Di Rumah Saja Dandan? Yay or Nay? (Review Nyx Lipstick dan Nyx BB Cream di Kulit Sawo Matang)

nyx lipstick

Di rumah aja ngapain dandan? Mari kita kenakan baju kebesaran (baju kegedean) para ibu yaituuuuu DASTERRRR!!!

Hayooo siapa yang suka dasteran ria, ayo ngacuuuunggg!

Saya tidak. Memakai daster membuat bagian bawah tubuh saya terlalau semriwing, takut masuk angin. Lagipula daster gampang bolong dan lusuh. Kecuali punya Sarwendah ya, dasternya kayanya ga ada yang bolong-bolong belel deh. Dan berhubung tampang saya ga cakep dibandingkan Sarwendah kemana mana, saya memutuskan untuk tidak menggunakan daster di depan suami. Nah, walaupun saya anti daster, tapi jujur saya cukup selebor masalah dandan di depan suami. Hehehe…. Jangankan dandan, mandi saja saya sulit.

Alasannya yang pertama adalah karena ribet. Kayanya ribet banget bikin alis simetris. Apalagi kadang saya lihat alis orang warnanya kok jadi merah bata kecokelatan, entah apa yang mereka lakukan. Sepertinya dandan itu tampak sulit. Yang kedua saya merasa tidak punya waktu. Daripada saya menghabiskan waktu 30 menit untuk mematut diri di depan cermin, mending saya nyiramin rumput. Biar rumput saya lebih hijau dari punya tetangga. Ya kira-kira begitulah…. Oiya alasan ketiga adalah demi pengiritan. “Beli make up kan butuh duiiit”, itu kata saya dulu. Padahal alasan sesungguhnya adalah: MALES. Ya, males aja.

Mungkin gara-garanya dulu pas jaman saya umur 2 tahun, kata mama saya, saya pernah tantrum di supermarket. Gara-garanya minta dibeliin lipstick sama mama. Terus nggak dikasih. Malah dibiarin nangis sampai guling-guling di lantai. Yah, mungkin karena itu ya saya jadi trauma ama kosmetik.

nyx lipstick

Pendapat temen-temen bagaimana tentang dandan walau cuma di rumah? Yay or Nay?

Awalnya saya nay. Namun, setelah papa mertua secara ga langsung mengritik penampilan saya, saya jadi introspeksi diri banget.

Bagaimanapun suami ya laki-laki biasa. Walaupun saya percaya pada janji pernikahan bahwa dia akan mencintai saya dalam kondisi seperti apapun. Sepertinya saya juga harus berusaha membuat kondisinya lebih menyenangkan untuk memenuhi janji tersebut. Suami akan lebih terbantu lah ya, untuk mencintai istrinya dengan sungguh-sungguh, kalau istrinya cakep. 😀 Daripada istri yang udah masak ga bisa, bawel, cengeng, jelek lagi. Saya ga bisa masak sudah dimaafkan dengan pesan katering. Saya bawel dan cengeng tertutupi sifat sabarnya suami. Lah masakan mau jelek juga. Baiklah, saya nggak boleh kebangetan.

Maka saya mulai belajar dandan. Mulai dari yang simple. Setidaknya (setelah skincare) saya mencoba belajar menggunakan BB Cream dan lipstick. Dua itu saja dulu buat saya, biar nggak terintimidasi dengan ribetnya lalu mundur teratur. BB Cream dan lipstick cukup nendang untuk mendongkrak penampilan sehari-hari sih menurut saya. Dan yang perlu digaris bawahi: ga perlu sampai lima menit makainya. Namun wajah langsung fresh.

Sekarang saya mau cerita produk BB Cream da lipstick yang baru saya miliki ya, yaitu produk-produk dari Nyx Cosmetics.

1 . Nyx BB Cream

BB Cream atau Beauty Balm Cream manfaat utamanya tentu adalah menyamarkan perbedaan warna kulit di wajah. Seperti alas bedak namun lebih ringan teksturnya. Yang saya suka dari BB Creamnya Nyx adalah ada fungsi hidrasinya. Produk ini bisa digunakan sebagai primer make up atau digunakan secara mandiri. Saya sendiri lebih suka menggunakannya secara mandiri untuk tampilan sehari-hari, ringan bok, tapi mulus….

nyx bb cream

Kulit sawo matang saya cocok dengan shade BBCR02 (natural). Hasilnya smooth seperti tidak menggunakan produk makeup serta tidak belang-belang di wajah.

2 . Nyx Lipstick

Ibarat kejatuhan durian runtuh, saya baru dapat lipstick Nyx 4 macam. 3 dari varian butter dan yang satu varian yang extra creamy sebagai berikut:

  1. Nyx Butter Lipstick BLS02 Fruit Punch (warna fuschia)
  2. Nyx Butter Lipstick BLS14 Snowcone (warna pink)
  3. Nyx Butter Lipstick BLS34 Schorching Sun (warna merah)
  4. Nyx Extra Creamy Lipstick LSS599 Fire/ Incendie (warna merah)

Berikut swatch-nya di bibir saya, semoga bisa jadi gambaran buat temen-temen yang berkulit seperti saya:

swatch nyx lipstick

Harga:

Butter lipstick nya IDR 140.000, extra creamynya sekitar IDR 150.000, BB creamnya IDR 300.000.

What I love:

  • Keempat-empatnya lembut banget di bibir saya. Saya seneng banget karena bibir saya memang cenderung kering, apalagi pas bulan puasa kaya gini kan saya juga ikut jarang minum kadang demi menghormati yang puasa. Dengan keempat lipstick ini bibir saya tetep terasa lembab dan lembut.
  • Selain lembut saya juga suka dengan hasil akhirnya.Saya bukan pecinta lipstick matte jujur saja, jadi tekstur butter lipstick dan extra creamy-nya Nyx ini saya suka. Kelihatan agak basah gitu hasilnya. Jadi kelihatan segar.
  • Nah terakhir yang saya suka adalah, dia tidak belepotan transfer kemana-mana. Transfer sedikit-sedikit si ada. Tapi nggak parah gitu. Kalau buat sun-sun dedek bayi atau sun-sun suami gitu ga nempel ke pipi (atau bibir, ehm).
  • Kalau masalah warna, sejujurnya saya tidak terbiasa dengan warna-warna cerah seperti ini. Pink, fuschia dan merah sejati. Saya biasanya pakai warna kecokelatan demi kulit saya yang sawo extra matang ini, hahaha. Jadi saya tidak menyangka bakal suka dengan warna fuschianya. Soalnya kelihatan natural dan manis bangettt :love.
  • Tekstur lipsticknya mudah di blend dengan lipstick lainnya. Rencananya yang pink mau saya eksperimen, campur dengan lipstik cokelat saya yang super flat biar kelihatan lebih fresh. Sementara dua yang merah menyala selain buat kondangan, sepertinya bisa juga dipakai kalau sedang pengen terlihat “berani” di depan suami. Hehehe…. Semoga saya cukup percaya diri ya Tuhan untuk merealisasikan yang terakhir. Hahaha….

***

Yuk ibu-ibu, ga usa ragu dandan buat suami di rumah. Mulai saja dari step yang praktis seperti yang saya lakukan. Biar kitanya juga menikmati dan ikutan happy, bukan jadi beban. Semoga dandan kita di rumah dihitung juga sebagai ibadah dan perbuatan baik kepada suami ya…. 🙂

Kalau temen-temen gimana? Di rumah saja dandan? Yay or Nay?

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Rire All Kill Blackhead Remover Stick, Stick Penghilang Komedo

rire all kill blackhead remover stick

Hai hai halo…. Setelah sekian lama, saya cerita tentang perjuangan saya menjadi ibu terus, kali ini saya mau cerita tentang perjuangan saya membasmi kejahatan komedo. Kulit saya sebenarnya normal cenderung kering, namun entah mengapa komedo di hidung saya buanyaaaak. Jadi kalau muka saya di-zoom lalu muncul seperti gundukan landak di tengah muka saya, itu hidung saya ya teman-teman. ;P Dalam perjuangan tersebut, saya mencoba-coba beberapa senjata pembersih komedo, seperti exfoliation lotion, scrub serta clay mask. Nah, yang terakhir saya coba adalah produk yang menurut saya paling unik di antara lainnya: Rire All Kill Blackhead Remover Stick. Langsung saja ya pembahasannya….

rire all kill blackhead remover stick

Kemasan:

Terbungkus kardus dengan warna hitam yang menurut saya sederhana namun cantik. Sayangnya hampir seluruh tulisannya dengan bahasa hanggeul yang saya nggak ngerti hihihi. Tapi tenang ada bagian berbahasa inggrisnya kok, yaitu ingredients dan cara pemakaian. Kemudian manufactured date dan expired date dicantumkan di bagian bawah kemasan kardus. Lama pemakaian maksimal setelah wadah dibuka adalah 6 bulan.

Untuk produknya sendiri berada di dalam tabung seperti lipstick yang dikeluarkan dengan cara diulir, pokoknya persis lipstick. Kemasan seperti ini membuat produk yang ada di dalamnya menjadi sangat steril karena tidak tersentuh tangan. Ukurannya juga mungil, cuma 10 gram. Sekali lagi, pokoknya persis sama lipstick lah. Agak gendut dikit sih, tapi beda beda tipis. Aku sih membayangkannya produk ini bakal pas banget untuk dipakai para traveler cantik (atau ganteng juga boleh deh) yang mau tetap merawat kulitnya secara rutin namun ga mau ribet.

Keterangan Produk:

Seperti disebutkan di kemasannya produk ini adalah stik untuk menghilangkan komedo (baik blackhead maupun whitehead) serta sel kulit mati. Produk ini juga bertujuan untuk membersihkan kulit dan membuat pori-pori lebih lembut (kecil). “Black head stick to remove black head, white head and dead skin cell and to make clean and smooth pores.” Itu saja yang saya pahami dari keterangan produk di kemasan, soalnya keterangan lainnya pake bahasa hanggeul. Teu ngartos abdi nyaaa….

how to

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian:

Putar ulir di bawah bagian tabung produk sehingga stick akan muncul ke atas. Oleskan atau gosok-gosokkan produk ke permukaan kulit hidung yang basah sampai produk meleleh dan membentuk krim di hidung. Lap krim tersebut dengan tisu atau bisa juga langsung dibilas dengan air.

Cara penggunaannya beneran praktis. Tangan ga kotor. Bahkan ni misalnya mau digunakan saat travelling, misal di bandara, kereta atau bahkan d toilet pesawat juga bisa, menurut saya loh…. Berhubung pengalaman LDR dulu, saya paham banget deh sama kebutuhan produk-produk kecantikan yang mungil dan mudah digunakan saat perjalanan. Jadi pas ketemu pujaan hati uda tsakeppp.

Namun, saat saya perhatikan lagi, betul tangan kita memang ga belepotan seperti jika kita menggunakan masker. Namun karena penggunaanya langsung digosok ke hidung, higienitas produknya jadi berkurang. Bisa jadi saat digosokkan ke hidung kuman di permukaan kulit hidung akan menempel di produk. Bisa diakali si dengan mengelap produk dengan tisu setelah digunakan.

Formula:

Seperti biasa, ketika mereview kosmetik saya akan mengulik masalah ingredientsnya dengan merujuk ke cosmetic-ingredient-dictionary yang ada di web Paula’s Choice (Sumber: http://www.paulaschoice.com/cosmetic-ingredient-dictionary/). Jadi saya sampaikan kalau saya bukanlah ahli kosmetologi. Saya cuma konsumen dengan tingkat kekepoan luar biasa ditambah kurang kerjaan dan punya waktu buat ngubek-ngubek sumber terpercaya (atau setidaknya yang saya percaya, hehehe). Pembahasan pada bagian formula ini murni hasil googling dari kamus ingredients Paula’s Choice yang saya sebutkan tadi.

ingredients

Nah, urutan bahan yang dicantumkan di kemasan tidak asal loh. Pencantuman ingredients itu urut berdasarkan prosentase paling besar sampai dengan yang terkecil pada produk tersebut. Untuk itu, kalau teman-teman pengen tahu bahan aktif dari suatu produk, kasih perhatian ekstra pada dua bahan teratas sampai lima bahan teratas. Berikut adalah lima bahan yang dicantumkan paling awal di produk Rire All Kill Blackhead Remover:

1. Stearic Acid

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur, pengental produk, serta pelembab. Walaupun sama-sama acid, tapi stearic acid sifatnya berbeda dengan AHA atau BHA yang terkenal efektif sebagai exfoliator. Bahan ini lebih berguna sebagai bahan yang melindungi kulit dari kekurangan air dari pada sebagai exfoliator.

2. Propylene Glycol

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur. Selain itu propylene glycol juga bersifat hydrating dan sebagai pengantar bahan aktif pada suatu kosmetik. Jadi bahan ni walaupun ada di nomor dua tapi bukan bahan aktif ya. Lalu pada kosmetik, propylene glycol juga digunakan untuk menjaga produk tidak mencair atau tidak membeku. Dalam produk ini tentulah untuk mencegah si blackhead ini mencair ya.

3. Propanediol

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai bahan yang membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, bahan ini juga menghidrasi kulit dan membuat kulit terasa lembut dan tampak dewy khas artis-artis Korea. Walaupun sekali lagi ini bukan bahan aktif untuk mengeksfoliasi namun berita bagusnya bahan ini adalah bahan yang tidak membuat iritasi.

4. Bis-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai penambah tekstur, pelembab dan sebagai cleansing agents. Horeee!!! Akhirnya pada produk pembersih komedo ini ada juga cleansing agents-nya! Hohoho…. Lumayanlah ya, proporsinya ada di nomor empat.

5. Silica

Rating bahan ini di kamus ingredient kosmetiknya Paula’s Choice: GOOD. Fungsi produk ini adalah sebagai bahan pengental, dan membantu penyerapan dari bahan lainnya.

Another Ingredients:

1,2-Hexadiol, Polysorbate 20, Bentonite, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, Charcoal Powder, Fragrance, Oryza Sativa (Rice) Extract, Glycine Soja (Soybean) Seed Extract, Sesamum Indicum (Sesame) Seed Extract, Butylene Glycol, Aloe Ferox Leaf Extract, Melaleuca Altemifolia (Tea Tree) Extract, Chamomile Recutita (Matricaria) Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Ethylhexylglycerin.

Tekstur, fragrance:

Bentuknya seperti lilin yang akan lumer ketika digosokkan ke kulit. Pada lilin tersebut terdapat bintik-bintik hitam yang saya rasa itu adalah charcoal atau karbon aktifnya. Wanginya lembut dan menenangkan. Tidak nyegrak sama sekali. Saya suka sekali, bikin merem melek di kamar mandi.tekstur

Results:

Karena saya berpikir kalau ini adalah produk physical exfoliator, saya menggunakannya seminggu sekali karena takut kulit jadi kering seperti kalau di-scrub terlalu sering. Namun ternyata produk ini tidak membuat kering sama sekali seperti kebanyakan produk Korea yang lembut. Jadi untuk teman-teman yang membutuhkan physical exfoliator yang super super lembut, teman-teman bisa mempertimbangkan produk ini.

Setelah menggunakan poduk ini, kulit hidung memang terasa bersih dan halus. Selain itu yang saya rasakan kulit juga jadi terasa kenyal. Oiya dan wangiiii, hihihihi….

Namun untuk saya yang komedonya keras kepala seperti badak pake helm full face, produk ini kurang nendang. Komedo saya mungkin hanya merasa digelitikin sama nona charcoal gitu kali ya, biasa diamplas pake scrub yang lebih setrong soalnya. Jadi kalau merujuk pada namanya Rire All Kill, si blackhead remover ini sifatnya killing me softly gitu kata si komedo. Atau mungkin saya memang harus menggunakannya setiap hari ya?

Pros and Cons:

Pros:

  • Lembut dan tidak membuat kulit kering, malah ikut melembabkan menurut saya.
  • Baunya juga enak dan menenangkan.
  • Bentuknya kecil jadi travel friendly banget.
  • Penggunaannya praktis dan bersih.

Cons:

  • Kurang “keras” dan kurang cepat untuk menghilangkan komedo yang membandel.

Rating: 3/5

Repurchase? I think No.

Availability & Where to Buy: http://bbcosmetic.com/

Harga: $ 9.99 tapi pas diskon bisa jadi $ 6.99 atau sekitar Rp 90.000,00

Okeee…. Sekian review dari saya, semoga bermanfaat. Saya masih bakal terus nyari produk pembersih komedo nih sepertinya. Apakah ada rekomendasi dari teman-teman? Feel free buat ngasih insight tentang blackhead remover di komen ya, terutama kalau ada yang lokal. Thankyuuuu 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Produk Bambi, Bambi Baby Anti Mosquito Lotion

judul bambi

Walaupun sudah menggunakan kelambu dan obat anti nyamuk di kamar, beberapa hari lalu saya menemukan pipi Gayatri bentol merah. Sepertinya karena digigit nyamuk ketika dia berada di luar kamar. Kejadian Gayatri digigit nyamuk memang sudah beberapa kali terjadi. Dan lokasi yang paling sering digigit nyamuk adalah pipi dan jidat. Mungkin karena bagian tubuh lainnya sudah terlindung dengan minyak telon yang ada kandungan anti nyamuknya ya, makanya nyamuk hobi menyasar daerah wajah. Kan daerah wajah nggak mungkin kena minyak telon.

Muka Gayatri Bentol Bentol

Muka Gayatri Bentol Bentol

Oleh karena itu, ketika situs Glamizka sedang promo produk perawatan bayi dari Bambi, salah satu produk yang saya pilih adalah Bambi Baby Anti Mosquito Lotion. Selain produk anti nyamuk tersebut saya juga mendapat produk Baby Hair and Body Bath dan Baby Shampo-nya. Nah, sekarang saya mau review produknya anti nyamuknya dulu ya. Siapa tau Nyonya-nyonya juga sedang nyari produk anti nyamuk untuk bayinya.

Keterangan Produk

Nama lengkap produknya adalah Bambi Baby Anti Mosquito Lotion for Baby. Ukuran yang saya miliki adalah 50ml dengan kemasan tube. Pada kemasannya terdapat keterangan “with Citronella Oil & Anti irritant complex”. Dilihat dari namanya saja jelas banget jika produk ini adalah produk anti nyamuk yang diformulasikan aman untuk bayi  yang menggunakan Citronella oil sebagai bahan aktif serta tambahan bahan anti iritasi yang penting bagi bayi.

produk bambi

Formula

Sebagai ibu tentu kita concern dong pada komposisi yang terdapat pada produk yang kita gunakan pada anak kita. Nah, dalam membaca komposisi produk, sebaiknya kita memperhatikan bahan-bahan yang terdapat di urutan awal komposisi produk, karena bahan tersebut adalah bahan yang paling banyak terdapat dalam produk tersebut.

Namun, sebelum saya membahas lebih lanjut, saya perlu sampaikan bahwa saya bukanlah ahli bahan kimia atau dermatologist. Saya hanya seorang ibu biasa yang kepo terhadap bahan-bahan yang ada di produk bayi, dan melakukan riset pure based on internet.

Komposisi : Purified Water, Carapa Guaianensis Seed Oil, Cymbopogon Nardus (Citronella) Oil, Cetearyl Octanoate, Decyl Cocoate, Glycerin, Cetearyl Alcohol, Polyethylene Glycol, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Oil, Propylene Glycol, Dimethicone, Glyceryl Stearate, Panthenol, Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Extract, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Methylparaben, Triethanolamine, Disodium EDTA, Propylparaben. Sumber: kemasan dan situs Bambi.

ingredients bambi

  1. Dalam Bambi Baby Anti Mosquito Lotion urutan pertama adalah purified water. Apa bedanya purified water dengan air biasa?  Purified water adalah air biasa yang telah dibersihkan dari kotoran-kotoran yang biasanya terdapat di dalam air biasa. Hal ini penting karena jika tidak disterilisasi terlebih dahulu, produk dapat terkontaminasi dengan bakteri yang dapat merusak produk atau bahkan membahayakan bagi konsumen.
  2. Bahan kedua yang terdapat dalam Bambi Baby Anti Mosquito Lotion adalah Carapa Guaianensis Seed Oil. Carapa Guaianensis Seed Oil dikenal juga dengan nama andiroba oil. Dalam kosmetik bahan ini biasanya digunakan sebagai anti-inflammatory agent dan skin conditioner. Ribuan tahun yang lalu, sebelum kosmetika modern hadir, suku-suku di Amazon biasa menggunakan minyak ini untuk merawat kulit dari peradangan, dari parasit serta untuk melindungi kulit dari serangga. Minyak ini disukai sebagai anti serangga karena sifatnya yang tidak berbau, berbeda dengan bahan natural lainnya.
  3. Bahan ketiga yang terdapat dalam Bambi Baby Anti Mosquito Lotion adalah Cymbopogon Nardus Oil. Cymbopogon Nardus Oil dikenal juga dengan nama citronella oil, di Indonesia lebih familiar lagi dengan nama minyak sereh. Kandungan terbukti efektif menjadi anti nyamuk dalam penelitian ilmiah, termasuk juga efektivitasnya dalam mengusir nyamuk Aedes Aegypti (penyebab demam berdarah dengue yang menjadi momok bagi para ibu).

Sebagaimana pada kemasannya disebutkan bahwa selain bahan aktif citronella, produk ini mengandung anti irritant complex. Dalam situs Bambi dijelaskan lebih lanjut jika anti irritant complex tersebut adalah Pro Vit B5, Liqorice dan Chamomile yang berguna untuk melindungi kulit bayi dan menyejukkan kulit kemerahan akibat iritasi ringan

Selanjutnya masih ada beberapa bahan lainnya. Namun yang paling menjadi perhatian bagi saya saat meneliti komposisi bahannya adalah adanya kandungan alkohol dan beberapa kandungan berakhiran -paraben pada produk ini. Namun setelah saya riset lagi, ternyata keduanya masih dalam batas aman bagi kulit bayi.

