Tips Memilih Sofa Bed Murah Secara Online

Kalau Nyonya-nyonya membaca judulnya, widiiii detail banget yak. Memangnya apa bedanya membeli sofa bed murah dengan barang lain secara online? Lalu nyonya berkata, “Ah, saya mah uda bolak balik beli panci online. Sama aja paling kan dengan beli sofa online.”

Ada dong bedanya antara membeli barang furniture dengan membeli barang lain. Saya tanya ya, pernah ga Nyonya-nyonya beli panci secara online lalu yang datang tidak sesuai dengan bayangan? Misalnya ukurannya kurang pas atau warna merahnya tidak semerah di foto. Apa yang Nyonya lakukan? Pasrah atau mengembalikan barang kembali ke penjual kan. Nah mari kita bayangkan, bagaimana kalau yang tidak pas itu belanjaan sofa bed. Mau pasrah kok sayang uangnya. Semurah-murahnya sofa bed kan ya di atas satu setengah juta rupiah. Mau dikembaliin, repot mengirim baliknya karena ukurannya yang besar dan ongkos kirim yang mahal. Niatnya mau hemat malah jadi nombok.

sofabed murah onlineSumber gambar: Toko Oscar Living

Nah, supaya dompet tetap aman dan hati senang, saat membeli sofa bed murah secara online Nyonya perlu memperhatikan beberapa hal. Supaya lebih rapi, saya akan membaginya menjadi dua poin besar:

1 . Memilih tempat berbelanja online

Suami saya sering bilang kalau internet adalah layaknya pasar raksasa, dimana tidak semua orang yang terlibat di dalamnya adalah orang baik nan lugu seperti saya. Ada kalanya terdapat oknum yang nakal yang ingin mengambil keuntungan di balik embel-embel promo barang murah. Jangan terlalu mudah percaya tapi jangan juga terlalu ga percayaan. Untuk itu, sebelum kita memilih barang yang ingin dibeli lebih jauh, sebaiknya kita memperhatikan tempat belanja online-nya terlebih dahulu.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat berbelanja sofa bed murah secara online:

  • Baca About Page, website atau market place yang profesional tentu membuat laman About atau laman Tentang Kami.
  • Lihat Review Pembeli atas Penjual atau Rating Penjual.
  • Cek Kebijakan Pengembalian Barang. Yang perlu teman-teman pastikan adalah 1) apakah situs penjualan online yang teman-teman gunakan memiliki kebijakan re-imburse atau penggantian biaya pengiriman, supaya ongkos kirim jika (amit-amit) teman-teman harus mengembalikan sofa bed yang telah dipesan karena alasan tertentu. Selain itu, yang perlu diketahui juga, 2) apakah ada kios atau tempat tertentu di kota kita yang dapat dijadikan titik pengiriman. Jika ada, maka tentu saja biaya pengiriman akan lebih ringan.
  • Cek Kebijakan Pengiriman Barang. Apakah ada free shipping untuk produk berukuran besar? Jika tidak ada apakah dicantumkan jumlah biaya maksimal yang harus ditanggung oleh pembeli. Hal ini penting karena jika pengiriman dihitung berdasarkan berat saja, dipastikan Nyonya akan dapat barang yang berat di ongkos. Berikut contoh kebijakan pengiriman barang yang cukup jelas menurut saya:

biaya pengirimanSumber gambar: Pusat Bantuan Matahari Mall

  • Selain kebijakan pengiriman berukuran besar, tanyakan juga pada customer care-nya, apakah pengiriman barang dilakukan hanya sampai front door atau sampai pada posisi di dalam rumah yang kita inginkan. Hal ini penting terutama untuk teman-teman yang rumahnya tidak landed house. Misalnya di apartement lantai 20 yang lift barangnya jauh dari unit kita. Walaupun ada troli, ngangkut sofa bed sendiri tuh lumayan capek juga loh.
  • Cek Kebijakan Pemasangan Barang. Info ini penting terutama untuk teman-teman yang malasnya seperti saya. Hehehe, malas bongkar pasang barang sendiri. Jika barang yang dipesan merupakan sofa bed yang harus dipasang ulang, pastikan bahwa layanan ini ada, serta berapa biaya yang dikenakan.
  • Cek dan Perhitungkan Lokasi Pengiriman. Hal ini penting karena memengaruhi biaya pengiriman barang.
  • Lihatlah foto-foto yang ditampilkan. Saya cenderung lebih menyukai situs penjualan online yang fotonya real picture.

2 . Memilih produk sofa bed murah

  • Hitung real hargamya setelah dihitung dengan pajak, diskon, ongkos pengiriman, dan biaya-biaya lainnya. Kemudian bandingkan harganya dengan produk lain. Terkait dengan poin ini, tips yang bisa saya sampaikan adalah: carilah kupon diskon. Biasanya kita bisa mendapatkan voucher promo dengan mendaftar langganan newsletter situs penjualan online untuk pembelanjaan pertama. Selain itu kita pun juga bisa mendapatkannya saat promo khusus di dalam situs atau dengan pihak ketiga.
  • Bacalah deskripsi produk dengan seksama. Yang perlu dipastikan aalah jenis kain/ kulit sintetis yang digunakan, rangka dan juga cara perawatan.
  • Baca review pembeli atas produk.
  • Pilih model yang sesederhana mungkin. Sebenarnya hal ini terkait dengan preferensi masing-masing sih. Namun, in my humble opinion, semakin sederhana model sofa bed yang dipilih, semakin kecil kemungkinan adanya perbedaan antara harapan dan kenyataan. Terlebih lagi untuk sofa bed murah, mode yang sederhana biasanya terlihat lebih elegan dan tidak murahan dibandingkan dengan yang banyak printilannya.

sofabed murahSumber gambar: sofa bed murah Matahari Mall

  • Pastikan ukuran sofa bed dengan benar serta sesuaikan dengan lokasi calon penempatan sofa bed di rumah kita. Jangan hanya mengira-ira. Jika terdapat meteran, lebih baik gunakan meteran. Jika tidak ada, teman-teman dapat menghitung ubin atau keramik lantai rumah teman-teman. Jika perlu buatlah dummy-nya. Untuk lebih memudahkan saya membayangkan bagaimana jadinya sofa bed di rumah, saya seringkali membuat dummy sofa bed di koran terlebih dahulu, sesuai ukuran panjang dan lebar sofa bed. Poin ini tidak harus selalu dilakukan, namun jika dilakukan akan menghindarkan teman-teman dari membeli sofa bed dengan ukuran yang tidak sesuai dengan ruangan.

Demikian tips mencari sofa bed murah ala nyonyamalas. Jika teman-teman memiliki tips lain, feel free untuk sharing di comment section ya…. Terimakasih. Salam sayang!

[Sponsored Post]

Gambar yang tampil dalam artikel ini mungkin memiliki hak cipta dari pemiliknya (sumber tercantum).

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Yuk, Beli Karya Seniman Lokal Indonesia di SPASIUM, Gallery Artwork Online

Jika membicarakan artwork, ingatan saya jadi melayang ke masa lulus SMA. Masa penentuan jurusan dan kampus untuk kuliah. Jujur, sebenarnya saya pengen banget masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain. Hanya saja cita-cita itu kandas karena di stop orang tua dengan dua pertanyaan sakti. Yang pertama “Mau jadi apa nanti?”, jaman dulu saya belum ada gambaran juga lulus dari FSRD tuh orang-orang kerjanya apa. Saya tahunya guru seni rupa saya menyuruh masuk jurusan itu dan saya merasa (((MERASA))) punya bakat. Pertanyaan kedua, “Nanti kamu bisa makan apa?”.

Pertanyaan kedua sepertinya merujuk ke pandangan orang tua bahwa menjadi artis seni rupa itu tidak punya masa depan yang jelas. Setelah dipikir-pikir, ada benarnya juga, saat Instagram dan Pinterest belum booming, apresiasi artwork dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari memang masih minim. Berbeda dengan film atau seniman musik, pasar artwork tampaknya memang lebih segmented. Bisa dibilang jarang sekali orang awam  yang memiliki artwork.

Saat ini, saat orang-orang mulai sadar visual pun, artwork juga masih jarang dimiliki oleh orang awam. Pertama karena mahal. Sudah mahal, sulit didapatkan pula. Seperti yang aku alami pas pertama kali memiliki rumah dan akan mengisi barang. Susah banget nyari-nyari produk artwork kece yang kaya di Instagram. Yang modern dan homy. Saking susahnya nyari artwork, saya sampai sempat bikin sendiri loh dari lukisan keponakan saya yang masih kecil-kecil. Ini gambar mereka…. Unyu yak….

gambar hizkia hana

Walaupun memiliki dua karya masterpiece duo bocah terimut sejagad di atas, saya sadar juga kalau kualitas artwork ala-ala saya tadi masih jauh di bawah yang saya inginkan. Kurang estetis dan juga kurang durable. Mungkin bentar lagi warnanya bakal kusam dan sudah harus ganti. Saya juga sempat kepikiran untuk mencari gambar di dunia maya untuk saya print di kertas foto. Tapi itu  kan sama saja membajak. Sebagai orang yang nyaris masuk dunia seni, membajak itu ga sesuai hati nurani! Karena bagaimanapun, saya memahami kalau artworks itu something valuable, yang bukan hanya dilihat dari fisik / medianya (print, cuma cat, cuma foto, dll). Artworks is something beyond karena itu merupakan buah kreasi dan pemikiran orang-orang kreatif.

Beli Artworks Secara Online

Makanya saya excited banget pas dapat info tentang website yang jual artwork secara online. Nama web tersebut SPASIUM. Platform yang menyediakan affordable artworks dari seniman-seniman terpilih Indonesia. Jadi mereka bukan hanya mencetak artworks, tapi juga memilih karya yang beneran ada artisnya. You know what i mean kan? Hal tersebut berarti membuka peluang bagi seniman Indonesia untuk berkarya dan mendapat penghidupan atas karyanya tersebut. Cukup di sini, saya pasti kedengeran lebih serius dan 100 derajat lebih mulia dari biasanya ya, hehehe. OMG, beruntung sekali generasi seniman sekarang dan nanti, mereka pasti punya peluang untuk bermasa depan yang lebih cerah. Seandainya, dulu orang tua saya tahu kalau di tahun 2017 bakal ada platform seperti ini, mungkin saya bakal diizinkan untuk masuk FSRD kali ya.

website spasium home

Pembelian artwork di SPASIUM dilakukan secara online di www.spasium.com. Hal tersebut tentu akan memudahkan teman-teman yang sedang mencari produk artwork. Selain mudah, tentunya juga lebih praktis dan cepat. Caranya gampang kok, segampang belanja online di e-commerce lain. Teman-teman hanya perlu mengakses websitenya, memilih produk di bagian bawah laman, dan melakukan pembayaran.

Jika teman-teman ingin intip-intip dulu produk mereka,  Sok atuh follow akun Instagram mereka @spasium. Tinggal klik tulisan follow di bawah ini.

A post shared by SPASIUM (@spasium) on

Produk SPASIUM

Saya pengen menggaris bawahi hal ini. Semua karya yang ada di SPASIUM merupakan karya seniman Indonesia (ada artisnya), bukan cuma beli image bebas di online kemudian diproduksi limited copy. BUKAN. Nah, artworks yang tersedia di SPASIUM ada dalam format ready to hang dengan harga mulai dari 1,5 juta rupiah. Mungkin 1,5 juta rupiah masih terasa mahal, namun perlu diingat bahwa harga tersebut jauh di bawah galeri-galeri. Kalo mau yang lebih hemat, teman-teman bisa membeli yang print only, seperti produk yang saya pilih ini.

produk spasium

Sekilas spesifikasi produk yang saya pesan adalah sebagai berikut:

  • Ready-to-display.
  • Available dalam bentuk mounted print (tanpa bingkai), jadi artwork print-nya sudah dilapisi & dikelilingi dengan hard karton 30x40cm / 12R berwarna putih dove.
  • Terdapat sertifikat lisensi dan diproduksi secara terbatas.
  • Pre-order dalam 10 hari (pengalaman saya alam 10 hari sudah sampai di rumah – dengan lokasi rumah di Jakarta Selatan).
  • Hanya untuk dekorasi di dalam ruangan dan disarankan tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Packing berlapis plastik, stereofoam dan bagian luar dilapis kembali dengan kardus.

Apa yang saya suka dari produk print-only-nya SPASIUM ini adalah:

  • Harganya affordable yaitu Rp 440.000,00, jadi saya tidak bakalan dijewer suami karena membeli artwork di sini.
  • Untuk wilayah Jawa free ongkir loh. Bagi yang ada di luar wilayah pulau Jawa pun tak perlu kawatir dengan ongkir krena produk ini ringan banget, jadi tidak berat di ongkir.
  • Tetep eksklusif karena limited copy.
  • Tidak melanggar hak cipta seniman.
  • Finishing-nya rapi banget, tinggal saya belikan pigura dan sudah siap untuk dipasang.

Kamu sedang mencari artworks untuk rumah atau kantormu? Semoga sharingku tentang SPASIUM ini bermanfaat unruk memudahkan kamu membeli artworks tersebut ya. Yuk, majukan dunia seni rupa Indonesia dengan membeli karya original seniman-seniman lokal Indonesia.
jual artwork online

[Sponsored post]

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

DIY Valentine Card #SillyLittleGift #IFBValentineCollab

Jaman pacaran dahulu kala, saya dan suami ga pernah ngerayain yang judulnya Valentine Day. Bukan karena pro kontra sejarahnya atau apalah apalah lainnya. Tapi karena jaman dulu kita kan pacaran jarak jauh gitu. Sayanya di Jakarta, Tuan Besar di Surabaya. Jadi ga bakal bisa ketemuan kalo 1) hari kerja dan 2) ga ada promo tiket pesawat. Sayangnya maskapai penerbangan seringnya ga menjadikan 14 Februari sebagai hari promo. Ya, jadilah kita ga pernah ngerayain Valentine. Hahaha…. Remeh banget ya alasannya. Cintaku berat di ongkos cinnn….

Tapi Valentine ga Valentine, dulu (((dulu))) kami punya kebiasaan buat saling berkirim kartu trus di-JNE-in. Kalo ongkos kirim mah ga berat ya cinnn…. Kartunya bukan yang romantis-romantis gitu si. Sering malah kartunya yang konyol-konyol. Kaya pernah saya dikirimin kartu gambar emboss kartun gajah, jerapah dan babi. Geje banget kan. Ternyata gambar tersebut artinya: harapan buat segera berkeluarga. Gajah melambangkan Tuan Besar yang emang berukuran gajah, Jerapah melambangkan saya yang (dulunya) tinggi kurus, dan Babi (baby) menggambarkan anak. Konyol tapi so sweet ye kaaaan #SillyLittleGift.

Saya balas kartu tersebut dengan kartu  bergambar dua ikan, kayanya itu ikan paus dan remora deh. Kalimat “I will follow you” tertulis di dalamnya. Kata dia, “Ternyata kamu bisa so sweet juga ya”. Saya cuma senyum. Ga nyadar aja dia, kalau paus dan remora itu simbiosis komensalisme. Hihihi….

Sayangnya pas kami nikah dan jadi tinggal sekota, kebiasaan bertukar kartu ini malah hilang. Tiap hari ketemu, ada kalanya bikin perasaan jadi biasa. Jadi take our spouse for granted. Karena itu, saya jadi kepikiran memakai timing Valentine ini untuk memberi Tuan Besar kartu ucapan lagi.

kartu ucapanKartu-kartu ucapan jaman baheula.

Kartu ucapan ini saya beri nama “Dad, You’re My Superman”. Niatnya sekalian mau ngucapin terimakasih buat Tuan Besar yang selama masa kehamilan dan persalinan saya selalu siap siaga dan penuh perhatian. Saat dedek uda lahir dan saya mengalami kesulitan menyusui pun Tuan Besar selalu suportif banget. Jadi tema ini yang mau saya angkat. Soalnya selama ini jarang banget kan kita sebagai istri dan ibu ngucapin terimakasih secara eksplisit ke pasangan. Walaupun katanya pria tuh logis dan kurang berperasaan, saya rasa ucapan terimakasih bakal bikin dia seneng juga. Idenya saya dapat dari pinterest.

Buat yang belum berkeluarga bisa juga sih, ide ini diadaptasi untuk pasangan atau malah untuk Ayah. Nah berikut cara membuatnya:

Bahan:

alat dan bahanKertas kado dengan motif atau warna mirip kemeja pasangan,

Kertas polos,

Gambar logo Superman (googling dan print di HVS),

Gunting,

Lem,

Krayon warna biru tuanya Superman.

 

Cara Membuat:

Step 1. Buat pola seperti gambar di bawah ini di kertas kado bermotif kemeja.

step1

Step 2: Tempelkan (lem) kertas kado tersebut ke kertas polos dan gunting tepiannya.

step 2step3

Step 3: Lipat kartu seperti gambar dibawah ini, sehingga bagian depan tampak seperti kemeja yang dikancingkan.

step4step 10

Step 4: Garis tepian logo Superman di bagian tengah kertas polos.

step 5step 6

Step 5: Warnai garis tersebut dengan kryon warna biru.

step 7step 8

Step 6: Tempelkan logo Superman tepat di tengah kertas polos, sesuai dengan garis yang dibuat sebelumnya.

step 9

Step 7: Taraaaa…. Kartu Valentine Superman sudah jadi, Nyonya-nyonya bisa menambahi dengan kata-kata sendiri untuk pasangan yaaa….

step 11

Gampang banget kan proses pembuatannya? Bahkan kertas-kertas yang dipakai pun bisa menggunakan kertas apa saja yang ada di rumah loh. Bagaimana kreativitas dari Nyonya-nyonya aja deh…. Jika Nyonya sudah memiliki putera/ puteri, pembuatan kartu ini bisa melibatkan mereka juga loh. Dengan demikian bisa meningkatkan bonding dengan anak dan suami sekaligus….

Artikel kali ini adalah collab bareng  komunitas Indonesia Female Blogger (IFB). Karena IFBers datang dari niche yang berbeda-beda, collabnya pun unik. Kami nyoba bikin collab tentang pernak pernik Valentine dari niche  blog masing-masing. Ada yg bikin kartu ucapan, ada yg bikin hadiah DIY, ada yang bahas OOTD, resep makanan, DIY perhiasan dan tentu juga tutorial makeup. Semua dengan hashtag #IFBValentineCollab (instagram). Semoga bisa memenuhi kebutuhan pembaca semua ya….

IMG_6484Selamat hari Kasih Sayang, mari memaknai dan merayakannya dengan keluarga tersayang….

diy valentine card

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share