Rash Cream untuk Ruam Popok Bayi dari Mama’s Choice

mama's choice rash cream

Beberapa setelah lahiran Hayu, saya dapat hampers dari Mama’s Choice yang salah satu isinya adalah Rash Cream. Sebelumnya saya pernah menulis juga review tentang rash cream dari merk lain ya…. Teman-teman bisa melihatnya di tautan berikut ini:

Related article: Rash Cream Penting Gak Si? Perbandingan Dua Merk Rash Cream

Nah, saya tertarik juga untuk pakai dan juga review produk ini di blog karena ingredients rash cream ini mengandung Centela Asiatica alias Pegagan.

Mungkin banyak temen-temen yang ngeh kalau ingredients ini beberapa waktu lalu cukup hits dipakai di skincare-skincare baik lokal maupun korea gitu ya. Dan pas ada di skincare bayi, saya langsung penasaran si. Setahu saya, dari lebih dari enam merk rash cream yang saya coba baru produk Mama’s Choice Rash Cream ini yang menonjolkan produk ini dalam klaimnya.

Kalau dikaitkan dengan manfaat Centella Asiatica yang dipercaya manjur untuk meredakan inflamasi dan iritasi. Sepertinya bahan ini cocok ya untuk mengatasi ruam popok.

Sebagaimana kita ketahui bersama ruam popok bayi yang biasanya ditandai dengan bercak kemerahan, kulit yang kering atau melepuh, serta adanya luka lecet pada bagian bokong, paha, maupun alat kelamin itu kan identik sekali dengan inflamasi dan juga iritasi.

So, yuk langsung aja kita review!

Review Mama’s Choice Rash Cream

mama's choice rash cream
rash cream

Kalau dilihat dari kemasan produknya di atas, Mama’s Choice Rash Cream ini menonjolkan kandungan Centella Asiatica, Rosemary dan Sweet Almond.

Centella Asiatica dipercaya mampu merawat iritasi seperti ruam dan kemerahan pada kulit. Rosemary bermanfaat untuk melindungi kulit dari iritasi ringan. Serta Sweet Almond bermanfaat untuk menutrisi dan melembabkan kulit kering.

Namun ketika saya cek lebih lanjut dalam list ingredients ketiga bahan tersebut berada di urutan agak tengah, yang berarti bukan bahan utama. Centella Asiatica sendiri berada di urutan setelah fragrance.

Produk ini tidak mengandung alkohol. Di daftar ingredient memang ada “cetyl alcohol” please jangan bingung, karena kandungan ini bukanlah kandungan alcohol yang biasanya membuat kulit kering.

Saya kutip artikel The Derm Review berikut ini ya….

“Cetyl alcohol is a fatty alcohol that functions as an emollient, emulsifier, thickener, and surfactant in a variety of cosmetics and skincare products. Cetyl alcohol is an organic compound that is classified as a fatty alcohol. Fatty alcohols are a hybrid between alcohols and fatty acids or oils. There is often a misconception that because it has alcohol in its name that cetyl alcohol is drying to the skin. The reality is actually the opposite. Cetyl alcohol helps to protect the skin from allergens, bacteria and moisture loss and improves the texture of products. “

Produknya ketika digunakan nyaman si. Teksturnya creamy tidak padat dan mudah diratakan seperti lotion, namun tidak runny.

Sepengalaman saya, ada dua tipe rash cream, yang satu yang agak kesat dan membuat lapisan “anti air” di kulit, dan yang kedua yang tekturnya meresap dan melembabkan. Nah, Mama’s Choice Rash Cream ini masuk kategori kedua.

Setelah diratakan dan produknya meresap.

Untuk Hayu, anak saya, ruam popok yang dialami bisa dibilang sangat ringan. Karena hanya berupa kemerahan dan iritasi ringan, tidak ada lepuh yang terjadi. Namun, saya tentunya tidak ingin ruamnya jadi makin parah ya….

Nah, dengan penggunaan produk ini, ruam kemerahan dan iritasi ringan tersebut reda dengan cepat loh. Untuk ruam popok yang lebih parah, karena anak saya tidak mengalaminya, saya tidak bisa memberikan testi lebih lanjut.

Buat saya, produk ini rekomended untuk dipakai sehari-hari karena teksturnya yang nyaman. Jadi bisa digunakan setiap setelah berganti popok. Kulit pantat bayi jadi terasa kenyal, mungkin karena skin barriernya jadi lebih kuat ya.

FYI. produk ini juga sudah mengantngi sertifikat halal dari MUI ya…. Siapa tahu ada teman-teman yang concern mengenai hal ini :) hopefully informasinya bisa membuat teman-teman tenang dan less worry.

Where to buy: Temen-temen bisa membeli produk ini di web mamaschoice.id Ada tambahan diskon juga sebesar Rp 25.000,00 dengan pembelian minimal Rp 90.000,00 apabila temen-temen pakai voucher diskon MAMAELLA.

Tips Mencegah Ruam Popok

Tentu saja selain penggunaan rash cream, ada beberapa hal yang perlu diakukan untuk mencegah timbulnya ruam/ kemerahan pada kulit bayi:

  1. Rajin mengganti popok dan membersihkan kulit bayi. Hal ini penting ya, kalaupun memang tidak bisa setiap saat membersihkan area popo dengan air mengalir, melainkan dengan tisu basah atau kapas basah, perhatikan dengan ekstra hati-hati sampai benar-benar tidak ada kotoran yang tertinggal ya. Namun, tetap lembut, jangan terlalu keras ketika menyeka atau menggosoknya.
  2. Hindari produk pembersih yang harsh, seperti hindari produk-produk sabun/ tisu basah yang mengandung alkohol atau fragrance berlebih,
  3. kenakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat,
  4. TIDAK perlu menggunakan bedak tabur di area genital,
  5. keringkan area popok dengan baik setelah dibersihkan.

Semoga sharing kali ini bermanfaat ya! Dan semoga ruam popok jauh-jauh dari bayi kita yak! Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Cara Memijat Bayi Kolik agar Tidak Rewel

car memijat bayi

Dulu ketika baru punya anak pertama, saya bergabung di satu komunitas orang tua baru. Salah satu yang yang sering dibicarakan di sana adalah tentang bayi kolik dan cara memijat bayi.

Karena anak pertama saya tidak mengalami kolik, awalnya saya tidak terlalu terlibat dengan pembicaraan tersebut. Namun, setelah beberapa saat berlalu, saya jadi menyadari kemungkinan yang membuat anak-anak saya tidak mengalami kolik adalah karena kami terbiasa memijat tubuh mereka. Selain tentu saja adalah kebiasaan menyendawakan bayi setelah minum ASI.

cara memijat bayi

Apa Itu Kolik

Sebelum lebih jauh membahas tentang hubungan memijat dengan kolik. Kita bahas dulu tentang kolik yuk!

Kalau mengutip Alodokter dan Halosehat, Kolik adalah kondisi bayi baru lahir yang menangis terus menerus (bisa lebih dari 3 jam sehari selama tiga hari dalam seminggu atau lebih) tanpa disertai penyebab yang jelas. Kondisi ini di luar sakit dan umumnya tidak membahayakan bayi. 

Selain rewel tanpa alasan yang jelas, ciri-ciri lainnya adalah saat menangis bayi mengepalkan tangan, lututnya ditekuk ke perut, wajah bayi memerah dan atau bayi melengkungkan punggung.

Penyebabnya sendiri belum diketahui secara langsung, beberapa ahli berpendapat jika kolik terjadi karena gangguan pencernaan. Oleh karena itu ada beberapa dokter yang menyarankan agar ibu menghindari makanan-makanan pencetus alergi yang MUNGKIN terkait dengan gangguan pencernaan bayinya tersebut.

Kebiasaan Memijat Bayi

Sejak anak pertama sampai anak kedua memang saya terbiasa untuk memijat lembut bayi, sejak mereka newborn. Memijatnya pun tidak selalu harus mendatangkan tukang pijat bayi. Seingat saya saya hanya 2x ke tempat pijat bayi saat anak pertama saya kecil. Selebihnya saya memijat mereka sendiri.

Hal ini terinspirasi oleh pembicaraan saya dengan adik saya yang seorang fisioterapis. Dia bilang, pijatan lembut pada bayi sangat baik karena berguna sebagai stimulasi sensori bayi serta meningkatkan bonding dengan orang tua, yang dipercaya berdampak pada perkembangan otak dan tubuhnya secara menyeluruh.

Ya, sebagai orang awam, saya iya iya aja si, hehehe… Tapi ternyata memang banyak manfaatnya ya….

Cara Memijat Bayi

Adik saya mengajari beberapa cara memijat bayi baru lahir. Kesemuanya dilakukan secara lembut ya. Bukan seperti kalau kita pijat badan pegel-pegel. Kan badan bayi juga masih sangat rapuh.

Nah, ada berikut ini adalah cara memijat yang terkait dengan pencernaan bayi:

Pijat ILU

Pijat ini aalah pijatan yang adik saya ajarkan, dan ternyata juga adalahh jenis pijat bayi yang cukup hits ya. Banyak ibu-ibu yang saya kenal juga mempraktikkannya ketika anaknya sembelit dan cucok meong karena membantu banget melancarkan pencernaan bayi.

Biasanya saya melakukan pijatan ini setelah mandi, sambil menggunakan minyak telon atau minyak lainnya.

Pijatannya kurang lebih seperti dalam video Bidan Kriwil berikut ini:

Setelah pijat ILU, biasanya saya lanjutkan dengan gerakan seperti menggowes sepeda pada kedua kaki bayi. Ingat untuk tetap melakukannya dengan lembut ya….

Sering sekali setelah dipijat, bayi akan kentut atau sendawa gitu. So cute!

Tips Memijat Bayi Kolik Ala Mama’s Choice

Ketika anak kedua saya lahir, saya mencoba satu produk baru khusus bayi yang menarik, yaitu Mama’s Choice Calming Tummy Oil. Produk ini nanti akan saya review di bagian bawah artikel ya.

Nah, di kemasan produk ini terdapat juga tips/ cara memijat bayi kolik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Usap tubuh bayi secara perlahan,
  2. Usap perut searah jarum jam,
  3. Pijat dengan ibu jari melawan jarum jam,
  4. Usap telapak tangan ke arah pusar,
  5. Usap bagian pusar,
  6. Sentuhan jari berjalan ke arah pusar.

Untuk memudahkan pemahaman saya tampilkan gambarnya ya….

cara memijat bayi kolik

Review Mama’s Choice Calming Tummy Oil

Selain ada tips cara memijat bayinya, produk ini menurut saya menarik karena klaimny yang spesifik untuk meredakan gangguan pencernaan serta untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Dilihat dari ingredientsnya maupun dari pengalaman pribadi, kedua klaim tersebut memang terbukti sih.

mama's choice calming tummy oil

Ingredients Mama’s Choice Calming Tummy Oil

Tidak seperti minyak telon yang biasa ditemukan di pasaran, Mama’s Choice Calming Tummy Oil ini mengandung Nutmeg Oil (minyak biji pala) yang emang dipercaya meredakan gangguan perut seperti kembung.

Selain itu, minyak ini juga mengandung Lavender Oil dan Chamomile Oil yang memiliki manfaat relaksasi.

Tekstur produk ini cair, cukup nyaman untuk dipakai melumasi kulit bayi saat memijat bayi, namun tidak lengket. Saya juga sangat suka dengan baunya yang enak.

Saya menggunakan produk ini baik untuk Gayatri yang usianya 3 tahun dan bayi saya yang berusia 1 bulan. Syukurlah keduanya tidak mengalami iritasi atau tanda-tanda sensitivitas, karena memang produk ini didesain aman bagi kulit bayi yang sensitif. Namun, for extra cautious, bagi teman-teman yang bayinya memiliki kulit sangat sensitif, please tetap cek di bagian ingredients berikut ini ya.

Where to buy

Temen-temen bisa membeli produk ini di web mamaschoice.id Ada tambahan diskon juga sebesar Rp 25.000,00 dengan pembelian minimal Rp 90.000,00 apabila temen-temen pakai voucher diskon MAMAELLA.

Demikian cara memijat bayi yang biasa saya lakukan untuk membuat bayi nyaman dan mencegah terjadinya rewel/ kolik, serta review produk Mama’s Choice Calming Tummy Oil. Tak kalah pentingnya adalah orang tua harus tetap tenang dan tidak terpancing emosi ketika bayi rewel ya.

Teman-teman juga harus segera konsultasi/ membawa bayi ke tenaga kesehatan apabila rewelnya bayi disertai dengan tanda-tanda bahaya seperti lemas, muntah, kejang, demam, mengalami gangguan pernapasan, dll.

Semoga sharing kali ini bermanfaat yaaa….

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Perawatan Rambut Rontok untuk Ibu Menyusui

mencegah rambut rontok saat menyusui

Pasca melahirkan Hayu (anak kedua saya), syukurlah saya tidak mengalami kerontokan yang parah sebagaimana anak pertama saya dulu. Jadi saya mau sharing apa saja perawatan rambut rontok untuk ibu menyusui yang saya lakukan, yang kemungkinan membuat rambut saya lebih kuat dibanding sebelumnya.

Rambut Rontok Karena Menyusui, Mitos atau Fakta?