Alkohol yang terdapat dalam produk ini adalah Cetearyl Alcohol. Dari situs yang saya baca, cetearyl alcohol bisa dibilang bukan benar-benar alkohol. Zat ini merupakan lilin (wax) yang teremulsi yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan. Sementara untuk kandungan -paraben, hal ini sudah banyak menjadi perdebatan apakah paraben aman atau tidak. Namun banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kadar -paraben pada kosmetik aman, karena peluang untuk bisa memasuki dan terakumulasi di dalam jaringan tubuh sangat kecil. Selain itu, dosis yang digunakan dalam kosmetik biasanya juga kecil. Konsentrasi yang diijinkan maksimal adalah 0,4%. Walaupun dalam kemasan tidak menyantumkan persentase kandungan paraben saya cukup yakin aman, karena seluruh produk Bambi sudah memiliki izin Kemenkes. Oiya, selain itu sebenarnya bahan -paraben juga memiliki kegunaan sebagai pencegah pembusukan dalam produk.

Duh panjangnya bahasan tentang komposisi ini yak! 😀 Soalnya menurut saya memang penting banget untuk riset komposisi apa yang terdapat pada produk yang kita dan anak kita pakai.

Tekstur, fragrance, kemasan

Teksturnya watery cream, sehingga mudah diratakan dan hasil akhirnya tidak kesat serta tidak kering. Baunya khas bau produk yang mengandung citronella. Baunya cukup kuat, namun hilang dengan cepat. Tidak tercium bau (parfum) bayi. Kemasannya berupa tube, sehingga mudah dikeluarkan. Ketika baru pertama digunakan, tube juga tersegel, sehingga saya yakin produk yang ada di dalam kemasan aman dan steril.

tekstur bambi

Anjuran Pemakaian

Situs Bambi menganjurkan untuk menggunakan setelah mandi, dan saat beraktivitas keluar. Penggunaannya dengan mengoleskan krim pada bagian kulit yang terasa gatal dan pada bagian kulit yang ingin dilindungi dari serangga.

Karena saya hanya menggunakan produk ini di bagian wajah Gayatri, saya melakukan sedikit penyesuaian for extra cautious. Caranya: saya mengeluarkann dan mengusapkan produknya di telapak tangan saya terlebih dahulu, baru kemudian saya tap tap ringan di wajah Gayatri. Sebelum mencobanya di kulit Gayatri saya juga sudah mencobanya terlebih dahulu di kulit saya. Setelah saya yakin tidak menimbulkan iritasi di kulit saya, saya uji cobakan di kulit belakang telinga Gayatri. Setelah aman, saya baru berani menggunakannya di wajahnya.

Pros and Cons

Pro-nya: 1) efektif sebagai anti nyamuk 2) tidak menimbulkan alergi dan 3) relatif murah.

Cons-nya: Terdapat kandungan paraben, yang walaupun aman, namun memiliki reputasi yang menjadi perdebatan di mata kaum awam. Karena kan kalau buat saya sih iyes, tapi ga tau deh kalau Mas Anang…. 😛

Rating 4/5

Repurchase? Yes

Harga Rp 24.000,00

Availability & Where to Buy

Produk Bambi sudah tersedia di offline dan online store. Untuk offline, Bambi ada di gerai Birds and Bees, Watsons, Centro, Baby shops dan apotik tertentu. Nyonya-nyonya bisa cek lokasi store apa saja yang menyediakan Bambi di kota Nyonya di store location produk Bambi. Kalau saya prefer membelinya secara online, karena saya jarang ke swalayan yang ada gerai Bambinya. Saya membeli produk ini di Glamizka.com. Bagi Nyonya-nyonya yang mungkin belum familiar dengan Glamizka saya share sedikit review tentang online store satu ini yak….

glamizka[Sp.]

Glamizka.com adalah online retail store yang menjual produk kecantikan dan skincare. Produk-produk yang tersedia range-nya cukup luas dari produk lokal sampai internasional. Walaupun ada produk internasionalnya, Nyonya tidak perlu kawatir masalah ongkir karena base-nya Glamizka ada di Jakarta kok, bahkan untuk yang berlokasi di Jakarta Barat bisa COD-an.

Berikut beberapa hal yang saya suka dari online store Glamizka:

  1. Seperti yang saya sebutkan di atas, saya suka Glamizka karena base-nya di Jakarta sehingga lebih irit ongkir. Selain itu juga jadi cepat sampai paketnya. Order saya masuk di hari Senin, hari Selasa barangnya sudah sampai di rumah. Saya sampai kaget.
  2. Ada kebijakan pengembalian barang (bisa retur dalam jangka waktu 14 hari!).
  3. Customer servicenya ramah dan helpfull, mereka ready di cs@glamizka.com atau via telepon di 021 580 6293 antara jam 09.00 WIB – 16.00 WIB, Senin – Jumat.
  4. Pembayarannya mudah. Selain pembayaran dengan Mandiri Clickpay, Bank Transfer, dan COD – Cash on Delivery (untuk area Jakarta Barat), Glamizka juga bisa menggunakan kartu kredit Visa/ Mastercard. Daaaannn…. senengnya lagi pembayaran menggunakan kartu kredit relatif lebih aman karena Glamizka bekerja sama dengan Veritrans untuk menjamin keamanan informasi kartu kredit. Demi keamanan, Glamizka menyatakan bahwa pihaknya tidak mengumpulkan informasi kartu kredit customer. :love
  5. Packing-nya aman. Pengalaman membeli tiga produk perawatan bayi, packing dari Glamizka dilapis dengan kardus dan juga bubble wrap. Jadi aman, barang sampai di tangan saya dengan mulus.

Selain produk anti nyamuk, sebenarnya saya juga mencoba produk Bambi Baby Hair and Body Bath dan Bambi Baby Shampo. Tapi sepertinya review satu produknya saja sudah panjang banget ya…. Hehehehe, dua produk berikutnya akan saya review secara terpisah. Thanks for reading! 🙂

judul bambi

[Sponsored Post]

Sumber bacaan:

  • https://www.truthinaging.com/ingredients/carapa-guaianensis
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Citronella_oil
  • http://www.republika.co.id/berita/koran/dialog-jumat/14/11/07/nenhso43-hukum-alkohol-dalam-kosmetik
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Purified_water
  • http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/03/paraben-haruskah-kita-paranoid.html
Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Inspirasi Gaya Berpakaian Unik dari Para Menteri Perempuan

inspirasi gaya berpakaian menteri kabinet kerja

Gara-gara Bu Sri Mulyani dapat penghargaan sebagai Asia’s Finance Minister of The Year, saya jadi keingetan sesi acaranya Rosi (Kompas TV) dimana beliau menjadi narasumbernya. Waktu itu temanya adalah Jurus Ekonomi Sri Mulyani. Eiittt…. Jangan kabooorrr…. Saya tidak sedang ingin membahas ekonomi kok. Saya mau cerita tentang gaya berpakaian Bu Sri saat itu yang menarik perhatian saya. Kece abisssss.

Ngomongin gaya Bu Sri di acara Rosi, saya dan teman-teman kantor pernah sampai salah fokus. Yang kami bahas di grup whatsapp bukan materinya! Tapi malah bahas blazer, lipstik pink nude serta kulit sehat meronanya Bu Sri Mulyani. Hehehe…. Maap ya Buk…. Intinya, kami kagum. Beliau bekerja di sektor formal, bahkan di pemerintahan yang notabene kaku banget karena pakaian kantornya diatur,  namun, beliau bisa cari cara buat tetep tampil kece. Sukaaaak!

inspirasi gaya berpakaian menteri kabinet kerjaKemudian, akhir-akhir ini saya perhatikan, tidak hanya Bu Sri Mulyani saja yang memiliki gaya berpakaian unik. Para menteri perempuan di Kabinet Kerja Jokowi yang lain pun memiliki gaya berpakaian tak kalah uniknya. Ada yang girly abis, ada yang funky ala mama rock and roll, ada yang klasik bahkan ada pula bergaya androgini. Dan yang patut digaris bawahi, walaupun unik, mereka tetep kelihatan profesional. Berikut inspirasi gaya berpakaian  unik para menteri perempuan di kabinet kerja Jokowi, spesial buat kamu yang mau berpenampilan unik, sesuai kepribadian kamu, tapi tetep kelihatan profesional. Iya, kamu!

1. Retno Lestari Priansari Marsudi : Bandana

retno menteri luar negeri

Menteri Luar Negeri Indonesia ke-17 ini selalu berpenampilan feminin. entah karena tuntutan profesinya yang harus sering bertemu tamu kenegaran atau memang karakter ya. Beliau sering tampil menggunakan gaun batik dan kalaupun menggunakan blazer beliau selalu muncul dengan asesoris yang memancarkan aura kewanitaan. Asesoris yang kadang beliau pakai adalah bros, scarf atau kalung. Namun, jika bros, scarf dan kalung beliau pakai secara bergantian, ada satu asesoris yang hampir selalu beliau pakai dalam berbagai penampilan. Tebak apaan tuuu?

Bandana!

Yup! Dari warna netral seperti hitam dan cokelat, sampai warna hijau pupus gonjreng, pernah loh menjadi warna bandana yang Ibu Retno gunakan. Ga nyangka ya, bandana yang biasanya kelihatan informal, bisa juga nyambung di pakaian kantoran.

2. Siti Nurbaya : Boyish

siti nurbaya

Berbeda jauh dengan Ibu Retno yang sering berpenampilan feminin, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya tampaknya lebih suka bergaya maskulin. Tomboy alias androgini gitu. Kemeja, jaket atau jasnya kebanyakan berpotongan pria. Cocok dengan tugasnya sebagai menteri lingkungan hidup dan kehutanan yang sewaktu-waktu memang harus turun ke lapangan.

Buat nyonya-nyonya yang juga sering “ngantor” outdoor, pakaian kaos pria bisa jadi pilihan yang nyaman untuk dipakai. Padu padan yang cerdas diperlukan supaya selain nyaman, nyonya juga tetap kelihatan cantik. Kalau malas belanja di toko baju pria secara offline, Nyonya coba aja cari dulu di toko kaos pria online. Siapa tau ada yang cocok.

Nah kalau ngomongin penampilan menteri perempuan di Kabinet Kerja-nya pak Jokowi sepertinya ga mungkin ga membahas ibu kece yang satu ini. Yuhu, Ibu Susi Pudjiastuti.

3. Susi Pudjiastuti : Mama Rock and Roll

susi pudjiastuti menteri

Menteri Kelautan dan Perikanan yang satu ini sudah ga diragukan lagi gaya unik super nyentriknya. Selain easy going gayanya selalu sederhana dan apa adanya. Tidak dibuat-buat tapi selalu mencuri perhatian. Salah satu penampilannya yang paling menonjol adalah saat menghadiri pelantikan menteri, dimana Menteri Susi tampil anggun berkebaya dan bersanggul, tanpa kehilangan ciri khasnya; pakai kacamata hitam guede yang gaya. Penampilannya yang ga kalah asik adalah gayanya naik moge dengan kemeja flanel. Apapun gayanya satu hiasan yang selalu membersamainya: kepercayaan diri.

Nah menteri terakhir yang paling saya favoritin tentu saja adalah Bu Sri Mulyani! Hehehe, ini bukan peres, mentang-mentang saya staf di salah satu unit kementerian yang beliau pimpin ya. Tapi saya emang sukaaaakkkk banget dan kagum pada sosok wanita satu ini.

4. Sri Mulyani : Classic

sri mulyani fashionable

Apa kesan yang pertama terlintas pertama kali ketika melihat bu Ani? Pintar? Trustworthy? Tangguh? Atau malah emak-emak galak? Hihihihi…. Semuanya mungkin ya. Sekilas melihat beliau, akan meninggalkan bekas kalau kita ga bisa main-main dengan orang ini. Beruntung selera berpakaian beliau bagus. Seperti di acara Rosi’ di KompasTV yang di awal saya sebutkan, beliau memilih blazer etnic yang walaupun potongannya klasik namun tampak chic. Saya ga terbayang, jika dengan aura beliau yang begitu kukuh beliau mengenakan pakaian maskulin. Beuugghhh, bakal kelihatan serem kan ya. Catet ni tipsnya Nyah, siapa tau aura nyonya sama kaya bu Ani, jadi biarpun sangar harus tetep tampil cantik. :kiss :kiss

Saking sukanya saya sama gaya Bu Ani ini, iseng saya sempetin googling loh. Pengen beli juga blazer yang kaya Beliau pakai. Ga dapet yang sama persis T.T yaiyalah, mungkin itu blazer dia bikin ekslusif kali ya…. Tapi saya naksir satu outer tenun yang model-model etnik gitu di salah satu olshop Tokopedia yang jual blazer wanita dengan harga terbaik:

outer tenun etnik

Selain blazer bermotif etnik tadi, saya juga pernah melihat beliau mengenakan batik bermotif playful. Namun tetap saja potongan yang dipilih tetap yang klasik, tipikal beliau banget. Tips ini bisa dipakai buat nyonya yang mau tampil namun tetap profesional: jika motif atau warna pakaian yang digunakan sudah playful maka pilih potongan pakaian yang klasik. Atau kebalikannya jika potongan pakaiannya sudah playful, pilih warna pakaian yang lebih lembut.

Get Yours!

Jadi kalau mau dirangkum ada beberapa tips yang bisa diambil dari gaya berpakaian para menteri perempuan di atas:

  1. Gunakan asesoris dengan cerdik,
  2. Jangan hanya menekankan pada keunikan, tapi juga kenyamanan,
  3. Jadilah diri sendiri dan tetap percaya diri,
  4. Stay playfully classic!

Demikian inspirasi gaya berpakaian unik para menteri perempuan Kabinet Kerja Jokowi. Nah, gimana Nyah, gaya siapa yang paling menginspirasi menurut Nyonya? 🙂 Tinggalin komen yukkk….

[Sponsored Post]

Gambar dari berbagai sumber.

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Lotion

hada labo tamagohada mild peeling review

Saya mengenal produk ini pertama kali adalah dari rekomendasi teman kantor saya (sebut saja namanya Mamak Raja), ketika saya menceritakan kondisi kulit kusam saya. Dia lalu bercerita tentang rangkaian skin care yang sedang dia jalani. Salah satunya adalah tentang double toning. Dalam tahap double toning ini terdapat step exfoliation dan hydration. Menurut dia, untuk mengatasi kulit kusam saya, satu hal yang selama ini kurang saya lakukan adalah exfoliation. Sebagai newbie yang super newbie, saya selama ini tahunya exfoliation ya cuma scrubbing. Ternyata ada juga chemical exfoliation yang mana menggunakan acid toner. Nah, produk yang dia pakai adalah Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Lotion ini.

hada labo tamagohada mild peeling 1

Related artikel: urutan rangkaian perawatan skin care bisa dilihat di artikel Daily Skin Care bersama dr. Febby Karina – dokter spesialis kulit, Gisella Anastacia dan Bio Oil.

Setelah dapat rekomendasi produk ini, saya googling-googling dulu dong tentang peeling dan chemical exfoliation. Agak khawatir, karena pernah lihat kawan yang sedang menjalani proses peeling di salah satu klinik kecantikan dan wajahnya jadi merah-merah. Khawatir lagi karena kulit saya memang dasar sensitif. Saya dulu mending ga menggunakan produk perawatan wajah apapun daripada alergi. Cuma ternyata seiring bertambahnya usia, ga mungkin lagi kaya gitu. Harus uda perawatan. Hasil googling memberikan kabar baik bahwa acid toner ini aman digunakan untuk pemula. Horeeee!!!

Kabar buruknya, produk ini belum ada di Indonesia. Duh…. Untungnya Mamaknya Raja nawarin saya untuk sharing jar yang dia punya gitu. Paroan. Sayang banget deh sama Mamak Raja. :kiss :kiss Berkat dia, saya jadi nyicip ni acid toner dan jatuh cinta. Sekarang uda repurchased lagi…. 🙂

Nah, berhubung saya newbie, dan bukan dokter atau beauty specialist, saya ga bakal bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terlalu expert ya. Daripada sesat di jalan, hehehe…. Untuk yang newbie juga di dunia per-acid-toner-an, semoga review saya ini bermanfaat yaaa….

Keterangan Produk

Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Lotion adalah skin care yang dikembangkan oleh Rohto Pharmaceuticall Co. Japan dan The Mentholatum Co. Walaupun bernama lotion, namun produk ini bukanlah lotion seperti yang umumnya dikenal oleh orang Indonesia yang berbentuk creamy. Tekstur produk ini berbentuk seperti air biasa dan tanpa bau/ pewangi.

Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Lotion adalah chemical exfoliator yang seperti namanya “mild“, disebut-sebut tidak sekeras acid toner lain oleh para beauty enthusiast. Produk ini sendiri adalah acid toner pertama yang saya gunakan.

hada labo tamagohada mild peeling 2

Kemasan

Botol plastik ukuran 170 ml, guedeee bingit sehingga tidak travel friendly.  Hanya saja karena ini jenis produk yang tidak bakal saya bawa jalan-jalan, jadi bisa dimaafkan. Tutup botolnya flip flop membuat agak sulit mengontrol cairan yang keluar dari botol.

Formula

Water, Gluconic Acid, Pentylene Glycol, Butylene Glycol, Tranexamic Acid, Polyquartenium-51, Sodium Metabisulfite.

Key ingredient-nya adalah gluconic acid, asam organik dari madu dan buah-buahan yang dapat membantu untuk melembutkan dan menghilangkan lapisan atas kulit mati sehingga memudahkan kulit untuk menyerap nutrisi. Bahan tersebut juga dipercaya dapat meremajakan kulit, membuat kulit menjadi lebih sehat dan bercahaya.

Kegunaaan

Hada Labo Mild Peeling Lotion berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori, dan membantu meratakan warna kulit. Sebagai exfoliator, produk ini diklaim dapat menghilangkan kekusaman kulit seiring hilangnya tumpukan sel kulit mati dan membuat kulit  tampak lebih bercahaya.

hada labo tamagohada mild peeling 3

Anjuran Pemakaian

Pada kemasan dinyataan bahwa produk ini digunakan setelah tahap cleansing. Digunakan dengan cara dituang di kapas dan diusapkan secara lembut ke wajah (hindari area mata) dan leher. Ada yang menggunakan produk ini dengan tidak menggunakan kapas, melainkan hanya dengan ditepuk-tepuk menggunakan tangan. Saya sendiri prefer dengan kapas untuk membantu proses exfoliating, karena sel kulit mati yang tersisa akan menempel di kapas. Cuma memang jadi lebih borooooosss…. Hiks….

Sejak penggunaan pertama, saya tidak mengalami rasa cekat cekit atau iritasi. Tidak ditemukan juga kemerahan di wajah. Produk ini dinyatakan bisa digunakan dua kali sehari. Namun, karena saya khawatir membuat kulit saya kering, saya membatasi untuk menggunakan produk ini sekali sehari pada saat malam hari. Penggunaan di pagi/ siang diwajibkan menggunakan sun screen ya. Selain itu, setelah menggunakan Hada Labo Mild Peeling Lotion sebagai exfoliating toner, saya menggunakan hydrating toner dan atau moisturiser agar kulit tidak menjadi kering.

Results

Produk ini tidak membuat daki-daki wajah runtuh seketika (seperti peeling The Body Shop). Namun setelah cleansing pun, saya bisa menemukan kapas saya berwarna cokelat keabu-abuan yang saya rasa adalah lapisan teratas sel kulit mati yang luruh akibat produk ini. Produk ini tidak membuat kulit saya menjadi kering, dengan catatan saya hanya menggunakan produk ini sehari sekali dan menggunakan pelembab setelahnya. Hasil demikian mungkin akan berbeda-beda di setiap kondisi kulit ya.

Saya tidak melihat perubahan instan yang terjadi, namanya juga mild yak…. Namun saya merasakan produk ini berkerja dengan baik bersama-sama dengan rangkaian skin care lain yang saya pakai. Sebelumnya mengenal produk ini, saya menggunakan perawatan kulit tanpa melakukan toning terlebih dahulu. Jika dibandingkan, hasilnya jauh lebih baik setelah menggunakan produk ini. Jadi berasa lebih kenyel-kenyel dan terlihat sehat gitu, tidak kusam lagi. Jadi saya berpendapat produk ini bekerja membuat kulit kita siap menerima produk skin care setelahnya.

Pros and Cons

Pros: produknya lembut, tidak membuat iritasi, harganya relatif terjangkau untuk ukuran acid toner, efektif mengangkat sel kulit mati dan membuat kinerja skin care lain yang di pakai setelahnya lebih baik.

Cons: hasilnya ga instan (buat yang butuh kinclong cepet, mungkin terasa lama), produk tidak tersedia di Indonesia.

Rating: 4,8/5

Repurchase? Maybe.

Availability & Where to Buy

Belum ada di Indonesia, harus PO dulu di online shop atau titip temen yang mau ke Malaysia atau Singapura (siapa tahu mereka mau mampir ke Guardian atau Watson di sono). Entah mengapa Hada Labo tidak memasukkan produk ini ke Indonesia. Seri Tamagohada yang ada di Indonesia, setahu saya hanya facewash-nya saja.

Harga

Saya cek di Female Daily harganya 190 ribu per 170 ml. Di IG saya cari dengan hashtag #tamagohada harganya sekitar 225 ribu. Kalau dibandingkan dengan varian Hada Labo lainnya yang beredar di Indonesia seperti  Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion yang harganya 30 ribuan, jadi kerasa mahal yak. Tapi kalau dibandingkan dengan produk acid toner lain, sepertinya produk ini termasuk yang murah meriah tapi berkualitas bagus. CMIIW.

Adakah yang mau share tentang pengalamannya menggunakan Acid Toner? Merk apa yang dipakai dan bagaimana result-nya? Feel free to comment yak 🙂 Thankyuuu

hada labo tamagohada mild peeling review

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter

the body shop camomile sumptuous cleansing butter

Produk The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter ini saya beli di awal tahun 2016, dan baru mulai saya pakai di akhir tahun 2016. Saya sukaaaaa produk ini karena selain membersihkan dengan optimal, rasanya juga lembut dan nyaman di kulit. Saya baru kepikiran untuk bikin reviewnya setelah baca artikel Female Daily kalau produk ini termasuk salah satu dari tiga produk first cleanser bagus terfavorit tahun 2016. Karena di FD belum ada reviewnya, saya harap review ini akan bermanfaat untuk yang penasaran dengan produk ini.

the body shop camomile sumptuous cleansing butter 1

Keterangan Produk

Produk Camomile Sumptuous Cleansing Butter ini merupakan produk dari brand tersohor The Body Shop. Walaupun ada embel-embel butter, teksturnya tidak seperti body butter-nya TBS. Bentuknya malah seperti lilin, yang uniknya akan meleleh ketika kita oleskan di wajah. Lumer bersama makeup dan kotoran di wajah. Saat lumer ini teksturnya seperti butter (bukan body butter, tapi butter beneran yang biasa dimakan). Wanginya lembut dan cukup bikin rileks.

Kemasan:

Menggunakan jar gepeng dari alumunium dengan ukuran 90 ml. Produk ini tidak menyediakan spatula dalam kemasan, untuk itu saya menyarankan untuk menyediakan sendok kecil atau menggunakan stik eskrim saat mengambil produk dari jar-nya tetap higienis. Saya pernah menggunakan tangan, dan mengambil kedua kali dengan tangan, dan jadi disaster. Hehehe, beberapa bagian lumer dan jadi kelihatan kotor. Sayanya ceroboh sih T.T

the body shop camomile sumptuous cleansing butter 2

Formula:

Ethylhexyl Palmitate (Skin Conditioning Agent), Synthetic Wax (Binder/Emollient), PEG-20 Glyceryl Triisostearate (Skin Conditioning Agent), Olea Europaea Fruit Oil/Olea Europaea (Olive) Fruit Oil (Emollient), Butyrospermum Parkii Butter/Butyrospermum Parkii (Shea) Butter (Skin Conditioning Agent – Emollient), Caprylyl Glycol (Skin Conditioning Agent), Tocopherol (Antioxidant), Parfum/Fragrance (Fragrance), Aqua/Water (Solvent/Diluent), Linalool (Fragrance Ingredient), Limonene (Fragrance Ingredient), Helianthus Annuus Seed Oil/Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil (Emollient), Anthemis Nobilis Flower Extract (Natural Additive), Citric Acid (pH Adjuster).

FYI, kalau teman-teman penasaran nyari bahan camomile di daftar ingredientsnya, anthemis nobilis flower extract yang disebutkan kedua dari terakhir itulah camomile. Yang patut digaris bawahi: produk ini bebas mineral oil dan paraben.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian:

Web TBS menyatakan bahwa produk ini ditujukan untuk semua jenis kulit, bahkan untuk kulit sensitif dan pengguna soft lenses. Cara menggunakannya adalah dengan mengambil produk kurang lebih sebanyak satu ruas jari kelingking dan meratakannya di wajah yang kering (ber-make up maupun tidak). Setelah diratakan di wajah, maka tekstur produk yang awalnya seperti lilin akan berubah menjadi butter. Bersihkan dengan air hangat atau dengan wash lap untuk hasil yang lebih baik.

Saat meratakan produk di wajah, saya suka sambil dipijat lembut. Rasanya rileks dan enak banget, karena wanginya yang lembut dan tidak menyengat. Namun, jika digunakan untuk membersihkan make-up, sebaiknya dilakukan dengan cepat jangan sampai butter yang telah bercampur dengan make up mengering lagi di wajah. Kan malah jadi cemong, hehehe. Untuk yang suka double cleansing, produk ini bisa dijadikan first cleanser.

Results:

Kulit saya bertipe kombinasi. Secara umum saya puas dengan produk ini, karena tidak membuat kulit saya yang kering semakin kering dan daerah T yang berminyak pun tidak semakin berminyak. TBS tidak mengklaim bahwa produk ini bisa digunakan untuk membersihkan make up waterproof, namun beberapa review menyatakan bisa, dan memang benar. Saya mencoba membersihkan maskara waterproof dengan produk ini dan hasilnya sbb:

the body shop camomile sumptuous cleansing butter 3

Pros and Cons:

Pros: Membersihkan dengan baik, produknya lembut cocok untuk kulit saya yang bertipe kombinasi dan cenderung sensitif, bisa membersihkan make up waterproof, wanginya enak.

Cons: Kurang cocok digunakan saat travelling karena harus sedia air hangat atau washlap, kemasannya tidak menyertakan spatula, harganya cukup pricey untuk produk cleansing.

Related article : Produk first cleanser lain yang pernah aku review adalah Garnier Micellar Water.

Rating: 4/5

Repurchase? No.

Availability & Where to Buy:

Counter TBS, website TBS. Aku sendiri membelinya di counter warehouse The Body Shop yang letaknya di Bintaro, karena di situ sering banget ada diskon yang lebih gede dari counter lain. Hehehe. Hidup diskon!

Harga:

Saya cukup lama belinya, jadi harga di kemasan masih harga lama yaitu Rp 139.000,00. Saya membelinya saat diskon kurang lebih 30% jadi harganya sekitar Rp 97.000,00. Kalau tidak salah harga-nya sekarang adalah Rp 199.000,00 untuk ukuran 90ml.

Kalau produk cleansing kamu apa? Boleh dong sharing di komen 🙂

the body shop camomile sumptuous cleansing butter

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Review Redwin Sorbolene Moisturiser untuk Kulit Kering dan Sensitif (First Impression)

redwin sorbolene moisturiser untuk kuit kering dan sensitif

Bulan Januari 2017 adalah bulan yang cukup “menyiksa” untuk saya, terutama untuk masalah kulit. Cuaca yang panas dan lembab bahkan sempat membuat beberapa bagian tubuh saya mengalami beruntusan karena biang keringat. Ditambah hamil besar, rasanya badan jadi tidak nyaman sekali. Gerah, panas dan gatal. Karena hal tersebut, saya akhirnya menghentikan semua pemakaian lotion dan mulai menggunakan cairan antiseptik serta krim kaladin selama beberapa hari untuk menyembuhkan rasa gatal tersebut. Setelah sembuh, sayangnya kulit saya jadi bertambah kering.

redwin sorbolene moisturiser untuk kuit kering dan sensitif

Sebenarnya saya sudah memiliki produk favorit untuk kulit kering saya. Beberapa malah, hehehe, karena saya memang suka coba-coba. Ada yang super kental seperti body butter ada yang encer juga seperti aloe gel. Namun, untuk mencoba membuat kulit saya kembali lembut, saat ini saya mencoba produk lotion dengan sorbolene. Ini adalah produk sorbolene pertama yang saya coba. Saya cukup excited ketika mencobanya apalagi beberapa cerita dari beberapa blogger yang saya baca meyakinkan saya bahwa produk ini akan mengatasi masalah kulit kering saya.

Saya baru mencoba produk ini beberapa hari ya, maka dari itu judul review yang saya buat saya beri embel-embel first impression. Namun ada beberapa info yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi yang juga penasaran dengan produk ini ya.

Keterangan Produk

Produk yang saya coba adalah Redwin Sorbolene Moisturiser Restoring dengan Vitamin E. Pada kemasannya dinyatakan bahwa produk ini adalah produk unggulan dari Australia.

redwin sorbolene

Kemasan

Di Indonesia tersedia dalam dua ukuran yaitu 100 ml dan 500 ml. Yang saya miliki adalah yang berukuran 100 ml. Ukuran 100 ml cukup ringan untuk dibawa ke dalam tas. Namun, apabila ingin lebih praktis, lotion tersebut bisa dimasukkan ke dalam botol (travelsize bottle) yang lebih kecil yang sering dijual di toko-toko stationery.

Formula

Air, Glycerin, Sorbitol, Stearic Acid, Mineral Oil, Cetearyl Alcohol, Triticium Vulgare (Wheat) Germ Oil, Tetrasodium ETA, ppG-2 Methyl Ether, Triethanolamine, Imidazolidinyl Urea, Chloroacetamide, p-Chloro-m-Cresol, Sodium Benzoate, Linalool.

Dalam keterangan yang tercantum dalam kemasan, produk ini paraben free. Vitamin E dikandung produk ini diperoleh dari minyak biji gandum. Vitamin E dikenal akan keunggulannya dalam menyembuhkan, menenangkan dan menutrisi kulit yang kering, kasar, pecah dan terkelupas. Sementara Gliserin dan Sorbitol berperan penting dalam mempertahankan kelembaban alami kulit sehingga kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian

Pada kemasan dinyatakan bahwa Redwin Sorbolene Moisturiser dapat digunakan di seluruh tubuh dengan berbagai macam manfaat. Namun, produk ini tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai pelembab wajah. Klaim kegunaannya adalah sebagai berikut:

  1. untuk tangan,
  2. ruam popok bagi bayi,
  3. dapat digunakan sebagai shaving cream pada kaki, ketiak dan wajah,
  4. makeup remover.

Penggunaannya sebagai pelembab tubuh dilakukan dengan mengoleskan produk ini sedikit kemudian meratakannya sampai terserap. Apabila menginginkan kelembaban ekstra maka produk dapat dioleskan dan diratakan kembali untuk kedua kalinya sampai terserap sempurna.

fungsi redwin sorbolene

Yang menjadi agak unik menurut saya adalah poin kegunaan terakhir yang dinyatakan oleh Redwin; yaitu: Makeover Removal. Saya menyimpulkan produk ini bisa digunakan di wajah sebagai makeup remover tapi tidak dianjurkan sebagai pelembab wajah. Saya belum menemukan apa alasannya. Penasaran, saya coba saya produk ini sebagai makeup remover. Proses pembersihan makeup menggunakan Redwin sama saja dengan dengan menggunakan susu pembersih sebagai berikut:

Saat saya menggunakan produk ini untuk menghapus swatch lipstick, saya mengeluarkan produk secukupnya kemudian memijat-mijat lembut dengan arah memutar di lokasi yang perlu dibersihkan. Setelah itu, saya mencoba menghapusnya dengan kapas. Perlu beberapa kali usap agar lipstick yang saya swatch tersebut dapat hilang. Percobaan pertama masih meninggalkan sedikit stain dari lipstick. Agar lebih maksimal, saya ulang kembali tahapannya dari awal.

Kesimpulan yang saya dapatkan, saya lebih puas menggunakan produk ini sebagai pelembab kulit daripada sebagai makeup remover. Namun, bagi pengguna makeup tipis sehari-hari yang menyukai pembersih makeup yang lembut, produk ini masih cukup layak untuk dipertimbangkan sebagai first cleanser.

Artikel terkait review produk yang dapat digunakan sebagai first cleanser: The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter dan Garnier Micellar Cleansing Water.

Fragrance

Redwin Indonesia menyatakan bahwa produk ini tidak mengandung pengharum tambahan. Saya mengapresiasi langkah ini, karena tambahan pengharum memang sebenarnya tidak diperlukan bahkan untuk kulit sensitif, terkadang bahan tambahan seperti pengharum inilah yang membuat alergi. Namun, bukan berarti produk ini tidak berbau sama sekali. Saya mencium sedikit bau seperti obat yang samar-samar, yang saya duga berasal dari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Tidak cukup kuat, namun perlu waktu untuk membiasakan diri dengan bau tersebut.

Tekstur

Jika dibandingkan dengan body butter tentu produk ini lebih encer sehingga lebih mudah menyerap. Namun, teksturnya lebih kental dari gel. Untuk cuaca yang sedang panas-panasnya seberti beberapa hari terakhir ini, saya lebih suka menggunakan Redwin Sorbolene Moisturiser ini dibandingkan dengan body butter, karena tidak membuat kulit lengket. Cukup membuat lembab dan membuat kulit terhidrasi namun tidak sampai membuat saya kegerahan. Tingkat kelembaban yang didapatkan juga lebih tinggi dibandingkan dengan aloe gel yang biasa saya pakai. Sehingga masih cukup bagus untuk mempertahankan kelembutan kulit di ruangan ber-AC.

penggunaan redwin sorbolenePros and Cons

Pros: Terbukti dapat melebutkan dan melembabkan kulit, tidak menimbulkan iritasi, paraben free, bisa multifungsi sehingga cocok dibawa berpergian bersama dengan keluarga.

Cons: Baunya seperti obat, harganya cukup mahal, masih meninggalkan stain saat digunakan untuk menghapus makeup.

Rating

Saya memberikan nilai 4 dari 5 untuk produk ini sebagai pelembab tubuh karena terbukti membuat kulit sehat dan lembut dengan redwin sorbolene moisturiser, dan nilai 3,5 dari 5 untuk produk ini sebagai makeup remover. Jadi rata-rata nilainya 3,75 dari 5.

Harga

100 ml (Rp. 75.000) dan 500ml (Rp. 165.000)

Availability & Where to Buy

penjual redwin sorbolene

Demikian review saya tentang produk Redwin Sorbolene Moisturiser. Info lebih lanjut tentang produk Redwin Sorbolene lain dapat dilihat pada: https://www.facebook.com/RedwinIndonesia/

Semoga review ini bermanfaat ya! Terimakasih sudah berkunjung! 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Tahapan Facial di Rumah, Extra: Review The Body Shop Himalayan Charcoal Mask

judul-facial

Weekend pertama di tahun 2017 yeeeee!!!! Siapa ini yang punya resolusi #menujukinclong di tahun 2017? Yuk mari merapat, karena nyonyamalas mau bikin artikel tentang tahapan facial di rumah. Yang uda berkeluarga, bisa banget loh dipraktekin bareng suami, atau anak gadisnya, as a quality time together. Jadi sambil menyelam minum banyak air. Kece-nya dapet, bonding dengan anggota keluarga tercipta, trus irit lagiiiii…. Hihihi…. Poin pengiritannya mohon ditekankan ya Nyonya-nyonya….

Buat yang mau liburan di luar rumah bisa cus ke blogpost yang lain ini ya: Tips Berwisata ke Taman Safari Bogor

Sesuai dengan judulnya, artikel ini bakal bahas tahapan facial di rumah, tahapannya saya contek dari tahap-tahap yang biasa saya alami di salon kalo facial yak…. Mungkin bukan best experience. Just share apa yang pernah saya alami saja. Feel free untuk kasih saran atau masukan di komen, tapi jangan konsultasi yak, soalnya saya bukan expert di bidang kecantikan. Tar sesat loh…. Hihihi…. Selain tahapan, saya juga mau share review (first impression) salah satu produk yang saya pakai di tahapan masking, yaitu The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask. Kenapa  kok cuma produk ini yang saya review di sini? Karena ini produk emang lagi hype banget yak…. Banyak yang bilang kalo produk ini bagus. Jadi kayanya bakal bermanfaat kalo saya sharing juga di sini sekalian. Produk lainnya bakal saya coba review di artikel berbeda supaya tidak kepanjangan.

Oke, untuk artikel kali ini kebetulan yang saya abadikan adalah pas nge-facial suami saya. Kondisi kulitnya: berminyak, pori-pori besar serta komedoan di wilayah hidung dan sekitarnya. Produk yang saya pakai:

  1. The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter
  2. Peeling Mundisari Mustika Ratu
  3. The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask

Tambahannya saya menggunakan Hada Labo Mild Peeling Lotion dan Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion.

peralatan-facial-di-rumah

Sementara alat/ bahan lain yang digunakan adalah:

  1. Waslap/ handuk kecil
  2. Pinset komedo
  3. Air hangat

Tahapan facial di rumah:

1 . Membersihkan Wajah

Pertama yang saya lakukan adalah membersihkan wajah suami dengan The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter. Tekstur The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter ketika masih di wadahnya berbentuk seperti mentega. Saya aplikasikan langsung di wajah dan leher Tuan Besar dengan mengusap-usapkannya ke seluruh permukaan kulit dengan gerakan memijat sampai “mentega”nya meleleh. Setelah itu saya lap dengan waslap/ handuk yang telah dibasahi dengan air hangat.

tahap-satu-cleansing

Tujuan step ini adalah untuk membersihkan wajah dari keringat, kotoran serta debu yang masih menempel di permukaan kulit. Oiya, pembersih yang digunakan bisa menggunakan produk cleansing apa saja yang ada di rumah ya. Bisa menggunakan facial wash atau milk cleanser, dll, yang penting sesuai dengan jenis kulit kamu masing-masing.

2 . Scrubbing

Tahap kedua adalah scrubbing, yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati. Di tahap ini saya menggunakan Peeling Mundisari Mustika Ratu. Aturan pemakaian menyebutkan bahwa cara pemakaian peeling ini adalah dengan mengoleskannya di seluruh bagian wajah dan leher (kecuali daerah mata) dan menggosoknya perlahan ketika produk telah setengah kering. Berbeda dengan aturan tersebut, saya langsung memijat secara perlahan dan lembut produk tersebut di wajah dan leher seketika ketika produk masih basah. Setelah proses pemijatan tersebut selesai, produk scrub di wajah dibersihkan dengan air. Oiya, alasan saya memijat prosuk saat masih basah adalah karena jika ditunggu sampai setengah kering, produk ini akan terasa kasar. Dan ketika digosok ke wajah akan terasa sedikit pedih.

Lagipula Tuan Besar bisa mencak-mencak kalau agak lamaan nunggu kering. Hihihi…. Ga betahan.

tahap-scrubbing

Jika memang tidak tersedia produk face scrub atau peeling di rumah, kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan dapur seperti oatmeal, kopi, yoghurt dll. Bahkan saya pernah membaca bahwa garam dan gula pasir juga dapat digunakan sebagai scrub. Namun untuk dua bahan terakhir saya kawatir teksturnya terlalu kasar dan akan membuat iritasi. Bagaimana menurut kamu?

3 . Membuka pori-pori

Kalau di salon proses membuka pori-pori ini dilakukan dengan pakai uap yak. Pakai alat yang mengeluarkan uap hangat yang kemudian di semprotkan ke arah wajah selama beberapa lama. Di rumah kita bisa juga sih melakukannya dengan menggunakan air panas dalam baskom kemudian mengarahkan wajah kita di atas baskom dan menutupi kepala dengan handuk, agar uap terkurung di antara handuk dan baskom. Namun, lagi-lagi karena suami ga mau repot-repot demikian, proses membuka pori-pori hanya saya lakukan dengan melap wajah dengan air hangat.

membuka-pori-pori

4 . Mencet komedo

Memencet komedo di wajah suami adalah tahapan yang paling saya sukai. Tapi tahap yang paling dia benci. Tentu saja. Hihihi…. Saya menggunakan alat bantu pinset komedo yang dari besi untuk memencet komedo di sekitar hidung suami. Tidak seluruh komedo saya pencetin sih. Biasanya hanya yang sudah nongol karena tahap pembersihan sebelumnya. Ditandai dengan warna putih atau kekuningan yang muncul di permukaan hidung. Seperti nantangin, nah yang kaya gitu itu yang saya pencet. Yang masih mumpet malu-malu biasanya saya biarkan.

Pastikan tangan dan alat bantu bersih ya, supaya tidak terjadi infeksi atau malah menimbulkan masalah baru seperti jerawat. Ga mau kan alih-alih hidung bebas komedo, hidung malah jadi jerawatan karena proses pemencetan komedo yang penuh bakteri. Untuk temen-temen penganut anti pemencetan komedo garis keras, tahap ini boleh diskip.

Setelah proses pemencetan komedo jangan lupa, lap wajah lagi dengan air ya, supaya kembali bersih.

5 . Masking

Proses pemaskeran bermanfaat untuk menutrisi wajah dan fungsi lain sesuai dengan masker yang digunakan. Jadi penting banget bagi teman-teman untuk memperhatikan kondisi kulit, kebutuhan apa yang sedang dialami oleh kulit wajah teman-teman. Kondisi dan kebutuhan tersebut harus singkron dengan masker yang akan digunakan. Bahkan jika memang diperlukan, teman-teman bisa melakukan multi masking dalam satu wajah. Seperti juga proses scrubbing, jika teman-teman menyukai masker dari bahan alami, feel free untuk membuatnya sendiri ya. Saya prefer menggunakan masker di bawah ini karena memang kebutuhan wajah suami khusus (baca: agak parah :P).

tahap-masking

Kali ini saya menggunakan masker The Body Shop (TBS) Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask untuk perawatan wajah Tuan Besar. Masker ini dinyatakan oleh TBS sebagai masker yang mampu menarik kotoran dari kulit dan menyamarkan pori-pori wajah. Ketika membaca penjelasannya di laman TBS, saya langsung GR kalau masker ini seperti sengaja diciptakan untuk wajah suami saya.

TBS menganjurkan untuk mengoleskan masker ini dengan kuas. Tapi ye kan eike kaga punya kuas khusus masker. Dan berhubung alasan pengiritan, maka saya menggunakan tangan untuk mengoleskan masker ini di wajah suami saya. Ngolesnya tipis-tipis. Sebelumnya tentu sudah memastikan tangan saya bersih yaaaa…. Setelah kering sekitar 5-10 menit, saya lap wajah suami dengan handuk yang telah dibasahi air hangat sampai bersih. Masker ini cepat kering euy, suami saya senang karena sebelumnya saya pernah kasih dia masker yang keringnya seabad menurut dia.

6 . Menutup pori-pori

Tahap terakhir dari sesi facial di rumah ini adalah menutup pori-pori. Saya menggunakan produk Hada Labo Mild Peeling Lotion (exfoliate toner) disusul Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion (hydration toner) untuk menutup pori-pori. Teman-teman bisa juga menggunakan batu es yang dikompreskan ke wajah untuk melakukan proses ini.

Demikian tahapan facial di rumah yang saya lakukan bareng suami. Buat yang uda penasaran banget sama masker yang saya gunakan berikut adalah review first impression-nya.

😉 Hope you enjoy it!

the-body-shop-himalayan-charcoal-mask

Extra: Review First Impression

The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask

Keterangan Produk: Masker ini merupakan bagian dari rangkaian The Body Shop Superfood Face Mask yang mengusung tema multi masking. Varian yang lain yang penggunaannya dapat dikombinasikan adalah: Chinese Ginseng & Rice Clarifying Polishing Mask, British Rose Fresh Plumping Mask, Amazonian Acai Energising Radiance Mask dan Ethopian Honey Deep Nourising Mask.

Kemasan: Produk ini diperjualbelikan dalam bentuk jar ukuran 75 gram tanpa ada spatula dan kuas. Saya sendiri mendapatkan free sampel-nya dari TBS beauty class yang saya ikuti dengan ukuran 5 ml. For your info, sampel-nya ini tidak diperjualbelikan.

Formula: Produk mengandung bamboo charcoal, green tea leaves dan organic tea tree oil. Selain itu, just in case you concern, produk ini tidak mengandung parabens, paraffin, silicone atau mineral oil. Dan seperti produk TBS lainnya, 100% vegan.

tekstur-the-body-shop-himalayan-charcoal-mask

Teksturnya: Namanya juga clay mask, warnanya abu-abu kehijauan seperti tanah liat. Teksturnya seperti lumpur, atau bagi yang belum pernah menyentuh lumpur padanannya kira-kira seperti bubur bayi. Di dalam masker terdapat bercak-bercak hitam yang saya duga adalah bahan bamboo charcoal-nya. Ketika kering, warna masker menjadi abu-abu muda.

Fragrance: Varian Himalayan Charcoalnya baunya seperti jamu, hehehe…. Suami saya yang agak peka dengan bau-bau-an awalnya protes. Namun, sebenarnya baunya tidak terlalu menyengat. Untuk yang biasa berkelidan dengan jamu seperti saya, baunya samar-samar seperti bau parem kocok atau lulur kocok.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian: Keterangannya sih masker ini ditujukan untuk kulit yang membutuhkan ekstra purification. Bermanfaat untuk menyerap minyak berlebih. Beberapa review yang saya baca menyatakan bahwa masker ini bagus untuk kulit wajah yang berminyak dan berjerawat. Mangkanya untuk suami saya saya gunakan full face, karena seluruh permukaan wajahnya kilang minyak. Untuk penggunaannya dalam multi masking pada kulit kombinasi, better digunakan hanya pada bagian wajah yang memiliki minyak berlebih seperti di daerah T dan dagu.

Results: Ketika masker diaplikasikan di wajah, Tuan Besar bilang rasanya agak perih kecil-kecil gitu. Definisi yang aneh ya? (((perih kecil-kecil))). Sensasi gelitik (tingling) gitu kali ya. Saya menanyakan yang terasa gelitik di bagian bekas pencetan komedo atau seluruh wajah, Tuan Besar menjawab seluruh wajah. Tidak panas dan rasa perih kecil-kecilnya hilang dengan cepat. Tapi tidak terlalu jadi masalah sih, kata dia. Sesaat setelah masker dibersihkan wajah terasa enteng, fresh dan bersih. Wajah suami memang jadi lebih keliatan matte sih sampai malam. Namun, pori-pori masih kelihatan gede walaupun memang lebih ringkas dari yang sebelumnya super gede. Hehehe, yaiyalah, ga mungkin juga langsung ilang.

masker-the-body-shop-super-food-himalayan-charcoal

Pros and Cons: Effeknya wajah terlihat matte tapi lembut tidak kering, langsung keliatan really works dari pertama pemakaian. Cuman belum bisa komentar banyak, karena baru pertama kali banget nyobanya. Kekurangannya di fragrance dan harga yang lumayan mahal untuk saya yang emang rada pelit ini.

Rating: 5/5

Repurchase? Yes! Saya mengusulkan ke suami untuk repurchased si Himalayan Charcoal lagi buat dia. Cuma dianya ga respon apa-apa. Nolak kagak, nerima kagak. Hehehe…. Ya udin…. Saya sendiri tertarik untuk coba varian lainnya. Kali ini buat saya, bukan buat suami, hihihi….

Availability & Where to Buy: Kalau di Jakarta (((the perks of living in Jekardah))) produk ini mudah sekali ditemukan di counter-counter The Body Shop. Kalau teman-teman yang di luar Jakarta gimana? Denger-denger pas akhir tahun kemarin produk ini susah di dapat. Oiya, produk ini juga available di webnya TBS.

Harga: Rp 329.000,00/ jar/ varian 75 gram.

judul-facial

Oke, inilah akhir dari artikel ini, panjang juga ya bok, hihihi…. Ada beberapa produk yang disebutkan di atas yang sudah saya review sbb:

  1. The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter
  2. Peeling Mundisari Mustika Ratu
  3. Hada Labo Mild Peeling Lotion atau
  4. Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion.

Thank you uda mampir…. 🙂 Semoga bermanfaat yaaaa….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Daily Skin-Hair-Body Care Menggunakan Bio Oil

daily-skin-hair-body-care-menggunakan-bio-oil

Nyonya-nyonya pasti sudah banyak yang tahu kegunaan Bio Oil yang pokok: mengatasi masalah kulit seperti stretchmarks, scars, uneven tone, tanda penuaan dan kulit kering. Sebelumnya saya juga pernah membuat artikel tentang pengalaman saya menggunakan Bio Oil untuk mengatasi permasalahan kulit tersebut di artikel Penggunaan Bio Oil untuk Ibu Hamil. Tapi ternyata setelah saya ikut Talkshow “Love Your Skin, Love Your Life” bareng Watsons Mall Kelapa Gading 3, saya jadi tau kegunaan Bio Oil yang lainnya. Kegunaannya ternyata masih banyak!!! Bermanfaat dari ujung kaki ke ujung kepala. Narasumber talkshow sendiri ada tiga orang: dr. Febby Karina – dokter spesialis kulit, Gisella Anastacia – mamaknya si imut Gempita dan Ibu Nurhayatini- product manager Pt Radiant Sentral Nutrindo (distributor Bio Oil di Indonesia).

talkshow-bio-oil

Penjelasan Daily Skin Care Routine oleh dr. Febby Karina

Sebelum pembahasan tentang manfaat Bio Oil untuk Daily Skin-Hair-Body Care, narasumber pertama yaitu dr. Febby memberikan beberapa penjelasan tentang kesehatan kulit dan bagaimana merawatnya.

1 . Ketahui Jenis Kulit

Mengetahui jenis kulit yang tepat akan membuat kita juga dapat memilih daily care yang tepat. Jangan sampai salah pilih produk yang membuat kulit kita malah menjadi bermasalah. Nah, jenis kulis sendiri sebenarnya dibedakan berdasarkan ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Normal: Memiliki Oily T-zone dan Oily di bawah bibir, sementara pipi tidak berminyak dan juga tidak kering.
  2. Oily Skin: Memiliki zona minyak di daerah T-zone, di bawah bibir dan di pipi. Atau dengan kata lain di seluruh permukaan wajah.
  3. Dry Skin: Kulit teras kering di seluruh bagian wajah. Tidak memiliki Oily T-zone.
  4. Combination Skin: Memiliki Oily T-zone dan Oily di bawah bibir, sementara pipi terasa kering.
  5. Selain keempat jenis di atas, dr. Febby Karina juga menambahkan tentang kulit sensitif. Ciri kulit sensitif adalah kulit yang mudah mengalami redness atau kemerahan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di foto berikut:

tipe-kulit-wajah

2 . Diagnosa kesehatan dan masalah kulit

Menurut dr. Febby Karina, kulit dinyatakan sehat apabila memiliki ciri sbb:

  1. Consistent Color,
  2. Smooth Texture,
  3. Good Hydration Levels,
  4. Good Sensation.

masalah-kulit-wajahSementara kulit Nyonya bisa dibilang memiliki masalah apabila terdapat tanda sbb:

  1. Scars, atau bekas jerawat,
  2. Dehydrated Skin,
  3. Stretchmarks,
  4. Aging,
  5. Uneven Skin Tone.

3 . Bagaimana merawat kesehatan kulit

  1. Healthy Intake,
  2. Good Life Style,
  3. Oral and Topical Medicine,
  4. Bio-Identical Hormon Replacement Therapy,
  5. Chemical Peeling, Microdermabration, Laser Filler, Botox.

4 . Tahapan Daily Skin Care

Sekarang sedang happenning banget tahap daily skin care ala Korea yang bisa sampai sepuluh atau lebih tahapan skin care. Nah, pas Talkshow kemarin, dr. Febby Karina memberikan insight tentang tahapan skin care secara basic:

daily-skin-care

  1. Cleanse : Bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan lapisan luar sel kulit mati. Dilakukan sebanyak 2x sehari.
  2. Exfoliate : Saya menyimpulkan poin 2 ini adalah physical exfoliate (penulis). Bertujuan untuk menghilangkan sel kulit mati. Dilakukan sebanyak 2x seminggu.
  3. Tone : Bertujuan untuk menyeimbangkan pH dan menghilangkan mineral-mineral sisa pembersihan sebelumnya. Dilakukan sebanyak 2x sehari.
  4. Correct : Bertujuan untuk memperbaiki kerusakan, menambah kekurangan tertentu pada kulit atau melakukan pencegahan tanda-tanda penuaan. Dilakukan 2x sehari.
  5. Moisturize : Bertujuan untuk menghidrasi kulit dan melembabkan. Dilakukan 2x sehari.
  6. Protect : Melindungi kulit dari terbakar akibat sinar matahari serta melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Dilakukan setiap tiga jam apabila berada di bawah paparan matahari.

Penjelasan Manfaat Bio Oil pada Daily Care

Fakta bahwa Bio Oil bermanfaat untuk perawatan/ pengobatan masalah kulit, terutama bagi ibu hamil, memang tidak dapat terelakkan. Namun, bagi kulit yang tidak memiliki masalah, produk ini pun bermanfaat banget.

product-manager-radiant-indonesia

Bu Nurhayatini dari Bio Oil menjabarkan setidaknya ada beberapa manfaat Bio Oil selain manfaat utamanya:

1 . Manfaat Bio Oil untuk Daily Skin-Hair-Body Care:

  1. Rambut : Bio Oil bermanfaat untuk memberikan kelembaban tambahan pda rambut. Digunakan setelah keramas dalam keadaan rambut setengah basah tanpa dibilas. Hal ini disampaikan oleh Gisella, yang mengiyakan manfaat Bio Oil pada rambutnya yang kering.
  2. Body Care : Bio Oil dapat dioleskan pada siku, lutut yg kering dan hitam, serta bisa digunakan sebagai bath oil (campuran air mandi di bath tub) maupun campuran perawatan mingguan seperti masker atau lulur.
  3. Skin Care (wajah) : Bio Oil pada daily skin care dapat berperan sebagai tahapan correcting maupun moisturizing. Jika digunakan sebagai produk correcting maka Bio Oil hanya dioleskan pada bagian yang memerlukan perawatan khusus. Sementara apabila digunakan sebagai moisturizer maka Bio Oil dioleskan secara tipis dan merata ke seluruh bagian wajah dan leher. Jangan kawatir untuk yang berjerawat pun dapat tetap memakainya.

Yang ditekankan oleh Ibu Nurhayatini adalah tentang keistiqomahan menggunakan produk skin care. Wajib disiplin. Dua kali sehari ga boleh bolong-bolong. Supaya manfaatnya terlihat nyata mempesona. Ingat ya Nyonya, jangan malas kaya saya…. Hehehe….

2 . Resep DIY untuk Perawatan Tambahan ala Salon

Nah selain perawatan harian, Ibu Nurhayatini juga memberi beberapa tips penggunaan Bio Oil yang kreatif banget untuk perawatan tambahan ala-ala salon. Jadi Beliau ngasih tiga resep perawatan Do-It-Yourself menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur. Pas materi ini diberikan, saya langsung semangat mencatat deh…. Soalnya DIY kan Nyonyamalas banget! Nah resep yang dibagikan Ibu Nurhayatini adalah sbb:

skin-care-tambahan-diy

  1. Masker Rambut : 1 buah alpukat + 2 sendok teh minyak zaitun + 1 sendok teh madu + 1-5 tetes Bio Oil. Resep ini masih bisa di otak-atik loh. Misalnya saja, kalau rambut kamu pendek dan 1 buah alpukat dirasa terlalu banyak. Maka potong saja resepnya jadi 1/2 porsi. Jadi 1/2 buah alpukat + 1 sendok teh minyak zaitun + 1/2 sendok teh madu + 1-3 tetes Bio Oil. Lebih hemat kan…. Sisa alpukat dan madunya bisa dimakan. Jadi cantik luar dalam, plus kenyang lagi. Hehehe….
  2. Masker Wajah: 1/2 buah naga putih + 2 sendok makan madu + 2 sendok makan yoghurt tawar + 4 sendok makan tepung beras + 3-4 tetes Bio Oil. Untuk resep ini, Ibu Tini menekankan banget untuk pakai buah naga yang warna dagingnya putih. Bukan yang merah. Hal ini karena buah naga yang merah meninggalkan stain merah di kulit. Ga mau kan muka jadi warna merah kaya mutan setelah maskeran.
  3. Rendaman Tangan dan Kaki : 1 sendok makan garam laut + 1 sendok teh perasan air lemon + 1/2 liter air hangat + 3-4 tetes Bio Oil. Berhubung, setelah ikutan talkshow ini, saya nemenin suami keliling Mall Kelapa Gading yang segede bagong itu, kaki saya kerasa pegal banget malamnya. Dan paginya, saya langsung eksekusi resep ini, cuman jumlah bahannya saya kali 2, biar kaki kerendem sampai pergelangan. Mmmm…. rasanya nyaman bangeeeettt…. Rileks dan lembut! Cobain deh!

Nyonya-nyonya yang mau eksperimen dengan resep lain juga bisa loh. Karena kandungan Bio Oil yang alami, IMHO aman-aman aja klo mau dicampur-campur dengan bahan alami lainnya. FYI, kandungan alami Bio Oil sbb: Vitamin A, Vitamin E, Purcellin Oil, Mintak Rosemary, Minyak Lavender, Minyak Kalendula dan Minyak Kamomil. Tinggal Nyonya sesuaikan saja bahan yang mau dicampur dengan kebutuhan kulit kamu. Untuk pembahasan review produk lebih lengkap Nyonya bisa juga merujuk ke artikel Review Produk Bio Oil ini.

Love Your Skin, Love Your Life! Selamat menggunakan Bio Oil!

daily-skin-hair-body-care-menggunakan-bio-oil

Disclosure: Artikel ini disponsori oleh Bio Oil dan Watsons Mall Kelapa Gading yang mengundang Blogger dari Kumpulan Emak Blogger menghadiri Talkshownya.

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Cara Malas yang Murah Membersihkan Muka, Review Garnier Micellar Cleansing Water

garnier-micellar-water

Review Garnier Micellar Cleansing Water ini sekaligus adalah catatan perkenalan pertama saya dengan micellar water. Sebelumnya, saya menggunakan cleansing butter disusul dengan sabun muka. So boring aren’t they? Hehehe…. Ga sesuai banget sama tagline nyonyamalas yak, yang selalu nyari cara terpraktis dan termurah. Mau bagaimana lagi, sebenarnya saya juga ga betah dengan step-step cleansing yang panjang.  Tapi mengingat kulit saya rewel, saya tahan-tahan,  daripada iritasi atau alergi. Apalagi micellar water yang sebelumnya hype banget di Indonesia harganya masih lebih mahal dari cleansing butter andalan saya. So, saya ga punya alasan buat berpaling, dong.

garnier-micellar-water

Saya mulai tertarik dengan Garnier Micellar Cleansing Water , ketika di grup WA Indonesian Female Blogger, temen saya Tia, announce kalau di Lazada ada promo produk ini. Satu botol diskon jadi Rp 15.000,00. Dasar emak-emak ya, kalau denger diskon langsung noleh. Harga segitu untuk 125 ml micellar water tu fantastis loh, even untuk harga normalnya Rp 30.000,00 juga udah termasuk murah. Namun, saya masih bergeming untuk membelinya. Mau nunggu respon temen-temen dulu setelah pakai bagaimana. Ternyata so far oke, kata mereka.

Di FemaleDaily juga saya cek rata-rata ratingnya 4. Trus lagi di vogue.co.uk, produk ini masuk 10 best micellar water! Berarti ini best produk dengan harga ter-murce per tetesnya.

Now, we’re talking about the product.

Keterangan Produk

Nama Produknya adalah Garnier Micellar Cleansing Water dengan dua macam varian yang ditandai dengan warna tutup yang berbeda; pink dan biru. Untuk yang tutup biru nama produknya ditambah embel-embel Pure Active. Produk ini diproduksi oleh Garnier, bagian dari L’OREAL Group Company.

garnier-micellar-cleansing-water-indonesia

Kemasan

Wadahnya menggunakan botol plastik dengan tutup flip flop yang rapat tapi mudah dibuka. Ringan, mudah dipegang dan bentuknya yang pipih membuatnya jadi travel friendly. Mungkin memang sengaja didesain buat mudah dibawa pergi-pergi ya. Soalnya yang keluar di Indonesia juga baru yang ukuran kecil. Cuma 125ml. Bagi yang menggunakan micellar water sebagai produk pembersih muka yang utama pasti terasa kurang gede ya, tapi untuk saya, ukuran ini terasa pas.

garnier-micellar-cleansing-water-botol

Formula

Teksturnya cair seperti air biasa, encer, tidak berminyak dan tidak lengket. Bedanya dengan air biasa, Garnier Micellar Cleansing Water berbuih kalau di kocok. Yang membuat produk ini efektif infonya adalah adanya micelles. Yang berfungsi mengikat dan menangkap kotoran kaya magnet gitu. Saya ga terlalu ngerti kimia sih. Hahaha…. Buat saya yang paling penting, produk ini tidak berbau sama sekali dan tidak mengandung alkohol. Oiya formula yang tutup biru ditujukan untuk kulit berminyak sementara yang pink untuk kulit kering sensitif.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian

Sebagaimana micellar water lain, Garnier Micelar Cleansing Water digadang-gadang bisa digunakan sebagai facial wash, makeup remover dan moisturizer. All in one. Cara menggunakannya adalah dengan menuangkannya di kapas. Kemudian mengusapkannya di wajah sampai kotoran di wajah terangkat. Penggunaan produk ini tidak memerlukan proses pembilasan.

Results

1 . Untuk Membersihkan Make Up

Untuk tes pembersihan make up saya men-swatch beberapa produk make up yang biasanya saya pakai sehari-hari yaitu: lipstick, lipstick matte, eyeshadow, eyeshadow yang shimer, maskara, eyeliner (pensil), pensil alis, liquid foundation yang sheer dan concealer.

img_5205

Kedua variannya memiliki kekuatan membersihkan yang sama menurut saya. Untuk sekali usap, hanya liquid foundation saya yang bersih sempurna, sementara yang lain masih tersisa warnanya.

satu kali usap dengan varian pink

satu kali usap dengan varian pink

swatch-biru

satu kali usap dengan varian biru

Seluruh makeup, kecuali lipstick merah gonjreng (yang paling atas) bersih sempurna setelah 3-4 usapan lembut. Sementara stain lipstick merah harus agak di tekan usapannya baru bersih sempurna. Kapas yang digunakan satu bolak-balik untuk masing-masing varian.

swatch-3x

tiga kali usap

swatch-bersih

finalyy!

2 . Untuk Membersihkan Bare Face

Tes pada muka saya bare face di siang hari ini yang malah bikin saya kaget. Kotoran yang terangkat banyak banget. Padahal saya seharian itu hanya di rumah karena sedang sakit. Memang sih, saya belum mandi. Tapi two thumbs up buat produk ini yang ngangkat kotoran wajah sampai segitu bersihnya. Bisa jadi pilihan untuk morning routine, membersihkan sisa-sisa skin care malamnya. Oiya, produk ini juga tidak bikin kulit saya merah atau muncul beruntusan.

garnier-micellar-cleansing-water-bare-face

Saya ga terlalu merasakan perbedaan antara varian biru dan pink. Keduanya terasa lembut dan tidak perih di kulit kering saya. Bahkan di mata juga tidak terasa perih. Bener-bener di luar ekspektasi, pantas kalau banya review positif tentang produk ini.

Harga

Rp 30.000,00 untuk 125ml.

Pros and Cons

Pros:

  1. Murah
  2. Bersih
  3. Ga meninggalkan rasa lengket
  4. Terasa tetap lembab, bahkan di kulit saya yang cenderung kering
  5. Wadahnya rapat dan mudah dibawa

Cons:

  1. Untuk makeup yang stainnya kuat, perlu beberapa kali usap.

Rating

5/5

Repurchase?

Yes! Praktis, murah dan efektif. Walaupun saya tetap akan melakukan double cleansing untuk rutinitas malam hari, namun persediaan produk ini untuk masa-masa darurat dan senjata on the go itu wajib.

Availability & Where to Buy

Sejak di launch di Indonesia pertengahan November 2016. produk ini mudah banget ditemukan di drugstore maupun online shop.

Mungkin kamu seperti saya, yang konvensional banget tentang cara membersihkan muka. But, trust me, dengan harga segini ga rugi juga nyobain produk baru ini. Siapa tahu bisa jadi penyelamat di saat-saat malas, hahaha…. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!