Review Cookies Boosterasi, Suplemen Penambah ASI Berbentuk Cookies

“Busui tuh harus makan banyak, kan makannya buat dua orang!”, semakin banyak yang bilang begitu makin saya curiga ini semua berkonspirasi mau bikin saya gendatz ya. Hehehe, saya bersyukur banget banyak yang perhatian. Tapi kata dokter kandungan saya, yang bener itu harus makan yang bernutrisi. Percuma banyak tapi ga bernutrisi, yang ada emaknya yang makin semlohai lingkar pinggangnya, tapi ASI ga berkuantitas dan ga berkualitas. Huft, please jangan bikin saya jadi gen to the ndatz, gendatz.

Kalau di rumah untuk mendapatkan makanan bernutrisi si gampang banget. Karena ada mama mertua yang rajin masak. Selain makanan berat, setiap hari pasti ada makanan tambahan seperti bubur kacang ijo, jus pare, susu kedelai atau kadang saya juga dibuatkan teh untuk meningkatkan produksi ASI.

Eits! Jangan ngiri dan jangan juga jadi pengen jadiin mamanya suami saya sebagai mertua mama situ! Stok anak laki-lakinya uda abis!

cookies desktop

Nasib saya, si mantu manja, berubah 180 derajat kalau saya di kantor. Ga ada kantin kantor, jadi perjuangan  banget buat nyari makanan yang bernutrisi. Kalau sampai saya ga sarapan di rumah, kemungkinan sarapan saya kalau ga mie instant mesen di OB ya nasi uduk. Enak sih, tapi balik lagi…. lingkar pinggang saya makin semlohai, tapi ASI dijamin gitu-gitu aja. Mangkanya saya hobi banget nyari makanan/ minuman pendukung produksi ASI yang bisa saya bawa ke kantor.

Makanan/ minuman pendukung produksi ASI yang pernah saya tulis di blog ini bisa dilihat di artikel tentang jus pare dan tentang teh rempah. Namun keduanya lebih cocok untuk dikonsumsi di rumah karena pembuatannya yang agak ribet. Nah kali ini saya juga cerita tentang satu jenis ASI booster lain yang saya coba: Lactation Cookies merk Boosterasi. Iyaaa bentuknya cookies! Jadinya lebih praktis buat ditenteng ke kantor.

cookies boosterasi

Deskripsi Produk

Cookies Boosterasi adalah pelancar / suplemen / booster yang berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI yang diolah dalam bentuk kue. Bukan sekedar cemilan biasa melainkan suplemen dari bahan-bahan organik. Cookies terbuat dari tepung terigu, mentega, palm sugar, telur, garam, air, baking powder, chocochip, bubuk cocoa dan flaxseed. Selain itu, cookies ASI juga diperkaya oleh berbagai macam suplemen herbal pelancar asi antara lain: brewer yeast, fenugreek, blessed thistle dan goats rue yang dijamin organik dan halal.

Rasa

Pilihan rasanya: Classic Chocolate, Double Chocolate, Almond, Cheese dan Oatmeal and Raisin.

Varian yang saya makan adalah yang double chocolate. Rasanya enaaaak. Cokelat memang nggak pernah salah, apalagi dobel cokelat, hehehe. Rasanya seperti cookies G**d Time tapi teksturnya lebih renyah dan lebih lembut. Dipotek ambyar gitu. Untung kemasannya safety banget, dari kaleng dan juga cookiesnya dilapis plastik kedap udara gitu jadi sampai di tangan saya masih utuh.

Results

Hasil saya chat dengan adminnya lactabar di nomor WA 0821.1111.8999, adminnya bilang kalau sebenarnya hasil ASI booster ini akan maksimal jika dikonsumsi satu paket dengan produk ASI booster lainnya produksi Lactabar. Tapi karena saya pengen cookiesnya saja, saya nyoba cookiesnya dulu.

Setelah pemakaian hasil yang paling kasat mata yang bisa saya lihat adalah kekentalan ASI saya bertambah. Saya bilang kasat mata karena kan kalau dipumping kelihatan jelas hasil akhirnya ketika foremilk dan hindmilknya bercampur. Kalau kuantitas ASI, awalnya saya ragu bertambah atau tidak. Cukup sulit mengukurnya karena saya juga menyusui secara langsung, jadi tidak terukur pasti berapa pertambahan kuantitas ASInya. Hanya saja saya merasakan jika payudara saya terasa lebih cepat terisi kembali setelah dipompa atau setelah menyusui secara langsung. Jadi saya yakin kalau kuantitas juga bertambah.

cookies komposisi

Dosis

Dosis yang disarankan adalah 2 keping per hari. Pas saya coba makan cookies ini, tidak timbul alergi di saya maupun Gayatri, anak saya. Saya belum coba lebih dari dua keping sehari si, saya irit-irit soalnya satu kemasan cuma isi 14 keping, hihihi…. Buat temen-temen, saya anjuran si pertamanya coba sesuai dengan takaran saji dulu dua keping. Kalau reaksinya oke dan ternyata temen-temen ketagihan makan ga bisa berenti, menurut web lactabar silakan mengonsumsi maksimal 6 keping….

Pros and Cons

1. Aku senengnya dari asi booster berbentuk cookies ini adalah karena dia bisa dikonsumsi saat perut kosong. Tidak seperti jus pare yang pernah saya share di artikel terdahulu, asi booster ini tidak membuat gula darah saya turun. Kalau jus pare kadang sering bikin saya kleyengan soalnya. Jadi ini pas banget untuk cemilan di antara jam makan. Kenyang dapet, ASIpun dapet. Menang banyak! Oiya saya juga jadi kepikiran, menjelang bulan puasa kan ini ya. Buat busui yang berpuasa ini bisa jadi pilihan yang pas buat takjil saat berbuka juga. Kan perut lagi kosong dan sesuai dengan anjuran iklan teh *o*o* *osr*, kan berbukalah dengan yang manis. Jadi cookies manis ini pas bingit kan. Praktis.

2. Yang saya sukai lagi, produk ini bisa langsung dikonsumsi ngga perlu diseduh dan mudah dibawa kemana-mana. Ukuran wadahnya juga bisa dimasukin ke nursing bag saya seperti ini, masih sisa banyak tempat.

cookies tas

3. Penyimpanannya mudah dan tahan lama. Ga perlu difrezeer dan juga tahan lama. Expired datenya bisa dilihat di kemasan cookiesnya. Saya order di awal mei, dapat produk yang expirednya tanggal 28 Juli 2017 kalau disimpan di suhu ruang atau 28 September 2017 kalau disimpan di kulkas. Jadi bisa pesen sekali banyak buat stok biar irit ongkir.

4. Yang bikin saya agak sedih adalah harganya hihihi, tapi saya maklum si karena situsnya menyebutkan bahwa bahan bakunya diimpor dari USA dan Perancis, jadi biaya produksinya memang mahal. Yang penting sebanding sama hasilnya.

Rate 5/5

Repurchase? Yes!

Where to buy

Website: www.lactabar.com HP 0821.1111.8999, BBM 751BD3B1, Line @boosterasi, IG: @boosterasi dan@lactabar. Saya menganjurkan untuk kontak via WA, adminnya responsif banget. Saya ngechat sekitar jam 10 pagi di hari kerja, tidak sampai satu menit sudah mendapat jawaban.

Harga Rp 150.000,00

Demikian review saya tentang Cookies Boosterasi. Buat yang masih penasaran bagaimana rasa dan khasiatnya, cobain aja langsung! Terimakasih sudah membaca, semoga reviewnya bermanfaat. 🙂

 

Related Post

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

One Comment

  1. Akhirnya saya kesampaian lihat dan baca langsung tulisan nyonyalas.com ♡_♡
    Bener2 asik gaya penulisannya, memberi banyak informasi juga tanpa kesan promosi.
    kereen mba Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *