padahal khasiatnya banyak ya!

    • Saya ga ngerasa ada langunya coba mbak…. Apa ada yg salah dengan hidung saya ya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *