10 Tips Foto Produk yang Instagramable dari Denny Herlianso, Senior Photographer

10-tips-foto-instagram

Tips fotografi untuk instagram ditambah produk kecantikan dan perempuan. Kayanya jadi paduan yang sempurna buat dikumpulin jadi satu paket obrolan. Cakep dan seru. Mmmhhh… Nhaitulah yang kemarin kejadian di acara Workshop Beauty & Photography yang diadakan Covermark Indonesia dan Komunitas Indonesian Female Blogger. Acara yang dimulai jam 5 dan rencananya selesai jam 8, jadi molor hampir jam 9. Bukan karena panitianya ngaret, tapi karena pesertanya ga mau pulang! Mau praktik dan mau nanya-nanya teroooosss… Hihihihi… Temanya oke sih, materinya bermanfaat banget dan disampaikan secara fun (sering banget ngakak) sama narsum, terus panitianya juga asik-asik. Jempol kanan kiri atas bawah deh buat tim panitia. Kapan lagi dong, dapet workshop dengan narasumber sekaliber mas Denny Herlianso, fotografer seniornya majalah Femina, dan GRATISSSS

Jadi, saya sampai bingung ini mau bikin artikelnya nulis dari sisi mana. Biar lebih fokus, dan temen-temen juga dapet manfaatnya, saya nulis tentang workshop fotografi dan lebih fokus lagi ke bagian fotografi produk yang instagramable aja yaaaaa… Yuk mari merapat…

tips-fotografi-untuk-instagram

Mas Denny kasi penjelasan tentang dasar-dasar fotografi agar hasil foto kita kece dan mantep buat di pajang di Instagram. Setidaknya beliau bilang ada 10 hal yang harus dipikirkan ketika mau ambil foto!! Banyak ya? iyaaaaa. Susah? ternyata engga. Mas Denny dengan sabar, sederhana dan lucu membahas atu-atu tips untuk 10 hal tersebut. Rangkumannya seperti ini…

Oiya, foto2 yang saya pakai bukan foto2 pak Denny ya. Saat event, saya mencoba fotoin slide Mas Denny dari jauh tapi kurang jelas hasilnya. So, foto-foto berikut yang tanpa watermark nyonyamalas berarti adalah foto yang saya ambil dari beberapa sumber stok foto online yang saya pilih setepat mungkin sesuai contoh dari Mas Denny.

1 . Peralatan: Kamera DSLR vs Kamera Handphone

Yang biasa diributin pertama kalo mau moto adalah kamera. Kamera apa yang paling bagus buat instagram? Statement dari Mas Denny seperti ini: buat instagram dan blog, kamera hape bisa jadi lebih bagus dari kamera DSLR. Zinnkkkk…

dslr-vs-handphone-blog

Lalu peserta workshop terdiam, senyap dalam protes terselubung dalam hati. Masa sih?

Ternyata, alasannya adalah dari sisi ukuran foto. Ukuran foto hasil jepretan handphone lebih kecil dari kamera DSLR. Kamera DSLR akan memiliki keunggulan absolut ketika hasil fotonya di print. Sementara ketika ditampilkan pada layar kecil seperti handphone dengan ukuran layar rata-rata 4 inchi, kualitasnya ga akan jauh berbeda. Sementara itu, size foto yang kecil akan membuat foto lebih cepat diunggah dan dibuka di web. Secara pengguna online sekarang banyakan pakai handphone untuk membuka baik IG maupun blog, maka kamera handphone jenis tertentu bisa jadi mengungguli kamera DSLR dalam hal ini. Kaget ya? Sama!

2 . Background

Foto produk ga harus dalam bentuk flatlay atau di studio looh… Contohnya foto produk karakter katak seperti ini yang menggunakan latar belakang jalanan beton dan taman.

foto-produk2-blogfoto-produk1-blog

Mas Denny juga cerita kalau pernah dapat job harus motret produk dengan syarat harus pake background outdoor. Malang tak dapat ditolak untung sulit diraih, cuaca Jakarta pas itu lagi sering mendung dan hujan. Terpaksalah dia harus foto di studio. Dan pakai background buatan. Loh… apa jadi alami? Ternyata yang dia jadiin background itu taman portable. Maksudnya taman portable tu yang suka disewain mamang-mamang penjual tanaman hias buat dekor kawinan itu loh. Ditambah beberapa properti (kalo mau) kata pagar sepotong, batu sepotong, uda deh… Jadi kesan outdoornya. Dan tanaman yang disewanya ga perlu banyak-banyak. Motoin produk kan cuma perlu 1×1 m paling gede.

Kalo flatlay bisa lebih kecil lagi bidang yang harus disiapin. Jadi ya sewa aja sesuai ukuran yang diperlukan. Cerdas ya? Customer pun puas dengan hasil foto berbackground “outdoor” tadi. Selain itu, ada beberapa contoh alat yang rada out of my mind buat di jadiin background foto flatlay. Semuanya practicable dan relatif murah, contohnya adalah sebagai berikut:

  • alas foto hasil print sendiri
  • kertas kado
  • kain jilbab
  • karpet
  • sprei

Catatan penting yang perlu diingat adalah warna background jangan sampai “menghilangkan” atau membuat sebagian obyek tidak terlihat. Misal latar belakang hitam untuk produk yang hitam membuat beberapa bagian jadi tidak tampak di foto.

3 . Arah Cahaya

Gunakan flash yang lembut. Beberapa wangsit diberikan Mas Denny terkait arah cahaya ini:

  • Depan: paling jelek karena akan kelihatan flat. Berlaku juga buat foto wajah. Cahaya dari arah depan berpotensi membuat hidung kita yang mancung ke belakang ini makin mingslep. Caution please para pesekers! :D
  • Samping: bisa dibilang arah samping ini adalah arah cahaya yang paling bagus. Karena selain akan memunculkan sisi-sisi yang jarang terlihat dari sebuah obyek yang berarti unik. Cahaya dari arah samping juga bagus karena akan memunculkan gradasi. Lalu terdengar lagi suara dalam hati, gradasi? bayangan? bukankah bayangan itu ga bagus buat foto? Itu hanya mitos kaya mas Denny, karena bayangan dan gradasi akan membuat foto kita punya dimensi, because life is never flat kalo kata iklan keripik.
  • Belakang: Cahaya dari arah belakang bisa digunakan apabila kita emang pengen ada berkas-berkas cahaya di tepian obyek. Saya si ngebayanginnya jual boneka batman trus difoto pake cahaya dari belakang… kaya ada sinar gitu dari belakang. Keren kali ya…
  • Atas: Caution please again! Cahaya dari arah ini akan membuat obyek jadi keliatan pendek.
  • Bawah: Kalau untuk motoin orang, cahaya dari bawah bikin kita keliatan kaya hantu, hehehe… Tapi cahaya arah bawah ini bermanfaat untuk teknik flatlay obyek yang mengkilat.

4 . Intensitas Cahaya

Selain cahaya langsung seperti nomor 3, intensitas cahaya bisa diatur pakai reflektor, alias pemantul. Nhah, di workshop kemarin dibahasnya ada dua macam reflektor a) reflektor cahaya dan b) reflektor warna.

a) Reflektor cahaya itu artinya pemantul cahaya, iye taukk. Nah, untuk mengatur intensitasnya kita bisa mengubah warna reflektor yang dipakai. Reflektor warna perak akan memantulkan cahaya = 100%. Bahan yang bisa dibuat sebagai reflektor ini misalnya alumunium foil hasil menjarah dapur mama. Jenis kedua, reflektor warna putih seperti kertas, stereofoam dll akan menghasilkan pantulan cahaya kurang dari 100%. Sementara reflektor warna hitam bisa dipakai untuk meredam atau menyerap cahaya, dengan tingkat pantulan chaya yang dihasilkan adalah 0%.

b) Reflektor warna digunakan untuk menghasilkan kesan hangat atau dingin. Caranya adalah dengan menggunakan air berwarna dalam wadah bening untuk memantulkan warna-warna yang diinginkan. Jika mengiginkan rona hangat maka yang digunakan adalah air berwarna kuning. Jika yang diinginkan kesan dingin maka air yang digunakan adalah warna biru. Dapat darimana warna air air itu? Bikin aja pakai sumba atau cat dicampur dengan air bersih. Gampang kaaan?

5 . Jenis Material bahan/ obyek

  • Dof. Bahan ini adalah bahan yang paling oke karena terkesan classy.
  • Glitter.
  • Shinny atau mengkilat. Untuk obyek ini pesan utamanya adalah jangan terkena sorotan cahaya secara langsung. Kemudian terkait dengan memotret obyek mengkilat ini ada pertanyaan bagus dari peserta: bagaiman tips supaya kamera atau kita sebagai fotografernya tidak ikut terfoto pada permukaan obyek yang mengkilat tersebut. Nah, tips praktisnya adalah dengan menggunakan studio mini. Studio mini bisa dibeli atau dibuat dari kardus bekas. Jadi kardus bekas sisi-sisi samping dan atasnya dihilangkan, kemudian ditempel difuser berupa kertas kalkir atau plastik kresek putih atau bahan lain yang sejenis. Memotretnya dari sisi atas. Jadi difuser di sisi atas diberi lubang kecil sebesar lensa kamera untuk memotret obyek. Arah cahaya dari samping kanan kiri, atas (jika memungkinkan) dan bawah (menggunakan meja kaca). Dengan demikian, obyek tidak akan memantulkan bentuk kamera dan pemotretnya.

6 . Komposisi foto

Obyek tidak selalu harus berada di tengah. Mas Denny malah menyarankan agar ketika memotret obyek, ada bagian-bagian yang masih tersembunyi sehingga menarik perhatian atau membuat penasaran. Tidak ada rumus pasti yang disebutkan oleh mas denny, bisa 100%, 75% atau 50% bagian obyek yang tampak pada foto. Seperti ini foto-foto di bawah ini:

strawberry-1-blogstrawberry-2-blogstrawberry-3-blog

Contohnya, foto pertama dengan komposisi foto 100%, foto kedua 75% dan yang terakhir dengan komposisi foto kurang lebih 50%. Mana foto yang menurutmu paling membuat pengen?

Penggunaan aksesoris juga dapat digunakan untuk menunjang estetika komposisi foto dan meningkatkan sisi emosional yang melihat foto. Pastikan aksesorisnya relevan ya… Misalnya obyek handuk, kelembutannya bisa ditonjolkan dengan adanya bayi yang tidur di atasnya. Atau cup cakes dan hiasan permen untuk foto produk makeup yang ditujukan ke anak-anak remaja, dimana makeupnya memang ada yang rasa permen. Jangan bedak bayi disandingkan sama pisau dapur. Kan jadi serem malah asosiasinya…

7 . Format

Untuk Instagram yang disarankan adalah square atau persegi. Namun, ketika mengambil foto bisa dengan horizontal atau vertikal kemudian d-crop persegi. Namun yang perlu dipertimbangkan ketika melakukan cropping adalah bagian yang di-crop tidak boleh lebih dari 50%.

8 . Fokus

Teman-teman sering lihat foto obyek yang belakangnya ngeblur gitu kan ya? Dengan metode ini selain obyek menjadi lebih menonjol, foto jadi tampak dramatis. Namun perlu, jika digunakan sebagai foto etalase atau produk jualan, terkadang pembeli lebih menyukai foto yang minim editing. Karena untuk mendapatkan warna atau kondisi asli dari produknya. Perbedaan warna karena proses editing atau filter bisa mengurangi kepuasan pelanggan loooh…

9 . Sudut pengambilan

Ambil foto dari sebanyak-banyaknya sudut. Apalagi jika obyeknya banyak yang akan difoto. Beliau bilang jangan terlalu detail menata satu persatu. Tata secara bersamaan, kemudian ambil foto obyek satu persatu dalam tatanan tersebut dari sisi-sisi yang berbeda.

food-restaurant-camera-taking-photo-blog

Pengalaman yang Mas Denny ceritakan adalah ketika harus melakukan pemotretan untuk produk makanan yang sangat banyak. Beliau tata saja semua makanan yang harus difoto pada suatu meja. Kemudian mulai memotretnya satu per satu. Hal ini akan sangat menghemat waktu dan tetap mendapatkan hasil yang baik. Obyek lain bisa berguna sebagai background atau tampak seperti aksesoris yang memperkaya komposisi foto. Sebagai fotografer amatir, sering banget kan kita tergoda untuk menata, menggeser obyek setengah cm ke kanan, aksesorisnya 5 cm ke kiri, dengan harapan mendapat hasil optimal. Sebenarnya itu bisa didapat hanya dengan mengganti sudut pengambilan gambar.

10. Konsep

Last but not least, yang paling penting untuk dipikirin saat membuat foto yang instagramable adalah KONSEP. Konsep dalam hal ini Mas Denny menggaris bawahi tiga hal: 1) pesan yang ingin disampaikan 2) kesamaan persepsi antara fotografer, pemilik produk dan juga calon pembeli/ yang melihat foto dan 3) bagaimana memvisualisasikan pesan dan persepsi tersebut ke dalam sebuah foto.

before after

Lebih lanjut, foto atas adalah hasil jepretanku sebelum workshop (BEFORE), yang bawah adalah saat sesi latihan di workshop (AFTER). Uda keliatan ada perbedaan ya… Walaupun saya akui, masih harus belajar super banyak biar kaya Mas Denny. Hehehe…

Oiya, kalau kamu pengen juga ikutan acara-acara bermanfaat kaya gini kamu bisa gabung ke grup komunitas Indonesian Female Bloggers di Facebook kaya aku. Selain ilmu, dari komunitas ini saya sebagai member newbie di dunia blog juga ngerasa dapat support group. Every single personnya helpfuuuuuuuuuuuuul banget. Dari yang sesama newbie maupun yang uda senior. Mereka mau ditanya apa aja dan dengan senang hati share pengalaman mereka. Pokoknya sesuai banget dengan moto komunitas ini “Empowering Each Other”. Saya jadi tambah semangaattttttt!!!!

Selain itu, aku juga mau say thanks ke Covermark Indonesia yang uda bikin workshop gratis sekeren ini. Apresiasi banget buat kemurahan hati mereka. Di samping workshopnya bermanfaat, peserta juga dibawain oleh-oleh sampel beberapa produk. Yang paling kena di hati saya sih si produk Moisture Veil Lx, semacam foundation tapi bentuknya kaya bedak padat. Saya kan ga pernah make make up ya karena ngerasa ribet dan kantor juga ngizinin untuk bare face. Tapi setelah beberapa kali nyoba pemakaiannya praktis banget… Saya lagi nunggu review dan tutorial lebih lanjut ni dari temen-temen beauty blogger buat produk ini.

See you yak, semoga sharing tentang 10 tips fotografi untuk instagram dari Mas Denny ini bermanfaat buat kamu :) Thanks for reading!

Thanks for your support, artikel ini diapresiasi sebagai Covermark Blog Competition Winner:

covermark-blog-competition-winner

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Tutorial Menghias Pulpen

Dapat ide menulis tutorial menghias pulpen centil ini pas baca artikel tentang pulpen penerima tamu kondangan. Lupa tapi artikel dimana, please do not hesitate buat mengakui ya, nanti aku credit deh :) Setelah itu, saya bongkar kotak isi pernak pernik yang lama ga dipakai dan nemu bros bunga-bunga yang kayanya ngehits beberapa tahun lalu. Bulatlah tekadku bikin pulpen centil ini, hihihi. Apalagi ada stok tali sisa ngerajut yang buanyak pollll di gudang…

Eh, tapi sebelum ngebahas cara bikin pulpen centil. Ak mau bahas tentang Mario Teguh bentar. Gatel juga saya mau ikutan komen juga sama berita yang lagi santer di belahan bumi bagian Indonesia ini. Komen saya ga serius2 amat si, cuma ini: manusia, mau itu presiden, motivator, ustad, penyanyi lagu rohani, guru, vegan, hijaber, apalagi cuma blogger kaya saya ini kan emang tempatnya salah dan cela ya. Jadi kalo salah, boleh sih di cela. Tapi klo nyela-nya baper banget, kayanya itu nunjukin kalo selama ini para penyela (penyela apa pencela yak???) adalah orang yang menganggap figur-figur tersebut adalah selevel di atas manusia. Manusia setengah dewa gitu loh. Yang pas ketahuan ternyata punya dosa, semuanya jadi heboh, jadi kaget. Jadi kalo kita (kita, sekali lagi kita, self reminder jg buat saya) emosi dan nyesek denger ribut-ributnya Mario Teguh, mungkin kitanya terlalu ngefans (walaupun sebenernya saya engga ngefans sama Om Mario, tapi berlaku juga buat tokoh lain kali ya).

Jadi saya peringatkan dari sekarang, sebelum jumlah follower saya jadi 7,733,239 (jumlah follower twitter Mario Teguh per 14 September 2016), saya peringatkan sekali lagi Sodara-sodara… saya hanya manusia biasa, jangan terlalu ngefans! Kalo punya goldenways dalam membuat kerajinan tangan yang lebih praktis, lakukanlah sesuai caramu. Tapi jangan lupa tinggalin komen ya, siapa tau saya mau niru cara kamu… Hehehe… Saya uda meringatin lho ya…

Oke balik lagi ke urusan pulpen centil…

Pembuatan pulpen centil ini cuma ga perlu keahlian khusus. Hanya perlu sedikit hati-hati karena kita akan memakai lem tembak, which is ujung alat dan lem lelehnya rada panas. Anak-anak usia SD bisa diajak ikut serta, dengan pengawasan dalam penggunaan lem tembak tadi. Oce buund??

Alat dan Bahan:

tutorial-menghias-pulpenPulpen

Bunga/ hiasan lain

Tali

Lem tembak

Tembakan lem

Gunting

Cara Membuat:

1 . Siapin peralatan yang diperlukan. Pada saat ini, tembakan lem sudah bisa dinyalakan, agar ketika proses penempelan akan dimulai, lemnya sudah cukup mencair dan bisa dioleskan ke bidang yang diinginkan.tutorial-menghias-pulpen2 . Jika kamu menggunakan bros bekas seperti saya, lepaskan dulu kaitan/ peniti bros dari bunganya. Gunakan hanya bunganya saja.step-1-lepas-bunga-dari-peniti3 . Beri lem tembak pada bagan tengah bunga. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Kata lagu dangdut yang sedang-sedang saja. ;D

Oiya, beberapa teman menanyakan dimana membeli tembakan (alat tembak) lem seperti di gambar di bawah ini. Saya sendiri membelinya di toko buku Intermedi*. Harganya tidak sampai 50k. Di beberapa toko craft juga tersedia. DI Man’s playground aka AceH*rdware juga tersedia dalam beberapa ukuran. Disesuaikan saja dengan kebutuhan. Lebih bagus jika ada tombol on offnya, agar tidak perlu mencabut steker. Ada pula yang bisa dicharge/ atau menggunakan baterai. Alat yang tidak terkait kabel akan memudahkan pergerakan kamu ketika membuat kerajinan. Karena ga erlu deket-deket sumber listrik, bisa ngerjain craft dimana aja dan juga ga belibet dengan kabelnya, tapi harganya relatif lebih mahal dari yang saya punya ini. Hehehe…

step-2-beri-lem-tembak4 . Tempelkan ujung belakang pulpen (pantat pulpen) dengan bunga.

step-3-tempelkan-pulpen5 . Rapihkan. Buat kelopak bunga bagian bawah menutupi bagian pantat pulpen, buat bunga mekar sealamiah mungkin seolah bunga tersebut memang tumbuh dari pulpen dan pulpen tersebut adalah tangkai bunganya.

step-4-rapikan-bunga6 . Buka isi pulpen. Ikat tali di isi pupen tersebut, sampai terkait.step-5-ikat-tali-pada-isi-pulpen7. Tutup pantat pulpen, sehingga tali terjepit di dalam pulpen.

step-6-tutup-belakang-pulpen8. Matikan area tersebut dengan mengolesi lem tembak secara melingkar agar tutup belakang pulpen tidak dapat dibuka lagi.

step-7-lem-tutup-belakang-pulpen9. Lilit tali ke atas, menutupi bagian-bagian yang kena lem tadi sampai pangkal bunga, kemudian lilit turun ke arah ujung pulpen. Hati-hati ketika melilitkan tali pada bagian yang masih terdapat lelehan lem. Jangan dbiarkan terlalu lama juga karena lem mudah mengering.

step-8-lilit-tali10. Sesekali diberi lem tembak agar tali melekat dengan kuat pada badan pulpen.

step-9-beri-lem-sesekali11. Lilit terus sampai bagian ujung. Di bagian akhir beri lem tembak lagi secara melingkar. Lalu tutup dengan tali. Rapikan.

tutorial-menghias-pulpen12. Gunting jika masih ada tali yang menjuntai dan tidak rapi.

step-11-potong-tali-dan-rapikan13. Kira-kira hasil akhirnya akan seperti ini… Cantik ya?

step-12-pensil-centil-siap14. Pulpen centil siap digunakan untuk pulpen penerima tamu kondangan, di resepsionis, atau buat cakep-cakep di meja kerja kita… Suka suka kitaaaa :)

tutorial-menghias-pulpenSegitu aja si tutorialnya, sebenarnya stepnya cuma lem lem lalu gulung gulung. Cuma kalo ditulis per step printilannya jadi banyak juga ya… Kalau mau lebih gampang bisa cek juga video di youtube aku sbb. Semoga bermanfaat yaaaa… Buat yang mau bikin, atau uda bikin feel free komen pamerin hasil bikinannya atuh… :)

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Membuat Tas dengan Simple Crochet

Handbag ala nyonya malas kali ini hanya bermodal crochet sederhana: single crochet ditambah sedikit double crochet. Hihihi, ga pake crochet dengan banyak gaya, bukan karena ga suka, tapi karena ga bisaaaa… Hahaha… Baru bisa beberapa hari diajarin temen kantor untuk ngerajut, dan langsung praktek bikin handbag ini. Pesan bijak dari Nyonyamalas: “Jangan pernah mengurungkan niat membuat sesuatu hanya karena kamu adalah first timer”. Sebagai pemula, wajar-wajar saja jika  masih ada kesalahan (mbleyot-mbleyot di sana sini) tapi rasanya puas banget loh bisa membuat handbag sendirii. Semoga postingan kali ini bisa bikin kamu semangat juga ya Nyaahhh…

***untuk yang belum pernah sama sekali, bisa klik si sini , sebuah blog tutorial crochet milik Annie yang sangat mudah diikuti.

 

Bahan:

Tali kur katun ukuran 3-4mm, saya beli di Cipadu sekilo @30.000, yang diperlukan: kurang lebih 2 ons saja

Handle tas dari kayu

Benang untuk mengikat handle (warna disesuaikan)

Alat:

Hakpen (saya menggunakan ukuran 6mm dan 5mm)

Jarum jahit

 

Cara membuat:

1. Sebelum membuat sesuatu, saya selalu membayangkan apa yang akan saya buat terlebih dahulu. Yang saya buat adalah handbag dengan bentuk dasar sebuah balok, maka saya membayangkan sebuah balok tanpa tutup, yang di sisi-sisinya memiliki handle. Jika balok dikupas sisinya maka akan tercipta suatu selimut dengan pola sbb:crochet11

 

Pada gambar, angka menggambarkanukuran berdasarkan jumlah tisikan yang akan saya buat dalam rajutan. Pada tahap ke 2, kita akan membuat persegi panjang yang pada foto di atas saya tandai dengan motif bintik-bintik. Baru kemudian di tahap berikutnya kita akan menambahkan “lidah” di atas dan bawah segi empat tersebut (lihat gambar).

2. Buat rajutan model rantai sebanyak 89 tisikan. Bagian ini akan menjadi bagian tepi samping tas (bukan bagian atas). Kemudian buat rajutan memanjang sesuai dengan selera. Panjang dari rajutan akan menjadi lebar tas. Sehingga akan menghasilkan suatu persegi panjang.

crochet1crochet2

Perhatian foto kedua (rajutan berbentuk persegi panjang). Dalam gambar tsb rantai 89 tisikan tadi akan menjadi sisi panjang. Jika diperhatikan lebih lanjut ada paper clips yang saya pasang di sisi rajutan tsb pada tisikan ke 37, dan 52. Bayang dua garis imagioner yang tercipta jika paper clip yang ada di sisi atas dihubungkan dengan paper clip yang ada di sisi atas. Jika garis imagioner tersebut sudah terbentuk dalam pikiranmu, maka kamu bisa membayangkan ada 3 segi empat. Bandingkan dengan sketsa yang saya buat di step 1. Sudah bisa dibayangkan kan ya akan seperti apa… ;)

3. Pada tahap ketiga ini kita akan membuat lidah untuk bagian atas dan bawah. Kita memulainya dengan membuat 37 tisikan rantai yang bermula di salah satu paper clip sbb:

crochet3

Buat rajutan dengan single crochet, memanjang (dan dikaitkan ke segi empat pertama) sampai ke lubang tempat paperclip berikutnya berada. Hasil rajutan akan membentuk lidah sbb:

crochet4

Lakukan untuk kedua sisinya. Bandingkan dengan sketsa yang pertama saya buat di tahap satu.

4. Langkah berikutnya adalah menempelkan lidah-lidah tersebut ke segi empat pertama sehingga membentuk balok tanpa tutup sbb:

crochet6crochet5

 

Untuk mengaitkan kedua bidang tersebut gunakan double crochet yang mengikat tiap-tiap lubang di sisi-sisi bidang. Buat rajutan tersebut mengelilingi bidang agar rapi.

5. Setelah terbentuk balok tanpa tutup, langkah berikutnya adalah membuat “lis” yang akan menjadi bagian mulut tas. Bagian ini dibuat dengan cara mengelilingi tepian balok tanpa tutup  dengan single crochet sebanyak 8-10 lapis. sbb:

crochet8

 

 

Agar mulut tas tidak menganga, lipat bagian sisi kiri dan kanan tas kebagian dalam dan buat lis-nya memutar, untuk lebih mudahnya lihat gambar sbb:

crochet12

Buat lis tersebut secara berkeliling sampai mulut tas menjadi rapi sbb:

crochet7

6. Tahap selanjutnya adalah memasang handle kayunya. Tinggal jahit aja dengan benang:

crochet9

Kepikiran untuk menghias lubang handlenya dengan manik-manik atau kancing logam yang antik. Nyonya-nyonya ada ide? :D

7. Handbag siap dipakaaaaaaiiiiii… Taraaaaaaa…

crochet10

Salam!!! :)

crochet handbag

 

 

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share