Tahapan Facial di Rumah, Extra: Review The Body Shop Himalayan Charcoal Mask

Weekend pertama di tahun 2017 yeeeee!!!! Siapa ini yang punya resolusi #menujukinclong di tahun 2017? Yuk mari merapat, karena nyonyamalas mau bikin artikel tentang tahapan facial di rumah. Yang uda berkeluarga, bisa banget loh dipraktekin bareng suami, atau anak gadisnya, as a quality time together. Jadi sambil menyelam minum banyak air. Kece-nya dapet, bonding dengan anggota keluarga tercipta, trus irit lagiiiii…. Hihihi…. Poin pengiritannya mohon ditekankan ya Nyonya-nyonya….

Buat yang mau liburan di luar rumah bisa cus ke blogpost yang lain ini ya: Tips Berwisata ke Taman Safari Bogor

Sesuai dengan judulnya, artikel ini bakal bahas tahapan facial di rumah, tahapannya saya contek dari tahap-tahap yang biasa saya alami di salon kalo facial yak…. Mungkin bukan best experience. Just share apa yang pernah saya alami saja. Feel free untuk kasih saran atau masukan di komen, tapi jangan konsultasi yak, soalnya saya bukan expert di bidang kecantikan. Tar sesat loh…. Hihihi…. Selain tahapan, saya juga mau share review (first impression) salah satu produk yang saya pakai di tahapan masking, yaitu The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask. Kenapa  kok cuma produk ini yang saya review di sini? Karena ini produk emang lagi hype banget yak…. Banyak yang bilang kalo produk ini bagus. Jadi kayanya bakal bermanfaat kalo saya sharing juga di sini sekalian. Produk lainnya bakal saya coba review di artikel berbeda supaya tidak kepanjangan.

Oke, untuk artikel kali ini kebetulan yang saya abadikan adalah pas nge-facial suami saya. Kondisi kulitnya: berminyak, pori-pori besar serta komedoan di wilayah hidung dan sekitarnya. Produk yang saya pakai:

  1. The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter
  2. Peeling Mundisari Mustika Ratu
  3. The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask

Tambahannya saya menggunakan Hada Labo Mild Peeling Lotion dan Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion.

peralatan-facial-di-rumah

Sementara alat/ bahan lain yang digunakan adalah:

  1. Waslap/ handuk kecil
  2. Pinset komedo
  3. Air hangat

Tahapan facial di rumah:

1 . Membersihkan Wajah

Pertama yang saya lakukan adalah membersihkan wajah suami dengan The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter. Tekstur The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter ketika masih di wadahnya berbentuk seperti mentega. Saya aplikasikan langsung di wajah dan leher Tuan Besar dengan mengusap-usapkannya ke seluruh permukaan kulit dengan gerakan memijat sampai “mentega”nya meleleh. Setelah itu saya lap dengan waslap/ handuk yang telah dibasahi dengan air hangat.

tahap-satu-cleansing

Tujuan step ini adalah untuk membersihkan wajah dari keringat, kotoran serta debu yang masih menempel di permukaan kulit. Oiya, pembersih yang digunakan bisa menggunakan produk cleansing apa saja yang ada di rumah ya. Bisa menggunakan facial wash atau milk cleanser, dll, yang penting sesuai dengan jenis kulit kamu masing-masing.

2 . Scrubbing

Tahap kedua adalah scrubbing, yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati. Di tahap ini saya menggunakan Peeling Mundisari Mustika Ratu. Aturan pemakaian menyebutkan bahwa cara pemakaian peeling ini adalah dengan mengoleskannya di seluruh bagian wajah dan leher (kecuali daerah mata) dan menggosoknya perlahan ketika produk telah setengah kering. Berbeda dengan aturan tersebut, saya langsung memijat secara perlahan dan lembut produk tersebut di wajah dan leher seketika ketika produk masih basah. Setelah proses pemijatan tersebut selesai, produk scrub di wajah dibersihkan dengan air. Oiya, alasan saya memijat prosuk saat masih basah adalah karena jika ditunggu sampai setengah kering, produk ini akan terasa kasar. Dan ketika digosok ke wajah akan terasa sedikit pedih.

Lagipula Tuan Besar bisa mencak-mencak kalau agak lamaan nunggu kering. Hihihi…. Ga betahan.

tahap-scrubbing

Jika memang tidak tersedia produk face scrub atau peeling di rumah, kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan dapur seperti oatmeal, kopi, yoghurt dll. Bahkan saya pernah membaca bahwa garam dan gula pasir juga dapat digunakan sebagai scrub. Namun untuk dua bahan terakhir saya kawatir teksturnya terlalu kasar dan akan membuat iritasi. Bagaimana menurut kamu?

3 . Membuka pori-pori

Kalau di salon proses membuka pori-pori ini dilakukan dengan pakai uap yak. Pakai alat yang mengeluarkan uap hangat yang kemudian di semprotkan ke arah wajah selama beberapa lama. Di rumah kita bisa juga sih melakukannya dengan menggunakan air panas dalam baskom kemudian mengarahkan wajah kita di atas baskom dan menutupi kepala dengan handuk, agar uap terkurung di antara handuk dan baskom. Namun, lagi-lagi karena suami ga mau repot-repot demikian, proses membuka pori-pori hanya saya lakukan dengan melap wajah dengan air hangat.

membuka-pori-pori

4 . Mencet komedo

Memencet komedo di wajah suami adalah tahapan yang paling saya sukai. Tapi tahap yang paling dia benci. Tentu saja. Hihihi…. Saya menggunakan alat bantu pinset komedo yang dari besi untuk memencet komedo di sekitar hidung suami. Tidak seluruh komedo saya pencetin sih. Biasanya hanya yang sudah nongol karena tahap pembersihan sebelumnya. Ditandai dengan warna putih atau kekuningan yang muncul di permukaan hidung. Seperti nantangin, nah yang kaya gitu itu yang saya pencet. Yang masih mumpet malu-malu biasanya saya biarkan.

Pastikan tangan dan alat bantu bersih ya, supaya tidak terjadi infeksi atau malah menimbulkan masalah baru seperti jerawat. Ga mau kan alih-alih hidung bebas komedo, hidung malah jadi jerawatan karena proses pemencetan komedo yang penuh bakteri. Untuk temen-temen penganut anti pemencetan komedo garis keras, tahap ini boleh diskip.

Setelah proses pemencetan komedo jangan lupa, lap wajah lagi dengan air ya, supaya kembali bersih.

5 . Masking

Proses pemaskeran bermanfaat untuk menutrisi wajah dan fungsi lain sesuai dengan masker yang digunakan. Jadi penting banget bagi teman-teman untuk memperhatikan kondisi kulit, kebutuhan apa yang sedang dialami oleh kulit wajah teman-teman. Kondisi dan kebutuhan tersebut harus singkron dengan masker yang akan digunakan. Bahkan jika memang diperlukan, teman-teman bisa melakukan multi masking dalam satu wajah. Seperti juga proses scrubbing, jika teman-teman menyukai masker dari bahan alami, feel free untuk membuatnya sendiri ya. Saya prefer menggunakan masker di bawah ini karena memang kebutuhan wajah suami khusus (baca: agak parah :P).

tahap-masking

Kali ini saya menggunakan masker The Body Shop (TBS) Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask untuk perawatan wajah Tuan Besar. Masker ini dinyatakan oleh TBS sebagai masker yang mampu menarik kotoran dari kulit dan menyamarkan pori-pori wajah. Ketika membaca penjelasannya di laman TBS, saya langsung GR kalau masker ini seperti sengaja diciptakan untuk wajah suami saya.

TBS menganjurkan untuk mengoleskan masker ini dengan kuas. Tapi ye kan eike kaga punya kuas khusus masker. Dan berhubung alasan pengiritan, maka saya menggunakan tangan untuk mengoleskan masker ini di wajah suami saya. Ngolesnya tipis-tipis. Sebelumnya tentu sudah memastikan tangan saya bersih yaaaa…. Setelah kering sekitar 5-10 menit, saya lap wajah suami dengan handuk yang telah dibasahi air hangat sampai bersih. Masker ini cepat kering euy, suami saya senang karena sebelumnya saya pernah kasih dia masker yang keringnya seabad menurut dia.

6 . Menutup pori-pori

Tahap terakhir dari sesi facial di rumah ini adalah menutup pori-pori. Saya menggunakan produk Hada Labo Mild Peeling Lotion (exfoliate toner) disusul Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion (hydration toner) untuk menutup pori-pori. Teman-teman bisa juga menggunakan batu es yang dikompreskan ke wajah untuk melakukan proses ini.

Demikian tahapan facial di rumah yang saya lakukan bareng suami. Buat yang uda penasaran banget sama masker yang saya gunakan berikut adalah review first impression-nya.

;) Hope you enjoy it!

the-body-shop-himalayan-charcoal-mask

Extra: Review First Impression

The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask

Keterangan Produk: Masker ini merupakan bagian dari rangkaian The Body Shop Superfood Face Mask yang mengusung tema multi masking. Varian yang lain yang penggunaannya dapat dikombinasikan adalah: Chinese Ginseng & Rice Clarifying Polishing Mask, British Rose Fresh Plumping Mask, Amazonian Acai Energising Radiance Mask dan Ethopian Honey Deep Nourising Mask.

Kemasan: Produk ini diperjualbelikan dalam bentuk jar ukuran 75 gram tanpa ada spatula dan kuas. Saya sendiri mendapatkan free sampel-nya dari TBS beauty class yang saya ikuti dengan ukuran 5 ml. For your info, sampel-nya ini tidak diperjualbelikan.

Formula: Produk mengandung bamboo charcoal, green tea leaves dan organic tea tree oil. Selain itu, just in case you concern, produk ini tidak mengandung parabens, paraffin, silicone atau mineral oil. Dan seperti produk TBS lainnya, 100% vegan.

tekstur-the-body-shop-himalayan-charcoal-mask

Teksturnya: Namanya juga clay mask, warnanya abu-abu kehijauan seperti tanah liat. Teksturnya seperti lumpur, atau bagi yang belum pernah menyentuh lumpur padanannya kira-kira seperti bubur bayi. Di dalam masker terdapat bercak-bercak hitam yang saya duga adalah bahan bamboo charcoal-nya. Ketika kering, warna masker menjadi abu-abu muda.

Fragrance: Varian Himalayan Charcoalnya baunya seperti jamu, hehehe…. Suami saya yang agak peka dengan bau-bau-an awalnya protes. Namun, sebenarnya baunya tidak terlalu menyengat. Untuk yang biasa berkelidan dengan jamu seperti saya, baunya samar-samar seperti bau parem kocok atau lulur kocok.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian: Keterangannya sih masker ini ditujukan untuk kulit yang membutuhkan ekstra purification. Bermanfaat untuk menyerap minyak berlebih. Beberapa review yang saya baca menyatakan bahwa masker ini bagus untuk kulit wajah yang berminyak dan berjerawat. Mangkanya untuk suami saya saya gunakan full face, karena seluruh permukaan wajahnya kilang minyak. Untuk penggunaannya dalam multi masking pada kulit kombinasi, better digunakan hanya pada bagian wajah yang memiliki minyak berlebih seperti di daerah T dan dagu.

Results: Ketika masker diaplikasikan di wajah, Tuan Besar bilang rasanya agak perih kecil-kecil gitu. Definisi yang aneh ya? (((perih kecil-kecil))). Sensasi gelitik (tingling) gitu kali ya. Saya menanyakan yang terasa gelitik di bagian bekas pencetan komedo atau seluruh wajah, Tuan Besar menjawab seluruh wajah. Tidak panas dan rasa perih kecil-kecilnya hilang dengan cepat. Tapi tidak terlalu jadi masalah sih, kata dia. Sesaat setelah masker dibersihkan wajah terasa enteng, fresh dan bersih. Wajah suami memang jadi lebih keliatan matte sih sampai malam. Namun, pori-pori masih kelihatan gede walaupun memang lebih ringkas dari yang sebelumnya super gede. Hehehe, yaiyalah, ga mungkin juga langsung ilang.

masker-the-body-shop-super-food-himalayan-charcoal

Pros and Cons: Effeknya wajah terlihat matte tapi lembut tidak kering, langsung keliatan really works dari pertama pemakaian. Cuman belum bisa komentar banyak, karena baru pertama kali banget nyobanya. Kekurangannya di fragrance dan harga yang lumayan mahal untuk saya yang emang rada pelit ini.

Rating: 5/5

Repurchase? Yes! Saya mengusulkan ke suami untuk repurchased si Himalayan Charcoal lagi buat dia. Cuma dianya ga respon apa-apa. Nolak kagak, nerima kagak. Hehehe…. Ya udin…. Saya sendiri tertarik untuk coba varian lainnya. Kali ini buat saya, bukan buat suami, hihihi….

Availability & Where to Buy: Kalau di Jakarta (((the perks of living in Jekardah))) produk ini mudah sekali ditemukan di counter-counter The Body Shop. Kalau teman-teman yang di luar Jakarta gimana? Denger-denger pas akhir tahun kemarin produk ini susah di dapat. Oiya, produk ini juga available di webnya TBS.

Harga: Rp 329.000,00/ jar/ varian 75 gram.

judul-facial

Oke, inilah akhir dari artikel ini, panjang juga ya bok, hihihi…. Ada beberapa produk yang disebutkan di atas yang sudah saya review sbb:

  1. The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter
  2. Peeling Mundisari Mustika Ratu
  3. Hada Labo Mild Peeling Lotion atau
  4. Hada Labo Gokyujyun Ultimate Moisturizing Lotion.

Thank you uda mampir…. :) Semoga bermanfaat yaaaa….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Cara Malas yang Murah Membersihkan Muka, Review Garnier Micellar Cleansing Water

Review Garnier Micellar Cleansing Water ini sekaligus adalah catatan perkenalan pertama saya dengan micellar water. Sebelumnya, saya menggunakan cleansing butter disusul dengan sabun muka. So boring aren’t they? Hehehe…. Ga sesuai banget sama tagline nyonyamalas yak, yang selalu nyari cara terpraktis dan termurah. Mau bagaimana lagi, sebenarnya saya juga ga betah dengan step-step cleansing yang panjang.  Tapi mengingat kulit saya rewel, saya tahan-tahan,  daripada iritasi atau alergi. Apalagi micellar water yang sebelumnya hype banget di Indonesia harganya masih lebih mahal dari cleansing butter andalan saya. So, saya ga punya alasan buat berpaling, dong.

garnier-micellar-water

Saya mulai tertarik dengan Garnier Micellar Cleansing Water , ketika di grup WA Indonesian Female Blogger, temen saya Tia, announce kalau di Lazada ada promo produk ini. Satu botol diskon jadi Rp 15.000,00. Dasar emak-emak ya, kalau denger diskon langsung noleh. Harga segitu untuk 125 ml micellar water tu fantastis loh, even untuk harga normalnya Rp 30.000,00 juga udah termasuk murah. Namun, saya masih bergeming untuk membelinya. Mau nunggu respon temen-temen dulu setelah pakai bagaimana. Ternyata so far oke, kata mereka.

Di FemaleDaily juga saya cek rata-rata ratingnya 4. Trus lagi di vogue.co.uk, produk ini masuk 10 best micellar water! Berarti ini best produk dengan harga ter-murce per tetesnya.

Now, we’re talking about the product.

Keterangan Produk

Nama Produknya adalah Garnier Micellar Cleansing Water dengan dua macam varian yang ditandai dengan warna tutup yang berbeda; pink dan biru. Untuk yang tutup biru nama produknya ditambah embel-embel Pure Active. Produk ini diproduksi oleh Garnier, bagian dari L’OREAL Group Company.

garnier-micellar-cleansing-water-indonesia

Kemasan

Wadahnya menggunakan botol plastik dengan tutup flip flop yang rapat tapi mudah dibuka. Ringan, mudah dipegang dan bentuknya yang pipih membuatnya jadi travel friendly. Mungkin memang sengaja didesain buat mudah dibawa pergi-pergi ya. Soalnya yang keluar di Indonesia juga baru yang ukuran kecil. Cuma 125ml. Bagi yang menggunakan micellar water sebagai produk pembersih muka yang utama pasti terasa kurang gede ya, tapi untuk saya, ukuran ini terasa pas.

