Menjaga Kesehatan Bayi saat Liburan

Setelah liburan akhir tahun kemarin, saya sempat bikin stories di Instagram tentang Traveling Bareng Bayi. Di situ saya juga bertanya tentang tantangan apa sering dirasakan oleh teman-teman saya saat membawa bayi berpergian. Response-nya lumayan rame ya. Dari response DM dan komen teman-teman tersebut, saya rangkum ke dalam 10 Tantangan Membawa Bayi Traveling.

10 Tantangan Membawa Bayi Traveling adalah sebagai berikut:

  1. Bocah badmood,
  2. Minta jajan mahal,
  3. Pup di celana,
  4. Anak sakit,
  5. Susah nemu toilet,
  6. Anak pecicilan,
  7. Barang bawaan banyak,
  8. Susah makan,
  9. Masalah jadwal,
  10. Teman seperjalanan rempong.

Tiap keluarga pasti tantangan utamanya bisa berbeda-beda yak…. Seperti saya pribadi saya tidak akan terlalu memusingkan poin 9. Masalah jadwal, karena saya memang tidak pernah strict dengan jadwal ataupun itienary. Ataupun poin 10. Teman seperjalanan rempong, ya karena seumur-umur teman seperjalanan saya cuma suami saya dan Gayatri, anak saya.

2019-01-03 12.37.14 1-1024x768

Buat saya pribadi, horor dari segala horor saat liburan bareng bayi adalah yang poin 4: BAYI SAKIT.

Tahun ini saya dan Gayatri sempat tiga kali liburan. Yang pertama saat lebaran, ke rumah Eyang Akung dan Gayatri kena cacar air. Yang kedua, staycation aja di Bogor dan Gayatri harus opname karena Pneumonia. Memang sakitnya nggak yang parah, karena sudah vaksin. Tapi tetap aja bikin mamak sedih serta mengacaubalaukan seluruh rencana liburan….

Syukurlah pada liburan ketiga, liburan yang terakhir ini, liburan akhir tahun. Puji Tuhan, Gayatri sehat wal a fiat. Liburan jadi seru banget dah kalau sehat gini.

Tapi sehatnya Gayatri di liburan terakhir ini bukannya tanpa usaha loh. Kami prepare benar-benar, supaya pengalaman buruk anak sakit saat liburan tidak terulang. Berikut saya coba share apa ikhtiar yang kami lakukan ya…. Semoga sharingnya bisa bermanfaat juga bagi teman-teman….

1. Menjaga daya tahan tubuh anak.

Menjaga daya tahan tubuh anak ini gampang-gampang susah ya. Tapi yang pasti sumbernya adalah dari makanan serta istirahat yang cukup. Khususon buat anak saya karena pasca penyembuhan, jadinya sama dokter ditambah suplemen dan prebiotik.

Kira-kira tips terkait menjaga daya tahan tubuh anak seperti ini ya:

a) Sebelum Liburan

Praktiknya, sebelum liburan, Gayatri jadi sering saya kasih buah-buahan lebih dari biasanya. Buah-buahannya si sebenarnya tidak istimewa-istimewa amat ya; pepaya, jeruk dan tomat. Tapi yang pasti ketiga buah ini favorit Gayatri dan banyak vitamin C-nya untuk ngeboost imun.

Pokoknya sebisa mungkin, kami siapkan kondisi tubuhnya dalam kondisi seprima mungkin menyambut liburan. Puji Tuhan, liburan yang terakhir itu, bahkan pilek pun enggak loh! Mamak so proud dan puas sama hasil persiapannya deh.

2019-01-10 12.38.00 1-1024x768

b) Bekal saat Liburan

Kalau saat liburan, kami jaga asupan makannya dengan membawa beberapa bekal dalam 3 wadah. Yang pertama cemilan berat yang padat gizi seperti arem-arem, telur rebus, mie goreng sayur, ikan goreng, baceman atau pastel. Yang kedua isinya sereal. Dan wadah ketiga kosong. Hehehehe…. Itu jaga-jaga kalau pas di tempat makan, Gayatri ga mau makan jadi bisa bungkus dimakan di jalan. Plus juga selalu bawa susu UHT buat tambahan.

Pokoknya perut jangan sampai kosong deh. Tapi jangan juga jajan sembarangan.

2. Melindungi agar tidak ada kuman yang mendekat.

Kalau dari dalam sudah kuat, yang perlu diwaspadai adalah kuman-kuman yang datangnya dari luar tubuh anak ni. Hal ini kelihatannya sepele tapi ini yang paling diwanti-wanti sama dokter, mengingat Gayatri masih dalam masa perlindungan 1000 hari pertamanya. Kekebalan tubuhnya masih perlu dijaga banget.

Dokter selalu menekankan walaupun sudah vaksin, anak tetap berisiko tertular penyakit yang berasal dari virus dan bakteri ya. Hanya saja memang dampaknya nggak separah kalau nggak divaksin.

Nah, kalau liburan kan di tempat umum, kita nggak bisa mengontrol lingkungan kita. Jadi semaksimal mungkin apa yang melekat di badanlah yang harus dijaga kebersihannya benar-benar dengan menggunakan produk yang mengandung antibakterial namun tetap aman bagi kulit bayi.

2019-01-10 12.37.58 1-1024x768

Yang kami lakukan adalah:

  1. Mandi sesegera mungkin saat sampai di tempat tujuan. Kadang kan karena sudah lelah atau sampainya malam hari, jadinya menunda mandi. Padahal ini penting, supaya kumannya tidak menemani anak bobok.
  2. Cuci tangan sebelum makan, saat di perjalanan.
  3. Mencuci pakaian segera saat terkena kotoran.

Poin ketiga ini yang baru kami terapkan akhir-akhir ini. Iyakkkk, selama liburan walaupun di penginapan kami mencuci baju ya. Hal ini terutama kalau dalam perjalanan, Gayatri muntah atau pupup di celana. Nggak perlu nunggu sampai penginapan, pasti akan langsung kami cuci di toilet terdekat. Soalnya bawa pakaian yang kena kotoran demikian kan iyuuuuhhh ya….

Yang pertama pasti karena baunya. Yang kedua, biar ga melekat nodanya di pakaian. Lalu yang ketiga yang paling penting terkait kesehatan anak ya karena kuman dan virus itu loh. Serem kan bawa bibit penyakit kemana-mana….

Awalnya dulu saya mikir ribet ya. Kudu nyuci di tengah perjalanan, atau segera setelah sampai penginepan. Kan maunya ya nikmati aja liburan gitu ya…. Tapi setelah dijalani, ternyata nggak seribet itu kok. Malahan jadi lebih enak suasananya pas pulang karena nggak bawa cucian numpuk. Lagipula juga karena udah nemu deterjen khusus bayi yang travel friendly si…. Si Sleek Baby Laundry Travel Wash. Jadi kegiatan nyuci jadi lebih praktis.

Nanti di bagian bawah artikel, aku bahas lebih lanjut tentang produk ini ya….

2019-01-10 12.38.02 1-1024x768

3. Persiapan Psikologisnya.

Kata orang bijak, hati yang gembira adalah obat. Jadi kalau hatinya senang selama perjalanan, anak juga akan sehat. Jadi segala itienary dalam perjalanan semua akan menyesuaikan moodnya anak. Terutama kalau anak mengantuk, ya disegerakan waktu untuk beristirahat.

Selain itu, sebelum berangkat, jauh-jauh hari kami sudah sounding ke anak kalau kami akan mengadakan perjalanan. Nanti naik apa. Misal naik pesawat, maka akan disounding kalau naik pesawat nanti pas take off dan landing harus nenen yaaa…. Atau kalau naik mobil, disounding juga kalau perjalanannya akan sedikit lama ya, dll. Biasanya sih hal-hal seperti ini akan membuat Gayatri lebih siap dan tidak rewel di perjalanan. Tidak rewel sama dengan happy sama dengan sehat. Yeay!

Resume

Demikian tiga hal yang menurut saya harus banget dipersiapkan untuk menjaga kesehatan anak saat liburan:

  1. Menjaga daya tahan tubuh anak, sebelum dan selama perjalanan dengan makanan dan istirahat yang cukup.
  2. Melindungi dari kuman dan bakteri penyebab penyakit yang mendekat.
  3. Persiapan psikologis agar anak tetap happy selama perjalanan.

Kalau teman-teman apakah ada tips lain? Feel free untuk meninggalkan komen ya….

Berikut sesuai yang saya bilang di atas, saya mau kasih bonus review produk bayi yang travel friendly: Sleek Baby Laundy Travel Wash.

Review Sleek Baby Laundry Travel Wash

Sebenarnya seperti foto di atas, rangkaian produk Sleek Baby yang bisa kita bawa traveling itu bermacam-macam. Empat di antaranya: 1) Sleek Bottle, Nipple & Accessories Cleanser untuk mencuci peralatan bayi, 2) Sleek 2 in 1 Hair & Body Liquid Soap untuk mandi dan keramas, 3) Sleek Antibacterial Diaper Cream untuk mencegah dan mengobati ruam serta yang keempat 4) Sleek Baby Laundry Travel Wash.

Saya mau review produk yang keempat saja ya…. Soalnya menurut saya produk ini masih banyak yang belum familiar dibanding tiga produk lain, padahal ini unik dan bermanfaat banget.

2019-01-10 12.37.56 1-1024x1365

What i love:

1 . Fitur antibacterial.

Dalam keterangan di bagian belakang kemasan, disebutkan bahwa produk ini efektif mematikan Staphylococcus aureus yang biasanya menyerang saluran pernapasan atas dan kulit, Pseudomonas aeruginosa yang merupakan penyebab utama pneumonia dan mematikan kapang atau jamur.

Walaupun bakteri yang pertama disebutkan, Staphylococcus aureus, biasanya tidak menimbulkan penyakit dalam kondisi tubuh yang sehat, namun saat kondisi tubuh melemah, bakteri ini bisa menimbulkan penyakit. Jadi perlindungan ekstra saat perjalanan, dimana kondisi tubuh anak sering turun, lebih saya pilih dan tidak saya sepelekan, mengingat dua kali pengalaman buruk, Gayatri sakit saat perjalanan.

Better worry than sorry lah….

2 . Kemasannya yang sangat travel friendly, bentuknya tube.

Kesan pertama saat melihat produk Sleek Baby Laundry Travel Wash ini adalah kemasannya beda dari yang lain! Bentuknya tube seperti kemasan diaper cream. Saya baru lihat produk dengan kemasan seperti ini si. Enaknya kemasan seperti ini adalah: 1) tidak mudah tumpah, 2) mudah dipegang saat mengeluarkan produk, 3) ukurannya kecil (100 ml) sehingga tidak memakan tempat. Saya bisa menyelipkannya di diaper bag, atau di kantung belakang kursi mobil. Just in case, ada yang perlu di cuci mudah diraih dan tidak perlu bongkar koper. Bahkan kalau mau ngacir ke toilet pun bisa masuk ke dalam saku celana jeans.

2019-01-10 12.38.01 1-1024x768

3 . Dinyatakan aman bagi bayi.

Lulus dermatology test di labolatorium yang terakreditasi, sehingga tidak menyebabkan iritasi di tangan maupun saat pemakaian. Untuk yang concern terhadap kandungan paraben, produk ini Paraben Free. Memiliki izin Kemenkes RI dengan nomor PKD 20202510444.

4 . Efektif menghilangkan noda.

Mengandung ekstrak jeruk nipis, sehingga efektif menghilangkan noda muntah, lemak, noda kekuningan akibat pup maupun noda makanan. Semakin segera dicuci nodanya, maka akan semakin mudah hilang.

Cara pemakaian: Larutkan 1-2 sendok makan ke dalam 5 liter air, rendam selama 30 menit lalu kucek. Jika dalam perjalanan dapat pula langsung menuang sedikit produk ke bagian yang terkena noda lalu dikucek dan bilas.

5. Produknya berbentuk gel kental.

Nah ini juga unik ni. Biasanya kan sabun cuci baju bentuknya liquid yang cair ya…. Kalau yang ini tu seperti pasta gigi gel. Jadi nggak menetes walaupun tubenya terbuka. Tapi tetap mudah dikeluarkan kok dengan sedikit dipencet. Savior banget kan. Saya tidak kawatir sabun ini akan tumpah dan mengotori barang bawaan lainnya di diaper bag. That’s why tadi saya bilang ini produk pas banget kalau disebut Travel Wash, ya karena travel friendly banget.

Kebiasaan masa lalu bawa detergen sachet ataupun mindahin detergen ke botol kecil bisa ditinggalkan ya ibuk ibuuuukkk…. Hihihi….

Harganya: Sekitar Rp 12.000,00

Where to buy: Lebih mudah ditemukan di olshop. Atau pantau cek IG @SleekBaby_id dan FB : @SleekBaby yaa!

Waaahhh, nggak nyangka panjang juga ni cerita kali ini. Saya berharap sharing kali ini bermanfaat ya teman-teman…. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share