Pasti Ada Jalan Wujudkan Impian, Review GoClean

Memilih untuk mengambil unpaid leave selama tiga tahun untuk support keluarga, bukan berarti saya kehilangan harapan untuk mewujudkan impian. Walaupun saya sadari, untuk mewujudkannya ada keterbatasan waktu dan tenaga. Tapi saya percaya, pasti ada jalan.

Berbagi pengetahuan, adalah impian saya dari dulu. Ketika bekerja, saya mengerucutkan impian itu untuk menjadi seorang pengajar. Namun, ketika saya harus meninggalkan kantor, saya memilih media blog dan buku anak sebagai sarana saya menyalurkan impian saya itu. Pilihan itu saya ambil, karena saya perhitungkan keduanya dapat saya kerjakan sambil mengasuh anak, di rumah.

Namun, ketika menjalaninya, tantangan membagi waktu dan tenaga terasa terjal.

Meja makan yang dialihfungsi menjadi meja kerja saya dan meja main Gayatri.

Tentang Ibu dan Produktivitas

“Sayang, aku rasa kamu perlu mengurangi kegiatan, deh. Sepertinya kamu mulai keteteran.” celetuk suami kala itu. Saya sadar pernyataan ini sudah disusun sedemikian hati-hati supaya saya tidak cranky.

Masa peralihan saya dari bekerja kemudian memutuskan menjadi ibu rumah tangga, adalah masa di mana saya sensitif sekali membahas pekerjaan rumah dan masalah kegiatan saya (blogging, content creator, berjualan buku, dll). Di satu sisi, saya sadar kalau saya keteteran mengerjakannya sambil juga mengurus rumah tangga. Namun di sisi lain, saya juga membutuhkan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri.

“Atau, apa kita perlu hire asisten?” tambahnya, beralih dari pernyataan menjadi pertanyaan.

Duh, sungguh saya merasa terharu dengan perhatian suami. Tapi, saya juga jadi merasa bersalah. Bagaimana tidak, pertanyaan ini tentu bermula dari kondisi rumah kala itu yang sedang berantakan banget karena sedang peak season.

“Aku hitung-hitung dulu ya, Pak,” jawab saya saat itu.

Biaya Menggapai Impian

Hitung-hitung di atas, maksud saya adalah memperhitungkan untung ruginya kalau saya hire asisten atau mengurangi kegiatan. Hal tersebut termasuk menghitung (1) pengorbanan waktu dan (2) tambahan biaya akibat pekerjaan yang saya ambil.

1 . Pengorbanan waktu

Kalau teman-teman, posisinya seperti saya; bekerja di rumah. Mungkin juga merasakan tantangan membagi waktu tadi ya. Bagaimana agar pekerjaan sampingan, pekerjaan rumah dan mengasuh anak, berjalan dengan baik. Ingat batas kemampuan diri, serta ingat batas prioritas.

Prioritas saya tetap adalah anak. Jadi kalaupun pekerjaan saya menyita waktu, yang saya korbankan adalah waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Karena pekerjaan rumah bisa didelegasikan, sementara waktu bersama anak, tidak.

2 . Biaya

Sebagai orang dengan latar belakang keuangan, saya cukup menyadari kalau memutuskan hire asisten, berarti akan ada pengeluaran yang bertambah di setiap bulannya. Saya tidak ingin egois. Tidak ingin menambah beban keuangan keluarga, demi hobi dan kegiatan sampingan saya ini.

Yang terlintas dalam benak saya, adalah mengalokasikan sebagian fee menulis/ adsense dan juga keuntungan berjualan buku untuk menghire asisten. Untuk itu, saya cermati dulu bagaimana pola pendapatan saya ini.

Fee menulis dan laba berjualan buku, polanya seperti musim buah naga. Kadang berlimpah ruah dijajakan di sepanjang jalan saat peak season, kadang susah dicari. Dan kalau sedang tidak peak season, sebenarnya saya bisa kok menyelesaikan pekerjaan rumah dengan cukup baik.

Jadi saya harus mencari alternatif asisten yang bisa saya hire on call secara fleksibel, hanya saat saya sedang keteteran. Agar tidak dibebani biaya tetap asisten rumah tangga.

Sempat mempertimbangkan laundry, namun kemudian saya memutuskan untuk order GoClean. Karena pilihan ini yang paling fleksibel namun juga tetap masuk dalam budget saya (masih tetep lebih besar fee/ keuntungan berjualan buku daripada biaya GoClean).

Keputusan inilah, yang kemudian membuat saya mengenal Mbak Bin, yang akhirnya menjadi cleaner GoClean kesayangan.

Mbak Bin, GoClean dan Women Empowerement

Mbak Bin, adalah salah seorang Cleaner GoClean yang masuk ke daftar favorit di aplikasi GoLife saya. Seperti saya, Mbak Bin adalah seorang ibu rumah tangga. Dia memiliki impian untuk berinvestasi. Untuk itu, karena anak-anaknya sudah beranjak remaja, Beliau memutuskan untuk mencari tambahan pendapatan dengan menjadi cleaner GoClean.

Saya tahu, sedikit-sedikit tentang impian Mbak Bin dari ceritanya sendiri. Soalnya kami sudah kenalan dari sejak Juli, saat saya order GoClean, dan mendapatkan beliau sebagai Cleaner. Sekarang sudah Oktober aja ya….

“(Penghasilan dari GoClean) Lumayan, Mbak. Ya walaupun sebenarnya, dari suami uda cukup buat sehari-hari. Tapi kalau saya kerja gini, bisalah beli beli emas segram dua gram…,” kata Mbak Bin sambil menyeterika. Iya, karena sudah kenal, jadi kami tidak canggung ngobrol. Kadang kalau Gayatri tidur siang, ya saya temeni Mbak Bin setrika sambil saya ngetik artikel atau foto-foto produk buku anak yang akan saya unggah.

Awalnya, Mbak Bin mengira saya itu mahasiswa. Soalnya tiap ke rumah, saya sering berkutat dengan laptop. Dikiranya mengerjakan tugas. Hihihi, lalu waktu saya jelaskan tentang profesi blogger. Dia manggut-manggut, saat saya bilang, “Pokoknya, saya ngorder kalau ada job ngetik-ngetik, Mbak Bin.”

“Kalau gitu, semoga dapat job banyak biar sering order ya Mbak. Sama-sama untung kita, hahaha….” kelakarnya. “Aamiin, sama-sama cuan yak! Hahaha…,” sahut saya.

Kalau dipikir-pikir ya memang betul apa kata Mbak Bin. “Sama-sama, untung.” Beliau untung karena dapat pendapatan dari orderan, dan kemudian menggunakannya untuk investasi. Saya juga untung karena saya tetap dapat melaksanakan pekerjaan, tanpa harus mengorbankan pekerjaan rumah dan waktu dengan anak.

Secara sederhana, saya memahami adanya konsep women empowerement dalam simbiosis mutualisme kami. Saya jadi makin yakin, kalau pasti ada jalan, untuk ibu rumah tangga seperti kami, menggampai impian.

Loh, memangnya kalau order GoClean bisa milih Cleaner?

Bisaaaaaaaa, tepatnya kita bisa masukin Cleaner dari history ke favorit. Nah, pas order, kita bisa pilih dari list favorit tersebut. Kalau Cleanernya available, maka Cleaner tersebut yang akan diassign oleh aplikasi. Cleaner favorit saya di aplikasi ada tiga orang, dan salah satunya Mbak Bin.

Ingat ya, kita hanya bisa memasukkan nama Cleaner ke dalam list, jika nama Cleaner tersebut ada di history aplikasi. Cara menambahkan nama Cleaner ke daftar favorit adalah sebagai berikut:

Pada Aplikasi GoLife, buka History Pemesanan, klik pada history yang ingin difavoritkan. Jika sudah muncul status pesanan yang menunjukkan Cleaner yang ingin difavoritkan, klik FAVORIT. Maka nama Cleaner tersebut akan muncul saat Teman-teman melakukan pemesanan kembali yaitu di “Penyedia Jasa Favorit” sebagaimana tertampil di gambar paling kanan di atas.

Tips Biar Makin Cuan Saat Menggapai Impian Pakai Go Clean

1 . Hemat Waktu dengan Menu Favorit Cleaner

Kondisi di masing-masing rumah berbeda, kadang kita juga punya preferensi tertentu terkait bagaimana pekerjaan rumah kita dikerjakan. Demikian pula saya. Supaya lebih hemat waktu, saya cenderung lebih suka untuk order Cleaner dari daftar, agar tidak perlu mengulang instruksi terlalu banyak. Makin hemat waktu, makin cuan kan yaaa….. Hihihi.

Kalau kondisi di rumah saya seperti ini….

Saya punya kebiasaan untuk memisahkan pakaian mana yang perlu disetrika rapi, pakaian rumah yang dilipat aja, pakaian Gayatri yang tidak disetrika dan pakaian dalam ke dalam 4 wadah berbeda. Jadi Cleaner bisa fokus pada pakaian yang perlu disetrika rapi saja dan jika ada sisa waktu baru beranjak ke wadah lain, kecuali wadah pakaian dalam.

Tampak pada gambar terdapat empat wadah pakaian bersih.
Setelah wadah kemeja selesai, Mbak Bin otomatis memroses wadah kedua (wadah pakaian rumah).

Karena sebelumnya pernah kerjasama, sebagai user, saya juga tidak perlu lagi menjelaskan pakaian mana yang harus digantung habis disetrika, dan mana yang dilipat. Kalaupun perlu diingetin, ya sedikit aja. Sambil kadang saya lihat sekali-sekali saat Cleaner menyetrika. Jadinya user dan Cleaner sama-sama nyaman.

Lebar lemari saya itu nanggung, enaknya kalau sama Go Clean, alih-alih laundry, saya bisa pesan lebar lipatan pakaiannya sesuai sama setengah lebar lemari. Jadi bisa disusun dua, kanan dan kiri. Lebar yang saya request adalah sejengkal tangan. Jadi lebih hemat tempat dan lemari saya jadi muat banyak. Kalau bajunya dilaundry kan nggak bisa request kaya gitu ya.

Saya minta agar lebar lipatan baju, tidak lebih dari lebar jengkal tangan.
Agar muat dimasukkan ke dalam lemari dalam posisi berjajar dua.

2 . Kenali paket GoClean mana yang paling efisien bagi kondisi teman-teman.

Paket GoClean kan ada banyak tu. Ada yang reguler, ada yang menggunakan peralatan sendiri, ada yang menggunakan peralatan dari pihak GoClean. Nah itu, cermati saja untung ruginya, jatuhnya akan lebih hemat pakai peralatan sendiri atau peralatan GoClean.

Atau ada juga paket spesial, seperti paket apartment, kosan atau paket setrika. Kalau memang baju yang perlu disetrika sedikit dan lebih butuh pembersihan menyeluruh ya pilihlah yang sesuai. Gitu gitu ya….

Review GoClean

Saya sendiri paling suka ambil paket setrika. Soalnya itu pekerjaan rumah yang paling tidak saya sukai. Wkwkwkw. Paling butuh ketelitian ya. Jadi saya merasa pekerjaan menyeterika takes time banget, lamaaaa, nggak kelar-kelar. Saya, akui memang saya kalau setrika agak lamban. Dan nggak bisa disambi-sambi. Beda dengan nyuci baju misalnya, kan tinggal pencet mesin cuci.

Jadi jumlah pakaian yang bisa saya selesaikan sendiri dalam waktu seharian, bisa diselesaikan Mbak Bin dalam waktu tiga jam. Kan efisien banget buat saya. Saya bisa pakai tiga jam untuk mengetik satu atau dua artikel atau membungkus paket, atau main bareng Gayatri.

Informasi tentang layanan GoClean juga bisa didapat di artikel Review GoClean.

3 . Manfaatkan promo

Last but not least, supaya lebih hemat tentunya manfaatkan promo ya. Cermati dan kemudian pilih promo yang paling sesuai dengan kebutuhan teman-teman. Ada promo tunggal (voucher promo untuk sekali pemakaian), seperti BERSIHSENJA yang bisa dipakai di sepanjang Oktober dengan diskon 50%.

review goclean

Di GoClean juga ada promo bundling voucher. Misalnya beli 4 voucher @Rp 15.000,00 (Total Rp60.000,00) seharga Rp30.000,00. Untuk yang rutin pakai, beli promo bundling seperti ini lumayan berasa cuan, saya rasa.

Pasti Ada Jalan

Saya jadi ingat, dulu pernah ikut seminar di peringatan Hari Ibu di tahun 2016. Temanya adalah Manajemen Keluarga. Sama seperti apa yang kemudian saya sharingkan di artikel ini.

Yang paling saya ingat, adalah bagaimana narasumber memprioritaskan quality time dengan keluarga, dan membangun support system yang kuat dimana dia bisa mendelegasikan pekerjaan rumah tangganya. Tips tentang membangun support system itulah yang kini saya terapkan. Karena saya paham, dengan segala keterbatasan, kadang kita tidak bisa berjuang sendirian.

Pasti ada jalan, semangaaaattt!!!!

Walaupun berbeda-beda cara, namun pesannya sama. Untuk semua teman-teman yang sedang berjuang, “Pasti ada untuk Menggapai Impian.” Salam sayaaaang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *