Perawatan Kulit Kering di Youth and Beauty Clinic, Review Hydra Facial dan Fire and Ice facial

hydra facial

Seperti yang saya ceritakan di postingan sebelumnya, saya sempat ikut acara gathering bareng blogger dari Indonesian Female Blogger, dari acara tersebut saya berkesempatan untuk mencoba treatment di Youth and Beauty Clinic. Perawatan yang saya jalani adalah perawatan kulit kering, yang pertama Hydra Facial dan yang kedua Fire and Face Facial yang dilakukan secara beruntun. Nah langsung saja saya cerita step by step perawatannya ya, semoga step-step yang saya ceritakan ini bisa memberi gambaran bagi Nyonyah-nyonyah yang memiliki masalah kulit yang samaaaaaa….

Continue Reading

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

[Event] Secret to be Young and Beautiful Bersama Youth & Beauty Clinic dan Dissy Cosmetics

beauty blogger gathering

Saya pernah bertanya pada suami, apakah saya cantik. Suami saya bilang, saya cantik. Hehehe. Saya seneng banget dong dibilang gitu. Sampai ada tambahan kalimat, “Dulu tapi, pas kami pertama bertemu,” katanya sambil nyengir.¬† Yaaaaaaahhhh…. Walaupun saya tahu itu bercanda namun memang ada benarnya juga si. Saya sama suami bertemu kurang lebih 17 tahun yang lalu, Nyaaah. Tahun ini saya berusia 27 tahun ya Nyonyah-nyonyah…. Masih muda, tapi ya tidak muda-muda banget. Namun, memang tidak dapat dipungkiri kalau kondisi kulit sudah tidak sefit jaman remaja dulu. Kalau sekarang walaupun masih ada manis-manisnya tapi uda kurang cantik si, agak kusam gitu. Badan saya pun tentu sudah tidak sebagus ketika gadis ya, sudah punya anak satu pasti ada bekas-bekas sisa perjuangan hamil dan menyusui. I proud of it, of course. Tapi ga bisa bilang kalau hal tersebut estetis ya. ūüôā Jujurly speaking.

beauty blogger gathering

Tapi sepertinya masalah jelek oleh waktu memang sesuatu yang niscaya bakal terjadi pada semua orang, jika kita tidak melakukan perlawanan untuk tetap awet muda dan cantik. Makanya saya seneng banget pas bisa gabung di Beauty Blogger Gathering bersama dr. Gabby dari Youth & Beauty Clinic. Acara bertema “Secret to be Young and Beautiful” ini juga dihadiri oleh Ussy Sulistyowati, artis sekaligus founder Dissy Cosmetics.

dr. Gabby, di acara tersebut menyampaikan bahwa kunci utama agar tampil awet muda dan cantik adalah kulit yang sehat. Rahasia kulit yang sehat menurut beliau ada satu: kulit yang bersih. Nah untuk menjaga kulit tetap sehat dan bersih ada beberapa hal yang perlu dilakukan:

1 . Cleansing dengan Benar.

Dokter Gabby menekankan untuk melakukan double cleansing di malam hari. Terutama bagi yang menggunakan makeup dalam kegiatan sehari-harinya. Mungkin sudah banyak yang memahami konsep double cleansing ini, namun tak ada salahnya saya mencoba merangkum kembali dari penjelasan dr. Gabby yaaa…. Intinya, sesuai makna harafiahnya double cleansing berarti pembersihan dengan dua tahap. Tahap pertama adalah pembersih wajah/ make up remover, dan yang kedua adalah facial wash.

dr gaby

2 . Jangan Over Cleansing

Walaupun cleansing itu penting, namun over cleansing itu tidak baik juga. Contohnya dalam penggunaan scrub saat proses eksfoliasi kulit mati. Scrub tidak diperkenankan untuk digunakan setiap hari. Hal ini menurut Beliau karena kulit perlu waktu untuk meregenerasi kulit. Jika dilakukan terus menerus tanpa jeda, bukannya bersih, kulit malah dapat iritasi.

3 .  Pilih Kosmetik yang Aman dan Tepat

Saat dr. Gabby membahas tentang cleansing, dr. Gabby menerangkan bahwa untuk step pertama dalam double cleansing sebaiknya kita memilih produk pembersih yang oil based. Hal ini karena bahan dasar make up, sebagian besar adalah oil based. Sehingga, bahan pembersih yang oil based akan “melarutkan” make up yang ada di wajah kita dengan baik dibandingkan yang water based.

Setelah itu, baru dilakukan pembersihan dengan sabun yang water based. Ussy menyodorkan produk dari Dissy Cosmetics, yaitu Dissy Brightening Facial Foam untuk dikritisi oleh dr. Gabby. Setelah membaca cukup seksama, dan kayanya bikin Ussy sempet deg-degan juga dengan pendapat dr. Gabby. Dokter Gabby si bilang kalau produk ini bagus untuk digunakan sebagai facial foam di pagi hari (saat tidak menggunakan make up) atau digunakan sebagai second cleanser.

Buat yang penasaran aku fotoin produknya yaaaa….

dissy

Ingredients: Aqua, Stearic Acid, Myristic Acid, Cocamide DEA, Glycerin, Lauric Acid, Potassium Hydroxide, Acrylates/ Vinyl Neodecanoate Crosspolymer, Glyceryl Stearate, Cetearyl Alkohol, Ceteareth-20, Palmitic Acid, Sodium Chloride, Hamamelis Virginiana Extract, Fragrance, Niaciamide, Sodium Cocoamphoacetate, Arbutin, Polyquaternium-39, Dmdm Hydantoin, Disodium Edta, BHT, Triethanolamine.

Aku memang nggak terlalu paham tentang ingredients kosmetik. Namun sebatas yang aku pahami, produk ini tidak mengandung SLS juga tidak mengandung Paraben. Yeeeeeeaaa! Saya suka saya suka.

4 . Perawatan yang Tepat

Dalam beberapa kasus masalah kecantikan, memang ada yang perlu pertolongan lebih lanjut dari ahli untuk mempercepat proses pemulihan kondisi kulit/ tubuh dari masalah yang dialami. Di kesempatan kali ini, Ussy banyak share tentang kondisi kulitnya pasca melahirkan dan masalah kegemukan yang dihadapinya. Yang paling aku ingat adalah treatment Ulthera HIFU dan fat freezing yang telah dilakukannya selama dua bulan. Keduanya dilakukan di Youth & Beauty Clinic.

Ulthera HIFU adalah treatment facelift, untuk mengencangan kulit muka. Sementara fat freezing adalah treatment yang ditujukan untuk mengencangkan bagian-bagian tubuh yang mengalami penimbunan lemak. Treatment fat freezing ini tanpa operasi. Ya, kebutuhan Ussy sebagai artis pasti menuntut agar pemulihan kondisi tubuh dan kulitnya cepat, jadi memang perawatan intensif yang mempercepat proses pemulihan kulitnya adalah jawaban dari kebutuhannya.

de gaby dan ussy sulistyowati

Walaupun bukan artis pun, saya rasa kalau memang diperlukan dan memang ada budget, tidak ada salahnya untuk melakukan perawatan. Apalagi ibu baru seperti saya ya, saya rasa perawatan kulit juga bisa sebagai saat-saat me time atau pampering time. Jadi sekalian ngecharge energi menghadapi hari esooookkk…. Ciaaattt!!! Aku sendiri minggu lalu juga sempat melakukan perawatan di Youth & Beauty Clinic untuk masalah kulit keringku. Nanti lebih lanjut aku ceritain di postingan lain yak.

Oiya, dr. Gabby juga mengingatkan untuk jaga makanan yang dikonsumsi dan tetap berolahraga dengan baik. Jangan mentang-mentang perawatan trus ga menjaga gaya hidup. Nanti hasilnya jadi tidak optimal.

Gitu sharing dr. Gabby dan Ussy Sulistiyowati tentang “Secret to be Young and Beautiful” di Beauty Blogger Gathering yang diadakan bareng Indonesian Female Blogger. Semoga artikel ini bermanfaat ya Nyaaahhh…. ūüôā Buat yang punya tips perawatan sehari-harinya apa untuk tampil sehat, segar dan awet muda, boleh juga lo sharing tipsnya di comment section. Yang belum follow IG @nyonyamalas, boleh juga lho, klik follow di foto di atas. ūüôā

Salam sayaaang….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Pentingkah Rash Cream untuk Bayi? Review Rash Cream Sebamed dan Mustela #Seri Perlengkapan Bayi

review rash cream mustela sebamed judul

Setiap orang tua, saya yakin, ingin mendukung tumbuh kembang anaknya dengan maksimal. Saya pun. Apalagi sebagai orang tua baru ya, dunia terasa hanya milik berdua, ibu dan bayi. Bapaknya cuma ngontrak. Ahahaha. Tapi kadang karena rasa ingin-memberikan-yang-terbaik itulah yang membuat saya kadang kalap beli ini beli itu. Termasuk salah satunya rash cream atau care cream atau diaper cream (sebenarnya saya bingung nama apa yang tepat menggambarkan produk yang mau saya review ini, hehehe).

Setelah anak saya berusia 8 bulan, menurut saya, sebenernya sih Ning Gaya ga terlalu butuh rash cream ya. Karena kondisi kulitnya nggak sensitip sensitip amat. Bisa dibilang ga pernah ruam. Sampai Ning Gaya umur 8 bulan saya cuma pernah beli rash cream 1x, dikasih orang 2x. Jadi uda nyicip 3 merk rash cream. Dari ketiganya sih ga ada yang terpakai lebih dari 1/4 tube. Saking juaraaaang banget dipakai.

Ahahahaha, ini saya gimana si ya. Mau ngereview tapi malah bikin pembaca nggak semangat. Ya, itu kan kondisi bayi saya kan, bisa saja kondisi bayi Nyonyah berbeda. Mungkin, bayi Nyonyah termasuk yang memerlukan rash cream. Untuk itu, saya mau mereview 2 produk sejenis rash cream yang pernah saya coba. Semoga bermanfaat!

review rash cream mustela sebamed judul

Sebelum menggunakan produk dari Sebamed dan Mustela sebenarnya saya pernah menggunakan produk Switzal Baby Cream Extra Care With Zinc. Saya tidak akan membahasnya dengan detail, karena saya sudah tidak memiliki produknya lagi. Produk ini berbentuk tube warna kuning khas switzal dengan tutup ungu. Yang saya ingat lagi, produk ini mengandung paraben (per Januari 2017, cmiiw, siapa tahu produk ini sudah reformulasi ya). Ketika dulu bayi saya newborn dan mengalami merah-merah di pantat (belum sampai ruam), produk ini cukup efektif menghentikan kemerahan tersebut. Kabar baiknya lagi produk ini harganya sangat terjangkau. Harganya tidak sampai Rp 20.000,00 untuk ukuran 50 ml.

Setelah produk Switzal, selanjutnya saya membeli produk Sebamed, dan kemudian mendapatkan gift dari Mustela. Berikut perbandingan kedua produknya:

cover depan mustela sebamedcover belakang mustela sebamed

Sebamed

Produk yang saya akan bandingkan ini adalah varian Sebamed Care Cream. Sebamed memiliki banyak sekali jenis krim. Varian yang Care Cream ini dinyatakan di kemasannya memiliki fungsi untuk digunakan di nappy area/ diaper area. Formula yang dimiliki mengandung banyak D-panthenol yang membuat kulit lembut dan kenyal. Bahan aktif yang terkandung di dalamnya adalah Bisabolon, Squalane dan Allantoin yang merawat dan menenangkan kulit.

Mustela

Varian produk Mustela yang akan saya sandingkan dengan Sebamed adalah Mustela Barrier Cream. Formula yang dimiliki mengandung Avocado Perseose yang berguna melembabkan kulit, serta Alcacea Oxeoline, + Zinc Oxide yang berguna memperbaiki lapisan pelindung kulit dan meningkatkan pembentukan perlindungan kulit.

Related post: Review Produk Perawatan Bayi Lengkap dari Mustela Baby

Perbandingan Sebamed dan Mustela

Ukuran: Sama-sama 100 ml

Harga: Sama-sama di atas Rp 100.000,00. Kurang lebih Sebamed Rp 105.000,00 dan Mustela Rp 142.000,00.

Cara kerja: Hampir sama walaupun formulasinya berbeda. Keduanya menggunakan tiga tahapan perawatan kulit di area pantat; 1) mencegah dan mengatasi iritasi, 2) membantu pembentukan lapisan kulit luar, 3) memperkuat lapisan kulit.

Penyerapan: Mustela terserap dengan lebih baik di kulit, sementara Sebamed masih ada semacam sisa krim dan agak lengket. Namun jika terkena air, Mustela ikut mencair, sementara Sebamed lebih tahan air. Berhubung fungsi krim ini untuk di bagian pantat yang pasti terkena air, saya berpendapat Sebamed lebih dapat melindungi kulit dari pipis dibandingkan Mustela. Namun memang Mustela lebih nyaman digunakan. Berikut perbandingan tekstur serta penyerapan kedua produk ini di kulit:

tekstur krim sebamed mustelaNomor 1 adalah Sebamed, nomor 2 adalah Mustela. Dari gambar di atas terlihat jika tekstur keduanya tidak jauh berbeda.

sebamed versus mustela penyerapan krimNomor 1 adalah Sebamed, nomor 2 adalah Mustela. Setelah diratakan terihat jika di daerah 1 (Sebamed) masih terdapat semacam white cast, sisa krim yang tidak dapat terserap dengan baik.

kuatIn Nyonya’s Humble Opinion

Jika ditanya, mana yang lebih saya pilih saya akan memilih Sebamed karena berfungsi lebih baik. Walaupun sebenarnya saya lebih menyukai penyerapan produk Mustela. Namun, sepertinya saya tidak akan repurchase kedua produk di atas. Karena balik seperti yang saya bilang di awal, setelah menemukan diapers yang cocok, Ning Gaya tidak pernah mengalami ruam lagi.

Oiya, sebagai tambahan tips saja, mungkin akan bermanfaat ya buat temen-temen. Tips ini saya dapat dari ngobrol-ngobrol sesama ibu, tentang bagaimana cara mengurangi terjadinya ruam:

  1. Sering mengganti diapers, segera setelah pup,
  2. Mencuci selangkangan bayi dengan bersih saat ganti popok, ibu pun jangan lupa cuci tangan dulu,
  3. Kalau tidak memungkinkan mencuci dengan air, pastikan tisu basah yang dipakai non alkohol, non fragrance yaak untuk meminimalisasi iritasi
  4. Memilih merk diapers yang cocok untuk kulit bayi. Poin ini last but not least, ya Nyaaahhh. Berdasar pengalaman pribadi saat Gayatri newborn dan kami belum mengetahui merk apa yang cocok untuknya, kami membeli merk yang sudah terkenal. Ternyata Ning Gaya nggak cocok dengan kandungan aloe vera yang dikandungnya. Setelah ketemu diapers yang pas, so far pantatnya ga pernah merah merah lagi, apa lagi sampai ruam. Ga pernah. Related post: Gonta Ganti Merk Diapers? Yay or Nay?

mustela sebamed ceria

Walaupun masalah ruam ini masalah yang “kecil” namun menurut saya hal ini hal yang patut jadi concern ya Nyaah. Karena masalah kecil pun bisa menimbulkan efek domino. Jika bayi mengalami ruam, dia akan merasa tidak nyaman karena perih kan mak selangkangan. Kebayang kaaan??? Ga enak banget pasti.

Kalau bocah merasa ga nyaman anak cenderung rewel. Sebaliknya jika selangkangan bayi terasa nyaman, bayi akan merasa happy dan bebas bergerak. Semakin bayi bebas bergerak makin terbuka peluang bagi orang tua untuk melakukan stimulasi. Bayi pun makin besar peluangnya untuk belajar. Hal ini penting karena mendukung tumbuh kembang bayi. Betul kan yeeess????

Related Post: Perbandingan Diapers Premium dan Ekonomis

Balik lagi ke bahasan rash cream. Kalau demi tumbuh kembang bayi, menurut Nyonyah perlu menggunakan rash cream, Saya tentu tetap menghargai pilihan Nyonyah. Kalaupun Nyonya merasa perlu beli rash cream untuk jaga-jaga, semoga review rash cream di atas bermanfaat yaaaa…..

Be a smart reader and a smart buyer moooommm! Salam sayaaang…..

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

4 Sabun Bayi yang Bebas SLS dan Bebas Paraben, Seri Perlengkapan Bayi

perlengkapan bayi sabun

Artikel ini semacam summary dari obrolan saya dan teman-teman di grup birthclub januari februari. Gara-gara ada yang curhat bayinya punya kulit sensitif dan jadi merembet ke isu-isu ingredients sabun bayi. Akhirnya di grup birthclub kami bikin list sabun bayi yang bebas SLS dan bebas paraben berdasarkan produk yang kami gunakan. Salah 4-nya adalah produk-produk yang akan saya bahas di seri perlengkapan bayi kali ini.

Namun sebelum saya melanjutkan membahas list produk sabun bayi yang bebas SLS dan bebas paraben, beberapa hal ingin saya sampaikan terkait apa itu SLS dan apa itu paraben. Jujur saya memang bukan pakar ingredients, pembahasan di bawah ini berdasarkan riset kecil-kecilan saya di Ingredient Dictionary-nya Paula’s Choice ya. Untuk yang mau riset lebih lanjut tentang dua bahan ini di web tersebut ada disebutkan jurnal akademis yang jadi dasar materi mereka.

perlengkapan bayi sabun

Apa itu SLS?

SLS adalah singkatan dari sodium lauryl sulfate.  Sodium lauryl sulfate berbeda dengan sodium laureth sulfate ya…. Jika Sodium Laureth Sulfate dinyatakan di Paula’s choice ingredients dictionary sebagai bahan yang relatif aman, Sodium Lauryl Sulfate dinyatakan tidak aman karena dapat mengakibatkan iritasi. Namun, tentu saja, tingkat iritasinya berbeda-beda tergantung kondisi kulit setiap orang.

Apa itu paraben?

Paraben adalah kelompok bahan pengawet kontroversial yang meliputi butylparaben, isobutylparaben, propylparaben, methylparaben, dan ethylparaben. Bahan pengawet diperlukan dalam produk personal care untuk melindungi produk dari pencemaran bakteri. Hal ini penting karena bakteri tentunya juga berbahaya untuk kesehatan pengguna produk personal care.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paraben aman digunakan dalam kosmetik dan lebih disukai daripada pengawet lainnya untuk menjaga agar formula tetap stabil. Studi-studi tersebut juga menunjukkan paraben tidak memiliki efek apapun bila dibandingkan dengan hormon alami dalam tubuh. Namun ada pula penelitian yang mengatakan sebaliknya. Ada yang horror horror, seperti dibilang menyebabkan kanker.

hiks

Saya pribadi sebenarnya bukanlah orang yang paranoid dengan kedua bahan di atas. Karena kan penelitian atas bahan-bahan tersebut (terutama paraben) masih diperdebatkan. Ada yang bilang ada logical fallacy-nya dsb. Pandangan saya terhadap kedua bahan tersebut hampir sama seperti pandangan saya terhadap MSG alias micin. Ga parno, ga anti, dalam hal ini kalau ada yang nawarin snack ya saya tetep makan walaupun tau ada MSGnya, namun saat beli bakso kadang kalau inget saya pesen abang tukang baksony buat nggak usah ditambahin micin, saya juga ga stok micin di rumah.

Ya perlakuannya sama gitu deh dengan SLS dan paraben. Kalau pas ada yang terjangkau kocek, ya saya pakai yang bebas SLS dan bebas paraben, for extra cautious. Tapi kalau dompet berkata TIDAK, yaaah, saya pakai-pakai aja juga sih. Syukurlah kalau sabun masih banyak yang terjangkau.

Namun walaupun saya agak cuek cuek peduli, saya menghargai jika Nyonyah memilih untuk extra hati-hati dan memilih produk-produk yang menenangkan hati. Berikut adalah 4 sabun bayi top to toe wash alias sabun plus shampoo yang bebas SLS dan bebas paraben:

1 . Mustela

mustela

Yang paling menonjol dari produk ini adalah kemampuannya memberikan kelembaban, tidak membuat kulit bayi menjadi kering. Produk ini menjanjikan bahwa produknya hipoalergenik serta aman bagi bayi baru lahir. Kualitasnya memang tidak menghianati harganya sih. Hehehe.

Ingredients:

mustela ingredHarga perkiraan: Rp 100.000,00

Related post: Review Produk Mustela Bebe

2 . Cetaphil Baby

cetaphil baby

Mirip dengan Mustela, sabun bayi sekaligus shampoo ini juga memberikan kelembaban di kulit bayi. Berbeda dengan produk ‚Äúkakak-nya‚ÄĚ, Cetaphil Gentle Cleanser, Cetaphil Baby ini tidak mengandung SLeS.

Ingredients:

cetaphil baby ingredHarga perkiraan: Rp 100.000,00

Related post: Review Cetaphil Baby

3 . Pure Baby

pure baby

Produk tanpa SLS dan tanpa paraben itu tidak selalu mahal. Salah satu produk sabun yang terjangkau yang tidak mengandung kedua bahan tersebut adalah Pure Baby ini. Yang saya suka dari produk ini adalah wanginyaaaa. Love banget. Setahu saya ada dua varian wangi: chamomile dan apel. Yang apel favorit saya. Untuk masalah kelembaban dll-nya tidak telalu berbeda dengan sabun bayi biasa.

Ingredients:

pure baby ingredHarga perkiraan: Rp 31.500,00

4 . Switzal

switzal

Dari keempat produk ini, Switzal lah yang paling lama saya gunakan dan sudah beberapa kali saya repurchase. Maklum, harganya super miring jika dibandingkan dengan produk lain. Ingredientsnya pun lumayan ya. Walau begitu, satu teman saya pernah bilang jika anaknya mengalami iritasi menggunakan produk ini. So, jika kulit anak Nyonyah super sensitif mungin harus concern juga ke ingredients lain ya. Kalau Ning Gaya anak saya mah lanjuuut.

Ingredients:

switzal ingredHarga perkiraan: Rp 24.000,00

***

Harga perlengkapan bayi yang saya sebutkan di atas adalah perkiraan ya…. Karena kadang ada diskon di beberapa web atau juga took-toko tertentu, bisa jadi harganya kurang/ lebih dari harga yang saya cantumkan di atas. Jangan bosan-bosan bandingin harga took sebelah dengan took online ya, siapa tahu ada promo loh!

Tentu saja tidak hanya 4 varian di atas yang bebas SLS dan atau paraben. Namun karena saya di rumah hanya memiliki empat produk ini dan belum pernah saya coba yang lain, jadinya saya nggak masukin di sini. Maybe next time kalau ada kesempatan nyobain produk sabun lain, list ini akan saya tambah.

Kalau Nyonyah ada rekomendasi produk lain boleh looh ditinggalin di comment section.

Semoga bermanfaat ya Nyaaah sharing kali ini. Salam sayang….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Investasi Perawatan Kulit Sejak Bayi, Review Mustela Bebe

review mustela

Jujur, saya dulu adalah ibu yang medit pelit irit dalam membelanjakan uang. Termasuk untuk perawatan Ning Gaya, bayi saya. Karena yah, saya berpikir kan kulit bayi belum kenapa-kenapa ya. Belum rusak seperti kulit saya¬†yang sering kena polusi, kena sinar matahari, dll. Jadi saya selalu belanja sabun bayi¬†strictly on budget, dan hampir bisa dibilang jarang beli-beli perawatan lain selain sabun/ shampo bayi. Kalau perawatan kulit buat saya malah banyak. Alasannya jujur karena saya belum paham dengan urgency pemakaian produk perawatan bayi. Setelah saya ngeh dengan beberapa fakta tentang kulit bayi, saya berpikir ulang tentang gaya berbelanja perawatan bayi saya. Duh, saya jadi merasa bersalah…. Nah, sebelum saya membahas review Mustela Bebe, produk perawatan bayi yang saya pakai, saya mau bahas kesalahan pemahaman saya sebelumnya terkait perawatan kulit bayi….

hehehe“Jangan ditiru ya Nyaaaah….”

1 . Dulu saya pikir kulit bayi itu dalam kondisi super bagus, jadi tak perlu perawatan.

Soalnya kan orang sering bilang pepatah “mulus seperti pantat bayi” atau “sehalus kulit bayi”.¬†Dalam hal ini saya tidak sepenuhnya salah sih, karena memang stem cell atau sel punca bayi masih dalam kondisi terbaiknya untuk meregenerasi diri. Namuuuuunnn, kabar buruknya adalah: pada usia 0-2 tahun, lapisan pelindung kulit bayi belum berfungsi dengan baik. Selain itu, kelembaban kulit bayi berusia 0-2 tahun juga ternyata sangat rendah. Sehingga jika kulit bayi tidak dirawat dengan baik,¬†kekayaan stem cell¬†ini akan langsung berkurang drastis saat kulit bayi mengalami perubahan di usia 0-2¬†tahun. Pas tua jadi susah oke lagi kulitnya….

2 . Dulu saya pikir semua produk bayi itu sama.

Faktanya, tidak semua merk perawatan bayi itu sama kualitasnya. Ada brand-brand tertentu yang fokus kepada riset dan pengembangan produknya, tidak hanya fokus pada kemauan pasar semata. Seperti misalnya Mustela, selama 10 tahun brand ini meneliti kulit 200 bayi-bayi. Sesuatu yang niat dan patut diapresiasi menurut saya. Kemudian tidak semua produk perawatan bayi menggunakan bahan yang aman dan alami loh.

Pada akhirnya, sekarang saya melihat penggunaan produk perawatan bayi sebagai investasi untuk masa depan kulit Ning Gaya, bayi saya, dengan lebih selektif dalam berbelanja produk perawatan bayi. Sekarang mungkin belum kelihatan efek yang dramatis, tapi saat anak-anak kita dewasa nanti, mungkin mereka akan berterima kasih karena kulitnya masih semulus pantat bayi, Tentu karena perawatan kulit yang telah kita lakukan sejak dini.

review mustela bebe proteksi“Protect Baby‚Äôs Skin Today and For Tomorrow”

Saya menggunakan produk-produk di bawah ini kurang lebih sekitar dua mingguan lebih dan so far puas. Produk yang saya gunakan adalah Mustela Dermo Cleansing, Mustela Hydra Bebe, Mustela Baries Cream dan Mustela Massage Oil. Kita bahas satu-satu yuuukkk….

1 . Mustela Dermo Cleansing

mustela dermo cleansing

Kegunaan produk ini adalah untuk membersihkan, melindungi dan menjaga keseimbangan lapisan alami¬†pada kulit kepala dan badan bayi. ¬†Saya menggunakan produk ini untuk membersihkan seluruh tubuh sekaligus untuk keramas rambut Ning Gaya. Praktis, satu untuk semua…. *tetep-irit hihihi.

Tekstur, fragrance:

Teksturnya lebih encer daripada sabun cair biasa dan busanya tidak terlalu banyak. Hal ini saya sukai karena sedikitnya busa merupakan indikasi dari minimnya detergent dalam produk ini. Terlalu banyak detergent akan membuat kulit mudah kering. Kalau masalah bau, saya agak sulit menggambarkannya ya. Agak berbeda dengan sabun bayi kebanyakan. Kalau kata mama mertua saya baunya seperti bunga bakung. Dari semua cleansing wash bayi yang pernah saya coba, bau Mustela Dermo Cleansing ini favorit mama mertua.

Kemasan: 

Berbentuk botol yang mudah dipegang bahkan oleh bayi sekalipun, namun seandainya ada yang berbentuk pump, saya pasti akan lebih happy. Ukuran yang saya miliki ini berisi 200 ml.

Formula:

  • Avocado Perseose: Bahan aktif alami yang dipatenkan dan berguna¬†untuk memperkuat lapisan pelindung kulit dan mempertahankan kesehatan¬†stem Cell / sel punca. Ini nih, yang tadi saya bahas di awal. Masih inget kan apa pentingnya sel punca dan mengapa sel punca ini wajib dilindungi? Yap! Biar kulit bayi sehat terus sampai nenek kakek.
  • Vitamin B5: Menenangkan dan melembabkan kulit.
  • Gentle surfactants: Bahan pelindung permukaan kulit yang lembut,¬†membersihkan tanpa menghilangkan minyak alami di kulit.

Kandungannya menenangkan kulit, mengurangi¬†efek kering setelah mandi dan tidak perih di mata. Dengan formulasi hypoallergenic & teruji secara klinis, Mustela bebe¬†menggunakan bahan alami, dan tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti alcohol¬†& paraben sehingga Mustela Bebe aman dipakai dari bayi baru dilahirkan (newborn). Jadi untuk ibu-ibu yang sedang mempersiapkan kelahiran bayinya dan hati-hati banget dalam mencari sabun mandi bayi yang super aman, produk ini bisa dipertimbangkan ya….

Cara pemakaian:

Tuang cairan ke telapak tangan, gosok ke seluruh tubuh sampai berbusa lembut, kemudian bilas hingga bersih.

Results

Dalam beberapa kali pemakaian memang ada bedanya di kondisi kulit bayi setelah mandi. Terasa lebih lembab, terasa sekali jika menyentuh bagian-bahian kulit seperti siku. Untuk rambut pun terasa halus dan tidak mudah kusut. Wanginya walaupun soft namun tahan lama.

Harga: Rp 130.000,00.

2 . Mustela Hydra Bebe Body Lotion

mustela hydra bebe

Kegunaan produk ini tuh seperti body lotion orang dewasa ya, menjaga kelembaban, memperkuat lapisan pelindung kulit serta menjadikan kulit halus, kenyal dan lembut.

Tekstur, fragrance:

Sebagaimana lotion, namun tidak terlalu kental. Saya suka sekali dengan lotion ini karena cepat diserap ke kulit dan tidak lengket.

body lotion

Kemasan: 

Berbentuk pump sehingga mudah dikeluarkan. Di awal terdapat segel yang memastikan bahwa produk ini tidak pernah dibuka sebelumnya, jadi yakin dengan keamanan dan juga keutuhannya saat sampai di tangan kita. Ukuran yang saya miliki 300 ml. Dan isinya sepertinya banyak banget, kayanya bisa buat berbulan-bulan.

Formula:

  • Avocado Perseose.¬†Mustela Bebe mengandung bahan aktif alami Avocado Perseose¬†untuk memperkuat kulit bayi sehingga lebih tahan terhadap iritasi / kemerahan dan¬†menjaga kekayaan stem cell yang berperan dalam menjaga kualitas kulit, sekarang &
    seterusnya.
  • Jojoba Oil: Menjaga lemak dalam kulit dan mempertahankan kelembaban kulit
  • Vitamins E and F: Memulihkan dan menjaga keseimbangan air di kulit
  • Shea Butter

Cara pemakaian:

Dioleskan ke tangan, kaki dan tubuh setelah mandi. Saya biasanya tidak menggunakannya di bagian pantat, karena bagian tersebut nanti diolesi Mustela Barier Cream.

Results

Kulit yang sudah dioles-oles jadi kenyaaaaaaal banget. Jadi pengen nyiwel-nyiwel terus, tangan dan kakinya. Bagian yang paling saya suka adalah telapak kaki bayi. Duh rasanya kaya lagi nyiwel-nyiwel squishy….

Harga: Rp 200.000,00

3 . Mustela Massage Oil (Review First Impression)

mustela oil

Seperti namanya tentu saja minyak ini digunakan untuk memijat bayi. Namun karena beberapa hari ini bayi saya sedang flu jadi saya pijitnya menggunakan minyak telon dulu. Tunggu reviewnya lagi setelah saya menggunakannya ya. Nah, walaupun saya belum menggunakannya ke tubuh Gayatri saya sudah mencobanya untuk kulit saya sendiri. Yang menarik buat saya adalah kemasan dari produk ini berbentuk spray, Jadinya higienis banget, karena ga dicolak colek…. ūüôā Kemudian yang saya suka adalah sifat minyaknya yang tidak greasy. Jadi cepat berminyak banget, ringan namun tetap enak untuk pijat.

Kira-kira seperti in before dan afternya:

before after massage oil

Bingung kok mijet pakai spray? Contoh penggunaan Mustela Massage Oil  dan sekaligus tutorial bagaimana step-step memijat bayi bisa dilihat dalam video berikut:

4 . Mustela Barrier Cream

mustela barrier cream

Kegunaan produk ini adalah seperti diaper cream. Walaupun bayi saya hampir tidak pernah mengalami ruam, namun saya tetap menggunakan cream ini di bagian pantatnya untuk pencegahan.

Tekstur, fragrance:

Teksturnya lebih kental daripada Mustela Hydra Bebe Body Lotion, namun tetap mudah diserap kulit. Penyerapan yang cepat ini menurut saya penting, supaya bayi tidak kelamaan dalam proses pemakaian diapers. Apalagi bayi saya kan sudah aktif banget, kalau kelamaan nunggu krimnya kering bisa keburu kabur. Hihihi…. Bersyukurnya Mustela Barrier Cream ini cepet diserap kulitnya, kelihatan tidak greasy sama sekali kan di foto di bawah ini….

before after barrier cream

Kemasan: 

Berbentuk tube ukuran 100 ml. Di dalam tubenya juga terdapat segel ketika baru dibuka. Jadi saya yakin dengan keamanan dan juga keutuhannya saat sampai di tangan kita.

Formula:

Jika diaper cream lain biasanya hanya mengandung Zinc Oxide sebagai pelindung kulit saja, Mustela Barrier Cream ¬†memiliki 3 mekanisme kerja, Itulah sebabnya di kemasannya ada tulisan “1 2 3”, artinya:
1.  Melindungi sel inti dan lapisan kulit terluar dengan Avocado Perseose,
2. Mengurangi peradangan pada kulit dengan Alcacea Oxeoline,
3. Memperbaiki lapisan pelindung kulit dan meningkatkan pembentukan lipid kulit bagian luar dengan Alcacea Oxeoline, + Zinc Oxide sebagai pelindung kulit ekstra dari infeksi.

Jadi produk ini efektif digunakan untuk mencegah dan meredakan ruam popok yang sudah terbentuk.

Cara Pemakaian:

Setiap mengganti popok, oleskan tipis Barrier Cream ke kulit bayi disekitar area popok yang sudah dibersihkan.

Harga: Rp 142.000,00

review mustelaWebsite : www.mustela.co.id, Facebook : mustelaindonesia, Instagram : @mustelaindonesia

Sekian review singkat tentang beberapa produk Mustela. Semoga bermanfaat ya Nyaaaahhhh…..

Salam sayaaang…..

Artikel ini diikutsertakan dalam kampanye Mustela Bebe #MustelaTodayForTomorrow dari PT Interbat.

logo interbat

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Minyak Telon Bebe Roosie, Minyak Telon yang Berbentuk Krim

bebe roosie judul

Produk minyak telon adalah produk yang pasti sering banget dibeli oleh para mamah. Walaupun dokter anak saya sendiri bilang jika penggunaan minyak telon itu tidak harus. Namun karena sudah terbiasa, sepertinya ada yang kurang yak kalau tidak menggunakannya. Hehehe. Saya sendiri mulai menggunakan produk minyak telon mulai bayi berusia 2 minggu. Minyak telonnya yang digunakan juga masih minyak telon cair biasa, bukan minyak telon Bebe Roosie ini.

Saya mengenal merk Bebe Roosie ini dari tetangga sesama mamah muda, pas anak saya usia sekitar 5 bulan. Pas itu anak saya dan temannya itu berenang bareng. Setelah berenang, saya lihat ih apaan tu krim krim wadahnya kok lucu. Ya ampuuuunnnn, wadahnya bikin mupen. Hahaha. Terus saya tercengang waktu tahu krim itu adalah minyak telon. MINYAK TELON.

Related Post: Barang Bayi yang Harus Disiapkan Sebelum Persalinan

telon bebe roosie

Deskripsi produk

Produk bayi kesayangan saya ini adalah minyak telon yang berbentuk krim. Awalnya saya kira produk ini adalah produk impor. Soalnya sekilas kemasannya unyu unyu gimana gitu, tidak seperti kebanyakan kemasan minyak telon lokal. Eh, ternyata produk ini keluaran Jamu Jago. Dan baunya juga telon banget. Telon asli, bukan bau parfum bayi.

Sebenarnya kalau sehari-hari saya lebih suka menggunakan minyak telon yang berbentuk minyak biasa. Nah, minyak telon krim ini jadi andalan kalau sedang keluar rumah bareng bayi saya. Misalnya ke mall, gereja atau keluar kota. Ga kawatir tumpah di tas. Saya juga suka menggunakannya untuk diri saya sendiri hehehe.

Kemasan

Seperti yang sudah saya bahas di atas, kemasannya lucuuu. Berbentuk tube dengan tutup flip flop. Warnanya biru muda dan kuning pastel. Ada motif ayam kartun yang sedang bernyanyi. Emeeessshhhh….. Ukurannya kecil, berat isinya 60 gram, pas di genggaman tangan.

bebe roosie depan

Formula

Mintak telon ini formula unik yang membedakannya dengan minyak telon lain adalah di kandungan minyak zaitunnya serta mengandung anti nyamuk. Produk ini memang tidak menyatakan diri hypoalergenic, namun Ning Gaya, bayi saya tidak mengalami iritasi saat pemakaian. Namun untuk jaga-jaga Nyonyah bisa coba oleskan sedikit dulu di kulit bayi untuk melihat reaksi alergi, sebelum mengoleskannya ke seluruh tubuh.

Manfaat dan Anjuran Pemakaian

Pada kemasannya disebutkan manfaat dari produk ini adalah:
1. Mengandung minyak zaitun untuk melembabkan kulit bayi,
2. Membantu meredakan masuk angin, perut kembung dan menghangatkan kulit bayi,
3. Membantu menghindarkan bayi dari gigitan nyamuk.

So far ketiga manfaat yang disebutkan di atas memang terbukti sih. Buat bayi maupun buat emaknya hihihi. Saya suka membawa produk ini kemana-mana buat saya pakai. Soalnya saya suka baunya, jadi kadang saya oles di tangan untuk saya cium-cium. Lagi pula efek melembabkannya juga dapet. Cuma kalau di orang dewasa memang kurang terasa hangatnya, soft banget, lebih soft dari minyak kayuputih.

Cara pemakaian kalau di bayi, tinggal diusapkan secara lembut di bagian perut, pinggang, dada, tangan dan kaki. Kalau saya pribadi menghindari untuk mengusapkan di telapak tangan bayi, karena takut dia kucek-kucek mata atau malah ngemut jari jarinya…, eiymmmm….

bebe roosie belakang

Ingredients

1. Minyak kayu putih (oleum cajuputi)
2. Minyak adas (oleum foeniculi)
3. Minyak zaitun (oleum olivae)
4. Basis krim

Tekstur dan fragrance

Teksturnya seperti lotion biasa, warna lotionnya putih. Cukup mudah terserap kulit serta tidak lengket. Baunya khas minyak telon klasik. Segeeeerrr, saya suka saya sukaaa….

Harga

Saya beli offline di toko CnD dekat rumah seharga Rp 23.000,00. Kadang kalau sedang flash sale di shopee ada yang bandrol Rp 18.000,00 tapi jatuhnya lebih mahal juga kalau kena ongkir. Kalau Nyonyah tinggal si sekitar bintaro CnD bisa delivery juga minimal 3 produk free ongkir. Kalau tidak salah produk ini dijual juga di Guardian, soalnya saya pernah lihat produk ini di katalog promonya Guardian.

bebe roosie judul

Pros and Cons

Pros

1. Baunya enak, telon banget,
2. Kemasannya travel friendly dan unyuuuu :love,
3. Berbentuk krim sehingga tidak mudah tumpah,
4. Harga relatif affordable.

Cons:

1. Masih belum tersedia di minimarket umum. Harus ke baby shop tertentu atau online.

Repurchase? Yes.

Demikian Nyaaaahhh…. Review singkat tentang minyak telon eh krim telon Bebe Roosie. Semoga bermanfaat yaaak!

Salam sayaang :*

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

[Review] Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo

cetaphil baby review

Pengalaman baik sebelumnya dengan produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser (yang untuk orang dewasa), membuat saya tertarik mencoba produk cetaphil untuk bayi. Cetaphil Baby ini produk-produknya lumayan lengkap dari shampo, baby wash, body lotion sampai ke tisu basahnya. Tapi karena saya dari Neng Gaya lahir tidak menggunakan banyak kosmetika bayi (ga mau rempong, hahaha), saya akhirnya mencoba Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo saja. Berikut reviewnya setelah kurang lebih menggunakannya selama beberapa minggu:

cetaphil baby depan

Keterangan Produk

Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo, adalah produk pembersih badan sekaligus rambut yang diformulasi aman untuk bayi, bahkan untuk bayi baru lahir sekalipun. Produk ini produk buatan Jerman yang diimpor ke Indonesia dengan POM NC16160701226.

Tekstur, fragrance

Tekstur produknya seperti sabun cair biasa, namun tidak terlalu kental. Ketika dibusakan tidak mengeluarkan busa, karena memang dinyatakan di kemasannya bahwa produk ini soap free. Saya cek di ingredientsnya memang tidak ada SLS-nya.

cetaphil baby tekstur

cetaphil baby busa

Untuk wanginya, wangi khas produk bayi, namun tidak terlalu menyengat. Soft. Saya suka sekali dengan wanginya. Cukup bertahan lama sampai siang kalau dicium ke kulit, namun jika sekedar bersebelahan saja tidak cukup tercium.

Kemasan

Kemasan berbentuk tube gepeng, dan tidak tersedia yang berbentuk pump seperti produk yang untuk dewasa. Saya agak sedih karena menurut saya lebih mudah menggunakan produk mandi bayi yang berbentuk pump, karena tangan kita yang satunya kan memegang bayi (terutama newborn), jadi agak rempong buka tutup tubenya. Apalagi ujung tube cetaphil babi ini berbentuk lonjong jadi tidak bisa diletakkan terbalik. Solusinya tube diletakkan horizontal. Riskan sekali isinya mengalir keluar, awalnya saya berpikir demikian. Syukurlah di bagian lubang tutupnya ada valve dari silikon, jadi tidak tumpah jika tubenya tidak ditekan. But, please Cetaphil, next time keluarin juga yang kemasan pump dong! Hehehe….

cetaphil baby valve

Formula

Sebagai gentle wash dan shampoo, tentu saja formulanya harus yang lembut ya, sesuai namanya. Cetaphil Baby si menyatakan bahwa produk ini lembut di mata (tear free), bebas dari sabun yang sering kali membuat kulit kering (soap free), hypoallergenic serta pH balanced. Produk ini juga dinyatakan dermatological tested. Oiya, secara khusus Cetaphil Gentle Wash dan Shampo menyatakan bahwa produknya diperkaya dengan Glycerin dan Pathenol. Produk ini tidak mengandung paraben, just in case you might concern.

cetaphil baby belakang

Saya mencoba mencari tahu lebih lanjut tentang Glycerin dan Panthenol ini di Paula’s Choice Ingredients Dictionary.

Glycerin: diberi rating BEST, dinyatakan sebagai zat yang memperbaiki kelembaban kulit terluar dengan menyerap air dari lapisan yang lebih dalam. Kandungan glycerin dapat memperbaiki serta mencegah kulit mengalami kekeringan.

Panthenol: nama lain dari Pro vitamin B5, diberi rating BEST juga oleh Paula’s Choice. Sifatnya juga melembabkan dan mempertahankan kelembaban kulit. Karena curiga dengan namanya yang ada embel-embel -enol-enol seperti alkohol, saya mencoba mengecek kehalalannya. Ternyata bahan Panthenol ini dinyatakan halal oleh LPPOM MUI. Namun, produk Cetaphil Baby ini sendiri belum menampilkan logo halal di kemasannya.

Kegunaan dan Anjuran Pemakaian

Kegunaannya tidak berbeda dengan produk pembersih badan dan rambut bayi lainnya yaitu membersihkan.

Dapat digunakan menggunakan tangan langsung ataupun lap mandi dan dipakai sebagaimana menggunakan produk mandi biasa.

cetaphil baby review

Results

Kulit serta rambut bayi saya terasa bersih dan wangi, serta tidak kering. Hal itu adalah yang saya rasakan setelah Neng Gaya mandi. Rambutnya juga tidak lepek.

Karena saya tidak dapat menanyakan kesan pemakaian pada bayi saya berhubung dia belum bisa ngomong. Saya juga mencobanya sendiri sebagai pencuci muka. Jujur, saya lebih suka Cetaphil Gentle Wash dibandingkan dengan Cetaphil Baby. Walaupun sama-sama terasa bersih namun, saat saya menggunakan Cetaphil Baby kulit terasa sedikit tertarik namun tidak kering juga sih.

Pengalaman berkesan terkait penggunaan Cetaphil Baby adalah saat punggung suami saya kering. Saya menyarankannya untuk menggunakan Cetaphil (sebenarnya yang saya sarankan adalah yang Gentle Skin Clenaser milik saya), namun dia menggunakan yang Cetaphil Baby. Dan it woorrrkkkss!! Kulit punggung yang tadinya kering jadi membaik. Jadi kandungan Glycerinnya memang bekerja yak! Two thumbs up!

Pros and Cons

Pros:

  • Formulanya lembut, Hypoallergenic, pH balanced
  • Tidak pedih di mata
  • Berbentuk top to toe wash
  • Saya suka sekali dengan wanginya

Cons:

  • Harganya relatif mahal
  • Kemasannya berbentuk tube, jadi susah memencetnya dengan tangan satu.

Rating: 9/10, produk ini bagus.

Repurchase? No, karena di atas budget saya.

Availability & Where to Buy

Saya membelinya di Shopee secara online, untuk toko offline saya pernah melihatnya di Guardian dan Century.

Harga:

Rp 98.000,00 untuk 230 ml. Sayangnya, tidak seperti kakaknya si Cetaphil Gentle Skin Cleanser yang sering ada promo buy 1 get 1 nya di Guardian, produk ini belum pernah saya lihat ada diskonnnnnyaaaaaa….. Hiks hiks hiks…..

Related post: Review Cetaphil Gentle Skin Cleanser di blog ratnadewi.me.

Semoga review ini bermanfaat yaaa…. Salam sayang selalu….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Penjual Tas Etnik Online d’ Arcardia Treasure

judul

Saya bersyukur sekali, saat ini sudah banyak tempat berbelanja online yang memudahkan Mamah Mamah Muda beranak bayi untuk berbelanja dari rumah. Irit waktu banget. Tinggal klik klik klik dan barang akan nyampe. Ga perlu blingsatan nyuri-nyuri waktu lagi, hehehe. Mama happy, anak senang, suami? Bagian bayar tagihan. Wkwkwkwk…. Becanda Nyaaah…. Saya rasa Nyonyah juga sering kan merasakan hal yang sama dengan saya. Bener kaaaan?

Kali ini saya mau review penjual tas etnik online, d’Arcadia Treasure. Tempat saya mendapatkan clutch cakep yang saya gunakan di bawah ini:

Sebenarnya waktu milih-milih tas, saya galau antara tas di atas atau tas motif ikat di bawah ini:

Cakep juga kaaaaannnn…. :love :love. Sayangnya, pas saya lihat stoknya pas abis. Huhuhu…. Tapi saya ga terlalu kecewa sih, soalnya saya juga suka dengan yang batik. Sambil saya pantengin juga sekali-sekali siapa tahu dia re-stock. Hihihi…. Buat Nyonyah-nyonyah yang penasaran sama produk lainnya cus aja ke akun IGnya di atas yak….

Klik tombol Follow di pojok kanan atas kalau mau langsung follow.

Langsung bahas, tas yang saya dapat ya….

tas muka

Nama Produk: Jeges Clutch Batik Tosca Material

Bahan:

Untuk outernya menggunakan Batik Tulis Pekalongan. Motf modifikasi parang (cmiiw) dengan paduan bunga. Saya suka banget memang dengan motif parang karena maknanya daleeeemmm: menggambarkan keinginan untuk terus lebih baik hari lepas hari. Mama mertua pas meraba kainnya juga bilang ini batiknya memang tulis beneran. Saya sendiri sebenarnya ga bisa bedain asli atau tidak kalau sudah berbentuk barang, kalau Mama karena memang penjahit jadi lebih jeli mengamatinya.

Inner tas menggunakan bahan Suede sintetis warna merah beet. Tepian tutup dan kancingnya menggunakan kulit sapi asli. Di bagian dalam ada tempean label d.a.t berwarna cokelat. Rapi sih, penjahitannya jadi label tersebut tidak merusak kecantikan innernya….

detail

Oiya, pas saya terima produk ini ada noda sedikit di bagian depan tas, namun noda tersebut dimaafkan karena keseluruhan produk yang cantik. Saya suka saya sukaaaaaa…..

Dimensi :

Panjang 27,5 cm, tinggi tertutup 16,5 cm tinggi terbuka 29 cm. Sekilas kelihatan kecil, tapi cukupan buat ngantor kalau cuma bawa dompet, handphone sama notes. Ditenteng di kondangan juga masih pantes. Informal jalan-jalan juga kece. Sekali saya bawa tas ini ke acara Meet Up ibu-ibu dan bawa anak saya, ternyata cukup juga buat bawa beberapa pritilan P3Knya bayi sbb:

tas dalam

Panjang strap : 123 cm, ini agak kepanjangan buat saya. Kadang saya simpul strapnya biar lebih ringkes.

Di dalam kardus pengiriman terdapat juga semacam tas (goodie bag) dari kain yang bisa digunakan untuk menyimpan tas di lemari.

Where to buy: d’Arcadia Treasure

Setahuku ini toko online ini menjual perhiasan handmade, namun kemudian berkembang juga ke sepatu dan tas yang tentunya handmade juga. Yang saya salut, semua produknya menggunakan kain lokal Indonesia seperti batik, jumputan dan ikat.

d’Arcadia Treasure ini selain memiliki akun IG, juga ada webnya http://arcadiatreasure.com/. Cuma menurut saya kalau mau belanja enakan di page Facebooknya. Soalnya keterangannya lebih lengkap ada foto sisi kanan kiri, keterangan ukuran sama keterangan stok. Link page Facebooknya sbb: d’Arcadia Treasure.

Lokasi workshopnya di Bogor. Pengiriman produknya ke rumah saya di daerah Jakarta Selatan cukup cepat. Tidak sampai 3 hari dari pemesanan, sudah sampai. Namun, perlu jadi perhatian khusus ya Nyah, produk yang dipesan ready stock atau yang pre order. Produk yang saya pesan ini ready stock.

What i love:

  • Kualitas barang bagus: kain batik asli, kulit asli, jahitan rapi.
  • Pengemasan rapi.
  • Pengiriman cepat.
  • Ada lifetime waranty-nya (karena belum pernah rusak, saya belum pernah menggunakan fitur ini, namun klain dari produsennya sebagaimana gambar di bawah yaaa). Info yang saya dapatkan jika barang kita rusak, kita dapat mengembalikannya, dan pihak DAT akan mentrace siapa pengrajin barang kita menggunakan nomor seri produk. Kece yak!