garnier-micellar-cleansing-water-botol

Formula

Teksturnya cair seperti air biasa, encer, tidak berminyak dan tidak lengket. Bedanya dengan air biasa, Garnier Micellar Cleansing Water berbuih kalau di kocok. Yang membuat produk ini efektif infonya adalah adanya micelles. Yang berfungsi mengikat dan menangkap kotoran kaya magnet gitu. Saya ga terlalu ngerti kimia sih. Hahaha…. Buat saya yang paling penting, produk ini tidak berbau sama sekali dan tidak mengandung alkohol. Oiya formula yang tutup biru ditujukan untuk kulit berminyak sementara yang pink untuk kulit kering sensitif.

Kegunaaan dan Anjuran Pemakaian

Sebagaimana micellar water lain, Garnier Micelar Cleansing Water digadang-gadang bisa digunakan sebagai facial wash, makeup remover dan moisturizer. All in one. Cara menggunakannya adalah dengan menuangkannya di kapas. Kemudian mengusapkannya di wajah sampai kotoran di wajah terangkat. Penggunaan produk ini tidak memerlukan proses pembilasan.

Results

1 . Untuk Membersihkan Make Up

Untuk tes pembersihan make up saya men-swatch beberapa produk make up yang biasanya saya pakai sehari-hari yaitu: lipstick, lipstick matte, eyeshadow, eyeshadow yang shimer, maskara, eyeliner (pensil), pensil alis, liquid foundation yang sheer dan concealer.

img_5205

Kedua variannya memiliki kekuatan membersihkan yang sama menurut saya. Untuk sekali usap, hanya liquid foundation saya yang bersih sempurna, sementara yang lain masih tersisa warnanya.

satu kali usap dengan varian pink

satu kali usap dengan varian pink

swatch-biru

satu kali usap dengan varian biru

Seluruh makeup, kecuali lipstick merah gonjreng (yang paling atas) bersih sempurna setelah 3-4 usapan lembut. Sementara stain lipstick merah harus agak di tekan usapannya baru bersih sempurna. Kapas yang digunakan satu bolak-balik untuk masing-masing varian.

swatch-3x

tiga kali usap

swatch-bersih

finalyy!

2 . Untuk Membersihkan Bare Face

Tes pada muka saya bare face di siang hari ini yang malah bikin saya kaget. Kotoran yang terangkat banyak banget. Padahal saya seharian itu hanya di rumah karena sedang sakit. Memang sih, saya belum mandi. Tapi two thumbs up buat produk ini yang ngangkat kotoran wajah sampai segitu bersihnya. Bisa jadi pilihan untuk morning routine, membersihkan sisa-sisa skin care malamnya. Oiya, produk ini juga tidak bikin kulit saya merah atau muncul beruntusan.

garnier-micellar-cleansing-water-bare-face

Saya ga terlalu merasakan perbedaan antara varian biru dan pink. Keduanya terasa lembut dan tidak perih di kulit kering saya. Bahkan di mata juga tidak terasa perih. Bener-bener di luar ekspektasi, pantas kalau banya review positif tentang produk ini.

Harga

Rp 30.000,00 untuk 125ml.

Pros and Cons

Pros:

  1. Murah
  2. Bersih
  3. Ga meninggalkan rasa lengket
  4. Terasa tetap lembab, bahkan di kulit saya yang cenderung kering
  5. Wadahnya rapat dan mudah dibawa

Cons:

  1. Untuk makeup yang stainnya kuat, perlu beberapa kali usap.

Rating

5/5

Repurchase?

Yes! Praktis, murah dan efektif. Walaupun saya tetap akan melakukan double cleansing untuk rutinitas malam hari, namun persediaan produk ini untuk masa-masa darurat dan senjata on the go itu wajib.

Availability & Where to Buy

Sejak di launch di Indonesia pertengahan November 2016. produk ini mudah banget ditemukan di drugstore maupun online shop.

Mungkin kamu seperti saya, yang konvensional banget tentang cara membersihkan muka. But, trust me, dengan harga segini ga rugi juga nyobain produk baru ini. Siapa tahu bisa jadi penyelamat di saat-saat malas, hahaha…. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share