Review Penjual Tas Etnik Online d’ Arcardia Treasure

judul

Saya bersyukur sekali, saat ini sudah banyak tempat berbelanja online yang memudahkan Mamah Mamah Muda beranak bayi untuk berbelanja dari rumah. Irit waktu banget. Tinggal klik klik klik dan barang akan nyampe. Ga perlu blingsatan nyuri-nyuri waktu lagi, hehehe. Mama happy, anak senang, suami? Bagian bayar tagihan. Wkwkwkwk…. Becanda Nyaaah…. Saya rasa Nyonyah juga sering kan merasakan hal yang sama dengan saya. Bener kaaaan?

Kali ini saya mau review penjual tas etnik online, d’Arcadia Treasure. Tempat saya mendapatkan clutch cakep yang saya gunakan di bawah ini:

Sebenarnya waktu milih-milih tas, saya galau antara tas di atas atau tas motif ikat di bawah ini:

Cakep juga kaaaaannnn…. :love :love. Sayangnya, pas saya lihat stoknya pas abis. Huhuhu…. Tapi saya ga terlalu kecewa sih, soalnya saya juga suka dengan yang batik. Sambil saya pantengin juga sekali-sekali siapa tahu dia re-stock. Hihihi…. Buat Nyonyah-nyonyah yang penasaran sama produk lainnya cus aja ke akun IGnya di atas yak….

Klik tombol Follow di pojok kanan atas kalau mau langsung follow.

Langsung bahas, tas yang saya dapat ya….

tas muka

Nama Produk: Jeges Clutch Batik Tosca Material

Bahan:

Untuk outernya menggunakan Batik Tulis Pekalongan. Motf modifikasi parang (cmiiw) dengan paduan bunga. Saya suka banget memang dengan motif parang karena maknanya daleeeemmm: menggambarkan keinginan untuk terus lebih baik hari lepas hari. Mama mertua pas meraba kainnya juga bilang ini batiknya memang tulis beneran. Saya sendiri sebenarnya ga bisa bedain asli atau tidak kalau sudah berbentuk barang, kalau Mama karena memang penjahit jadi lebih jeli mengamatinya.

Inner tas menggunakan bahan Suede sintetis warna merah beet. Tepian tutup dan kancingnya menggunakan kulit sapi asli. Di bagian dalam ada tempean label d.a.t berwarna cokelat. Rapi sih, penjahitannya jadi label tersebut tidak merusak kecantikan innernya….

detail

Oiya, pas saya terima produk ini ada noda sedikit di bagian depan tas, namun noda tersebut dimaafkan karena keseluruhan produk yang cantik. Saya suka saya sukaaaaaa…..

Dimensi :

Panjang 27,5 cm, tinggi tertutup 16,5 cm tinggi terbuka 29 cm. Sekilas kelihatan kecil, tapi cukupan buat ngantor kalau cuma bawa dompet, handphone sama notes. Ditenteng di kondangan juga masih pantes. Informal jalan-jalan juga kece. Sekali saya bawa tas ini ke acara Meet Up ibu-ibu dan bawa anak saya, ternyata cukup juga buat bawa beberapa pritilan P3Knya bayi sbb:

tas dalam

Panjang strap : 123 cm, ini agak kepanjangan buat saya. Kadang saya simpul strapnya biar lebih ringkes.

Di dalam kardus pengiriman terdapat juga semacam tas (goodie bag) dari kain yang bisa digunakan untuk menyimpan tas di lemari.

Where to buy: d’Arcadia Treasure

Setahuku ini toko online ini menjual perhiasan handmade, namun kemudian berkembang juga ke sepatu dan tas yang tentunya handmade juga. Yang saya salut, semua produknya menggunakan kain lokal Indonesia seperti batik, jumputan dan ikat.

d’Arcadia Treasure ini selain memiliki akun IG, juga ada webnya http://arcadiatreasure.com/. Cuma menurut saya kalau mau belanja enakan di page Facebooknya. Soalnya keterangannya lebih lengkap ada foto sisi kanan kiri, keterangan ukuran sama keterangan stok. Link page Facebooknya sbb: d’Arcadia Treasure.

Lokasi workshopnya di Bogor. Pengiriman produknya ke rumah saya di daerah Jakarta Selatan cukup cepat. Tidak sampai 3 hari dari pemesanan, sudah sampai. Namun, perlu jadi perhatian khusus ya Nyah, produk yang dipesan ready stock atau yang pre order. Produk yang saya pesan ini ready stock.

What i love:

  • Kualitas barang bagus: kain batik asli, kulit asli, jahitan rapi.
  • Pengemasan rapi.
  • Pengiriman cepat.
  • Ada lifetime waranty-nya (karena belum pernah rusak, saya belum pernah menggunakan fitur ini, namun klain dari produsennya sebagaimana gambar di bawah yaaa). Info yang saya dapatkan jika barang kita rusak, kita dapat mengembalikannya, dan pihak DAT akan mentrace siapa pengrajin barang kita menggunakan nomor seri produk. Kece yak!

 

Repurchase/ Recommended? Yes!

Gitu Nyah, review first impression dari toko d’Arcadia Treasure. Semoga bermanfaat ya buat temen-teme yang sedang mencari tas atau sepatu etnik. 🙂 Kalau kata Engkoh Maspi*n, “Cintailah produk-produk dalam negeri”! 🙂

Salam sayanggg…. :*

judul

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Inspirasi Gaya Berpakaian Unik dari Para Menteri Perempuan

inspirasi gaya berpakaian menteri kabinet kerja

Gara-gara Bu Sri Mulyani dapat penghargaan sebagai Asia’s Finance Minister of The Year, saya jadi keingetan sesi acaranya Rosi (Kompas TV) dimana beliau menjadi narasumbernya. Waktu itu temanya adalah Jurus Ekonomi Sri Mulyani. Eiittt…. Jangan kabooorrr…. Saya tidak sedang ingin membahas ekonomi kok. Saya mau cerita tentang gaya berpakaian Bu Sri saat itu yang menarik perhatian saya. Kece abisssss.

Ngomongin gaya Bu Sri di acara Rosi, saya dan teman-teman kantor pernah sampai salah fokus. Yang kami bahas di grup whatsapp bukan materinya! Tapi malah bahas blazer, lipstik pink nude serta kulit sehat meronanya Bu Sri Mulyani. Hehehe…. Maap ya Buk…. Intinya, kami kagum. Beliau bekerja di sektor formal, bahkan di pemerintahan yang notabene kaku banget karena pakaian kantornya diatur,  namun, beliau bisa cari cara buat tetep tampil kece. Sukaaaak!

inspirasi gaya berpakaian menteri kabinet kerjaKemudian, akhir-akhir ini saya perhatikan, tidak hanya Bu Sri Mulyani saja yang memiliki gaya berpakaian unik. Para menteri perempuan di Kabinet Kerja Jokowi yang lain pun memiliki gaya berpakaian tak kalah uniknya. Ada yang girly abis, ada yang funky ala mama rock and roll, ada yang klasik bahkan ada pula bergaya androgini. Dan yang patut digaris bawahi, walaupun unik, mereka tetep kelihatan profesional. Berikut inspirasi gaya berpakaian  unik para menteri perempuan di kabinet kerja Jokowi, spesial buat kamu yang mau berpenampilan unik, sesuai kepribadian kamu, tapi tetep kelihatan profesional. Iya, kamu!

1. Retno Lestari Priansari Marsudi : Bandana

retno menteri luar negeri

Menteri Luar Negeri Indonesia ke-17 ini selalu berpenampilan feminin. entah karena tuntutan profesinya yang harus sering bertemu tamu kenegaran atau memang karakter ya. Beliau sering tampil menggunakan gaun batik dan kalaupun menggunakan blazer beliau selalu muncul dengan asesoris yang memancarkan aura kewanitaan. Asesoris yang kadang beliau pakai adalah bros, scarf atau kalung. Namun, jika bros, scarf dan kalung beliau pakai secara bergantian, ada satu asesoris yang hampir selalu beliau pakai dalam berbagai penampilan. Tebak apaan tuuu?

Bandana!

Yup! Dari warna netral seperti hitam dan cokelat, sampai warna hijau pupus gonjreng, pernah loh menjadi warna bandana yang Ibu Retno gunakan. Ga nyangka ya, bandana yang biasanya kelihatan informal, bisa juga nyambung di pakaian kantoran.

2. Siti Nurbaya : Boyish

siti nurbaya

Berbeda jauh dengan Ibu Retno yang sering berpenampilan feminin, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya tampaknya lebih suka bergaya maskulin. Tomboy alias androgini gitu. Kemeja, jaket atau jasnya kebanyakan berpotongan pria. Cocok dengan tugasnya sebagai menteri lingkungan hidup dan kehutanan yang sewaktu-waktu memang harus turun ke lapangan.