 

Repurchase/ Recommended? Yes!

Gitu Nyah, review first impression dari toko d’Arcadia Treasure. Semoga bermanfaat ya buat temen-teme yang sedang mencari tas atau sepatu etnik. ūüôā Kalau kata Engkoh Maspi*n, “Cintailah produk-produk dalam negeri”! ūüôā

Salam sayanggg…. :*

judul

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Di Rumah Saja Dandan? Yay or Nay? (Review Nyx Lipstick dan Nyx BB Cream di Kulit Sawo Matang)

nyx lipstick

Di rumah aja ngapain dandan? Mari kita kenakan baju kebesaran (baju kegedean) para ibu yaituuuuu DASTERRRR!!!

Hayooo siapa yang suka dasteran ria, ayo ngacuuuunggg!

Saya tidak. Memakai daster membuat bagian bawah tubuh saya terlalau semriwing, takut masuk angin. Lagipula daster gampang bolong dan lusuh. Kecuali punya Sarwendah ya, dasternya kayanya ga ada yang bolong-bolong belel deh. Dan berhubung tampang saya ga cakep dibandingkan Sarwendah kemana mana, saya memutuskan untuk tidak menggunakan daster di depan suami. Nah, walaupun saya anti daster, tapi jujur saya cukup selebor masalah dandan di depan suami. Hehehe…. Jangankan dandan, mandi saja saya sulit.

Alasannya yang pertama adalah karena ribet. Kayanya ribet banget bikin alis simetris. Apalagi kadang saya lihat alis orang warnanya kok jadi merah bata kecokelatan, entah apa yang mereka lakukan. Sepertinya dandan itu tampak sulit. Yang kedua saya merasa tidak punya waktu. Daripada saya menghabiskan waktu 30 menit untuk mematut diri di depan cermin, mending saya nyiramin rumput. Biar rumput saya lebih hijau dari punya tetangga. Ya kira-kira begitulah…. Oiya alasan ketiga adalah demi pengiritan. “Beli make up kan butuh duiiit”, itu kata saya dulu. Padahal alasan sesungguhnya adalah: MALES. Ya, males aja.

Mungkin gara-garanya dulu pas jaman saya umur 2 tahun, kata mama saya, saya pernah tantrum di supermarket. Gara-garanya minta dibeliin lipstick sama mama. Terus nggak dikasih. Malah dibiarin nangis sampai guling-guling di lantai. Yah, mungkin karena itu ya saya jadi trauma ama kosmetik.

nyx lipstick

Pendapat temen-temen bagaimana tentang dandan walau cuma di rumah? Yay or Nay?

Awalnya saya nay. Namun, setelah papa mertua secara ga langsung mengritik penampilan saya, saya jadi introspeksi diri banget.

Bagaimanapun suami ya laki-laki biasa. Walaupun saya percaya pada janji pernikahan bahwa dia akan mencintai saya dalam kondisi seperti apapun. Sepertinya saya juga harus berusaha membuat kondisinya lebih menyenangkan untuk memenuhi janji tersebut. Suami akan lebih terbantu lah ya, untuk mencintai istrinya dengan sungguh-sungguh, kalau istrinya cakep. ūüėÄ Daripada istri yang udah masak ga bisa, bawel, cengeng, jelek lagi. Saya ga bisa masak sudah dimaafkan dengan pesan katering. Saya bawel dan cengeng tertutupi sifat sabarnya suami. Lah masakan mau jelek juga. Baiklah, saya nggak boleh kebangetan.

Maka saya mulai belajar dandan. Mulai dari yang simple. Setidaknya (setelah skincare) saya mencoba belajar menggunakan BB Cream dan lipstick. Dua itu saja dulu buat saya, biar nggak terintimidasi dengan ribetnya lalu mundur teratur. BB Cream dan lipstick cukup nendang untuk mendongkrak penampilan sehari-hari sih menurut saya. Dan yang perlu digaris bawahi: ga perlu sampai lima menit makainya. Namun wajah langsung fresh.

Sekarang saya mau cerita produk BB Cream da lipstick yang baru saya miliki ya, yaitu produk-produk dari Nyx Cosmetics.

1 . Nyx BB Cream

BB Cream atau Beauty Balm Cream manfaat utamanya tentu adalah menyamarkan perbedaan warna kulit di wajah. Seperti alas bedak namun lebih ringan teksturnya. Yang saya suka dari BB Creamnya Nyx adalah ada fungsi hidrasinya. Produk ini bisa digunakan sebagai primer make up atau digunakan secara mandiri. Saya sendiri lebih suka menggunakannya secara mandiri untuk tampilan sehari-hari, ringan bok, tapi mulus….

nyx bb cream

Kulit sawo matang saya cocok dengan shade BBCR02 (natural). Hasilnya smooth seperti tidak menggunakan produk makeup serta tidak belang-belang di wajah.

2 . Nyx Lipstick

Ibarat kejatuhan durian runtuh, saya baru dapat lipstick Nyx 4 macam. 3 dari varian butter dan yang satu varian yang extra creamy sebagai berikut:

  1. Nyx Butter Lipstick BLS02 Fruit Punch (warna fuschia)
  2. Nyx Butter Lipstick BLS14 Snowcone (warna pink)
  3. Nyx Butter Lipstick BLS34 Schorching Sun (warna merah)
  4. Nyx Extra Creamy Lipstick LSS599 Fire/ Incendie (warna merah)

Berikut swatch-nya di bibir saya, semoga bisa jadi gambaran buat temen-temen yang berkulit seperti saya:

swatch nyx lipstick

Harga:

Butter lipstick nya IDR 140.000, extra creamynya sekitar IDR 150.000, BB creamnya IDR 300.000.

What I love:

  • Keempat-empatnya lembut banget di bibir saya. Saya seneng banget karena bibir saya memang cenderung kering, apalagi pas bulan puasa kaya gini kan saya juga ikut jarang minum kadang demi menghormati yang puasa. Dengan keempat lipstick ini bibir saya tetep terasa lembab dan lembut.
  • Selain lembut saya juga suka dengan hasil akhirnya.Saya bukan pecinta lipstick matte jujur saja, jadi tekstur butter lipstick dan extra creamy-nya Nyx ini saya suka. Kelihatan agak basah gitu hasilnya. Jadi kelihatan segar.
  • Nah terakhir yang saya suka adalah, dia tidak belepotan transfer kemana-mana. Transfer sedikit-sedikit si ada. Tapi nggak parah gitu. Kalau buat sun-sun dedek bayi atau sun-sun suami gitu ga nempel ke pipi (atau bibir, ehm).
  • Kalau masalah warna, sejujurnya saya tidak terbiasa dengan warna-warna cerah seperti ini. Pink, fuschia dan merah sejati. Saya biasanya pakai warna kecokelatan demi kulit saya yang sawo extra matang ini, hahaha. Jadi saya tidak menyangka bakal suka dengan warna fuschianya. Soalnya kelihatan natural dan manis bangettt :love.
  • Tekstur lipsticknya mudah di blend dengan lipstick lainnya. Rencananya yang pink mau saya eksperimen, campur dengan lipstik cokelat saya yang super flat biar kelihatan lebih fresh. Sementara dua yang merah menyala selain buat kondangan, sepertinya bisa juga dipakai kalau sedang pengen terlihat “berani” di depan suami. Hehehe…. Semoga saya cukup percaya diri ya Tuhan untuk merealisasikan yang terakhir. Hahaha….

***

Yuk ibu-ibu, ga usa ragu dandan buat suami di rumah. Mulai saja dari step yang praktis seperti yang saya lakukan. Biar kitanya juga menikmati dan ikutan happy, bukan jadi beban. Semoga dandan kita di rumah dihitung juga sebagai ibadah dan perbuatan baik kepada suami ya…. ūüôā

Kalau temen-temen gimana? Di rumah saja dandan? Yay or Nay?

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Rire All Kill Blackhead Remover Stick, Stick Penghilang Komedo

rire all kill blackhead remover stick

Hai hai halo…. Setelah sekian lama, saya cerita tentang perjuangan saya menjadi ibu terus, kali ini saya mau cerita tentang perjuangan saya membasmi kejahatan komedo. Kulit saya sebenarnya normal cenderung kering, namun entah mengapa komedo di hidung saya buanyaaaak. Jadi kalau muka saya di-zoom lalu muncul seperti gundukan landak di tengah muka saya, itu hidung saya ya teman-teman. ;P¬†Dalam perjuangan tersebut, saya mencoba-coba beberapa senjata pembersih komedo, seperti exfoliation lotion, scrub serta clay mask. Nah, yang terakhir saya coba adalah produk yang menurut saya paling unik di antara lainnya: Rire All Kill Blackhead Remover Stick. Langsung saja ya pembahasannya….

rire all kill blackhead remover stick

Kemasan:

Terbungkus kardus dengan warna hitam yang menurut saya sederhana namun cantik. Sayangnya hampir seluruh tulisannya dengan bahasa hanggeul yang saya nggak ngerti hihihi. Tapi tenang ada bagian berbahasa inggrisnya kok, yaitu ingredients dan cara pemakaian. Kemudian manufactured date dan expired date dicantumkan di bagian bawah kemasan kardus. Lama pemakaian maksimal setelah wadah dibuka adalah 6 bulan.

Untuk produknya sendiri berada di dalam tabung seperti lipstick yang dikeluarkan dengan cara diulir, pokoknya persis lipstick. Kemasan seperti ini membuat produk yang ada di dalamnya menjadi sangat steril karena tidak tersentuh tangan. Ukurannya juga mungil, cuma 10 gram. Sekali lagi, pokoknya persis sama lipstick lah. Agak gendut dikit sih, tapi beda beda tipis. Aku sih membayangkannya produk ini bakal pas banget untuk dipakai para traveler cantik (atau ganteng juga boleh deh) yang mau tetap merawat kulitnya secara rutin namun ga mau ribet.

Keterangan Produk:

Seperti disebutkan di kemasannya produk ini adalah stik untuk menghilangkan komedo (baik blackhead maupun whitehead) serta sel kulit mati. Produk ini juga bertujuan untuk membersihkan kulit dan membuat pori-pori lebih lembut (kecil). “Black head stick to remove black head, white head and dead skin cell and to make clean and smooth pores.” Itu saja yang saya pahami dari keterangan produk di kemasan, soalnya keterangan lainnya pake bahasa hanggeul. Teu ngartos abdi nyaaa….

how to

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian:

Putar ulir di bawah bagian tabung produk sehingga stick akan muncul ke atas. Oleskan atau gosok-gosokkan produk ke permukaan kulit hidung yang basah sampai produk meleleh dan membentuk krim di hidung. Lap krim tersebut dengan tisu atau bisa juga langsung dibilas dengan air.

Cara penggunaannya beneran praktis. Tangan ga kotor. Bahkan ni misalnya mau digunakan saat travelling, misal di bandara, kereta atau bahkan d toilet pesawat juga bisa, menurut saya loh…. Berhubung pengalaman LDR dulu, saya paham banget deh sama kebutuhan produk-produk kecantikan yang mungil dan mudah digunakan saat perjalanan. Jadi pas ketemu pujaan hati uda tsakeppp.

Namun, saat saya perhatikan lagi, betul tangan kita memang ga belepotan seperti jika kita menggunakan masker. Namun karena penggunaanya langsung digosok ke hidung, higienitas produknya jadi berkurang. Bisa jadi saat digosokkan ke hidung kuman di permukaan kulit hidung akan menempel di produk. Bisa diakali si dengan mengelap produk dengan tisu setelah digunakan.

Formula:

Seperti biasa, ketika mereview kosmetik saya akan mengulik masalah ingredientsnya dengan merujuk ke¬†cosmetic-ingredient-dictionary yang ada di web Paula’s Choice (Sumber:¬†http://www.paulaschoice.com/cosmetic-ingredient-dictionary/). Jadi saya¬†sampaikan kalau saya bukanlah ahli kosmetologi. Saya cuma konsumen dengan tingkat kekepoan luar biasa ditambah kurang kerjaan dan punya waktu buat ngubek-ngubek sumber terpercaya (atau setidaknya yang saya percaya, hehehe). Pembahasan pada bagian formula ini murni hasil googling dari kamus ingredients Paula’s Choice yang saya sebutkan tadi.

ingredients

Nah, urutan bahan yang dicantumkan di kemasan tidak asal loh. Pencantuman ingredients itu urut berdasarkan prosentase paling besar sampai dengan yang terkecil pada produk tersebut. Untuk itu, kalau teman-teman pengen tahu bahan aktif dari suatu produk, kasih perhatian ekstra pada dua bahan teratas sampai lima bahan teratas. Berikut adalah lima bahan yang dicantumkan paling awal di produk Rire All Kill Blackhead Remover:

1. Stearic Acid

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur, pengental produk, serta pelembab. Walaupun sama-sama acid, tapi stearic acid sifatnya berbeda dengan AHA atau BHA yang terkenal efektif sebagai exfoliator. Bahan ini lebih berguna sebagai bahan yang melindungi kulit dari kekurangan air dari pada sebagai exfoliator.

2. Propylene Glycol

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur. Selain itu propylene glycol juga bersifat hydrating dan sebagai pengantar bahan aktif pada suatu kosmetik. Jadi bahan ni walaupun ada di nomor dua tapi bukan bahan aktif ya. Lalu pada kosmetik, propylene glycol juga digunakan untuk menjaga produk tidak mencair atau tidak membeku. Dalam produk ini tentulah untuk mencegah si blackhead ini mencair ya.

3. Propanediol

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai bahan yang membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, bahan ini juga menghidrasi kulit dan membuat kulit terasa lembut dan tampak dewy khas artis-artis Korea. Walaupun sekali lagi ini bukan bahan aktif untuk mengeksfoliasi namun berita bagusnya bahan ini adalah bahan yang tidak membuat iritasi.

4. Bis-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur, pelembab dan sebagai cleansing agents. Horeee!!! Akhirnya pada produk pembersih komedo ini ada juga cleansing agents-nya! Hohoho…. Lumayanlah ya, proporsinya ada di nomor empat.

5. Silica

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai bahan pengental, dan membantu penyerapan dari bahan lainnya.

Another Ingredients:

1,2-Hexadiol, Polysorbate 20, Bentonite, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, Charcoal Powder, Fragrance, Oryza Sativa (Rice) Extract, Glycine Soja (Soybean) Seed Extract, Sesamum Indicum (Sesame) Seed Extract, Butylene Glycol, Aloe Ferox Leaf Extract, Melaleuca Altemifolia (Tea Tree) Extract, Chamomile Recutita (Matricaria) Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Ethylhexylglycerin.

Tekstur, fragrance:

Bentuknya seperti lilin yang akan lumer ketika digosokkan ke kulit. Pada lilin tersebut terdapat bintik-bintik hitam yang saya rasa itu adalah charcoal atau karbon aktifnya. Wanginya lembut dan menenangkan. Tidak nyegrak sama sekali. Saya suka sekali, bikin merem melek di kamar mandi.tekstur

Results:

Karena saya berpikir kalau ini adalah produk physical exfoliator, saya menggunakannya seminggu sekali karena takut kulit jadi kering seperti kalau di-scrub terlalu sering. Namun ternyata produk ini tidak membuat kering sama sekali seperti kebanyakan produk Korea yang lembut. Jadi untuk teman-teman yang membutuhkan physical exfoliator yang super super lembut, teman-teman bisa mempertimbangkan produk ini.

Setelah menggunakan poduk ini, kulit hidung memang terasa bersih dan halus. Selain itu yang saya rasakan kulit juga jadi terasa kenyal. Oiya dan wangiiii, hihihihi….

Namun untuk saya yang komedonya keras kepala seperti badak pake helm full face, produk ini kurang nendang. Komedo saya mungkin hanya merasa digelitikin sama nona charcoal gitu kali ya, biasa diamplas pake scrub yang lebih setrong soalnya. Jadi kalau merujuk pada namanya Rire All Kill, si blackhead remover ini sifatnya killing me softly gitu kata si komedo. Atau mungkin saya memang harus menggunakannya setiap hari ya?

Pros and Cons:

Pros:

  • Lembut dan tidak membuat kulit kering, malah ikut melembabkan menurut saya.
  • Baunya juga enak dan menenangkan.
  • Bentuknya kecil jadi travel friendly banget.
  • Penggunaannya praktis dan bersih.

Cons:

  • Kurang “keras” dan kurang cepat untuk menghilangkan komedo yang membandel.

Rating: 3/5

Repurchase? I think No.

Availability & Where to Buy: http://bbcosmetic.com/

Harga: $ 9.99 tapi pas diskon bisa jadi $ 6.99 atau sekitar Rp 90.000,00

Okeee…. Sekian review dari saya, semoga bermanfaat. Saya masih bakal terus nyari produk pembersih komedo nih sepertinya. Apakah ada rekomendasi dari teman-teman? Feel free buat ngasih insight tentang blackhead remover di komen ya, terutama kalau ada yang lokal. Thankyuuuu ūüôā

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!