Dua Kamisol/ Bra Menyusui Penolong Ibu

Judulnya terdengar kaya judul episode Doraemon yak. Kalau belum kedengeran kaya gitu coba deh diulang tapi pakai suara Doraemon yang cempreng itu: “Bra Menyusui Penolong Ibuuuuu”. Nah iya kan mirip?

Anggaplah saya Nobita, seseorang canggung yang kadang manja tapi juga banyak maunya. Di mata saya dua benda ini emang ngebantu banget, terutama dari sisi saya sebagai ibu-ibu menyusui. Kamisol menyusuinya nyaman, dan kamisol handsfreenya selain nyaman juga fungsional. Sayangnya saya baru punya yang kamisol handsfree ini baru-baru aja. Coba yak dari dulu…. Mungkin jadi makin semangat perpumpingan ASIPnya….

Okidoki, biar saya nggak kebanyakan ngelantur langsung aja cus yes, saya bahas satu-satu….

1. Kamisol Menyusui

Nama asli produk ini sebenarnya adalah Seamless Maternity & Nursing Bra Top dari Mooimom. Saya sebut dengan Kamisol Menyusui biar ringkes dan mudah diingat aja ya.

Kenapa saya sebutnya kamisol bukan bra, karena bentuknya seperti tank top, jadi nggak pas aja kalau dibilang bra. Mungkin pas juga kalau disebutnya bra top ya. Temen-temen lebih familiar dengan nama yang mana? Kamisol sendiri kalau menurut KBBI artinya baju tanpa lengan, seperti kutang yang sudah dimodifikasi, baik bahan, model, maupun warnanya, dipakai sebagai baju dalam atau baju luar.

kamisol menyusui tampak depan

Saya punya kamisol ini sudah agak lama, dari tahun 2017. Bermanfaat banget, terutama kalau menyusui di malam hari. Meminimalisasi ruang terbuka di perut jadi nggak sering masuk angin. Hehehe.

Selain itu, dipakai sebagai pengganti tanktop sehari-hari juga nyaman. Jadi dapat manfaat 1) mudah menyusui dan yang kedua 2) rapet melekat ke badan gitu. Kalau baju menyusuinya terangkat/ tersibak di bagian punggung tubuh ibu tetap tertutup kamisol ini.

Bahan: 93% cotton  7% Spandex. Rasanya lembut, lentur dan adem. Oiya di bagian cup nggak ada kawatnya ya penahannya adalah bagian elastis yang ada di sekirat dada. Enakkeun kok, nggak pingget, rasanya kaya dibungkus rapat aja, tapi nggak sesak. Slim fit gitu kali ya bahasanya.

Ukuran: Saya menggunakan ukuran L, badan saya 178 cm dengan berat 61 kg. Biasa pakai bra 36 cup B.

kamisol menyusui

Harga: Rp 239.000,00

Where to buy: webnya Mooimom.

Detail penting: Ada akses bukaan untuk menyusuinya di bagian depan, berupa kancing sebagai berikut:

detail kancing kamisol menyusui

Anjuran: IMHO, perlu perhatian saat menyuci pakaian ya. Kalau bisa dicuci tangan akan lebih baik, jadi lebih awet kain dan busanya. Pengalaman saya cuci pakai mesin cuci  riskan mulur. Tapi bisa diakali dengan mengeluarkan dulu busanya, kemudian dicuci terpisah dalam jala/ kantung untuk cuci baju. Dijamin jadi lebih awet.

2. Kamisol Handsfree

Mbak Tia, senior saya dulu pernah tanya kok saya bisa produktif nulis walau punya bayi. Salah satu jawaban saya pada beliau adalah: memanfaatkan waktu pumping untuk nulis. Jadi malam-malam sambil pumping saya ngetik pakai handphone. Waktu itu saya belum punya kamisol handsfree ini. Pakai bra menyusui biasa.

Bisa? Bisa tapi agak riskan memang karena posisi breastpumpnya yang miring. Jadi rawan jatuh. Makanya pas tahu ada produk ini, saya seneng banget.

bra menyusui mooimom

Nama Produk: Hands Free Pumping Tank

Bahan: 93% cotton  7% Spandex

Ukuran: Saya pakai ukuran L. Panduan ukuran dari webnya sbb yak:

kamisol handsfree

Harga: Rp 340.000,00

Where to buy: ini sama juga, bisa dibeli di webnya Mooimom langsung.

Detail penting:

Ada akses untuk memasukkan corong breastpump tepat mengarah ke puting sehingga meminimalisasi bocor dan rasa nyeri akibat hisapan breastpump yang berubah arah. Karena agak sulit menggambarkannya dengan kata-kata saya videokan aja ya. Visualisasi penggunaannya kira-kira sbb:

Di video di atas saya pakai corong breast pump dari medela mini electric. Tapi saya coba pakai corongnya spektra 9+ juga sip.

Akses tersebut juga dilengkapi dengan kain penahan elastis sebanyak 3 buah yang melintang dari sisi-sisi yang berlainan arah. Penahan ini bermanfaat selain memastikan posisi corong tidak berubah, juga menahan breastpump agar tidak melorot. Fitur inilah yang membuat ibu bisa handsfree saat pumping.

Buat ibu-ibu bekerja, kemungkinan besar akan membantu banget. Jadi pumping bisa dilakukan sambil tetap ngetik/ kerja di kubikel masing-masing. Saya sendiri mengalami dilematisnya. Kadang pengen rutin pumping, tapi kerjaan numpuk. Kalau ditinggal per dua jam sekali, bisa-bisa jadi molor pulang kerjanya. Dan walaupun atasan baik, kadang sungkan juga kan izin bolak balik keluar ruangan buat pumping di nursery room.

Oiya, walaupun kamisol ini lumayan kuat nahan breastpump, tapi tetap jaga pergerakan baik-baik ya, hehehe. Jangan juga mentang-mentang pakai kamisol handsfree trus gerakannya jadi lasak. Karena kalau terlalu banyak bergerak, breastpumpnya kan bisa kesenggol dan ASIP yang ditampung bisa tumpe tumpe.kuat

Kalaupun teman-teman tidak sedang menyusui, dua benda ini layak banget dipertimbangkan untuk jadi kado. Biasanya kan pada ngadonya barang bayi tuh. Padahal kan ibunya juga perlu dikado. Ibu yang happy, bakal lebih sehat juga lo, positif dampaknya untuk bayi maupun keluarga secara keseluruhan.

Dua barang ini juga sering banget nggak kepikiran buat dibeli soalnya. Namanya juga orang tua kan, kadang fokusnya ke kebutuhan anak. Padahal printilan-printilan yang kayanya remeh gini tu life saver banget.

Kalau mau beli bisa langsung ke webnya. Tapi ada baiknya pantengin sosmednya mooimom di FB dan IG. Soalnya sering ada info promo. Hehehe…. Biar lebih enteng gitu belinya. #emakirit

Sekian review dari saya, semoga bermanfaat yaaa! Salam sayang!

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

4 Comments

  1. Wowow… Kualitasnya oke sepadan sama harganya. Next kalau program hamilnya lancar aku ke brand ini ah…

    • Semoga lancar ya mbak promilnya 🙂 Sehat-sehat selalu Mbak Rahmah 🙂

    • Iya aku merasa jadi ibu menyusui zaman sekarang makin dimudahkan ya mbaaa…. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *