Review Gabag Indonesia Versi Ibu yang Sering Traveling

Review gabag

Haiiii!!!! Seperti janji di Instagram @nyonyamalas kemarin, saya mau review Gabag Indonesia dari sudut pandang Ibu yang sering traveling serta nyoba membandingkan antara dua versi gabag yang saya miliki. Ini sekaligus juga dalam rangka mendukung campaign #gabagjelajahindonesia yang diinisiasi Gabag Indonesia dan Tiket.com. Yuk, gabagers ikutan campaign ini…. infonya sbb ya:

IMG_4453

Saya pribadi si seneng banget ya sama semangat #gabagjelajahindonesia ini. Seolah mau mengajak para ibu muda untuk tetap berani bepergian, karena sudah terfasilitasi oleh berbagai kemudahan: 1. kemudahan memesan tiket secara online di tiket.com dan 2. kemudahan membawa dan menyimpan ASIP dengan aman dan nyaman dengan cooler bag asi. Karena kan nggak bisa dipungkiri, walaupun sedang punya bayi, Nyonyah-nyonyah kadang punya kepentingan keluarga/ pekerjaan yang mengharuskan untuk keluar kota. Jadi sangat butuh cooler bag asi yang bisa menjaga ketahanan asi perah.

Pengalaman traveling paling berkesan saya bersama cooler bag Gabag adalah saat outing kantor ke Cirebon. Saat itu saya tidak mungkin membawa Gayatri karena dia sedang sumeng. Ini pertama kalinya dan satu-satunya saya keluar kota lebih dari sehari tanpa anak. Biasanya kami akan bawa Gayatri ikut dinas saya.

Itu juga pertama kali dan sepertinya sekali seumur hidup, saya menyusui di dalam bus. Wkwkwk…. Agak rempeus ya. Soalnya malam malam, dilematis kalau nyalain lampu kelihatan (walau ditutup apron) tapi kalau nggak nyalain gelap-gelapan. Untung cooler bag-nya compact jadi ringkes dan nggak mengganggu teman sebelah. Dada lega, saya pun happy karena bisa bawa oleh-oleh ASIP buat stok.

Pengalaman di atas bikin saya sadar kalau tas Gabag nggak cuma bermanfaat buat ke kantor saja, tapi bisa dibawa saat perjalanan. Agar baik aktivitas maupun kebutuhan menyusui tetap berjalan lancar.

IMG_4419

Fungsi Gabag

Berikut fungsi Gabag yang aku catat selama ini:
1. Bisa untuk menyimpan ASIP atau sebagai cooler bag asi. Poin menjaga daya tahan ASI perah adalah poin yang paling aku tekankan saat memilih cooler bag. Karena memang fungsi utama yang saya harapkan adalah untuk menyimpan ASIP saat pulang pergi dari dan ke kantor. Dengan memilih cooler bag yang baik, saya tidak perlu kawatir kualitas ASIP yang dibawa pulang akan rusak.
2. Bisa untuk menyimpan makanan hangat secara umum, atau MPASI juga. Jadi seperti termos bag. Hehehe ada nggak sih istilah ini?
3. Bisa untuk diaper bag, pendamping koper bagian kompartemen atasnya kalau traveling bareng bayi.

Ketiga fungsi di atas pas banget buat para ibu yang sering berpergian dengan ataupun nggak bawa anak. Misal bawa bayi, maka tas bisa jadi diaper bag + kompartemen bawah bisa jadi tempat menyimpan bekal MPASI hangat. Kalau nggak bawa bayi, kompartemen bawah untuk simpan ASIP dan kompartemen atasnya buat simpan pompa.

Daya Tahan ASI di Tas Gabag

Jika mengikuti saran penggunaan dengan benar, maka daya tahan ASI di tas Gabag adalah sebagai berikut:

1 . ASIP beku akan tetap beku selama 4-7 jam,

2 . Sementara ASIP dingin akan tetap dingin dalam 20 jam.

Jadi biasanya kalau di kantor, setelah pumping saya akan simpan dulu ASIP di kulkas. Baru ketika pulang saya akan memindahkannya ke Tas Gabag saya.

Tips Menjaga Daya Tahan ASI Perah dengan Cooler Bag ASI

Cooler bag ASI yang bagus tidak akan optimal fungsinya, jika penggunanya tidak memperhatikan saran penggunaan dengan baik. Untuk menjaga daya tahan ASI perah dengan optimal, tips dari saya adalah sebagai berikut:

1 . Pastikan ice gel pack yang digunakan benar-benar beku. Untuk pertama kali pemakaian simpan ice gel pack di dalam frezeer selama 24 jam. Untuk pemakaian berikutnya bisa dalam 8 jam saja.

2 . Posisikan ice gel pack yang beku berada di bagian atas kompartemen bawah. Atau dengan kata lain dekat dengan risletingnya. Saya biasanya memposisikan secara horizontal menutup semua bagian atas botol ASIP atau plastik penyimpanan ASIP. Hal ini berbeda jika menggunakan tas Gabag sebagai termos. Kalau sebagai termos, ice gel pack panas ditaruh di dasar kompartemen.

3 . Gunakan ice gel pack sebanyak dua buah. Semakin banyak tentu semakin baik. Namun untuk efisiensi ruang, Gabag Indonesia sendiri menyampaikan jika dua pack saja sudah cukup optimal menjaga daya tahan ASI.

Varian Gabag Indonesia

Namun karena tas Gabag punya banyak sekali varian, imho, Nyonyah juga harus pintar-pintar pilih mana yang paling pas buat kebutuhannya. Misal bawaannya lumayan banyak dan biasa bawa koper saat traveling. Mungkin Gabag yang backpack bisa jadi alternatif sebagai tas pendamping. Kalau saya karena kebiasaan bawa travel bag berbentuk backpack jadinya lebih suka Gabag yang berbentuk tas tangan.

IMG_4443

Tas gabag yang saya punya pun ada dua macam, walaupun sama-sama berbentuk tas tangan. Yang pertama warna oranye, usianya uda dua tahun. Yang kedua baru banget saya punya, dan memang keluaran baru Gabag nama variannya Ceri. Warnanya pink kyoooootttt….

FullSizeRender

Review Gabag Cooler Bag Asi dalam Dua Versi

Nah saya mau coba perbandingkan keduanya, siapa tau informasinya bermanfaat buat yang mau beli cooler bag asi merk Gabag. Review Gabag di bawah ini hasil pengalaman hampir dua tahun menggunakan Gabag warna oranye dan beberapa minggu menggunakan yang warna pink.

1. Ukuran

Ukuran tas gabag dari versi Ceri adalah sbb:

IMG_4457

Ukuran ini sedikit lebih kecil dari versi Gabag Indonesia lain yang saya punya, namun kompartemen atasnya tetap memadai untuk mewadahi baby essentials dan mesin pumping saya dan kompartemen bawahnya juga cukup untuk 2 buah ice gel pack beserta ASIP atau tempat bekal.

IMG_4409
2. Risleting

Perbedaan risleting ada di kompartemen atas sbb:

FullSizeRender

Bentuk risleting sebelah kiri memang lebih terasa aman karena rapat. Namun risleting sebelah kanan juga bermanfaat si, kalau pas bawa berkas kantor agak banyak bisa lebih fleksibel.

Untuk bagian kompartemen bawah tidak berbeda satu dengan yang lain, hanya arah risletingnya saja yang berbeda.

3. Saku

Versi Ceri (pink) memiliki dua kantung samping, satu saku depan dan satu saku belakang untuk nametag. Sementara versi oranye tidak memiliki kantung.

IMG_4408

Enaknya kalau ada kantung di luar tas, kalau traveling adalah bisa untuk menyelipkan tiket/ boarding pass. Jadi cepat dan ringkas pengambilannya saat dibutuhkan.

4. Ice Gel Pack

Setiap pembelian satu tas, masing-masing mendapatkan dua buah ice gel pack. Untuk ketahanan, dinyatakan keduanya tidak berbeda. Hanya berbeda pada kemasannya saja sbb:

IMG_4411

Yang baru sebelah kiri dan yang lama sebelah kanan. Keduanya sama-sama bisa digunakan untuk penyimpanan panas maupun dingin ya. Tinggal disesuaikan saja, kalau butuh hangat  direndam di air panas sebelum digunakan. Kalau butuh dingin, jangan  lupa dibekukan.

Selama menggunakan Gabag lama hampir dua tahunan, so far saya puas si. Jadi saya juga cukup yakin versi yang baru tak akan mengecewakan saya.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya Nyaaaahhh!!!!

Review gabag

ps. Untuk yang kemarin request di IG @nyonyamalas mau foto bagian dalamnya, nanti aku tambahkan ya…. Belum sempat foto-foto lagi nih. Hehehe….

Terimakasih. Salam sayang yaaa!

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Review Mooimom Lady Diaper Bag

Untuk Ibu beranak yang memiliki mobilitas cukup tinggi seperti saya, tas adalah investasi yang berharga. Karena tas bukan hanya sekedar untuk kepentingan menunjang penampilan. Melainkan demi kepentingan fungsional yang mendukung produktivitas sehari-hari. Saya menggaris bawahi peran “ibu beranak” ya, karena kebutuhan tas bagi ibu yang sudah memiliki anak itu beda. Kalau dulu kita cuma perlu tas yang bisa diisi dokumen pekerjaan dan sedikit makeup. Sekarang tas kita untuk perjalanan harus juga mengangkut printilan-printilan bayi. Yang kadang ribet banget kalau wadahnya nggak fungsional.

gayatri dan diaper bag judul

Tas ini favorit banget, terutama buat saya yang akhir-akhir ini sering banget bepergian naik pesawat bareng Ning Gaya. Biar ga terlalu panjang langsung aja ke hal-hal yang saya Review Mooimom Lady Diaper Bag berikut:

Deskripsi:

Nama barangnya Mooimom Lady Diaper Bag yang motif garis-garis putih biru muda. Mooimom itu nama merknya. Lucu yak? Saya sendiri bingung bacanya gimana hihihihi #abaikan.

Bahannya dari canvas tebal. Modelnya kasual dan cukup fashionable ya. Nggak mamak-mamak banget. Sebenarnya saya punya satu diaper lainyang  ada motif gajah gede banget di muka. Awalnya saya pikir motifnya lucu. Tapi lama-lama kok gengges. Terlalu kelihatan kalau itu diaper bag. Hihihi, so i prefer pakai diaper bag yang satu ini sekarang.

Kata webnya si bisa jadi Hand Carry, Sling Bag atau Shoulder bag. Tapi aku biasa pakai dengan sling bag aja. Mungkin harus nyoba jadiin shouder bag ya, soalnya kalau isinya buanyak kerasa berat juga kalau di satu pundak aja.

Tampak depan dan sampingnya sebagai berikut:

diaper bag tampak muka

diaper bag tampak samping

Size : 43 x 13 x 34 cm ( Panjang / Lebar / Tinggi )

Ukuran ini cukup besar buat memuat segala macam printilan bayi, tapi masih cukup untuk dimasukkan di kolong kursi penumpang. Ini penting banget ya, karena memudahkan saya meraih benda-benda yang diperlukan saat di atas pesawat. Karena tidak perlu meletakkannya di kabin. Terakhir saya terbang menggunakan Citilink, saya ukur kira-kira ukuran lebar kolong kursi penumpang itu satu setengah jengkal (lebih) tangan saya. Sementara diaper bag yang saya isi lumayan penuh itu hanya kurang dari satu jengkal tangan saya. So, tas masih bisa keluar masuk kolong dengan relatif mudah.

Selain itu, ukurannya yang bulky tapi not so bulky itu nggak mengganggu pergerakan saat berjalan menuju pesawat tanpa membawa troli. Even sambil menggendong Gayatri ya.

love love

What I Love:

  • Banyak disediakan tali: terdapat 2 strap kecil untuk di stroller, terdapat tali strap panjang untuk Sling Bag.
  • Kompartemennya banyak banget; 13 kantong saku. Jadi ga perlu pakai tas tas terpisah lagi untuk memisahkan barang-barang printilan. Jadinya di dalam tas rapi dan barang-barangnya mudah dicari. Oiya, yang bikin beda juga dengan tas biasa dan diaper bag yang sebelumnya saya miliki adalah ada kantung yang dilapisi dengan alumunium. Sebanyak empat buah! Dua di dalam dan dua di luar. Kata suami saya itu untuk menjada suhu. Ini helpfull banget buat bawa makanan atau minuman, soalnya menjaga tetap hangat atau tetap dingin.

kantung diaper bag alumunium foil

diaper bag bagian dalam

barang bawaan

  • Terdapat Pacifier Clip dan kantong kecil untuk menyimpan dot/teether bayi.
  • Jahitannya kokoh, infonya bisa menampung berat 3kg. Kekokohan ini penting banget menurut saya. Soalnya kalau bawa bayi, kita harus meminimalisasi hal-hal yang unpredictable, seberti tali putus atau tas sobek. Biar kitanya bisa fokus menjaga bayi, tanpa khawatir barang-barang kita terburai atau tercecer karena tasnya rusak.
  • Ada bonus perlaknya buat ganti popokssss…. Laffff….

Netral:

  • Harganya lebih tinggi dibandingkan diaper bag yang saya miliki sebelumnya. Tapi wajar saja si, memang kualitas bahan dan jahitannya lebih kuat. Fitur dan hal-hal lainnya juga lebih baik dan fungsional. Seperti kata orang Jawa bilang “ono rego, ono rupo”. Harga sesuai dengan kualitas yang diberikan. Harganya Rp 799.000,00 tapi lagi diskon jadi Rp 599.000,00.
  • Warna putih birunya cakep bingit, namun juga mudah kotor bagi saya yang agak kemproh ini. Hanya saya salut sama pembuatnya, karena sepertinya sudah mengantisipasi hal ini. Bagian bawah tas dilapis dengan kulit yang lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan kanvas. Sehingga mengurangi kekemprohan akibat kebiasaan saya yang suka taruh tas sembarangan. Buat yang merasa lebih kemproh dari saya mungkin bisa mempertimbangkan yang warna hitam putih.

In my humble opinion ya, tas ini cucok meong buat yang suka travelling bawa anak. Its recommended terutama untuk ukuran, kekuatan bahan serta jumlah kompartemen seperti yang sudah saya sebutkan di atas. :)

Where to Buy:

Web Mooimom

FB Mooimom

IG @mooimom.id

Sekian review dari saya, semoga reviewnya bermanfaat ya Nyaaah…. Semangat para Ibuuuu, punya anak bukanlah alasan untuk menghambat pergerakan kita kan yak! Selalu ada cara untuk membuat perjuangan para Ibu menjadi lebih mudah dan nyaman. Salam sayaang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share