Resep dan Tips Membuat Sapi Lada Hitam

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam

Sejak hamil saya mual kalau mencium bau masakan. Jadi jarang banget ke dapur untuk masak. Syukurlah, suami saya a.k.a Tuan Besar bukan tipe yang tidak mau turun gunung masuk dapur buat masak. Kali ini yang beliau masak adalah sapi lada hitam dengan paprika kuning. Masaknya gampang karena lada hitamnya pakai yang sudah setengah jadi, bukan yang masih bulet-bulet. Tapi rasa lada hitamnya tetap nendang endang bambang gurindang.

bumbu-bamboe-lada-hitam

Oiya, pas saya share foto masakan ini di IG banyak yang nge-like. Tuan Besar sebagai pria biasa, merasa dikagumi gitu jadinya sama nyonya-nyonya…. Hihihi…. Trus saya dikasih resep dan tips membuat sapi lada hitam tsb untuk ditulis diblog. Bahkan beliau rela saya ajak ke Hero, buat nyari dan fotoin bumbu yang dia pakai sebelumnya. Demi melengkapi tulisan ini buat nyonya-nyonya loh, hahaha. Cuma karena pas dia masak, tidak difoto-foto, mohon maaf kalau tidak ada foto step by stepnya ya…. Tapi gampang banget kok….

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam

Resep Membuat Sapi Lada Hitam

Bahan:

200 gr daging sapi khas dalam

1 sendok makan tepung maizena

4 sendok makan minyak goreng (suami saya menggunakan minyak kelapa)

1 bungkus bumbu lada hitam merk Bamboe (suami menekankan harus merk ini, merk favoritnya)

1/2 buah paprika kuning ukuran sedang, potong dadu

1/2 buah bawang bombay ukuran sedang, potong dadu

4 sendok makan air

Cara membuat:

1 . Lumuri daging dengan tepung maizena sampai merata.

2 . Panaskan minyak goreng.

3 . Tumis daging sampai berwarna kecokelatan.

4 . Masukkan bawang bombay dalam tumisan daging. Tumis sampai bawang bombay layu.

5 . Masukkan paprika. Aduk rata.

6 . Masukkan bumbu lada hitam. Aduk kembali sampai bumbu menempel ke semua bahan.

7 . Tambahkan air. Aduk sampai air menyusut dan kuah mengental.

8 . Sajikan dengan nasi hangat dan sayur pendamping agar lebih sehat.

Tips Membuat Sapi Lada Hitam

1 . Gunakan bumbu sapi lada hitam merk Bamboe

Seratus persen bukan iklan. Tapi memang suami sendiri yang bilang demikian. Beliau memang agak fanatik dengan merk bumbu ini. Dia juga menambahkan, bumbu lain dari merk ini juga ga kalah enak. Nah, jika di supermarket atau pasar, nyonya-nyonya menemukan ada dua jenis kemasan bumbu Bamboe seperti pada foto di bawah ini, keduanya asli loh.

dua-varian-bumbu-bamboedua-varian-bumbu-bamboe-rendang

Untuk yang resep khas masakan Indonesia lebih enak yang bungkus abu-abu. Tapi untuk varian yang lain tidak ada yang bungkus abu-abu. Termasuk untuk yang sapi lada hitam ini. Jadi yang kami pakai adalah bumbu Bamboe dengan kemasan cokelat.

bumbu-bamboe-lada-hitam-cokelat

2 . Gunakan paprika kuning

Paprika warna kuning rasanya lebih manis dan tidak pedas dibandingkan paprika hijau, merah maupun yang orange. Memang sesuai selera. Kami memilih paprika yang warna kuning untuk menyeimbangkan rasa pedas dari bumbu lada hitamnya. Namun, untuk yang menyukai rasa lebih pedas atau lebih langu, bisa memilih jenis paprika lain.

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam-paprika

3 . Sajikan dengan sayur pendamping yang rasanya tidak terlalu kuat

Sebagai teman dari sapi lada hitam ini kami memilih tumis kailan. Kailannya hanya kami tumis dengan bawang putih yang dikeprek. Tanpa garam tambahan atau bumbu lain. Pilihan tersebut jatuh pada tumisan sayur polos, selain karena praktis juga agar ketika makan tidak campur-campur rasanya. Semakin simpel sayur pendampingnya, semakin menonjol rasa lada hitamnya.

resep-dan-tips-sapi-lada-hitam-untuk-bekal

Sekian resep dan tips membuat sapi lada hitam. Kalau nyonya-nyonya punya resep sapi lada hitam dan juga tips yang beda, feel free untuk share di komen yaaa… Semoga bermanfaat ya Nyaaaahhh…. 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Masak Nasi Kuning Pakai Rice Cooker

nasi kuning siap disajikan

Walaupun mungkin nasi kuning belum tentu masakan asli Indonesia (karena setahu saya, beberapa negeri tetangga kita di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei juga mengenalnya), makanan ini sangat akrab di hati orang Indonesia. Sering muncul pada acara-acara perayaan dalam bentuk tumpeng. Saat ini sih, sudah banyak warung nasi yang menjualnya untuk sarapan. Biasanya dalam paketan mika atau kardus, biar gampang take away. Oiya, ngelanjutin obrolan tentang nasi kuning yang sering dipakai tumpeng tadi. Tumpeng nasi kuning biasa dipakai untuk acara-acara gembira seperti ulang tahun, tunangan atau acara-acara meriah lain. Bentuknya yang kerucut ke atas menggambarkan gunung emas. Simbol kekayaan, kemakmuran dan moral yang luhur. Berbeda dengan tumpeng nasi putih, yang berarti kesucian. Dalam adat Jawa,tumpeng nasi putih dipakai untuk upacara nujuh bulanan kehamilan atau pada saat kematian seseorang yang masih lajang. Yang terakhir disebutkan sepertinya sudah jarang sekali dilaksanakan.

1460616332414

“Tumpeng nasi kuning simbol kemakmuran dan moral yang luhur” via @nyonyamalas click to tweet!

Saya dan si Tuan Besar membuat nasi kuning ini ceritanya untuk ngerayain 30 bulanan kami bareng. Biar afdol, kami buat tumpeng ala-ala gitu. Untuk pelengkapnya kami pakai ayam, telur goreng, sambal goreng ati, orek tempe, sambal, perkedel tahu dan kerupuk (ga kefoto maap). Jumlah lauknya ada tujuh atau pitu (bahasa Jawa) yang berarti Pitulungan (pertolongan). Maksudnya adalah kami berdoa memohon pertolongan Tuhan, semoga ke depan tetap rukun dan happy dalam menjalankan hubungan kami. Hihihihi, sok filosofis yak… 😛 Kalau mau untuk sarapan aja si, apa yang ada juga bisa dipakai lauk sebenarnya…

Nhaaahhhh… kepanjangan kan jadinya ceritanya. Sekarang nomongin gimana bikinnya. Walaupun sarat nilai-nilai tradisional yang kayaknya ribet itu, kita masih bisa ngakalin cara masaknya. Tentu saja ini bukan cara masak yang pakem yak. Karena ga diaron, ga pakai beras pulut, juga ga di kukus. Soalnya ga punya dandang dan ga mau ribet seperti biasa, jadi kami pakai rice cooker. Cus!

Alat: Rice Cooker

Bahan: Beras 2 cup

Bumbu:

1. kunyit ditumbuk dan dilarutkan dalam air,

2. satu buah jeruk nipis,

3. satu batang serai ambil putihnya,

4. dua lembar daun salam,

5. santan kental 80 ml,

6. air secukupnya.

bumbu nasi kuning

 

Cara Membuat:

1. Cuci bersih beras, letakkan dalam wadah. Beri perasan jeruk nipis, buang biji-biji nya. Aduk rata.

beras jeruk nipisberas

2. Masukkan larutan kunyit dalam wadah berisi beras. Biarkan terendam minimal selama 4 jam.

nasi direndam hasil rendaman nasi

3. Masukkan beras dalam rice cooker, masukkan santan aduk rata.

nasi serai salam nasi santan

4. Tambahkan air sampai batas ketinggian air dari beras adalah satu ruas jari. Masukkan dalam rice cooker, dan jangan lupa dinyalakan. Hihihihi, mama saya sering sekali lupa melakukan step kecil ini…

tambahkan airmasak nasi

5. Angkat nasi apabila sudah masak. Yeeeee!!!

nasi masak

Tambahkan lauk dan nasi kuning siap disajikan 🙂 Selamat menikmati…

nasi kuning siap disajikan

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Gudeg ala Jogja Modifikasi

Gudeg Jogja Modifikasi

“Gudeg is Javanese cuisine, made from young unripe jacfruit boiled with palm sugar and coconut milk“, kira-kira demikiankah saya menjabarkan jika harus menggambarkan apa itu gudeg kepada orang asing. Tampang gudeg yang cokelat kadang tampak kurang apetizing, sementara bagi beberapa orang tampilan adalah perwakilan rasa. Kadang gudeg senikmat apapun jadi “tidak menjual”. Pekerjaan rumah bagi kita, orang Indonesia, untuk meyakinkan dunia, bahwa warisan budaya yang satu ini pun tak kalah nikmat dengan makanan Indonesia lainnya. Awalnya saya ragu membuat masakan ini karena takut ribet, tapi setelah diutak atik jadilah resep gudeg jogja praktis ini.

“Gudeg is Javanese cuisine, made from young unripe jacfruit boiled w/ palm sugar & coconut milk” via http://bit.ly/1VxzTzw @emanuellaeman click to tweet!

Sebagaimana masakan Jawa kebanyakan, rasa dominan pada masakan ini adalah manis. Gudeg dari daerah Jogja cenderung lebih manis daripada gudeg dari Solo. Jenis gudeg sendiri yang pernah saya temui (cmiiw) ada dua macam, gudeg kering dan gudeg basah. Untuk yang ada di Jakarta dan masih penasaran apa bedanya gudeg kering dan gudeg basah, bisa mencari rumah makan gudeg di sekitaran Jakarta. Untuk gudeg basah contohnya adalah Gudeg Pejompongan yang terletak di Bendungan Hilir. Sementara contoh gudeg kering adalah Gudeng Pak Atmo, Gandaria. Kedua rumah makan ini cukup ngetop. Terbukti banyak artikel di situs maupun blog yang membahas tentang dua rumah makan ini. Rumah makan yang disebutkan terakhir malah disebut-sebut dimiliki oleh seorang mantan kepala koki di Istana Mangkunegara yang bernama Pak Atmo. Sajian gudeg di kedua rumah makan sama-sama dilengkapi ayam, sambal goreng krecek dan telur sebagai lauk.

Resep kali ini akan membahas bagaimana cara membuat gudeg jogja yang tipikalnya kering. Saya sebut resep ini modifikasi karena tidak menggunakan areh sebagai toping dari gudeg keringnya. Lauk pendampingnya sendiri hanya telur yang dimasak bersamaan dengan gudeg, demi mengedepankan segi kepraktisan.

gudeg-jogja-praktis

Bahan:

nangka muda 250gram, potong-potong lalu rebus,

nangka muda gudeg

santan kental 200ml

6 butir telur rebus, kupas

telur gudeg

300ml kaldu dari 2 potong iga

kaldu iga

 

Bumbu:

4 butir bawang merah

2 siung bawang putih

2 butir kemiri

1 sendok teh ketumbar

4 lembar daun salam

5cm lengkuas

segenggam gula merah

bumbu gudeg

 

Cara membuat:

1. Haluskan bumbu halus, masukkan bumbu dalam panci.

bumbu halus gudeg

2. Masukkan nangka muda ke dalam panci.

bahan nangka muda rebus

3. Masukkan telur rebus kedalam panci. Telur yang kami gunakan bertekstur marble kuning karena sebelumnya kami gunakan sebagai percobaan tapi gagal. Hehehe… Pada resep ini telur rebus biasa pun dapat digunakan.

bahan gudeg telur rebus

4. Masukkan kaldu dan potongan iga sapi rebus. Rebus sampai mendidih. Tambahkan gula merah dan garam.

bahan gudeg lengkap

5. Masukkan santan sambil sesekali diaduk.

bahan gudeg santan

6. Rebus sampai santan menyusut habis dan nangka telah lunak.

gudeg jogja modifikasi

Mudah bukan? Selamat mencoba dan selamat menikmati! 🙂

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Cara Membuat Semur Telur ala Mama

semur7

Mama saya jarang sekali memasak. Tapi ada masakan yang enaaaaak sekali (menurut saya hehehe), yang selalu beliau masak ketika kami di rumah. Untuk acara apapun dan kesempatan apapun: Semur. Resep semur yang mama biasa masak, adalah resep yang biasa orang Jawa pakai. Tidak memakai cengkeh, pala, jintan ataupin kayu manis seperti yang dipakai pada semur Betawi. Rasanya tidak terlalu setrooong dan dominan rasa manis plus gurih.

Nama Semur berasal dari kata Belanda, smoor, yang artinya memasak daging dengan tomat dan bawang secara perlahan. Walaupun namanya berasal dari nama Belanda, semur bukanlah makanan asli Belanda, loh. Memang ada makanan Belanda bernama Hachee (masakan yang terdiri dari daging/ ikan/ burung dan sayuran yang direbus bersama kaldu tulang, bawang dan cuka atau wine) yang menginspirasi adanya resep semur ini. Bangsa Indonesia yang pernah mencicipi makanan ini kemudian membuat suatu masakan rebusan daging yang juga berwarna cokelat namun dengan rempah-rempah khas Indonesia. Warna cokelat pada hachee yang timbul dari kaldu tulang (brownstock – kaldu tulang sapi yang dibakar), pada semur digantikan dengan warna cokelat dari kecap kedelai. Setelah menjadi familiar di bangsa kita, isian dari semur pun menjadi beragam. Tak hanya daging sapi, daging kambing, ayam, tahu, tempe dan telur pun juga bisa disemur [sumber].

Bahan yang paling sering mama saya pakai untuk semur adalah telur, alih-alih daging. Waktu memasak semur telur sendiri (diluar merebus telurnya) sebenarnya sangat cepat, kurang lebih 15 menit. Lagipula proses memasaknya tidak perlu banyak diaduk, sehingga bisa disambi mengerjakan pekerjaan rumah yang lain atau sambil twiteran. Hihihihi… Kemudahan proses pembuatannya membuat saya menyukai masakan ini. Lagipula, telur yang disemur bisa disimpan cukup lama di kulkas. Masak sekali, makan berkali-kali deh.

 

“Masak semur itu mudah, bahkan bisa sambil twiteran!” via @emanuellaeman (Click to Tweet!!!)

 

Bahan: 4 butir telur

cara-membuat-semur-telur

 

Bumbu Halus:

3 Bawang Merah

2 Bawang Putih

1 Sendok teh (munjung) Ketumbar

Lada/ Merica jika jika suka

2 Sendok makan  Gula Jawa

Garam sesuai selera

 

Bumbu Lain:

2 Sendok makan Minyak Goreng untuk menumis

2 Lembar Daun Salam

1 Ruas jari Lengkuas, keprek

4 Sendok makan Kecap

 

Cara Membuat:

1. Rebus telur di air dingin untuk menghindari telur pecah. Rebus sampai matang kurang lebih 30 menit.

merebus telur

2. Sambil menunggu telur matang, uleg/ blender Bumbu Halus. Sisihkan bersama Bumbu Lain.

bumbu semur uleg

3. Setelah telur matang, ambil telur dari panci air panas. Masukkan ke wadah yang berisi air dingin. Kupas segera, agar lebih mudah dikelupas kulitnya.

mengupas telur

4. Agar bumbu merasuk, sebelum dimasak tusuk-tusuk telur rebus dengan tusuk gigi di sekujur permukaannya. Selain menusuk, cara lain yang bisa dipakai adalah menyayat-nyayat permukaan telur dengan pisau. Tusuk/ sayat cukup dalam namun jangan sampai tembus/ terbelah. Tusukan/ sayatan ini berguna sebagai jalan masuk bumbu ke dalam lapisan telur. Terbayang kan kuning telur yang berbumbu… MMMMMMMMMMMMMMMMMM…. 🙂

menusuk telur dengan tusuk gigi

5. Tumis bumbu halus dengan 2 sendok makan minyak goreng sampai berbau harum. Masukkan salam dan lengkuas, tumis lagi sampai tambah harum. Hati-hati jangan terlalu lama agar bumbu tidak gosong. Masukkan telus, aduk. Tambahkan air dan kecap. Bagi yang menyukai sedikit rasa pedas, tambahkan lada/ merica bubuk.

merebus dengan bumbu

6. Tunggu sampai mendidih. Voilaaaa!!! Semur telur siap dinikmati 🙂

cara-membuat-semur-telur

Si Tuan Besar suka sekali membiarkan telur ini bermalam terlebih dahulu, baru dihangatkan dan dimakan keesokan harinya. Lebih merasuk bumbunya katanya (warna telurnya sampai cokelas sampai dalam). Mantapppp.

Yukkkk pin gambar di bawah di pinterest kamu, biar mudah nyarinya lagi nanti-nanti pas diperlukan. Atau bisa juga share di medsos lain di icon2 sosmed di bagian bawah yaaa…

cara-membuat-semur-telur

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!

Ayam Goreng Lengkuas Resep Praktis

ayam lengkuas

Lengkuas atau yang sering disebut oleh nenek saya dengan Laos (bahasa Jawa) adalah keluarga jahe-jahean asli Indonesia. Jenis ini sering dipakai pada kuliner Asia, seperti di Indonesia dan Thailand, untuk mendapatkan aroma yang khas. Untuk penggemar berat masakan praktis mungkin rada keder mendengar resep ini menggunakan lengkuas, gegara bahan ini jarang kita gunakan ketika merebus air, menggoreng telur ataupun bikin mie instan (yaiyalah… :D). Namun percayalah, segala resep yang berhasil direalisasikan oleh Nyonya Malas pastilah resep yang gampang. Siapa coba Nyonya Malas… Nyonya yang malas kan… 😀 kekeke…

Resep praktis anti gagal yang sore ini saya buat adalah hasil sharing dari senior di kantor: mbak Uni Lestari. Saya sebut anti gagal karena, sekali saya coba langsung sukses (satu yang tak sesuai hanyalah jumlah krispinya yang melebihi harapan alias kebanyakan, sampe ditoplesin sama si Tuan Besar, hehehe, pura-puranya serundeng). Mengutip kata-kata Mbak Wena (senior kantor saya yang lain): Ayam Goreng Lengkuas yang dimasak dengan baik rasanya akan sangat gurih, wangi, warnanya cokelat keemasan, sedikit berminyak. Minyak yang sedikit itupun ada warna dan citarasa lengkuas yang ringan namun nempel di lidah, bahkan beberapa belas menit setelah makan! Bumbu lengkuasnya yang rontok sebagian nempel-nempel di ayamnya membuat pengalaman memakannya sedikit berbeda dengan ayam kuning biasa. Minyak atsiri dalam lengkuas, meleleh jadi satu dengan minyak yang dipakai menggoreng ayamnya, itu yang bikin jadi makin beda citarasanya…

Ngiler ya, denger deskripsinya… Kalo gitu segeralah meluncur ke warung terdekat dapur… hiyaaaak!

 

Bahan:

Ayam (saya menggunakan 6 potong paha bawah ayam pejantan)

Lengkuas 1 bonggol (atau sesuai selera – lengkuas yang saya gunakan sebanyak 3 bonggol sehingga menghasilkan kremes yang terlalu banyak), Lengkuas diparut dan dipisahkan

ayam lengkuas 1 parut lengkuas

 

Bumbu yang diblender/ dihaluskan:

Ketumbar (ditumbuk halus terlebih dahulu)

ayam lengkuas 2 uleg ketumbar

Salam tiga lembar

Bawang Putih 6 siung

Kemiri 5 butir

Garam satu sendok teh

ayam lengkuas 3 bumbu halus

 

Langkah-langkah Mudah:

1. Rebus ayam dengan bumbu halus, lamanya merebus ayam tergantung pada ayam yang digunakan. Ayam kampung akan lebih lama dari pada ayam pejantan, dan ayam pejantan lebih lama daripada ayam lehorn,

ayam lengkuas 4 rebus ayam

2. Masukkan lengkuas parut, dan salam,

ayam lengkuas 5 rebus lengkuas

3. Rebus sampai ayam lunak, setelah ayam lunak, angkat dan tiriskan,

4. Saring air rebusan bumbu dengan saringan besi, tiriskan sampai air yang terdapat dalam bumbu semuanya habis. Bumbu yang tersaring inilah yang akan menjadi kremes, yummmm 🙂

ayam lengkuas 7 saring

5. Goreng ayam (deep fry) dalam minyak panas sampai berwarna kekuning-kuningan, angkat dan tiriskan,

ayam lengkuas 6 goreng

6. Goreng bumbu pada minyak sisa menggoreng ayam. Hati-hati dalam menuangkan bumbu. Pengalaman saya, ketika memasukkan terlalu banyak bumbu (satu mangkuk dalam panci penggorengan, minyaknya meluap. 😛 Belajarlah dari kesalahan saya: saya masukkan sekaligus seluruh bumbu yang banyaknya sekitar satu mangkuk sedang 😀 Setelah kremes berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan,

7. Sajikan ayam goreng dengan kremesnya… hmmmm… wangi dan sedap!

ayam lengkuas

 

Jika kamu tidak langsung mau makan enam potong paha ayam tsb sekaligus, kamu bisa simpan di frezeer setelah tahap 4 selesai. Atau dengan kata lain tidak perlu menggorengnya terebih dahulu. Tips penyimpanan: pastikan kamu telah meniriskan ayam dan bumbu sampai airnya benar-benar habis. Jika kadar airnya masih banyak, ayam akan cepat basi. 🙂 Simpan dengan zipper pack, plastik atau boks makanan per porsi, agar tidak perlu dicairkan berulang. Setelah dicairkan harap segera dimasak agar tetap fresh. Buat kamu yang demen makan enak tapi tetep hemat dan praktis, kamu bisa memasak dalam jumlah cukup banyak di weekend dan menikmati ayam goreng lengkuas di weekday dengan tinggal menggoreng per porsi ayam berbumbu yang kamu bekukan.

Semoga resep ayam lengkuasnya bermanfaat ya…. Selamat memasaaaak… 🙂

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!