Review Gendongan Mooimom Hipseat [First Impression]

Kalau lihat temen-temen sesama ibu pakai gendongan wrap etnik kaya yang sering dipakai Andien Aisyah (Andien lagi Andien lagiiii), kadang tuh saya pengen loh. Soalnya kaya unik aja gitu ya. Cuma dari lubuk hati yang paling dalam saya tahu, kalau gendongan seperti itu not my thing. Saat terlahir kembali menjadi ibu, saya tahu persis kalau saya berjodoh dengan gendongan praktis.

Bukan berarti gendongan wrap itu nggak bagus loh. Cuma ya masalah selera dan kemampuan yak…. Halah ngomong aja kaga bisa make Nyaaah!!! Hahaha…. Iya si bener, saya emang nggak telaten buat makai gendongan yang dililit-lilit. Maunya yang ceklek ceklek jadi. Padahal kalau kondangan kan kece yak pakai gendongan kain yang match sama kebaya atau dress kita gituuu…. KETJEEE.

gendongan mooimom hipseat

But, ya memang beginilah saya, kaga telatenan.

Gendongan pujaan saya yang pertama adalah SSC yang bisa jadi hipseat. Saya pakai tiap hari buat nganter Gayatri daycare, kaga pernah ganti. Kena iler, tumpahan air, juga nggak pernah ganti. Soalnya nggak punya gantinyaaaa hahaha. Sampai dua minggu lalu, akhirnyaaa, saya punya hipseat baruuuu Sodara Sodaraaa! Bisa buat ganti gendongan sebelumnya yang uda buluk karena dipakai terus.

Yang bikin saya happy, ini lokal asli Indonesia loh jadi ukurannya lebih ngepas buat bayi lokal.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya hanya menggunakan gendongan paling lama setengah jam. Yaitu pada saat antar jemput Gayatri ke daycare. Atau kalau weekend, saya pakai pas perjalanan menuju satu lokasi. Di lokasi si biasanya Gayatri saya umbar lagi, merangkak atau jalan.

Walaupun tidak lama, namun gendongan ini cukup krusial buat saya karena beberapa hal:

  1. Menyangkut keamanan bayi
  2. Menyangkut kenyamanan/ kesehatan bayi
  3. Menyangkut kenyamanan ibu
  4. Menyangkut produktivitas ibu

Jadi saya akan bahas produk ini dari sudut pandang keempat hal di atas ya….

1 . Keamanan Bayi

Kekawatiran terbesar saat gendong bayi menggunakan gendongan adalah gendongannya lepas karena jahitannya kurang kuat atau pengaitnya lepas.

Dalam hal ini saya acungi jempol mooimom. Seperti produknya yang lain, jahitannya kuat. Beberapa pengait juga memiliki penahan sbb:

gendongan resleting

gendongan ceklekan

gendongan pengait

Sandaran punggungnya karena didesain bisa untuk hadap depan juga, jadi agak pendek kalau dipakai dengan posisi bayi menghadap ibu. Desain ini sisi positifnya adalah bikin pergerakan kepala anak jadi bebas, nggak ngunci di satu arah aja. Selain itu desain ini bisa jadi alternatif buat bayi yang selama ini kelelep kalau pakai produk gendongan impor. Namun, harus dipastikan anak tetap terjaga aja selama digendong. Biar kepalanya nggak tiba-tiba jatuh ke belakang.

Buat emak rider kaya saya penambahan fitur kain penahan kepala sepertinya perlu dipertimbangkan deh. Gayatri suka ngorok kalau dibawa naik motor soalnya, hehehe. Apalagi Gayatri kan tinggi menjulang yak, ya jadi kadang gitu deh, bahasa jawanya ngaglik aglik, hehehe….

gendongan hipseat mooimom judul

Poin keamanan berikutnya adalah karena modelnya ringkas. Jadi kalau naik kendaraan saya tidak kawatir ada kain atau tali yang nyangkut atau nyrimpet. Kan serem euy, amit-amit, jangan sampai terjadi.

  1. Kenyamanan/ Kesehatan bayi

Dengan adanya dudukan hipseat, yang aku rasakan Gayatri (12 mo) duduknya lebih nyaman ya. Dia bisa duduk selayaknya duduk di kursi biasa. Nggak ngangkang secara nggak normal. Ini jadi perhatian saya, khususnya untuk mencegah selangkangannya mengalami cedera.

Struktur gendongannya juga nggak njepit bayi ke tubuh saya. Jadi dia tetap duduk tegap. Nggak mleyat mleyot. Saya juga nggak gerah gerah amat jadinya.

Selain dudukan dan struktur gendongan, yang mendukung kenyamanan bayi adalah bahan yang digunakan. Yang pertama, kain yang digunakan 100% katun. Jadi Gayatri nggak iritasi saat kulitnya bergesekan dalam gendongan. Yang kedua adalah bahan bantalan dudukannya. Menurut saya, dudukan mooimom ini relatif lebih empuk dari hipseat kepunyaan saya sebelumnya.

gendongan dudukan

  1. Kenyamanan Ibu

Hipseat mooimom ini paling nyaman kalau dipakai dalam posisi berdiri atau berjalan kaki. Bebannya nggak berasa numpuk di pundak. Mungkin karena ketahan di pinggang ya. Jadi terdistribusi gitu bebannya.

Lumayan lho bok, Gayatri 12 bulan ini sekitar 10,5 kg. Trus saya kan mungil gitu…. Langsing kaya Jenifer Bachdim. Jadi ya kadang berasa encok aja kalau gendongannya nggak support.

Tapi kalau dipakai gendong sambil duduk ya ngganjel itu dudukannya. Kalau dipakai boncengan naik motor, pemboncengnya juga pasti kesodok sodok dudukan. Hihihi, suami pernah kesodok soalnya. Tapi semua hipseat ya gitu, risiko ada dudukannya kan.

Oiyaaa, satu lagi yang bikin nyaman adalah strap di pundaknya empuk, jadi nggak terasa teriris iris sembilu. Trus ada saku kecilnya, lumayan kalau belanja nggak perlu nenteng dompet, tinggal selipin duit disitu sambil berdoa semoga nggak jatuh atau kecopetan.

  1. Produktivitas Ibu

Gendongan ini mendukung produktivitas ibu bangeeeeet! Soalnya bikin tangan kita jadi bebas dan bisa mengerjakan hal-hal lain sambil menggendong. Misal pas belanja, satu tangan bawa keranjang satu tangan ngambilin belanjaan kan? Bisa! Contoh lain sambil jemur pakaian, nyapu, atau makan!

Iya makan! Poin makan ini penting yak, soalnya ibu harus makan dengan bener dan tepat waktu. Even bocah lagi manja dan pengen digendong terus, ibu harus tetep makan.

Yang kedua, karena pemakaiannya praktis. Terutama bagi saya ya, yang memang menggunakan gendongan untuk antar jemput Gayatri di daycare sebelum dan sesudah ngantor.

gendongan mooimom

Jadi nggak ribet makai gitu. Selesai siap-siap, tinggal klek klek klek pasang pengait uda kelar. Cepet, jadi nggak telat ngantor. Hihihi…. #timmepet. Soalnya kalau ampe telat potong tunjangan boook. Hihihi…. Pas jemput do daycare juga praktis, saya bisa masang gendongan pas di daycare dengan cepat.

So far baru itu aja si yang bisa saya bahas dari hipseat ini. Soalnya barang baru punya 2 minggu yak. Saya belum banyak berkesempatan melakukan tindakan akrobatik pakai gendongan ini. Jadi ya nggak bisa terlalu banyak cerita, gimana kalau dipakai ke depan, ke samping sambil nungging dll. Hehehe, IMHO pada dasarnya saya juga lebih suka gendong dengan mode hadap berpelukan. Walaupun sebenarnya hipseat ini infonya bisa buat gendong 360 derajat.

Where to Buy:

Web Mooimom

FB Mooimom

IG @mooimom.id

Sekian sharingnya Nyaaah, semoga bermanfaat bagi yang sedang nyari review produk gendongan yaaa…. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

3 Comments

  1. Nyoba wrap itu bikin nagih loh, meskipun yg dipake tiap hr ya ring sling & ssc yg praktis hihihi…
    Saya ga sabar nih nunggu rashya bisa duduk sendiri, spy bisa digendong belakang terus bisa masak & makan dgn leluasa…

  2. itu kyak nya kurang cocok dipakai buat bayi nya belum bisa tegakin kepala ya mba? kayak nya anak seumuran gayatri yang 1 tahunan gitu baru bisa, apa gimana kira2? aku lagi cari cari refernsi hipseat soalnya hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *