Pendidikan Anak di Tengah Pandemi

belajar

Tahun ini seharusnya Gayatri masuk PAUD karena umurnya sudah 4 tahun lebih. Namun karena pandemi, kami memutuskan untuk menundanya. Terbesit pertanyaan dalam hati Saya, bagaimana jika pandemi berkepanjangan, dan usia Gayatri makin mendekati usia masuk SD, 7 tahun. Apa ya mungkin ditunda terus….

Saat Saya ngobrol dengan kakak ipar yang sudah punya anak usia sekolah, dia juga menceritakan banyak pro dan kontra sekolah saat pandemi, yang dijalankan dengan cara online saat ini. Begitu juga diskusi dengan Bapak Ibu Saya yang keduanya adalah guru. Bapak guru SMP dan Ibu guru SD.

Menurut mereka, tugas yang agak tricky bagi orangtua saat proses pembelajaran materi. Sebagaimana kita tahu, dan juga dulu Saya jalani juga, anak-anak sudah “dimanjakan” dengan sistem pembelajaran tatap muka di dalam kelas selama ini.

Jadi memang butuh adaptasi yang luar biasa ya, mengubah sistem yang tadinya belajar dibimbing guru, menjadi sistem belajar online yang lebih mandiri. Di satu sisi, menurut saya, hal ini sangat baik ya. Anak jadi terlatih untuk belajar mandiri.

Namun, di sisi lain orang tua juga harus proaktif melihat dan mendampingi anak, siapa tahu mereka belum menemukan cara belajar mandiri yang paling sesuai untuk diri mereka. Apalagi yang masih sangat muda, seperti usia sekolah dasar. Mengingat, materi yang diberikan sekolah via daring belum tentu bisa mengakomodasi kebutuhan mereka.

Saya saja dulu, kalau diingat-ingat, baru bisa belajar mandiri 100% dan efektif itu setelah mahasiswa loh. Sebelumnya benar benar sangat tergantung pada penjelasan guru di kelas. Setelah mahasiswa, Saya baru sadar kalau Saya cenderung visual, dan lebih efektif belajar dengan membuat chart, tabel, gambar, dan diagram saat membaca buku.

Buat Saya sebagai orang tua anak usia dini, yang bisa Saya lakukan adalah dengan membiarkan anak mencoba belajar sambil bermain dengan berbagai macam material. Harapannya adalah agar anak bisa belajar untuk belajar sejak dini. Yah, walaupun masih trial error sampai sekarang, ya… . :)

belajar

Bersyukurnya, seiring berjalannya waktu. Makin banyak pihak yang sharing tentang sistem pembelajaran di rumah. Baik yang free maupun berbayar.

Selama ini Saya mencari ide dan material pembelajaran anak usia dini dari RumahInspirasi, KidsLabIndonesia, KotakMainMainan, dll. Selain sebelumnya Saya juga sempat ambil workshop Montessori at Home di SunshineTeacherTraining dan juga ambil kelas online Montessori Inspired for 4-6 dental Bu Prita (Psikolog dan Kepala Sekolah BNM Montessori) dan Bu Damar Wijayanti (orang tua dan praktisi).

Untuk teman-teman orang tua yang anaknya sudah usia sekolah dasar dan merasa sekolah anaknya belum siap dengan sistem online, bisa banget melengkapi pembelajaran anak-anaknya dengan bimbel online yang juga banyak tersedia. Salah satunya, bimbel online dari Kelas Pintar.

bimbel online

Jadi kalau guru di sekolah cenderung memberikan bahan ajar online berupa slide via WA, bisa didukung dengan bahan ajar lain berupa audio visual atau video dari aplikasi Kelas Pintar tersebut di atas. Dengan begitu, anak-anak yang cara belajarnya cenderung audio pun bisa terfasilitasi dengan baik.

Selain materi pembelajaran, di Kelas Pintar, enaknya, orang tua juga bisa memantau progress pembelajaran secara langsung. Jadi memudahkan orang tua untuk mengevaluasi apakah cara belajar anak sudah optimal dan kemudian bisa melakukan langkah langkah untuk menindaklanjutinya.

Ya, sebagai orang tua dan calon wali murid, Saya tentu berharap agar pandemi cepat selesai dan sekolah bisa kembali beroperasi dengan normal. Supaya anak-anak juga bisa kembali bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya juga.

Tapi kalau pun harus dijalankan dengan online, semoga makin banyak source pembelajaran yang bisa didapatkan anak-anak sesuai dengan karakternya masing-masing.

Tetap sehat, waras dan terus berjuang di tengah pandemi yaaaak!!! Salam sayang selalu!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Dimiliki dan Yang Tidak

Sebagai orang tua baru kadang-kadang kita bingung untuk menentukan daftar perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli. Saking banyaknya masukan dan info (dari sosmed, hehehe).

Namun sebelum kalap berbelanja di baby shop ada baiknya untuk membuat list barang-barang mana saja yang kira-kira dibutuhkan, membuat list perkiraan harga dan kemudian membandingkannya dengan budget yang kita miliki.

Sebelum itu tentunya penting untuk mencari informasi dari orang tua lain yang kondisinya mirip dengan keluarga kita, tentang perlengkapan barang bayi lahir manakah yang harus dibeli dan manakah yang bisa tidak dibeli?

Calon orang tua baru juga bisa menginformasikan kepada keluarga besar apabila teman-temannya apabila memang berkenan untuk menerima barang preloved. Hal ini bisa menekan biaya loh. Lumayan dananya bisa until subsidi silang ke barang-barang atau kebutuhan lain yang juga diperlukan seperti vaksinasi atau biaya pemasangan alat kontrasepsi untuk orang tuanya.

Tanyakan juga kepada provider persalinan, produk apa saja yang akan diprovide oleh mereka agar tidak dobel-dobel.

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Must to Have

Kalau saya pribadi perlengkapan bayi yang perlu sekali untuk dimiliki adalah sebagai berikut:

1 . Pakaian Bayi Baru Lahir

Setidaknya untuk bayi baru lahir sediakan

  • Baju lengan pendek 3 pcs,
  • Baju lengan panjang 3 pcs,
  • Celana pendek 3 pcs,
  • Celana panjang 3 pcs,
  • Diapers,
  • Swaddle/ bedong 3 pcs, memang saat ini tidak dianjurkan untuk membedong ketat, namun bedong tetap bermanfaat sebagai alas tidur dan atau selimut,
  • Topi 1 pc,
  • Jaket bayi 1 pc,
  • Kaus kaki 1 pasang.

Jumlahnya sedikit ya? Kalau menurut pengalaman si nggak perlu terlalu banyak dulu membeli baju bayi baru lahir, karena:

  • Seringkali tiba tiba dikado,
  • Dibawain lungsuran,
  • Untuk memastikan ukuran dulu,
  • Evaluasi dulu kebiasaan dan kenyamanan,
  • Toh kalau kurang, mudah beli lagi secara online dan dikirim dengan ojek online. Kecuali kalau tinggal di area yang sulit terjangkau ya… .
perlengkapan bayi baru lahir

Jumlah di atas berdasarkan pengalaman saya yang pakai popok sekali pakai ya. Jadi memang lebih jarang ganti celana dan baju dibandingkan menggunakan popok kain.

Apabila teman-teman berencana pakai popok kain, mungkin sediakan lebih banyak baju dan celana untuk jaga-jaga apabila basah.

Merk basic yang pernah saya coba dan menurut saya cukup nyaman dan terjangkau: Nova, Carter’s, Libby, Velvets. Kalau nyari yang agak premium, Mothercare yang untuk newborn bajunya juga bagus. Buat yang suka warna polos polos bisa keep merk lokal Booyahkids, tapi mending nunggu diskon aja ini.

2 . Perlengkapan mandi

Saat bayi Saya baru lahir, Saya memandikan nya di atas kasur (kasur kami kebetulan dipan pendek) yang dilapisi dengan perlak. Jadi dimandikan dengan sabun di atas kasur, baru kemudian dibilas di ember bak bayi.

alat mandi bayi

Tentu saja kebutuhan perlengkapan bayi akan berbeda-beda tergantung cara yang akan orang tua pilih untuk memandikan bayinya ya….

  • Sabun dan shampoo. Saya lebih suka menggunakan sabun tipe 2 in 1, alias produk sabun yang bisa sekaligus digunakan sekaligus sebagai shampo dalam satu botol. Biasanya disebut 2in1 atau top to toe. Botolnya pun prefer yang berbentuk pump, karena akan memudahkan teman-teman saat mengeluarkan produk dental satu tangan (biasanya satu tangan yang lain akan sibuk memegangi bayi). Merk yang saat ini saya pakai Switzal dan Lactacyd Baby (dipakai jika sedang biang keringat).
  • Perlak 1 pc. Kalaupun tidak digunakan untuk memandikan bayi, perlak akan tetap bermanfaat padang saat mengganti popok bayi. Atau pada saat toilet training, sebagai lapisan sprei agar ompol tidak tembus ke kasur.
  • Handuk 2 pcs.
  • Handuk kecil mandi untuk memandikan (washcloth) 2 pcs. Manfaatnya selain memudahkan untuk membersihkan kulit, penggunaan washcloth juga meminimalisasi residu sabun di kulit bayi karena sabunnya bisa dibusakan dulu di washcloth, tidak langsung di kulit bayi. Merk yang Saya gunakan saat ini dari Dialogue dan satu lagi no brand. Handuk mandi dan washcloth perlu dua buah, untuk gantian dipakai apabila salah satu nya sedang dicuci.

3 . Minyak Telon

Produk ini menurut banyak orang tua tidak harus digunakan. Saya sendiri menggunakannya untuk memijat bayi, selain karena manfaatnya memijatnya, kandungan dalam minyak telon biasanya membuat bayi nyaman dan juga mengurangi kemungkinan terjadinya kolik bagi bayi baru lahir.

Untuk mengurangi kemungkinan iritasi, teman-teman harus berhati-hati ketika memilih minyak telon bagi bayi. Pilih minyak telon yang mengandung bahan-bahan yang sudah terbukti hypoallergenic dan tidak mengakibatkan iritasi bagi kulit bayi.

Merk yang Saya suka: Konicare tutup ungu, Puri dan Mama’s Choice Calming Tummy Oil. Merk terakhir adalah produk telon baru tapi very good menurut saya. Saya pernah mereview produk ini juga di artikel saya sebelumnya.

Related Article: Review Minyak Telon Untuk Kulit Bayi Sensitif

produk bayi baru lahir

4 . Tisu basah.

Alternatif dari tisu basah adalah kapas bulat yang dibasahi air. Ya, disesuaikan saja dengan kenyamanan ya…. Merk yang Saya pakai: Mamy Poko tisu basah yang non fragrance non alcohol.

5 . Perlengkapan Menggendong

Banyak orang tua yang memilih membeli stroller dalam rangka antisipasi mobilitas bayi. But, trust me…. Pepatah, “babywearing save my motherhood” tu bener banget. Gendong itu ga sekedar tentang mobilitas atau perpindahan tempat, tapi di rumah saja pun tetap butuh gendongan yang nyaman. Karena manfaatnya banyak banget. Apalagi untuk ibu yang ga ada asisten kaya saya. Gendongan save my life lah….Merk gendongan yang saya pakai: Mikhadou. Saya punya 2 gendongan tipe stretchy wrap dari brand ini saat anak kedua. Di anak pertama, Saya pakai SSC dari Ergobaby, kado dari temen yang sayangnya hilang, huhuhu. Dua jenis gendongan ini setahu Saya boleh dipakai sejak newborn.

gendongan bayi stretchy wrap

6 . Termometer

Perlengkapan yang seringkali diabaikan oleh orang tua adalah termometer. Sebenarnya punya bayi atau tidak punya bayi, alat ini penting untuk dimiliki di tiap rumah. Apalagi saat punya newborn yang rentan penyakit ya. Karena dengan termometer, kita bisa memantau kesehatan bayi dengan baik. Dan kalau amit-amit sampai demand, orang tua pun bisa memberikan data yang lebih akurat kepada tenaga kesehatan. Merk yang saya pakai: Omron.

7 . Bantal Bayi

Saya pakai bantal bayi atau yang sering disebut bantal peang. Saya punya 2 buah untuk dipakai bergantian, jika salah satunya sedang dicuci. Namun, teman-teman bisa juga beli 1 saja lalu menggunakan sarung bantal atau melapisinya dengan kain ketika digunakan, sehingga kalau kotor yang dicuci sarung atau kainnya saja.

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Nice to Have :

Selain 7 jenis barang di atas, sebenarnya Ada banyak barang bayi yang sebenarnya bermanfaat juga. Tapi sifatnya menurut Saya nice to have ya…. Nggak prioritas, jadi Saya biasanya beli setelah yang enam jenis di atas sudah terbeli.

  1. Perlengkapan Pompa ASI, saya pakai Spectra,
  2. Krim Popok saya pakai Mama’s Choice,
  3. Bak Mandi/ Bather saya pakai no brand,
  4. Handsanitizer saya pakai Mama’s Choice,
  5. Sabun cuci peralatan bayi saya pakai Mama’s Choice,
  6. Deterjen khusus baju bayi saya pakai Mama’s Choice.

Merk yang paling sering saya sebut di artikel ini tu Mama’s Choice ya. Mungkin teman-teman jarang dengar atau lihat produk bayi dari brand ini karena memang produk bayi nya baru launch akhir tahun lalu. Sebelumnya mereka fokus di produk yang aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Yang butuh dan pengen coba produk Mama’s Choice ini bisa beli di web mereka di mamaschoice.id. Pakai kode voucher MAMAELLA untuk dapatkan diskon 25k minimal pembelian 90k. Lumayan kan!

Daftar Perlengkapan Bayi Yang Tidak Terlalu Perlu:

Nah,selain barang barang di atas, Ada juga beberapa barang yang menurut Saya kurang perlu untuk dibeli. Berikut adalah barang-barang yang membuat Saya menyesal telah membeli ya wkwkwk:

  1. Sepatu bayi bermerk, karena nggak terlalu kepakai ya. Bahkan prewalker shoes juga nggak terlalu terpakai si. Cakep doang tapi kurang fungsional.
  2. Bouncer. Saya lebih sering meletakkan bayi di kasur atau di playmat dibandingkan di bouncer.
  3. Diaper bag, karena sebenarnya bisa pakai tas biasa ya, tidak harus diaper bag.

Semoga sharing Saya tentang daftar perlengkapan bayi baru lahir di atas bisa jadi masukan ya! Dan tentu saja pendapat orang lain bisa berbeda-beda, ga perlu diperdebatkan, tinggal ditimbang-timbang Dan disesuaikan dengan kondisi teman-teman yaaa! Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Minyak Telon untuk Bayi Kulit Sensitif, Mama’s Choice Calming Tummy Oil

mama's choice calming tummy oil

Saya menggunakan minyak telon untuk bayi kulit sensitif saat memijat anak kedua saya karena sebelumnya, anak pertama saya pernah mengalami iritasi ringan saat mengunakan produk perminyakan (((perminyakan))). Jadi tambah hati-hati gitu dalam memilih produk karena tidak semua produk bayi bisa digunakan untuk bayi baru lahir.

Tips Memilih Minyak Telon untuk Bayi Kulit Sensitif

1 . Cek Kemasan: Apakah Formula Minyak Telon Cocok Untuk Bayi Kulit Sensitif?

Untuk mengetahuinya apakah produk itu aman atau tidak untuk bayi baru lahir, pertama-tama teman-teman bisa memeriksa di kemasannya ya. Adanya BPOM itu wajib ya, ga bisa ditawar untuk produk yang dijual bebas di pasaran. Selain itu, periksa juga saran penggunaan produk untuk usia berapa.

Saya pernah menemukan produk telon berbentuk balsam yang baru bisa digunakan untuk usia anak 2 tahun ke atas. Di grup per-oil-an (saya pengguna essential oil, FYI), juga sempat dibahas tentang penggunaan Eucalyptus dan juga Cajuputi yang kadang ditemui terlalu harsh untuk kulit dan pernapasan bayi kalau konsentrasinya terlalu tinggi, jadi perlakuannya tentu berbeda dengan penggunaan dengan orang dewasa atau toddler.

Selain memeriksa saran usia penggunaan, teman-teman juga bisa memeriksa bagian ingredients.

Sekarang sudah sangat mudah ya, karena teman-teman bisa googling bahan yang tercantum di kemasan produk yang akan digunakan. Hindari produk produk yang memang sudah nyata mengandung bahan yang toxic dan juga irritant.

2 . Melakukan Patch Test

Pun jika mau mencoba produk baru, ada baiknya untuk melakukan patch test terlebih dahulu ya, alias mencoba produk baru tersebut di area kulit tertentu seperti belakang telinga, dan melihat reaksinya, sebelum terlanjur membalurkannya ke seluruh tubuh.

Karena bagaimanapun, kulit bayi memang masih sangat sensitif ya. Tapi teman-teman tidak perlu banyak worry juga dan jadi takut takut kalau mau menggunakan produk bayi yang dibutuhkan, selama berhati-hati dalam memilih dan menggunakannya.

Nah, dalam artikel kali ini saya mereview produk minyak telon untuk kulit bayi sensitif (diformulasikan aman untuk bayi). Saya sudah coba sejak anak saya new born dan cocok. Produk telon ini termasuk baru ya, tapi dari brand yang sudah terpercaya. Jadi, siapa tahu bisa jadi alternatif buat teman-teman yang sedang mencari produk minyak telon.

mama's choice calming tummy oil

Mama’s Choice Calming Tummy Oil

Pas saya post foto produk Mama’s Choice Calming Tummy Oil ini, ada teman yang nanyain sebenarnya produk ini tuh produk apaan si. Mengingat memang produk ini tidak diperkenalkan secara gamblang dengan nama MINYAK TELON, yang lebih familiar dengan telinga orang Indonesia.

Deskripsi Produk:

Kalau di kacamata saya, Mama’s Choice Calming Tummy Oil itu sejenis oil blend. Campuran beberapa jenis minyak yang diklaim dapat digunakan untuk memijat dan memberikan efek relaksasi pada bayi.

Ingredientsnya: Minyak Kelapa, Minyak Zaitun, Minyak Anis, Minyak Sereh, Minyak Pala, Minyak Lavender, Ekstrak Chamomile.

Kalau dilihat dari ingredientsnya di atas, minyak kelapa dan minyak zaitun berfungsi sebagaimana minyak carrier, atau minyak pengencer. Sementara Minyak Anis, Minyak Sereh dan Minyak Pala adalah Essential Oil utamanya dan Lavender serta Chamomile extract sebagai bahan yang memberikan manfaat tambahan.

minyak telon untuk kulit bayi sensitif

Apakah Termasuk Minyak Telon? Cocok untuk Kulit Sensitif?

Kalau menurut saya minyak ini sih bisa dikategorikan minyak telon ya…. Cuma biasanya kan kalau minyak telon itu formulanya cuma tiga (telon berasal dari kata telu yang dalam bahasa jawa artinya tiga). Biasanya minyak telon terdiri dari Minyak Kelapa sebagai carrier oil dan Minyak Kayu Putih, Minyak Anis, Minyak Adas atau hot oil lain yang berfungsi sebagai agent penghangat.

Bedanya kalau di produk Mama’s Choice Calming Tummy Oil ini tidak mengandung Cajuputi atau Kayu Putih tapi menggunakan Nutmeg Oil (minyak pala) yang baru kali ini saya temui di produk minyak telon yang umum ditemui di pasaran.

Tapi ketiadaan Cajuputi ini bagus si. Saya nggak anti Kayu Putih ya, saya punya juga minyak telon lain yang mengandung Kayu Putih. Maksud saya bagus adalah, produk ini jadi bisa jadi alternatif bagi bayi-bayi yang kulitnya sensitif sama kandungan Kayu Putih gitu….

Manfaat Minyak Telon dari Mama’s Choice

Sesuai dengan klaim yang disampaikan Mama’s Choice, yaitu produk ini dapat digunakan untuk membantu memberikan kenyamanan pencernaan dan juga membuat bayi tidur lebih nyenyak. Saya merasakan klaim-klaim tersebut terbukti.

Saya biasanya menggunakan minyak telon ini untuk memijat bayi saya. Dan biasanya both saya dan juga bayi, sering banget buang gas sehabis prosesi pijat memijat ini. Hihihi…. Maaf jorok, LOL.

car memijat bayi

Related Post: Cara Memijat Bayi Baru Lahir

Setelah tu biasanya tidur bayi juga jadi lebih tenang. Mungkin karena pencernaannya nyaman. Dan kemungkinan juga karena ada pengaruh dari Lavender dan juga Chamomile yang memang terkenal bisa menenangkan dan merelaksasi ya….

Pengalaman ini berdasar penggunaan Mama’s Choice Calming Tummy Oil sudah hampir habis dua botol dalam waktu kurang lebih tiga bulan ya….

Selain menggunakannya untuk anak kedua saya (3,5 bulan) saya juga menggunakannya untuk anak pertama saya (4 tahun) dan kadang juga saya dan suami saya pakai, karena memang enak banget baunya, kami cocok.

Pros & Cons:

  • + manfaatnya sesuai klaim pastinya, formulanya bagus (cocok),
  • + kemasannya berbentuk pump, jadi praktis banget kalau mau mengeluarkan produk dengan satu tangan (satunya megangin bayi),
  • + teksturnya nggak lengket tapi cukup bisa lama melumasi kulit saat digunakan memijat (nggak kesat, nggak cepat kering),
  • – belum ada di minimarket, jadi masih agak susah nemuinya secara offline. Tapi jangan bingung jangan pusing, produk Mama’s Choice bisa di dapetin di Marketplace kesayangan ibu-ibu semua (Shopee) sama di web mamaschoice.id. Buat yang mau belanja di web mamaschoice.id bisa pakai kode voucher MAMAELLA pas checkout, jadi dapat DISKON 25k minimal pembelian 90k.

Semoga sharing kali ini bermanfaat yaaa! Salam sayang!!!!!


Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share