Resep dan Tips Membuat Sapi Lada Hitam

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam

Sejak hamil saya mual kalau mencium bau masakan. Jadi jarang banget ke dapur untuk masak. Syukurlah, suami saya a.k.a Tuan Besar bukan tipe yang tidak mau turun gunung masuk dapur buat masak. Kali ini yang beliau masak adalah sapi lada hitam dengan paprika kuning. Masaknya gampang karena lada hitamnya pakai yang sudah setengah jadi, bukan yang masih bulet-bulet. Tapi rasa lada hitamnya tetap nendang endang bambang gurindang.

bumbu-bamboe-lada-hitam

Oiya, pas saya share foto masakan ini di IG banyak yang nge-like. Tuan Besar sebagai pria biasa, merasa dikagumi gitu jadinya sama nyonya-nyonya…. Hihihi…. Trus saya dikasih resep dan tips membuat sapi lada hitam tsb untuk ditulis diblog. Bahkan beliau rela saya ajak ke Hero, buat nyari dan fotoin bumbu yang dia pakai sebelumnya. Demi melengkapi tulisan ini buat nyonya-nyonya loh, hahaha. Cuma karena pas dia masak, tidak difoto-foto, mohon maaf kalau tidak ada foto step by stepnya ya…. Tapi gampang banget kok….

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam

Resep Membuat Sapi Lada Hitam

Bahan:

200 gr daging sapi khas dalam

1 sendok makan tepung maizena

4 sendok makan minyak goreng (suami saya menggunakan minyak kelapa)

1 bungkus bumbu lada hitam merk Bamboe (suami menekankan harus merk ini, merk favoritnya)

1/2 buah paprika kuning ukuran sedang, potong dadu

1/2 buah bawang bombay ukuran sedang, potong dadu

4 sendok makan air

Cara membuat:

1 . Lumuri daging dengan tepung maizena sampai merata.

2 . Panaskan minyak goreng.

3 . Tumis daging sampai berwarna kecokelatan.

4 . Masukkan bawang bombay dalam tumisan daging. Tumis sampai bawang bombay layu.

5 . Masukkan paprika. Aduk rata.

6 . Masukkan bumbu lada hitam. Aduk kembali sampai bumbu menempel ke semua bahan.

7 . Tambahkan air. Aduk sampai air menyusut dan kuah mengental.

8 . Sajikan dengan nasi hangat dan sayur pendamping agar lebih sehat.

Tips Membuat Sapi Lada Hitam

1 . Gunakan bumbu sapi lada hitam merk Bamboe

Seratus persen bukan iklan. Tapi memang suami sendiri yang bilang demikian. Beliau memang agak fanatik dengan merk bumbu ini. Dia juga menambahkan, bumbu lain dari merk ini juga ga kalah enak. Nah, jika di supermarket atau pasar, nyonya-nyonya menemukan ada dua jenis kemasan bumbu Bamboe seperti pada foto di bawah ini, keduanya asli loh.

dua-varian-bumbu-bamboedua-varian-bumbu-bamboe-rendang

Untuk yang resep khas masakan Indonesia lebih enak yang bungkus abu-abu. Tapi untuk varian yang lain tidak ada yang bungkus abu-abu. Termasuk untuk yang sapi lada hitam ini. Jadi yang kami pakai adalah bumbu Bamboe dengan kemasan cokelat.

bumbu-bamboe-lada-hitam-cokelat

2 . Gunakan paprika kuning

Paprika warna kuning rasanya lebih manis dan tidak pedas dibandingkan paprika hijau, merah maupun yang orange. Memang sesuai selera. Kami memilih paprika yang warna kuning untuk menyeimbangkan rasa pedas dari bumbu lada hitamnya. Namun, untuk yang menyukai rasa lebih pedas atau lebih langu, bisa memilih jenis paprika lain.

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam-paprika

3 . Sajikan dengan sayur pendamping yang rasanya tidak terlalu kuat

Sebagai teman dari sapi lada hitam ini kami memilih tumis kailan. Kailannya hanya kami tumis dengan bawang putih yang dikeprek. Tanpa garam tambahan atau bumbu lain. Pilihan tersebut jatuh pada tumisan sayur polos, selain karena praktis juga agar ketika makan tidak campur-campur rasanya. Semakin simpel sayur pendampingnya, semakin menonjol rasa lada hitamnya.

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam-untuk-bekal

Sekian resep dan tips membuat sapi lada hitam. Kalau nyonya-nyonya punya resep sapi lada hitam dan juga tips yang beda, feel free untuk share di komen yaaa… Semoga bermanfaat ya Nyaaaahhh…. 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Masak Nasi Kuning Pakai Rice Cooker

nasi kuning siap disajikan

Walaupun mungkin nasi kuning belum tentu masakan asli Indonesia (karena setahu saya, beberapa negeri tetangga kita di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei juga mengenalnya), makanan ini sangat akrab di hati orang Indonesia. Sering muncul pada acara-acara perayaan dalam bentuk tumpeng. Saat ini sih, sudah banyak warung nasi yang menjualnya untuk sarapan. Biasanya dalam paketan mika atau kardus, biar gampang take away. Oiya, ngelanjutin obrolan tentang nasi kuning yang sering dipakai tumpeng tadi. Tumpeng nasi kuning biasa dipakai untuk acara-acara gembira seperti ulang tahun, tunangan atau acara-acara meriah lain. Bentuknya yang kerucut ke atas menggambarkan gunung emas. Simbol kekayaan, kemakmuran dan moral yang luhur. Berbeda dengan tumpeng nasi putih, yang berarti kesucian. Dalam adat Jawa,tumpeng nasi putih dipakai untuk upacara nujuh bulanan kehamilan atau pada saat kematian seseorang yang masih lajang. Yang terakhir disebutkan sepertinya sudah jarang sekali dilaksanakan.

1460616332414

“Tumpeng nasi kuning simbol kemakmuran dan moral yang luhur” via @nyonyamalas click to tweet!

Saya dan si Tuan Besar membuat nasi kuning ini ceritanya untuk ngerayain 30 bulanan kami bareng. Biar afdol, kami buat tumpeng ala-ala gitu. Untuk pelengkapnya kami pakai ayam, telur goreng, sambal goreng ati, orek tempe, sambal, perkedel tahu dan kerupuk (ga kefoto maap). Jumlah lauknya ada tujuh atau pitu (bahasa Jawa) yang berarti Pitulungan (pertolongan). Maksudnya adalah kami berdoa memohon pertolongan Tuhan, semoga ke depan tetap rukun dan happy dalam menjalankan hubungan kami. Hihihihi, sok filosofis yak… 😛 Kalau mau untuk sarapan aja si, apa yang ada juga bisa dipakai lauk sebenarnya…

Nhaaahhhh… kepanjangan kan jadinya ceritanya. Sekarang nomongin gimana bikinnya. Walaupun sarat nilai-nilai tradisional yang kayaknya ribet itu, kita masih bisa ngakalin cara masaknya. Tentu saja ini bukan cara masak yang pakem yak. Karena ga diaron, ga pakai beras pulut, juga ga di kukus. Soalnya ga punya dandang dan ga mau ribet seperti biasa, jadi kami pakai rice cooker. Cus!

Alat: Rice Cooker

Bahan: Beras 2 cup

Bumbu:

1. kunyit ditumbuk dan dilarutkan dalam air,

2. satu buah jeruk nipis,

3. satu batang serai ambil putihnya,

4. dua lembar daun salam,

5. santan kental 80 ml,

6. air secukupnya.

bumbu nasi kuning

 

Cara Membuat:

1. Cuci bersih beras, letakkan dalam wadah. Beri perasan jeruk nipis, buang biji-biji nya. Aduk rata.

beras jeruk nipisberas

2. Masukkan larutan kunyit dalam wadah berisi beras. Biarkan terendam minimal selama 4 jam.

nasi direndam hasil rendaman nasi

3. Masukkan beras dalam rice cooker, masukkan santan aduk rata.

nasi serai salam nasi santan

4. Tambahkan air sampai batas ketinggian air dari beras adalah satu ruas jari. Masukkan dalam rice cooker, dan jangan lupa dinyalakan. Hihihihi, mama saya sering sekali lupa melakukan step kecil ini…

tambahkan airmasak nasi

5. Angkat nasi apabila sudah masak. Yeeeee!!!

nasi masak

Tambahkan lauk dan nasi kuning siap disajikan 🙂 Selamat menikmati…

nasi kuning siap disajikan

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Gudeg ala Jogja Modifikasi

Gudeg Jogja Modifikasi

“Gudeg is Javanese cuisine, made from young unripe jacfruit boiled with palm sugar and coconut milk“, kira-kira demikiankah saya menjabarkan jika harus menggambarkan apa itu gudeg kepada orang asing. Tampang gudeg yang cokelat kadang tampak kurang apetizing, sementara bagi beberapa orang tampilan adalah perwakilan rasa. Kadang gudeg senikmat apapun jadi “tidak menjual”. Pekerjaan rumah bagi kita, orang Indonesia, untuk meyakinkan dunia, bahwa warisan budaya yang satu ini pun tak kalah nikmat dengan makanan Indonesia lainnya. Awalnya saya ragu membuat masakan ini karena takut ribet, tapi setelah diutak atik jadilah resep gudeg jogja praktis ini.

“Gudeg is Javanese cuisine, made from young unripe jacfruit boiled w/ palm sugar & coconut milk” via http://bit.ly/1VxzTzw @emanuellaeman click to tweet!

Sebagaimana masakan Jawa kebanyakan, rasa dominan pada masakan ini adalah manis. Gudeg dari daerah Jogja cenderung lebih manis daripada gudeg dari Solo. Jenis gudeg sendiri yang pernah saya temui (cmiiw) ada dua macam, gudeg kering dan gudeg basah. Untuk yang ada di Jakarta dan masih penasaran apa bedanya gudeg kering dan gudeg basah, bisa mencari rumah makan gudeg di sekitaran Jakarta. Untuk gudeg basah contohnya adalah Gudeg Pejompongan yang terletak di Bendungan Hilir. Sementara contoh gudeg kering adalah Gudeng Pak Atmo, Gandaria. Kedua rumah makan ini cukup ngetop. Terbukti banyak artikel di situs maupun blog yang membahas tentang dua rumah makan ini. Rumah makan yang disebutkan terakhir malah disebut-sebut dimiliki oleh seorang mantan kepala koki di Istana Mangkunegara yang bernama Pak Atmo. Sajian gudeg di kedua rumah makan sama-sama dilengkapi ayam, sambal goreng krecek dan telur sebagai lauk.

Resep kali ini akan membahas bagaimana cara membuat gudeg jogja yang tipikalnya kering. Saya sebut resep ini modifikasi karena tidak menggunakan areh sebagai toping dari gudeg keringnya. Lauk pendampingnya sendiri hanya telur yang dimasak bersamaan dengan gudeg, demi mengedepankan segi kepraktisan.

gudeg-jogja-praktis

Bahan:

nangka muda 250gram, potong-potong lalu rebus,

nangka muda gudeg

santan kental 200ml

6 butir telur rebus, kupas

telur gudeg

300ml kaldu dari 2 potong iga

kaldu iga

 

Bumbu:

4 butir bawang merah

2 siung bawang putih

2 butir kemiri

1 sendok teh ketumbar

4 lembar daun salam

5cm lengkuas

segenggam gula merah

bumbu gudeg

 

Cara membuat:

1. Haluskan bumbu halus, masukkan bumbu dalam panci.

bumbu halus gudeg

2. Masukkan nangka muda ke dalam panci.

bahan nangka muda rebus

3. Masukkan telur rebus kedalam panci. Telur yang kami gunakan bertekstur marble kuning karena sebelumnya kami gunakan sebagai percobaan tapi gagal. Hehehe… Pada resep ini telur rebus biasa pun dapat digunakan.

bahan gudeg telur rebus

4. Masukkan kaldu dan potongan iga sapi rebus. Rebus sampai mendidih. Tambahkan gula merah dan garam.

bahan gudeg lengkap

5. Masukkan santan sambil sesekali diaduk.

bahan gudeg santan

6. Rebus sampai santan menyusut habis dan nangka telah lunak.

gudeg jogja modifikasi

Mudah bukan? Selamat mencoba dan selamat menikmati! 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Cara Membuat Semur Telur ala Mama

semur7

Mama saya jarang sekali memasak. Tapi ada masakan yang enaaaaak sekali (menurut saya hehehe), yang selalu beliau masak ketika kami di rumah. Untuk acara apapun dan kesempatan apapun: Semur. Resep semur yang mama biasa masak, adalah resep yang biasa orang Jawa pakai. Tidak memakai cengkeh, pala, jintan ataupin kayu manis seperti yang dipakai pada semur Betawi. Rasanya tidak terlalu setrooong dan dominan rasa manis plus gurih.

Nama Semur berasal dari kata Belanda, smoor, yang artinya memasak daging dengan tomat dan bawang secara perlahan. Walaupun namanya berasal dari nama Belanda, semur bukanlah makanan asli Belanda, loh. Memang ada makanan Belanda bernama Hachee (masakan yang terdiri dari daging/ ikan/ burung dan sayuran yang direbus bersama kaldu tulang, bawang dan cuka atau wine) yang menginspirasi adanya resep semur ini. Bangsa Indonesia yang pernah mencicipi makanan ini kemudian membuat suatu masakan rebusan daging yang juga berwarna cokelat namun dengan rempah-rempah khas Indonesia. Warna cokelat pada hachee yang timbul dari kaldu tulang (brownstock – kaldu tulang sapi yang dibakar), pada semur digantikan dengan warna cokelat dari kecap kedelai. Setelah menjadi familiar di bangsa kita, isian dari semur pun menjadi beragam. Tak hanya daging sapi, daging kambing, ayam, tahu, tempe dan telur pun juga bisa disemur [sumber].

Bahan yang paling sering mama saya pakai untuk semur adalah telur, alih-alih daging. Waktu memasak semur telur sendiri (diluar merebus telurnya) sebenarnya sangat cepat, kurang lebih 15 menit. Lagipula proses memasaknya tidak perlu banyak diaduk, sehingga bisa disambi mengerjakan pekerjaan rumah yang lain atau sambil twiteran. Hihihihi… Kemudahan proses pembuatannya membuat saya menyukai masakan ini. Lagipula, telur yang disemur bisa disimpan cukup lama di kulkas. Masak sekali, makan berkali-kali deh.

 

“Masak semur itu mudah, bahkan bisa sambil twiteran!” via @emanuellaeman (Click to Tweet!!!)

 

Bahan: 4 butir telur

cara-membuat-semur-telur

 

Bumbu Halus:

3 Bawang Merah

2 Bawang Putih

1 Sendok teh (munjung) Ketumbar

Lada/ Merica jika jika suka

2 Sendok makan  Gula Jawa

Garam sesuai selera

 

Bumbu Lain:

2 Sendok makan Minyak Goreng untuk menumis

2 Lembar Daun Salam

1 Ruas jari Lengkuas, keprek

4 Sendok makan Kecap

 

Cara Membuat:

1. Rebus telur di air dingin untuk menghindari telur pecah. Rebus sampai matang kurang lebih 30 menit.

merebus telur

2. Sambil menunggu telur matang, uleg/ blender Bumbu Halus. Sisihkan bersama Bumbu Lain.

bumbu semur uleg

3. Setelah telur matang, ambil telur dari panci air panas. Masukkan ke wadah yang berisi air dingin. Kupas segera, agar lebih mudah dikelupas kulitnya.

mengupas telur

4. Agar bumbu merasuk, sebelum dimasak tusuk-tusuk telur rebus dengan tusuk gigi di sekujur permukaannya. Selain menusuk, cara lain yang bisa dipakai adalah menyayat-nyayat permukaan telur dengan pisau. Tusuk/ sayat cukup dalam namun jangan sampai tembus/ terbelah. Tusukan/ sayatan ini berguna sebagai jalan masuk bumbu ke dalam lapisan telur. Terbayang kan kuning telur yang berbumbu… MMMMMMMMMMMMMMMMMM…. 🙂

menusuk telur dengan tusuk gigi

5. Tumis bumbu halus dengan 2 sendok makan minyak goreng sampai berbau harum. Masukkan salam dan lengkuas, tumis lagi sampai tambah harum. Hati-hati jangan terlalu lama agar bumbu tidak gosong. Masukkan telus, aduk. Tambahkan air dan kecap. Bagi yang menyukai sedikit rasa pedas, tambahkan lada/ merica bubuk.

merebus dengan bumbu

6. Tunggu sampai mendidih. Voilaaaa!!! Semur telur siap dinikmati 🙂

cara-membuat-semur-telur

Si Tuan Besar suka sekali membiarkan telur ini bermalam terlebih dahulu, baru dihangatkan dan dimakan keesokan harinya. Lebih merasuk bumbunya katanya (warna telurnya sampai cokelas sampai dalam). Mantapppp.

Yukkkk pin gambar di bawah di pinterest kamu, biar mudah nyarinya lagi nanti-nanti pas diperlukan. Atau bisa juga share di medsos lain di icon2 sosmed di bagian bawah yaaa…

cara-membuat-semur-telur

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Ayam Goreng Lengkuas Resep Praktis

ayam lengkuas

Lengkuas atau yang sering disebut oleh nenek saya dengan Laos (bahasa Jawa) adalah keluarga jahe-jahean asli Indonesia. Jenis ini sering dipakai pada kuliner Asia, seperti di Indonesia dan Thailand, untuk mendapatkan aroma yang khas. Untuk penggemar berat masakan praktis mungkin rada keder mendengar resep ini menggunakan lengkuas, gegara bahan ini jarang kita gunakan ketika merebus air, menggoreng telur ataupun bikin mie instan (yaiyalah… :D). Namun percayalah, segala resep yang berhasil direalisasikan oleh Nyonya Malas pastilah resep yang gampang. Siapa coba Nyonya Malas… Nyonya yang malas kan… 😀 kekeke…

Resep praktis anti gagal yang sore ini saya buat adalah hasil sharing dari senior di kantor: mbak Uni Lestari. Saya sebut anti gagal karena, sekali saya coba langsung sukses (satu yang tak sesuai hanyalah jumlah krispinya yang melebihi harapan alias kebanyakan, sampe ditoplesin sama si Tuan Besar, hehehe, pura-puranya serundeng). Mengutip kata-kata Mbak Wena (senior kantor saya yang lain): Ayam Goreng Lengkuas yang dimasak dengan baik rasanya akan sangat gurih, wangi, warnanya cokelat keemasan, sedikit berminyak. Minyak yang sedikit itupun ada warna dan citarasa lengkuas yang ringan namun nempel di lidah, bahkan beberapa belas menit setelah makan! Bumbu lengkuasnya yang rontok sebagian nempel-nempel di ayamnya membuat pengalaman memakannya sedikit berbeda dengan ayam kuning biasa. Minyak atsiri dalam lengkuas, meleleh jadi satu dengan minyak yang dipakai menggoreng ayamnya, itu yang bikin jadi makin beda citarasanya…

Ngiler ya, denger deskripsinya… Kalo gitu segeralah meluncur ke warung terdekat dapur… hiyaaaak!

 

Bahan:

Ayam (saya menggunakan 6 potong paha bawah ayam pejantan)

Lengkuas 1 bonggol (atau sesuai selera – lengkuas yang saya gunakan sebanyak 3 bonggol sehingga menghasilkan kremes yang terlalu banyak), Lengkuas diparut dan dipisahkan

ayam lengkuas 1 parut lengkuas

 

Bumbu yang diblender/ dihaluskan:

Ketumbar (ditumbuk halus terlebih dahulu)

ayam lengkuas 2 uleg ketumbar

Salam tiga lembar

Bawang Putih 6 siung

Kemiri 5 butir

Garam satu sendok teh

ayam lengkuas 3 bumbu halus

 

Langkah-langkah Mudah:

1. Rebus ayam dengan bumbu halus, lamanya merebus ayam tergantung pada ayam yang digunakan. Ayam kampung akan lebih lama dari pada ayam pejantan, dan ayam pejantan lebih lama daripada ayam lehorn,

ayam lengkuas 4 rebus ayam

2. Masukkan lengkuas parut, dan salam,

ayam lengkuas 5 rebus lengkuas

3. Rebus sampai ayam lunak, setelah ayam lunak, angkat dan tiriskan,

4. Saring air rebusan bumbu dengan saringan besi, tiriskan sampai air yang terdapat dalam bumbu semuanya habis. Bumbu yang tersaring inilah yang akan menjadi kremes, yummmm 🙂

ayam lengkuas 7 saring

5. Goreng ayam (deep fry) dalam minyak panas sampai berwarna kekuning-kuningan, angkat dan tiriskan,

ayam lengkuas 6 goreng

6. Goreng bumbu pada minyak sisa menggoreng ayam. Hati-hati dalam menuangkan bumbu. Pengalaman saya, ketika memasukkan terlalu banyak bumbu (satu mangkuk dalam panci penggorengan, minyaknya meluap. 😛 Belajarlah dari kesalahan saya: saya masukkan sekaligus seluruh bumbu yang banyaknya sekitar satu mangkuk sedang 😀 Setelah kremes berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan,

7. Sajikan ayam goreng dengan kremesnya… hmmmm… wangi dan sedap!

ayam lengkuas

 

Jika kamu tidak langsung mau makan enam potong paha ayam tsb sekaligus, kamu bisa simpan di frezeer setelah tahap 4 selesai. Atau dengan kata lain tidak perlu menggorengnya terebih dahulu. Tips penyimpanan: pastikan kamu telah meniriskan ayam dan bumbu sampai airnya benar-benar habis. Jika kadar airnya masih banyak, ayam akan cepat basi. 🙂 Simpan dengan zipper pack, plastik atau boks makanan per porsi, agar tidak perlu dicairkan berulang. Setelah dicairkan harap segera dimasak agar tetap fresh. Buat kamu yang demen makan enak tapi tetep hemat dan praktis, kamu bisa memasak dalam jumlah cukup banyak di weekend dan menikmasti ayam goreng lengkuas di weekday dengan tinggal menggoreng per porsi ayam berbumbu yang kamu bekukan. Selamat memasaaaak… 🙂

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Soto Daging

soto8

Indonesia yang kaya akan resep masakan enak memiliki banyak jenis soto khas daerah. Uniknya, walaupun berbagai soto tersebut diolah dengan bahan-bahan yang berbeda, namun memiliki nama yang sama atau mirip-mirip. Hihihihi… Biasanya soto tersebut dinamai berdasarkan nama daerahnya seperti soto Madura, soto Kediri, soto Lamongan, soto Jepara, soto Semarang, soto Kudus, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, sroto Sokaraja, soto Banjar, soto Medan dan coto Makassar. Selain berdasarkan daerah, soto juga dinamai menurut bahan utamanya, misalnya soto Ayam, soto Daging, soto Babat dan soto Kambing. Nah, di sore yang dingin beberapa hari yang lalu saya mencoba membuat soto Daging. Berikut adalah resep untuk 3 porsi soto daging 🙂

Bahan:

250 gram daging sapi

daging sapi1

Bahan Pelengkap:

1 butir Telur

Tauge

Daun Seledri dicincang halus

Jeruk Nipis

Tauge, seduh dengan air panas

Bumbu:

3 siung Bawang Putih

6 siung Bawang Merah

1 cm Kunyit

1 cm Jahe

1 sendok teh Ketumbar

2 lembar Daun Jeruk

3 batang Daun Bawang atau Loncang potong-potong kurang lebih 2 cm

2 batang Serai keprak bagian putih pangkalnya

2 Liter

Mintak goreng untuk menumis

Gula

Garam

soto1

soto2

Cara Membuat:

1. Siapkan daging (bisa mengikuti tips mengempukkan daging di sini), potong-potong dadu.

2. Masukkan daging dalam 2 liter air, rebus hingga daging empuk dan air tinggal 1 liter.

soto3

 

3. Sambil menunggu daging empuk, haluskan bumbu kecuali daun bawang, daun jeruk dan serai.

soto4

 

4. Tumis bumbu halus sampai matang.

5. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging. Tambahkan gula dan garam. Rebus sampai air tinggal kurang lebih 600ml.

soto5

 

6. Saring supaya kuah menjadi bersih dan pisahkan daging.

soto6soto7

 

7. Tata bahan pelengkap seperti tauge, dan telur. Bisa tambahkan nasi atau soun sebagai karbohidrat. Tata daging. Tuang kuah Letakkan jeruk nipis dan taburi dengan seledri. Siaaaaappp dimaakaaaaannn!!! 🙂

soto8

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Rica-rica Ayam

rica6

Rica, kata ini konon berarti pedas atau juga cabai, dalam bahasa Manado. Betul juga, walaupun daging yang digunakan bisa berbeda (ayam, bebek, daging, saya ingin mencoba seafood) dan cara memasaknya mungkin sedikit banyak berbeda, satu kata yang pasti akan membekas setelah menyantap makanan ini adalah: PEDAS. Makanan ini adalah salah satu menu favorit keluarga calon suami. Dan walaupun Mama Titik, calon mama mertua, bukan orang Manado, beliau jago banget masak rica. So sweetnya, pernah di suatu hari, karena beliau tau saya tidak terlalu berani makan pedas, beliau sampai memasakkan dua jenis rica dalam satu meja. Satu yang tidak terlalu pedas untuk saya. Dan satu lagi yang ekstra pedas untuk seluruh keluarga. Sepertinya sejak saat itu saya jadi mulai jatuh cinta pada masakan pedas ini. 🙂

Resep yang saya tulis di bawah ini adalah resep ayam rica dari Mama Titik dan Mbak Ai

Bumbu:

4 buah Cabe merah

8 buah Cabe rawit

5 butir Bawang putih

10 butir Bawang merah

2 cm Jahe

2 lembar Daun jeruk

3 batang Serai

Garam

Gula (resep mama menggunakan kecap, tapi demi tampilan yang cantik saya prefer gula)

Lada bubuk

1 buah Jeruk Nipis

(beberapa bumbu terakhir tidak ikut terfoto, hehehe)

rica1

Bahan:

1 ekor Ayam Kampung dipotong menjadi delapan atau sesuai selerarica2

Cara membuat:

1. Persiapan bahan: Seekor ayam dipotong menjadi delapan, kemudian ayam dibersihkan dan direndam sejenak dengan jeruk nipis untuk menghilangkan bau anyir. Setelah itu, ayam dicuci.

2. Blender kasar (atau sesuai selera) semua bahan kecuali daun jeruk dan serai.

rica3

Untuk yang menyukai tekstur kasar, saya menyarankan untuk memblender cabai terpisah dengan bumbu lain. Sehingga bumbu lain dapat diblender lebih halus, sementara cabainya diblender kasar saja cukup. Jika tidak ada blender, diuleg saja. 🙂 Tips lain dalam menghaluskan bumbu dengan blender adalah dengan menggunakan minyak alih-alih air, sehingga saat ditumis, tidak terdapat percikan-percikan minyak yang timbul akibat adanya air di dalam bumbu yang ditumis.

rica4

3. Tumis bumbu dalam minyak yang cukup, agar matang merata. Jika sudah menggunakan minyak saat menghaluskan bumbu sebaiknya tambahkan sedikit lagi hingga bumbu terendam. Tambahkan lada bubuk, aduk lagi kemudian masukkan serai dan daun jeruk.

rica5

4. Setelah bumbu matang, masukkan ayam dan aduk-aduk sampai bumbu merata. Tambahkan air. Jumlah air yang saya gunakan cukup banyak, karena saya menggunakan ayam kampung. Bahkan di tengah proses, saya menambahkan segelas air lagi agar daging ayamnya lunak (saya suka ayam yang ketika digigit, dagingnya sampai lepas-lepas dari tulang). Tambahkan garam dan gula (jika suka) Masak terus sampai air menyusut.

rica6

5. Rica ayam ala rumah mertua siap dihidangkan. Dengan nasi pulen hangat, lebih sip.

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Ikan Goreng Sambal Dabu-dabu

bahan ikan7

Baiklah, saya mengakui, saya ga jago masak. Sama sekali ga bisa masak malah, baru dua bulan ini bisa goreng ikan tanpa hancur atau lengket. Tapi walau malas, tetap pede dong demi kecukupan gizi diri sendiri. Resep ini mudah buat saya, dan buat nyonya-nyonya yang expert pasti bisa masaknya sambil merem. Oke. Ikan yang saya pakai adalah ikan kembung. Wikipedia bilang ikan ini masih sekerabat dengan tengiri, tongkol, tuna, maidihang dan makerel. Di tempat lain seperti di Ambon ikan ini dipanggil dengan nama lemma atau tatare, sementara di Makassar disebut dengan banyar atau banyara. Saya sendiri adalah Emanuella, penganut ajaran ikan adalah makanan sehat. Oke, sekali lagi.

Bahan-bahannya saya beli di Swalayan Harmoni, di pinggiran jalan Ceger. Saya yakin 99,99% ikan dan bahan-bahan lainnya juga muah ditemui di sekitaran rumah nyonya-nyonya. Jadi tak repotlah saya kira.

Bahan:

bahan ikanbahan ikan4

2 ekor ikan kembung atau ikan lain

1 buah jeruk nipis, potong sisi-sisinya, sisakan satu untuk sambal, sisanya untuk ikan

3 buah bawang merah

1/2 butir tomat

cabai rawit sesuai selera (karena saya takut pedas, saya campurkan juga cabai keriting, tapi rawit, itulah yg wajib!)

2 sendok minyak goreng panas untuk sambal

minyak goreng untuk menggoreng ikan

garam secukupnya

Cara membuat:

bahan ikan2bahan ikan4bahan ikan5bahan ikan6

  1. Kerat-kerat ikan, jangan sampai putus. Atau potong dua, agar proses menggoreng lebih mudah. Lumuri dengan jeruk nipis dan garam. Sisihkan.
  2. Potong-potong kecil tomat, bawang merah, garam dan cabai. Letakkan dalam satu wadah kaca dan siram dengan perasan jeruk nipis. Aduk merata.
  3. Goreng ikan dalam minyak panas. Pastikan minyak cukup panas agar tidak lengket. Tunggu seberapa lama, lalu balik dan angkat ketika sudah berwarna keemasan.
  4. Tuang kurang lebih 2 sendok makan minyak panas sisa menggoreng ke sambal. Karena minyak yang akan dipakai adalah minyak panas, saya menyarankan menggunakan wadah kaca atau wadah lain yang tahan panas.
  5. Ikan siap disajikan bersama sambal. Yummmyyy…

bahan ikan7

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!