Buat nyonya-nyonya yang juga sering “ngantor” outdoor, pakaian kaos pria bisa jadi pilihan yang nyaman untuk dipakai. Padu padan yang cerdas diperlukan supaya selain nyaman, nyonya juga tetap kelihatan cantik. Kalau malas belanja di toko baju pria secara offline, Nyonya coba aja cari dulu di toko kaos pria online. Siapa tau ada yang cocok.

Nah kalau ngomongin penampilan menteri perempuan di Kabinet Kerja-nya pak Jokowi sepertinya ga mungkin ga membahas ibu kece yang satu ini. Yuhu, Ibu Susi Pudjiastuti.

3. Susi Pudjiastuti : Mama Rock and Roll

susi pudjiastuti menteri

Menteri Kelautan dan Perikanan yang satu ini sudah ga diragukan lagi gaya unik super nyentriknya. Selain easy going gayanya selalu sederhana dan apa adanya. Tidak dibuat-buat tapi selalu mencuri perhatian. Salah satu penampilannya yang paling menonjol adalah saat menghadiri pelantikan menteri, dimana Menteri Susi tampil anggun berkebaya dan bersanggul, tanpa kehilangan ciri khasnya; pakai kacamata hitam guede yang gaya. Penampilannya yang ga kalah asik adalah gayanya naik moge dengan kemeja flanel. Apapun gayanya satu hiasan yang selalu membersamainya: kepercayaan diri.

Nah menteri terakhir yang paling saya favoritin tentu saja adalah Bu Sri Mulyani! Hehehe, ini bukan peres, mentang-mentang saya staf di salah satu unit kementerian yang beliau pimpin ya. Tapi saya emang sukaaaakkkk banget dan kagum pada sosok wanita satu ini.

4. Sri Mulyani : Classic

sri mulyani fashionable

Apa kesan yang pertama terlintas pertama kali ketika melihat bu Ani? Pintar? Trustworthy? Tangguh? Atau malah emak-emak galak? Hihihihi…. Semuanya mungkin ya. Sekilas melihat beliau, akan meninggalkan bekas kalau kita ga bisa main-main dengan orang ini. Beruntung selera berpakaian beliau bagus. Seperti di acara Rosi’ di KompasTV yang di awal saya sebutkan, beliau memilih blazer etnic yang walaupun potongannya klasik namun tampak chic. Saya ga terbayang, jika dengan aura beliau yang begitu kukuh beliau mengenakan pakaian maskulin. Beuugghhh, bakal kelihatan serem kan ya. Catet ni tipsnya Nyah, siapa tau aura nyonya sama kaya bu Ani, jadi biarpun sangar harus tetep tampil cantik. :kiss :kiss

Saking sukanya saya sama gaya Bu Ani ini, iseng saya sempetin googling loh. Pengen beli juga blazer yang kaya Beliau pakai. Ga dapet yang sama persis T.T yaiyalah, mungkin itu blazer dia bikin ekslusif kali ya…. Tapi saya naksir satu outer tenun yang model-model etnik gitu di salah satu olshop Tokopedia yang jual blazer wanita dengan harga terbaik:

outer tenun etnik

Selain blazer bermotif etnik tadi, saya juga pernah melihat beliau mengenakan batik bermotif playful. Namun tetap saja potongan yang dipilih tetap yang klasik, tipikal beliau banget. Tips ini bisa dipakai buat nyonya yang mau tampil namun tetap profesional: jika motif atau warna pakaian yang digunakan sudah playful maka pilih potongan pakaian yang klasik. Atau kebalikannya jika potongan pakaiannya sudah playful, pilih warna pakaian yang lebih lembut.

Get Yours!

Jadi kalau mau dirangkum ada beberapa tips yang bisa diambil dari gaya berpakaian para menteri perempuan di atas:

  1. Gunakan asesoris dengan cerdik,
  2. Jangan hanya menekankan pada keunikan, tapi juga kenyamanan,
  3. Jadilah diri sendiri dan tetap percaya diri,
  4. Stay playfully classic!

Demikian inspirasi gaya berpakaian unik para menteri perempuan Kabinet Kerja Jokowi. Nah, gimana Nyah, gaya siapa yang paling menginspirasi menurut Nyonya? 🙂 Tinggalin komen yukkk….

[Sponsored Post]

Gambar dari berbagai sumber.

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Tips Memilih Sofa Bed Murah Secara Online

sofabed murah online

Kalau Nyonya-nyonya membaca judulnya, widiiii detail banget yak. Memangnya apa bedanya membeli sofa bed murah dengan barang lain secara online? Lalu nyonya berkata, “Ah, saya mah uda bolak balik beli panci online. Sama aja paling kan dengan beli sofa online.”

Ada dong bedanya antara membeli barang furniture dengan membeli barang lain. Saya tanya ya, pernah ga Nyonya-nyonya beli panci secara online lalu yang datang tidak sesuai dengan bayangan? Misalnya ukurannya kurang pas atau warna merahnya tidak semerah di foto. Apa yang Nyonya lakukan? Pasrah atau mengembalikan barang kembali ke penjual kan. Nah mari kita bayangkan, bagaimana kalau yang tidak pas itu belanjaan sofa bed. Mau pasrah kok sayang uangnya. Semurah-murahnya sofa bed kan ya di atas satu setengah juta rupiah. Mau dikembaliin, repot mengirim baliknya karena ukurannya yang besar dan ongkos kirim yang mahal. Niatnya mau hemat malah jadi nombok.

sofabed murah onlineSumber gambar: Toko Oscar Living

Nah, supaya dompet tetap aman dan hati senang, saat membeli sofa bed murah secara online Nyonya perlu memperhatikan beberapa hal. Supaya lebih rapi, saya akan membaginya menjadi dua poin besar:

1 . Memilih tempat berbelanja online

Suami saya sering bilang kalau internet adalah layaknya pasar raksasa, dimana tidak semua orang yang terlibat di dalamnya adalah orang baik nan lugu seperti saya. Ada kalanya terdapat oknum yang nakal yang ingin mengambil keuntungan di balik embel-embel promo barang murah. Jangan terlalu mudah percaya tapi jangan juga terlalu ga percayaan. Untuk itu, sebelum kita memilih barang yang ingin dibeli lebih jauh, sebaiknya kita memperhatikan tempat belanja online-nya terlebih dahulu.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat berbelanja sofa bed murah secara online:

  • Baca About Page, website atau market place yang profesional tentu membuat laman About atau laman Tentang Kami.
  • Lihat Review Pembeli atas Penjual atau Rating Penjual.
  • Cek Kebijakan Pengembalian Barang. Yang perlu teman-teman pastikan adalah 1) apakah situs penjualan online yang teman-teman gunakan memiliki kebijakan re-imburse atau penggantian biaya pengiriman, supaya ongkos kirim jika (amit-amit) teman-teman harus mengembalikan sofa bed yang telah dipesan karena alasan tertentu. Selain itu, yang perlu diketahui juga, 2) apakah ada kios atau tempat tertentu di kota kita yang dapat dijadikan titik pengiriman. Jika ada, maka tentu saja biaya pengiriman akan lebih ringan.
  • Cek Kebijakan Pengiriman Barang. Apakah ada free shipping untuk produk berukuran besar? Jika tidak ada apakah dicantumkan jumlah biaya maksimal yang harus ditanggung oleh pembeli. Hal ini penting karena jika pengiriman dihitung berdasarkan berat saja, dipastikan Nyonya akan dapat barang yang berat di ongkos. Berikut contoh kebijakan pengiriman barang yang cukup jelas menurut saya:

biaya pengirimanSumber gambar: Pusat Bantuan Matahari Mall

  • Selain kebijakan pengiriman berukuran besar, tanyakan juga pada customer care-nya, apakah pengiriman barang dilakukan hanya sampai front door atau sampai pada posisi di dalam rumah yang kita inginkan. Hal ini penting terutama untuk teman-teman yang rumahnya tidak landed house. Misalnya di apartement lantai 20 yang lift barangnya jauh dari unit kita. Walaupun ada troli, ngangkut sofa bed sendiri tuh lumayan capek juga loh.
  • Cek Kebijakan Pemasangan Barang. Info ini penting terutama untuk teman-teman yang malasnya seperti saya. Hehehe, malas bongkar pasang barang sendiri. Jika barang yang dipesan merupakan sofa bed yang harus dipasang ulang, pastikan bahwa layanan ini ada, serta berapa biaya yang dikenakan.
  • Cek dan Perhitungkan Lokasi Pengiriman. Hal ini penting karena memengaruhi biaya pengiriman barang.
  • Lihatlah foto-foto yang ditampilkan. Saya cenderung lebih menyukai situs penjualan online yang fotonya real picture.

2 . Memilih produk sofa bed murah

  • Hitung real hargamya setelah dihitung dengan pajak, diskon, ongkos pengiriman, dan biaya-biaya lainnya. Kemudian bandingkan harganya dengan produk lain. Terkait dengan poin ini, tips yang bisa saya sampaikan adalah: carilah kupon diskon. Biasanya kita bisa mendapatkan voucher promo dengan mendaftar langganan newsletter situs penjualan online untuk pembelanjaan pertama. Selain itu kita pun juga bisa mendapatkannya saat promo khusus di dalam situs atau dengan pihak ketiga.
  • Bacalah deskripsi produk dengan seksama. Yang perlu dipastikan aalah jenis kain/ kulit sintetis yang digunakan, rangka dan juga cara perawatan.
  • Baca review pembeli atas produk.
  • Pilih model yang sesederhana mungkin. Sebenarnya hal ini terkait dengan preferensi masing-masing sih. Namun, in my humble opinion, semakin sederhana model sofa bed yang dipilih, semakin kecil kemungkinan adanya perbedaan antara harapan dan kenyataan. Terlebih lagi untuk sofa bed murah, mode yang sederhana biasanya terlihat lebih elegan dan tidak murahan dibandingkan dengan yang banyak printilannya.

sofabed murahSumber gambar: sofa bed murah Matahari Mall

  • Pastikan ukuran sofa bed dengan benar serta sesuaikan dengan lokasi calon penempatan sofa bed di rumah kita. Jangan hanya mengira-ira. Jika terdapat meteran, lebih baik gunakan meteran. Jika tidak ada, teman-teman dapat menghitung ubin atau keramik lantai rumah teman-teman. Jika perlu buatlah dummy-nya. Untuk lebih memudahkan saya membayangkan bagaimana jadinya sofa bed di rumah, saya seringkali membuat dummy sofa bed di koran terlebih dahulu, sesuai ukuran panjang dan lebar sofa bed. Poin ini tidak harus selalu dilakukan, namun jika dilakukan akan menghindarkan teman-teman dari membeli sofa bed dengan ukuran yang tidak sesuai dengan ruangan.

Demikian tips mencari sofa bed murah ala nyonyamalas. Jika teman-teman memiliki tips lain, feel free untuk sharing di comment section ya…. Terimakasih. Salam sayang!

[Sponsored Post]

Gambar yang tampil dalam artikel ini mungkin memiliki hak cipta dari pemiliknya (sumber tercantum).

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Yuk, Beli Karya Seniman Lokal Indonesia di SPASIUM, Gallery Artwork Online

jual artwork online

Jika membicarakan artwork, ingatan saya jadi melayang ke masa lulus SMA. Masa penentuan jurusan dan kampus untuk kuliah. Jujur, sebenarnya saya pengen banget masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain. Hanya saja cita-cita itu kandas karena di stop orang tua dengan dua pertanyaan sakti. Yang pertama “Mau jadi apa nanti?”, jaman dulu saya belum ada gambaran juga lulus dari FSRD tuh orang-orang kerjanya apa. Saya tahunya guru seni rupa saya menyuruh masuk jurusan itu dan saya merasa (((MERASA))) punya bakat. Pertanyaan kedua, “Nanti kamu bisa makan apa?”.

Pertanyaan kedua sepertinya merujuk ke pandangan orang tua bahwa menjadi artis seni rupa itu tidak punya masa depan yang jelas. Setelah dipikir-pikir, ada benarnya juga, saat Instagram dan Pinterest belum booming, apresiasi artwork dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari memang masih minim. Berbeda dengan film atau seniman musik, pasar artwork tampaknya memang lebih segmented. Bisa dibilang jarang sekali orang awam  yang memiliki artwork.

Saat ini, saat orang-orang mulai sadar visual pun, artwork juga masih jarang dimiliki oleh orang awam. Pertama karena mahal. Sudah mahal, sulit didapatkan pula. Seperti yang aku alami pas pertama kali memiliki rumah dan akan mengisi barang. Susah banget nyari-nyari produk artwork kece yang kaya di Instagram. Yang modern dan homy. Saking susahnya nyari artwork, saya sampai sempat bikin sendiri loh dari lukisan keponakan saya yang masih kecil-kecil. Ini gambar mereka…. Unyu yak….

gambar hizkia hana

Walaupun memiliki dua karya masterpiece duo bocah terimut sejagad di atas, saya sadar juga kalau kualitas artwork ala-ala saya tadi masih jauh di bawah yang saya inginkan. Kurang estetis dan juga kurang durable. Mungkin bentar lagi warnanya bakal kusam dan sudah harus ganti. Saya juga sempat kepikiran untuk mencari gambar di dunia maya untuk saya print di kertas foto. Tapi itu  kan sama saja membajak. Sebagai orang yang nyaris masuk dunia seni, membajak itu ga sesuai hati nurani! Karena bagaimanapun, saya memahami kalau artworks itu something valuable, yang bukan hanya dilihat dari fisik / medianya (print, cuma cat, cuma foto, dll). Artworks is something beyond karena itu merupakan buah kreasi dan pemikiran orang-orang kreatif.

Beli Artworks Secara Online

Makanya saya excited banget pas dapat info tentang website yang jual artwork secara online. Nama web tersebut SPASIUM. Platform yang menyediakan affordable artworks dari seniman-seniman terpilih Indonesia. Jadi mereka bukan hanya mencetak artworks, tapi juga memilih karya yang beneran ada artisnya. You know what i mean kan? Hal tersebut berarti membuka peluang bagi seniman Indonesia untuk berkarya dan mendapat penghidupan atas karyanya tersebut. Cukup di sini, saya pasti kedengeran lebih serius dan 100 derajat lebih mulia dari biasanya ya, hehehe. OMG, beruntung sekali generasi seniman sekarang dan nanti, mereka pasti punya peluang untuk bermasa depan yang lebih cerah. Seandainya, dulu orang tua saya tahu kalau di tahun 2017 bakal ada platform seperti ini, mungkin saya bakal diizinkan untuk masuk FSRD kali ya.

website spasium home

Pembelian artwork di SPASIUM dilakukan secara online di www.spasium.com. Hal tersebut tentu akan memudahkan teman-teman yang sedang mencari produk artwork. Selain mudah, tentunya juga lebih praktis dan cepat. Caranya gampang kok, segampang belanja online di e-commerce lain. Teman-teman hanya perlu mengakses websitenya, memilih produk di bagian bawah laman, dan melakukan pembayaran.

Jika teman-teman ingin intip-intip dulu produk mereka,  Sok atuh follow akun Instagram mereka @spasium. Tinggal klik tulisan follow di bawah ini.

A post shared by SPASIUM (@spasium) on

Produk SPASIUM

Saya pengen menggaris bawahi hal ini. Semua karya yang ada di SPASIUM merupakan karya seniman Indonesia (ada artisnya), bukan cuma beli image bebas di online kemudian diproduksi limited copy. BUKAN. Nah, artworks yang tersedia di SPASIUM ada dalam format ready to hang dengan harga mulai dari 1,5 juta rupiah. Mungkin 1,5 juta rupiah masih terasa mahal, namun perlu diingat bahwa harga tersebut jauh di bawah galeri-galeri. Kalo mau yang lebih hemat, teman-teman bisa membeli yang print only, seperti produk yang saya pilih ini.

produk spasium

Sekilas spesifikasi produk yang saya pesan adalah sebagai berikut:

  • Ready-to-display.
  • Available dalam bentuk mounted print (tanpa bingkai), jadi artwork print-nya sudah dilapisi & dikelilingi dengan hard karton 30x40cm / 12R berwarna putih dove.
  • Terdapat sertifikat lisensi dan diproduksi secara terbatas.
  • Pre-order dalam 10 hari (pengalaman saya alam 10 hari sudah sampai di rumah – dengan lokasi rumah di Jakarta Selatan).
  • Hanya untuk dekorasi di dalam ruangan dan disarankan tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Packing berlapis plastik, stereofoam dan bagian luar dilapis kembali dengan kardus.

Apa yang saya suka dari produk print-only-nya SPASIUM ini adalah:

  • Harganya affordable yaitu Rp 440.000,00, jadi saya tidak bakalan dijewer suami karena membeli artwork di sini.
  • Untuk wilayah Jawa free ongkir loh. Bagi yang ada di luar wilayah pulau Jawa pun tak perlu kawatir dengan ongkir krena produk ini ringan banget, jadi tidak berat di ongkir.
  • Tetep eksklusif karena limited copy.
  • Tidak melanggar hak cipta seniman.
  • Finishing-nya rapi banget, tinggal saya belikan pigura dan sudah siap untuk dipasang.

Kamu sedang mencari artworks untuk rumah atau kantormu? Semoga sharingku tentang SPASIUM ini bermanfaat unruk memudahkan kamu membeli artworks tersebut ya. Yuk, majukan dunia seni rupa Indonesia dengan membeli karya original seniman-seniman lokal Indonesia.
jual artwork online

[Sponsored post]

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

DIY Valentine Card #SillyLittleGift #IFBValentineCollab

diy valentine card

Jaman pacaran dahulu kala, saya dan suami ga pernah ngerayain yang judulnya Valentine Day. Bukan karena pro kontra sejarahnya atau apalah apalah lainnya. Tapi karena jaman dulu kita kan pacaran jarak jauh gitu. Sayanya di Jakarta, Tuan Besar di Surabaya. Jadi ga bakal bisa ketemuan kalo 1) hari kerja dan 2) ga ada promo tiket pesawat. Sayangnya maskapai penerbangan seringnya ga menjadikan 14 Februari sebagai hari promo. Ya, jadilah kita ga pernah ngerayain Valentine. Hahaha…. Remeh banget ya alasannya. Cintaku berat di ongkos cinnn….

Tapi Valentine ga Valentine, dulu (((dulu))) kami punya kebiasaan buat saling berkirim kartu trus di-JNE-in. Kalo ongkos kirim mah ga berat ya cinnn…. Kartunya bukan yang romantis-romantis gitu si. Sering malah kartunya yang konyol-konyol. Kaya pernah saya dikirimin kartu gambar emboss kartun gajah, jerapah dan babi. Geje banget kan. Ternyata gambar tersebut artinya: harapan buat segera berkeluarga. Gajah melambangkan Tuan Besar yang emang berukuran gajah, Jerapah melambangkan saya yang (dulunya) tinggi kurus, dan Babi (baby) menggambarkan anak. Konyol tapi so sweet ye kaaaan #SillyLittleGift.

Saya balas kartu tersebut dengan kartu  bergambar dua ikan, kayanya itu ikan paus dan remora deh. Kalimat “I will follow you” tertulis di dalamnya. Kata dia, “Ternyata kamu bisa so sweet juga ya”. Saya cuma senyum. Ga nyadar aja dia, kalau paus dan remora itu simbiosis komensalisme. Hihihi….

Sayangnya pas kami nikah dan jadi tinggal sekota, kebiasaan bertukar kartu ini malah hilang. Tiap hari ketemu, ada kalanya bikin perasaan jadi biasa. Jadi take our spouse for granted. Karena itu, saya jadi kepikiran memakai timing Valentine ini untuk memberi Tuan Besar kartu ucapan lagi.

kartu ucapanKartu-kartu ucapan jaman baheula.

Kartu ucapan ini saya beri nama “Dad, You’re My Superman”. Niatnya sekalian mau ngucapin terimakasih buat Tuan Besar yang selama masa kehamilan dan persalinan saya selalu siap siaga dan penuh perhatian. Saat dedek uda lahir dan saya mengalami kesulitan menyusui pun Tuan Besar selalu suportif banget. Jadi tema ini yang mau saya angkat. Soalnya selama ini jarang banget kan kita sebagai istri dan ibu ngucapin terimakasih secara eksplisit ke pasangan. Walaupun katanya pria tuh logis dan kurang berperasaan, saya rasa ucapan terimakasih bakal bikin dia seneng juga. Idenya saya dapat dari pinterest.

Buat yang belum berkeluarga bisa juga sih, ide ini diadaptasi untuk pasangan atau malah untuk Ayah. Nah berikut cara membuatnya:

Bahan:

alat dan bahanKertas kado dengan motif atau warna mirip kemeja pasangan,

Kertas polos,

Gambar logo Superman (googling dan print di HVS),

Gunting,

Lem,

Krayon warna biru tuanya Superman.

 

Cara Membuat:

Step 1. Buat pola seperti gambar di bawah ini di kertas kado bermotif kemeja.

step1

Step 2: Tempelkan (lem) kertas kado tersebut ke kertas polos dan gunting tepiannya.

step 2step3

Step 3: Lipat kartu seperti gambar dibawah ini, sehingga bagian depan tampak seperti kemeja yang dikancingkan.

step4step 10

Step 4: Garis tepian logo Superman di bagian tengah kertas polos.

step 5step 6

Step 5: Warnai garis tersebut dengan kryon warna biru.

step 7step 8

Step 6: Tempelkan logo Superman tepat di tengah kertas polos, sesuai dengan garis yang dibuat sebelumnya.

step 9

Step 7: Taraaaa…. Kartu Valentine Superman sudah jadi, Nyonya-nyonya bisa menambahi dengan kata-kata sendiri untuk pasangan yaaa….

step 11

Gampang banget kan proses pembuatannya? Bahkan kertas-kertas yang dipakai pun bisa menggunakan kertas apa saja yang ada di rumah loh. Bagaimana kreativitas dari Nyonya-nyonya aja deh…. Jika Nyonya sudah memiliki putera/ puteri, pembuatan kartu ini bisa melibatkan mereka juga loh. Dengan demikian bisa meningkatkan bonding dengan anak dan suami sekaligus….

Artikel kali ini adalah collab bareng  komunitas Indonesia Female Blogger (IFB). Karena IFBers datang dari niche yang berbeda-beda, collabnya pun unik. Kami nyoba bikin collab tentang pernak pernik Valentine dari niche  blog masing-masing. Ada yg bikin kartu ucapan, ada yg bikin hadiah DIY, ada yang bahas OOTD, resep makanan, DIY perhiasan dan tentu juga tutorial makeup. Semua dengan hashtag #IFBValentineCollab (instagram). Semoga bisa memenuhi kebutuhan pembaca semua ya….

IMG_6484Selamat hari Kasih Sayang, mari memaknai dan merayakannya dengan keluarga tersayang….

diy valentine card

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

DIY Tutorial Membuat Photo Magnet

tutorial-membuat-foto-magnet-dari-instagram

Nyonya-nyonya punya foto-foto kece di Instagram? Tutorial photo magnet dibawah ini bisa menyulap foto Nyonya jadi magnet dalam waktu kurang dari 15 menit, loh. Magnetnya bisa dipakai sebagai tempelan kulkas atau tempelan CPU kantor. Saya sudah dari lama, mupeng banget bikin magnet kaya ginian, tapi terkendala cara ngeprint dari Instagramnya. Saya ga tau. Gaptek. Tambah lagi, malas ngeprint manual. Hehehe. Setelah tau cara yang gampang, langsung praktek deh. Gampang dan cepat banget ternyata. Hasilnya juga lumayan, seperti foto di bawah ini. Tentang cara print-nya bagaimana, nanti aku bahas setelah tutorialnya, ya….

Sebelumnya, saya mau cerita tentang foto yang saya pilih untuk dijadikan magnet. Foto yang saya pilih ada dua, yang pertama adalah foto waktu main Ancol bareng temen-temen dan yang satu foto-foto pas sebelum manggung tari kecak bareng rekan kantor. Kenapa saya milih dua foto ini, adalah karena saya mau kasih ke temen-temen yang ada di foto. Biar kalau mereka liat magnet ini nempel di kubikel mereka, mereka bisa senyum mengingat kenangan manis kami. Tsaaahhhh…

cara-mudah-membuat-magnet-foto-instagram

Oiya, selain foto, yang jadi kendala kedua adalah tentang ketersediaan magnet. “Belinya dimana?” Magnet yang saya pakai adalah magnet lembaran yang mudah dipotong. Jenis yang demikian lentur karena bahan magnetnya dicampur dengan rubber/ karet. Efeknya, teksturnya jadi lentur dan fleksibel. Namun kekuatan magnetnya jadi berkurang. Daya lekatnya lebih rendah dibandingkan dengan magnet metal lainnya yang relatif lebih keras. Untuk magnet foto sih masih oke. Saya belinya di Bukalapak (nama tokonya Plumeria Crafts). Dijual dan dikirim bentuk gulungan berwarna hitam, ukuran 60 cm x 30 cm, tebal 1 mm.

Untuk membuat 10 pcs saja, ukuran 60 cm x 30 cm tadi sisa banyaaaaaaakkkk…. Kemungkinan saya akan bikin pernak pernik menggunakan magnet lainnya. Ada ide?

tutorial-membuat-foto-magnet-dari-instagram

Alat dan Bahan: 

foto-magnet

Stiker Foto atau hasil print out foto

Magnet lembaran

Gunting/ Cutter

Penggaris

Cara Membuat:

1 . Tempelkan stiker pada magnet lembaran. Tempelkan mepet satu dengan yang lain, supaya bisa sekali potong dan proses merapikannya tidak perlu berulang kali.

peralatan-membuat-foto-magnet

2 . Potong-potong per foto. Saya lebih suka memotongnya dengan cutter. Gores batas antara dua stiker dengan sedikit tekanan. Dijamin sudah bisa terpotong. Jika Nyonya mau ekstra rapi, setelah dipotong engan cutter, bisa dirapikan menggunakan gunting untuk memotong sisi lengkungnya.

tutorial-foto-magnet-instagram

3 . Sudah dengan hanya dua langkah tadi stiker sudah jadiiiiii…. Waktu yang diperlukan tidak sampai 15 menit. Kurang lebih 10-15 menit lah…. Gampang banget kan ya? Tapi pasti Nyonya bertanya-tanya, itu jadiin foto Instagram jadi stikernya gimana? Canggih banget ni nyonyamalas. Iya kan iya kan iya kan? Hehehehe….

cara-membuat-magnet-foto-instagram

Ngeprint foto dari Instagram memang PR banget sih. Bikin 10 pcs magnet di atasnya si ga perlu waktu lama, tapi kalau ngeprintnya manual,  hmmmm, total pembuatannya bisa membengkak jadi jam-jaman. Karena harus screenshot fotonya dulu di Instagram atau file di PC, lalu ngeprint satu-satu. Kalau saya di sini, menggunakan bantuan situs pictalogi.com. Jadi dari instagram atau facebook, masuk ke aplikasi mereka dan tinggal klik klik pilih fotonya gitu. Khas banget nyonyamalas yak, maunya yang praktis-praktis. Trus nanti fotonya dikirim ke alamat kita.

Aplikasi ini saya suka banget, soalnya, selain saya memang males nyari dan ngotak-ngatik file foto,  ada beberapa keuntungan lainnya kalo saya langsung cetak di situs pictalogi dibanding dengan print manual:

  1. kualitas cetaknya lebih bagus,
  2. kualitas kertasnya juga lebih bagus,
  3. bisa langsung jadi stiker atau bentuk lain sesuai pilihan,
  4. prosesnya pemesanannya cepat, effort yang harus saya keluarkan sedikit.

foto-magnet-pictalogi

Kekurangannya cuma satu: harus bayar. Hihihi… Tapi worthy kok. Untuk satu paket foto ukuran 3×3 cm sebanyak 64 pcs itu harganya Rp 64.900,00. Hasilnya stiker yang tahan air gitu. Paket lainnya juga ada, kaya jadi kaya mini album, jadi kaya cetakan polaroid, jadi ministrip, poster, dll, nyonya bisa liat di situs pictalogi.com.

Cara Print Foto Instagram

Buat temen-temen yang belum familiar dengan pictalogi aku kasih gambaran bagaimana cara pesannya ya…

  1. Masuk / Login.Paling gampang masuk aja dengan akun Instagram (karena nanti foto-foto akan diunduh dari sini) atau dari facebook.
  2. Pilih produk pada halaman daftar produk, untuk stiker pilihlah mini sticker.
  3. Dari IG/ PB pilihlah foto yang diinginkan.
  4. Atur jumlah pesanan.
  5. Isi alamat pengiriman.
  6. Pembayaran. Oiyaaaaaa, aku punya voucher diskon 20% yang bisa nyonya pakai sd 15 Desember 2016. Kodenya EMANUELLA. Mayan! Bisa dipakai siapa aja loh….
  7. Konfirmasi pembayaran.
  8. Udah, tinggal tunggu pesanan diantar ke rumah.

Kalau nyonya ngikutin blog ini dari awal, mungkin inget saya pernah bikin artikel Tutorial Bikin Label Lucu dari Pas Foto, dengan cara ini nyonya bisa bikin label foto dengan lebih mudah. Pakai foto selfie! Atau bisa juga cetak foto bareng suami buat dijadiin scrap book yang romantis buat hadiah ulang tahun pernikahan. It’s up to you, depends on your imagination…. So lets make crafts!!!!

 

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Philips Hue, Are You Worthy to Buy?

penggunaan-phillips-hue

“Progress isn’t made by early risers. It’s made by lazy men trying to find easier ways to do something,” Robert A. Heinlein.

Ketika ketika tau ada Philips Lighting Week Blogger Gathering yang bahas inovasi lampu Philips Hue tanggal 19 November 2016, saya semangat untuk datang. Secara ketika membaca resume produknya, dalam hati berdesis, “Ini gue banget”. Sistem penerangan yang bisa dikontrol dari jauh, bisa berubah warna seperti Power Rangers, tanpa harus jalan dan mencet saklar, tak perlu ngutak ngatik dimer, ga perlu kawatir lupa mematikan atau menyalakan lampu kalo pas lembur atau tugas keluar kota, hemat enegi dan tahan lama. Sesuatu yang gampang, pinter, dan kece. Nyonyamalas banget! Kemalasan bertemu inovasi, kemudian lahirlah kenyamanan dan kemudahan. Rasanya pengen peluk Phillips dan bilang, “Sepertinya kita kembar yang terpisahkan”.

philips-lighting-week-blogger-gathering

Gambar 1. Philips Lighting Week Blogger Gathering, 19 November 2016 di Senayan City

But, segalanya berubah ketika saya tahu harga produknya. Pre order (Philips Hue di Indonesia belum resmi launching) starter kit-nya di bandrol dua koma empat jutaan rupiah. Itu dapet 3 lampu dan satu bridge sih. Kalau striplight-nya dibandrol 800-900k per 2 meter. Sekali lagi RUPIAH, bukan dollar Zimbabwe yang satu lembarnya bisa ada nolnya sebelas. Sambil berusaha ngebersihin kotoran telinga (khawatir salah dengar), dalam hati berdesis, “Phillips Hue, Are You Worthy to Buy?” Pertanyaan yang sama diajukan oleh salah seorang pengunjung pada Philips Lighting Week Blogger Gathering yang saya hadiri tersebut. Dan jawaban dari para narasumber (Ibu Indah Suzanti – Product Marketing Home PT Philips Indonesia dan Mas Ario Pratomo – Pengusaha dan Tech Vlogger) dengan tegas menyatakan, Yes! Philips Hue are worthy to buy.

perakitan-lighting-system-philips-hue

Gambar 2. Instalasi Philips Hue Lighting System

Dalam artikel ini, saya tidak akan menjelaskan teknis bagaimana menggunakan Phillips Hue, Mas Ario Pratomo sudah menjelaskan dengan baik di vlog My Workspace & How to Light it Up with PHILIPS HUE miliknya. Sementara deskripsi produk dapat kamu akses di website Philips Hue.

Philips Hue Are Worthy, Jika Kamu Butuh.

Saat pulang ke rumah saya, saya masih memikirkan produk tersebut. Rumah kami kecil. Tentu memiliki banyak keterbatasan ruangan. Satu ruangan yang paling besar di rumah kami misalnya, adalah ruang tamu yang menyatu dengan ruang tengah. Fungsinya kadang sebagai ruang makan, kadang menjadi ruang menonton televisi. Ruang yang sama juga bisa sekaligus menjadi ruang membaca dan bersantai serta kadang juga ruang kerja saya untuk menulis blog dan memotret foto pendukung blog.

Tidak ideal memang. Kami hanya menggunakan pencahayaan sentral yang kadang terlalu terang untuk menonton televisi, namun terlalu redup untuk main game dan mengetik di komputer. Pencahayaan yang sama menjadi terlalu terang lagi untuk acara makan malam romantis, namun membuat sakit mata jika membaca terlalu lama. Worthy or not, seperti yang Mas Ario Pratomo bilang, memang kembali ke kebutuhan masing-masing. Dengan kondisi rumah seperti saya, penggunaan Philips Hue bisa jadi memiliki peran untuk meningkatkan kualitas dan juga produktivitas kami di rumah. Dengan kata lain, ada kebutuhan tentang sistem pencahayaan yang lebih baik di rumah.

Philips Hue Are Worthy, Jika Kamu Melihatnya Sebagai Investasi.

Jawaban Ibu Indah Suzanti lebih jauh, tentang apakah harga Philips Hue sepadan dengan manfaatnya, lebih fokus pada potensi produktivitas yang dapat dihasilkan dengan dukungan Philips Hue. Manfaat keuangannya mungkin tidak langsung dirasakan. Namun, seperti misalnya di kasus rumah dengan ruangan multifungsi tadi. Patut dipertimbangkan apakah dengan penggunaan Philips Hue kinerja saya semakin membaik dan meningkatkan produktivitas saya sebagai part time blogger di malam hari. Jika iya, maka harga 2,4 juta tadi seharusnya dipandang worthy, karena fungsinya sebagai modal kerja.

penggunaan-phillips-hue-tangga-ruang-makan

Gambar 3. Contoh Penggunaan Philips Hue di Ruang Makan/ Ruang Kerja

Hal ini diamini oleh Mas Ario Pratomo, yang memang telah menggunakan produk ini di ruang kerjanya. Penggunaan tema warna lampu dapat menjadi mood booster yang memacu semangat bekerja dan meningkatkan kinerja. Berapa besar daya ungkit Philips Hue pada produktivitas, kembali ke masing-masing pribadi. Apalagi jika dibandingkan dengan usia pakai Philips Hue yang mencapai 25.00o jam pemakaian atau setara dengan 15 tahun. Harga 2,4 juta menjadi tak terlalu terasa mahal bukan?

Philips Hue Are Worthy, untuk Merealisasikan Rumah Idaman Kita.

Selain produktivitas, saya mencatat beberapa poin yang saya dapatkan ketika acara, saat saya melamun memikirkan produk ini dan saat saya riset lebih lanjut di internet. Berikut adalah beberapa hasil yang bisa didapatkan di rumah kita dengan keunggulan Philips Hue:

Kenyamanan

aplikasi-phillips-hue

Gambar 4. Aplikasi Philips Hue di Gadget

  1. Pengontrolan penerangan di rumah dari jarak jauh. Bahkan kita bisa mengontrol penerangan di rumah dari luar kota hanya dengan satu gadget di tangan.
  2. Penerangan terjadwal, pada saat pulang kerja di malam hari, disambut rumah yang telah terang sesuai dengan jadwal dan juga suasana yang kita tentukan.
  3. Tidak perlu sering mengganti lampu, karena terus terang Philips terang terus.
  4. Kemudahan dalam perakitan dan penginstalan alat.
  5. Pengaturan intensitas cahaya yang fleksibel menjaga kesehatan mata.
penggunaan-phillips-hue-kamar

Gambar 5. Contoh Penggunaan Philips Hue untuk Meningkatkan Kenyamanan Kamar Tidur

Keamanan

  1. Keamanan rumah. Iseng, saya berpikir jika produk ini bisa dipakai untuk menakut-nakuti pencuri. Misalnya ketika umah kosong dan dari CCTV kita mengetahui ada orang mencoba membobol rumah. Kita bisa menyalakan lampu dari jauh dan mengubah settingan warnanya. Bayangkan saja reaksi si pencuri, ketika rumah kosong tiba-tiba lampu menyala warna merah dan kemudian berubah menjadi hijau. Mamaaaaa, takuuuuttt!!!! Hahaha…
  2. Bisa di pasang di tangga atau tempat-tempat rawan dan sewaktu-waktu dinyalakan saat akan dilewati.
penggunaan-phillips-hue-tangga

Gambar 6. Contoh Penggunaan Lightstrip Philips Hue untuk Meningkatkan Kemanan Rumah

Keasyikan dan Keseruan

  1. Warna lampu bisa disesuaikan dengan tone ruangan.
  2. Bisa berkesperimen warna untuk menciptakan suasana yang diinginkan; romantis, tenang, dll.
  3. Bisa dipasang di belakang TV sebagai bias lighting untuk meningkatkan pengalaman menonton film ala-ala home theatre gitu.
  4. Bisa digunakan sebagai accent lighting untuk menarik perhatian ke artwork yang kita punya di rumah.
penggunaan-phillips-hue-art

Gambar 7. Contoh Penggunaan Lightstrip Philips Hue untuk Meningkatkan Estetika Rumah

Setelah membaca alasan-alasan di atas, bagaimana menurut kamu? Apakah Phillips Hue worthy to buy? Tinggalin jawabanmu di komen yaaakkk…. Terimakasih.

penggunaan-phillips-hue

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

DIY Pengharum Ruangan dengan Biji Kopi

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi

Sebenarnya sudah lama sekali pengen membuat pengharum ruangan dengan biji kopi ini. Lama terealisasikan gara-gara malas gerak untuk beli biji kopinya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Teman kantor dapat oleh-oleh biji kopi dari Papua dan tidak ada yang punya grinder kopi. Jadi biji kopi ini cukup lama nganggur di laci “ransum” kantor. Setelah minta izin, saya angkut pulang ke rumah untuk saya bikin-bikin.

Sebelumnya sebagian biji kopi sudah saya buat sebagai hiasan brush holder. Nah, banyak yang komen kalau dibikin hiasan brus holder kalau tumpah jadi berantakan. Terutama untuk nyonya-nyonya yang punya anak masih kecil-kecil dan suka ikut nggeratak meja rias ibunya. Untuk pengharum ruangan kali ini, aman banget. Karena bentuknya yang dibungkus, membuat kopinya tidak mudah ditumpahin. Apalagi dengan bentuk bungkusan bungkusan demikian, bisa memudahkan nyonya untuk menggantungnya di tempat yang tidak terjangkau anak kecil.

Selain itu, kopi yang tidak diseduh ternyata dapat mengilangkan bau tak sedap loh. Makanya kadang di penjual paketan duren kiloan atau di tempat orang meninggal sering ditaburi bubuk kopi. Hal tersebut untuk menghilangkan bau tak sedap. Selain itu jika ditaruh di lemari es juga dapat menghilangkan bau tak sedap khas kulkas. Hanya saja makanan lain jadi terkontaminasi bau kopi ya. Hehehe…

Bau kopi juga dipercaya dapat memberikan efek relaksasi. Maka dari itu sering dipakai sebagai aroma di salon perawatan tubuh seperti spa atau tempat massage. Mau rileks saat bermacet-macet ria di dalam mobil, taruh saja kopi di dalam mobil. Kalau lagi sumpek, bisa dicium-cium baunya. Klau tidak mau dengan kopi bubuk karena bikin kotor mobil, ikuti saja tutorial pengharum ruangan dengan biji kopi ini ya. Karena manfaatnya bukan hanya untuk mengharumkan ruangan kok, buat mobil juga bisa.

Bahan:

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi-1

1 . Biji Kopi yang telah disangrai/ di panggang, beberapa nyonya bertanya beli biji kopinya dimana. Kebetulan saya dikasih teman kopinya. Jika nyonya-nyonya mau beli tapi ga mau ribet, di online shop sebenarnya banyak, search saja di T*kopedia, atau *lx, pastinya ada yang jual,

2 . Pita/ tali/ kawat pengikat,

3 . Kain jaring

Tips irit:

Sebenarnya pita maupun kain jaring bisa menggunakan bahan bekas. Saya sendiri menggunakan kain jaring an pita kawat dari bekas bungkus souvenir pernikahan sbb:

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi-2

Cara Membuat:

1 . Siapkan kain jaring dan pita kawat. Masukkan segenggam biji kopi, atau sejumlah yang dibutuhan ke dalam kain jaring. Pasikan tidak ada lubang pada kain jaring.

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi-3

2. Buat buntalan dan ikat ujungnya, hingga biji kopi tidak tumpah.

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi-4

3. Taraaaaa…. dengan dua langkah di atas saja, pengharum ruangan dengan biji kopi sudah siap digunakan. Bisa diletakkan begitu saja di sudut ruangan, di rak atau di dalam lemari. Jika ingin digantung, buat pita yang sedikit panjang sebagai pengikat/ gantungan. Pengharum ruangan DIY sudah siap digunakan. 🙂

pengharum-ruangan-dengan-biji-kopi

Kamu punya ide lain tentang DIY menggunakan biji kopi? Feel free untuk tinggalkan pesan ya…. Siapa tau bisa saya coba dan buatkan tutorialnya…. Thanks for reading! 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

DIY Menghias Make Up Brush Holder dengan Biji Kopi

cara-menghias-make-up-brush-holder-dengan-biji-kopi

Sebagai pecinta pinterest sejati, saya sering sekali melihat tutorial DIY menghias Make Up Brush Holder yang cantik-cantik. Biasanya menggunakan mutiara atau manik-manik (beads) yang super feminin. Dari dulu pengen banget bikin tapi karena emang ga punya kuas make up, jadi ya buat apa bikin make up brush holder. Hehehe. Sampai akhirnya kemarinan ini baru beli 3 biji kuas multi tasking dari Real Techniques yang murah meriah. Asoyyyyy! Akhirnya bisa bikin make up brush holder deh…. Nah, karena saya ga feminin-feminin amat, jadilah saya menghias make up brush holder dengan biji kopi alih-alih mutiara.

menghias-make-up-brush-holder-dengan-biji-kopi

Oiya ngomong-ngomong tentang kuas make up, sebenernya saya juga newbie banget tentang kuas ini ya. Lebih ngerti tentang kuas cat sih. Hihihihi. Taunya tentang Real Techniques dari vlog-nya Suhay Salim yang tentang alat make up untuk pemula. Dia sih nyaraninnya yang Core Collection sama Starter Set. Cuma pas saya mau beli di Sociolla, pas abis, dan kebetulan yang kuas Multi Tasking ini lagi diskon 43% dari Rp 472.900,00 jadi Rp 269.553,00. Naluri emak-emak emang susah yah nolak diskon. Jadi tiba-tiba aja tuh item uda masuk daftar belanjaan. Hehehe…

fullsizerender_1fullsizerender

Ternyata eh ternyata beberapa hari kemudian kuas yang Core Collection sama Starter Set uda restock dong, daaaaaan diskon juga. Tapi duit uda abis buat beli pampers. Hahahaha… Ya sudah belum jodoh. Maap ya mbak Suhay….

Berhubung kalau diteruskan saya malah jadi bahas yang lain-lain, mending langsung aja bahas tutorial menghias make up brush holder dengan biji kopi ya. Caranya gampang banget dan ga memerlukan waktu serta keahlian khusus.

Bahan:

bahan-menghias-make-up-brush-holder-dengan-biji-kopi

1.  Biji Kopi secukupnya, pilih yang roasted yak… Supaya wangiiiii…

2. Gelas/ Toples/ Mason Jar, kalau saya menggunakan botol bekas selai ukuran besar

 

Cara Membuat:

cara-menghias-make-up-brush-holder-dengan-biji-kopi

1. Siapkan bahan.

2. Masukkan biji kopi secukupnya ke dalam gelas/ botol.

3. Selesai, make up brush holder siap digunakan. Tinggal dimasukin kuasnya….

 

cara-menghias-make-up-brush-holder-dengan-coffee-bean

Mudah banget kan. Untuk pecinta make up sekaligus pecinta kopi wajib banget dicoba di rumah ni tutorial. Dijamin suka banget. Saya sendiri sebenarnya bisa terlalu sering minum kopi, karena masalah lambung. Tapi sukaaaaaaaa banget bau kopi, yang seger dan bikin “bangun”. Buat pecinta kopi tapi yang bukan pecinta make up kamu bisa gunain juga buat wadah barang lain seperti pensil atau kalau dalam ukuran super gede bisa juga sebagai adah sendok. Saya juga uda siapin tutorial lain terkait dengan biji kopi. Kemungkinan minggu ini akan posting juga 🙂 So stay tune di nyonyamalas yaaa…

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

10 Tips Foto Produk yang Instagramable dari Denny Herlianso, Senior Photographer

10-tips-foto-instagram

Tips fotografi untuk instagram ditambah produk kecantikan dan perempuan. Kayanya jadi paduan yang sempurna buat dikumpulin jadi satu paket obrolan. Cakep dan seru. Mmmhhh… Nhaitulah yang kemarin kejadian di acara Workshop Beauty & Photography yang diadakan Covermark Indonesia dan Komunitas Indonesian Female Blogger. Acara yang dimulai jam 5 dan rencananya selesai jam 8, jadi molor hampir jam 9. Bukan karena panitianya ngaret, tapi karena pesertanya ga mau pulang! Mau praktik dan mau nanya-nanya teroooosss… Hihihihi… Temanya oke sih, materinya bermanfaat banget dan disampaikan secara fun (sering banget ngakak) sama narsum, terus panitianya juga asik-asik. Jempol kanan kiri atas bawah deh buat tim panitia. Kapan lagi dong, dapet workshop dengan narasumber sekaliber mas Denny Herlianso, fotografer seniornya majalah Femina, dan GRATISSSS

Jadi, saya sampai bingung ini mau bikin artikelnya nulis dari sisi mana. Biar lebih fokus, dan temen-temen juga dapet manfaatnya, saya nulis tentang workshop fotografi dan lebih fokus lagi ke bagian fotografi produk yang instagramable aja yaaaaa… Yuk mari merapat…

tips-fotografi-untuk-instagram

Mas Denny kasi penjelasan tentang dasar-dasar fotografi agar hasil foto kita kece dan mantep buat di pajang di Instagram. Setidaknya beliau bilang ada 10 hal yang harus dipikirkan ketika mau ambil foto!! Banyak ya? iyaaaaa. Susah? ternyata engga. Mas Denny dengan sabar, sederhana dan lucu membahas atu-atu tips untuk 10 hal tersebut. Rangkumannya seperti ini…

Oiya, foto2 yang saya pakai bukan foto2 pak Denny ya. Saat event, saya mencoba fotoin slide Mas Denny dari jauh tapi kurang jelas hasilnya. So, foto-foto berikut yang tanpa watermark nyonyamalas berarti adalah foto yang saya ambil dari beberapa sumber stok foto online yang saya pilih setepat mungkin sesuai contoh dari Mas Denny.

1 . Peralatan: Kamera DSLR vs Kamera Handphone

Yang biasa diributin pertama kalo mau moto adalah kamera. Kamera apa yang paling bagus buat instagram? Statement dari Mas Denny seperti ini: buat instagram dan blog, kamera hape bisa jadi lebih bagus dari kamera DSLR. Zinnkkkk…

dslr-vs-handphone-blog

Lalu peserta workshop terdiam, senyap dalam protes terselubung dalam hati. Masa sih?

Ternyata, alasannya adalah dari sisi ukuran foto. Ukuran foto hasil jepretan handphone lebih kecil dari kamera DSLR. Kamera DSLR akan memiliki keunggulan absolut ketika hasil fotonya di print. Sementara ketika ditampilkan pada layar kecil seperti handphone dengan ukuran layar rata-rata 4 inchi, kualitasnya ga akan jauh berbeda. Sementara itu, size foto yang kecil akan membuat foto lebih cepat diunggah dan dibuka di web. Secara pengguna online sekarang banyakan pakai handphone untuk membuka baik IG maupun blog, maka kamera handphone jenis tertentu bisa jadi mengungguli kamera DSLR dalam hal ini. Kaget ya? Sama!

2 . Background

Foto produk ga harus dalam bentuk flatlay atau di studio looh… Contohnya foto produk karakter katak seperti ini yang menggunakan latar belakang jalanan beton dan taman.

foto-produk2-blogfoto-produk1-blog

Mas Denny juga cerita kalau pernah dapat job harus motret produk dengan syarat harus pake background outdoor. Malang tak dapat ditolak untung sulit diraih, cuaca Jakarta pas itu lagi sering mendung dan hujan. Terpaksalah dia harus foto di studio. Dan pakai background buatan. Loh… apa jadi alami? Ternyata yang dia jadiin background itu taman portable. Maksudnya taman portable tu yang suka disewain mamang-mamang penjual tanaman hias buat dekor kawinan itu loh. Ditambah beberapa properti (kalo mau) kata pagar sepotong, batu sepotong, uda deh… Jadi kesan outdoornya. Dan tanaman yang disewanya ga perlu banyak-banyak. Motoin produk kan cuma perlu 1×1 m paling gede.

Kalo flatlay bisa lebih kecil lagi bidang yang harus disiapin. Jadi ya sewa aja sesuai ukuran yang diperlukan. Cerdas ya? Customer pun puas dengan hasil foto berbackground “outdoor” tadi. Selain itu, ada beberapa contoh alat yang rada out of my mind buat di jadiin background foto flatlay. Semuanya practicable dan relatif murah, contohnya adalah sebagai berikut:

  • alas foto hasil print sendiri
  • kertas kado
  • kain jilbab
  • karpet
  • sprei

Catatan penting yang perlu diingat adalah warna background jangan sampai “menghilangkan” atau membuat sebagian obyek tidak terlihat. Misal latar belakang hitam untuk produk yang hitam membuat beberapa bagian jadi tidak tampak di foto.

3 . Arah Cahaya

Gunakan flash yang lembut. Beberapa wangsit diberikan Mas Denny terkait arah cahaya ini:

  • Depan: paling jelek karena akan kelihatan flat. Berlaku juga buat foto wajah. Cahaya dari arah depan berpotensi membuat hidung kita yang mancung ke belakang ini makin mingslep. Caution please para pesekers! 😀
  • Samping: bisa dibilang arah samping ini adalah arah cahaya yang paling bagus. Karena selain akan memunculkan sisi-sisi yang jarang terlihat dari sebuah obyek yang berarti unik. Cahaya dari arah samping juga bagus karena akan memunculkan gradasi. Lalu terdengar lagi suara dalam hati, gradasi? bayangan? bukankah bayangan itu ga bagus buat foto? Itu hanya mitos kaya mas Denny, karena bayangan dan gradasi akan membuat foto kita punya dimensi, because life is never flat kalo kata iklan keripik.
  • Belakang: Cahaya dari arah belakang bisa digunakan apabila kita emang pengen ada berkas-berkas cahaya di tepian obyek. Saya si ngebayanginnya jual boneka batman trus difoto pake cahaya dari belakang… kaya ada sinar gitu dari belakang. Keren kali ya…
  • Atas: Caution please again! Cahaya dari arah ini akan membuat obyek jadi keliatan pendek.
  • Bawah: Kalau untuk motoin orang, cahaya dari bawah bikin kita keliatan kaya hantu, hehehe… Tapi cahaya arah bawah ini bermanfaat untuk teknik flatlay obyek yang mengkilat.

4 . Intensitas Cahaya

Selain cahaya langsung seperti nomor 3, intensitas cahaya bisa diatur pakai reflektor, alias pemantul. Nhah, di workshop kemarin dibahasnya ada dua macam reflektor a) reflektor cahaya dan b) reflektor warna.

a) Reflektor cahaya itu artinya pemantul cahaya, iye taukk. Nah, untuk mengatur intensitasnya kita bisa mengubah warna reflektor yang dipakai. Reflektor warna perak akan memantulkan cahaya = 100%. Bahan yang bisa dibuat sebagai reflektor ini misalnya alumunium foil hasil menjarah dapur mama. Jenis kedua, reflektor warna putih seperti kertas, stereofoam dll akan menghasilkan pantulan cahaya kurang dari 100%. Sementara reflektor warna hitam bisa dipakai untuk meredam atau menyerap cahaya, dengan tingkat pantulan chaya yang dihasilkan adalah 0%.

b) Reflektor warna digunakan untuk menghasilkan kesan hangat atau dingin. Caranya adalah dengan menggunakan air berwarna dalam wadah bening untuk memantulkan warna-warna yang diinginkan. Jika mengiginkan rona hangat maka yang digunakan adalah air berwarna kuning. Jika yang diinginkan kesan dingin maka air yang digunakan adalah warna biru. Dapat darimana warna air air itu? Bikin aja pakai sumba atau cat dicampur dengan air bersih. Gampang kaaan?

5 . Jenis Material bahan/ obyek

  • Dof. Bahan ini adalah bahan yang paling oke karena terkesan classy.
  • Glitter.
  • Shinny atau mengkilat. Untuk obyek ini pesan utamanya adalah jangan terkena sorotan cahaya secara langsung. Kemudian terkait dengan memotret obyek mengkilat ini ada pertanyaan bagus dari peserta: bagaiman tips supaya kamera atau kita sebagai fotografernya tidak ikut terfoto pada permukaan obyek yang mengkilat tersebut. Nah, tips praktisnya adalah dengan menggunakan studio mini. Studio mini bisa dibeli atau dibuat dari kardus bekas. Jadi kardus bekas sisi-sisi samping dan atasnya dihilangkan, kemudian ditempel difuser berupa kertas kalkir atau plastik kresek putih atau bahan lain yang sejenis. Memotretnya dari sisi atas. Jadi difuser di sisi atas diberi lubang kecil sebesar lensa kamera untuk memotret obyek. Arah cahaya dari samping kanan kiri, atas (jika memungkinkan) dan bawah (menggunakan meja kaca). Dengan demikian, obyek tidak akan memantulkan bentuk kamera dan pemotretnya.

6 . Komposisi foto

Obyek tidak selalu harus berada di tengah. Mas Denny malah menyarankan agar ketika memotret obyek, ada bagian-bagian yang masih tersembunyi sehingga menarik perhatian atau membuat penasaran. Tidak ada rumus pasti yang disebutkan oleh mas denny, bisa 100%, 75% atau 50% bagian obyek yang tampak pada foto. Seperti ini foto-foto di bawah ini:

strawberry-1-blogstrawberry-2-blogstrawberry-3-blog

Contohnya, foto pertama dengan komposisi foto 100%, foto kedua 75% dan yang terakhir dengan komposisi foto kurang lebih 50%. Mana foto yang menurutmu paling membuat pengen?

Penggunaan aksesoris juga dapat digunakan untuk menunjang estetika komposisi foto dan meningkatkan sisi emosional yang melihat foto. Pastikan aksesorisnya relevan ya… Misalnya obyek handuk, kelembutannya bisa ditonjolkan dengan adanya bayi yang tidur di atasnya. Atau cup cakes dan hiasan permen untuk foto produk makeup yang ditujukan ke anak-anak remaja, dimana makeupnya memang ada yang rasa permen. Jangan bedak bayi disandingkan sama pisau dapur. Kan jadi serem malah asosiasinya…

7 . Format

Untuk Instagram yang disarankan adalah square atau persegi. Namun, ketika mengambil foto bisa dengan horizontal atau vertikal kemudian d-crop persegi. Namun yang perlu dipertimbangkan ketika melakukan cropping adalah bagian yang di-crop tidak boleh lebih dari 50%.

8 . Fokus

Teman-teman sering lihat foto obyek yang belakangnya ngeblur gitu kan ya? Dengan metode ini selain obyek menjadi lebih menonjol, foto jadi tampak dramatis. Namun perlu, jika digunakan sebagai foto etalase atau produk jualan, terkadang pembeli lebih menyukai foto yang minim editing. Karena untuk mendapatkan warna atau kondisi asli dari produknya. Perbedaan warna karena proses editing atau filter bisa mengurangi kepuasan pelanggan loooh…

9 . Sudut pengambilan

Ambil foto dari sebanyak-banyaknya sudut. Apalagi jika obyeknya banyak yang akan difoto. Beliau bilang jangan terlalu detail menata satu persatu. Tata secara bersamaan, kemudian ambil foto obyek satu persatu dalam tatanan tersebut dari sisi-sisi yang berbeda.

food-restaurant-camera-taking-photo-blog

Pengalaman yang Mas Denny ceritakan adalah ketika harus melakukan pemotretan untuk produk makanan yang sangat banyak. Beliau tata saja semua makanan yang harus difoto pada suatu meja. Kemudian mulai memotretnya satu per satu. Hal ini akan sangat menghemat waktu dan tetap mendapatkan hasil yang baik. Obyek lain bisa berguna sebagai background atau tampak seperti aksesoris yang memperkaya komposisi foto. Sebagai fotografer amatir, sering banget kan kita tergoda untuk menata, menggeser obyek setengah cm ke kanan, aksesorisnya 5 cm ke kiri, dengan harapan mendapat hasil optimal. Sebenarnya itu bisa didapat hanya dengan mengganti sudut pengambilan gambar.

10. Konsep

Last but not least, yang paling penting untuk dipikirin saat membuat foto yang instagramable adalah KONSEP. Konsep dalam hal ini Mas Denny menggaris bawahi tiga hal: 1) pesan yang ingin disampaikan 2) kesamaan persepsi antara fotografer, pemilik produk dan juga calon pembeli/ yang melihat foto dan 3) bagaimana memvisualisasikan pesan dan persepsi tersebut ke dalam sebuah foto.

before after

Lebih lanjut, foto atas adalah hasil jepretanku sebelum workshop (BEFORE), yang bawah adalah saat sesi latihan di workshop (AFTER). Uda keliatan ada perbedaan ya… Walaupun saya akui, masih harus belajar super banyak biar kaya Mas Denny. Hehehe…

Oiya, kalau kamu pengen juga ikutan acara-acara bermanfaat kaya gini kamu bisa gabung ke grup komunitas Indonesian Female Bloggers di Facebook kaya aku. Selain ilmu, dari komunitas ini saya sebagai member newbie di dunia blog juga ngerasa dapat support group. Every single personnya helpfuuuuuuuuuuuuul banget. Dari yang sesama newbie maupun yang uda senior. Mereka mau ditanya apa aja dan dengan senang hati share pengalaman mereka. Pokoknya sesuai banget dengan moto komunitas ini “Empowering Each Other”. Saya jadi tambah semangaattttttt!!!!

Selain itu, aku juga mau say thanks ke Covermark Indonesia yang uda bikin workshop gratis sekeren ini. Apresiasi banget buat kemurahan hati mereka. Di samping workshopnya bermanfaat, peserta juga dibawain oleh-oleh sampel beberapa produk. Yang paling kena di hati saya sih si produk Moisture Veil Lx, semacam foundation tapi bentuknya kaya bedak padat. Saya kan ga pernah make make up ya karena ngerasa ribet dan kantor juga ngizinin untuk bare face. Tapi setelah beberapa kali nyoba pemakaiannya praktis banget… Saya lagi nunggu review dan tutorial lebih lanjut ni dari temen-temen beauty blogger buat produk ini.

See you yak, semoga sharing tentang 10 tips fotografi untuk instagram dari Mas Denny ini bermanfaat buat kamu 🙂 Thanks for reading!

Thanks for your support, artikel ini diapresiasi sebagai Covermark Blog Competition Winner:

covermark-blog-competition-winner

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!