Paska persalinan pertama saya dulu rambut saya rontok banyak. Suami sampai komplain karena saking banyaknya sering menyumbat saluran air kamar mandi. Jadinya pas mandi dan keramas harus rajin rajin pungutin tu rontokan rambut supaya tidak masuk saluran pembuangan air.

Nah, banyak yang bilang kalau kerontokan rambut itu karena aktivitas menyusui….. Padahal engga looo…. Mau menyusui atau tidak, kerontokan rambut pada ibu paska melahirkan itu wajar terjadi dalam bulan-bulan pertama sampai dengan satu tahun. Hal itu itu karena perubahan-perubahan di dalam tubuh ibu.

Kesimpulan ini saya dapatkan dari berbagai sumber yang saya baca. Jadiiiiii, rambut rontok KARENA menyusui itu mitos ya Bu Ebuuuu…. So, jangan jadi ragu menyusui karena takut botak ya…. Hehehe….

Kondisi Rambut saat Hamil dan Persalinan

Penyebab Rambut Rontok Paska Persalinan

1 . Hormonal

Saat kehamilan, hormon-hormon seperti estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin itu berubah. Selain itu, volume dan sirkulasi darah dalam tubuh ibu juga mengalami peningkatan. Dua hal ini dapat membuat rambut menjadi lebih kuat selama hamil. Rambut yang seharusnya rontok di masa hamil, juga mengalami penundaan.

Kemudian paska persalinan, kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu mengalami penurunan, demikian juga volume darah. Rambut yang tadinya ada dalam kondisi prima, menjadi rontok. Hal ini disebut dengan postpartum hair loss.

“In pregnancy, increased numbers of hair follicles remain in the anagen phase for longer periods due to hormonal changes and return to the telogen phase within 3–6 months of delivery with a sudden drop in hormone levels. This results in excessive shedding of hair known as post‐partum telogen effluvium…. There was no statistically significant difference between the two groups the breastfeeding and non‐breastfeeding groups.” Sumber: Jurnal oleh Gizlenti, dkk.

2 . Kondisi Kesehatan Lain

Kondisi kesehatan seperti anemia, kekurangan zat besi atau vitamin lainnya juga bisa memperparah kerontokan yang timbul. Namun poin ini tidak hanya berlaku pada ibu menyusui saja ya. Pada saat normal pun, kondisi sakit atau kekurangan vitamin dapat mengakibatkan kerontokan rambut ya….

3 . Tidak Sempat Merawat Rambut

Whatttt??? Perawatan?!?!? Sempet mandi aja uda syukur ya Buuu….

Hahaha, i feel soooo related. Ya, memang kalau punya newborn bakal banyak waktu yang tersita untuk bayi dan waktu untuk merawat diri sendiri jadi berkurang. Jangankan sempat ke salon untuk creambath, kadang saja seharian bisa lupa mandi atau skincare-an ya…. Berpelukaaan!

Tapi rambut yang kotor dan berminyak itu juga rawan makin rontok lo. Karena beban rambut menjadi makin berat. Selain berat juga tidak sehat juga ya karena jadi sarang kuman penyakit.

perawatan rambut rontok
Kondisi rambut paska persalinan.

Mencegah Rambut Rontok Semakin Parah

Kerontokan rambut karena perubahan hormon paska melahirkan adalah sesuatu yang normal. Namun, supaya kerontokannya tidak semakin parah, teman-teman bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:

1 . Mengonsumsi makanan yang dipercaya menyehatkan rambut

Makanan yang mengandung banyak vitamin B, vitamin C serta zat besi dipercaya dapat meningkatkan kesehatan rambut.

Buat saya si, nothing to lose saja ya…. Kalaupun tidak berdampak signifikan pada kesehtan rambut, toh nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih pada masa paska persalinan, ibu memang harus lebih memperhatikan pola makan, agar bisa pulih dengan baik dan juga menjalani masa menyusui dengan sehat.

2 . Melakukan perawatan rambut

Keterbatasan waktu sebagai ibu yang memiliki newborn memang kadang sulit bagi kita untuk melakukan treatment seperti creambath atau hair spa ya….

Namun, hal-hal sederhana, seperti menggunakan sisir dengan ujung tumpul (untuk menjaga kulit kepela tetap sehat), tidak terlalu sering menggunakan pengering rambut yang terlalu panas, dan juga menggunakan shampoo dan kondisioner yang mild, pun bisa meningkatkan kesehatan rambut lo.

Dengan kondisi rambut dan kulit kepala yang sehat, diharapkan kondisi kerontokan rambut bisa lebih diminimalisasi.

Review Shampoo Ibu Hamil dan Menyusui

Kebetulan di Trimester 3 kehamilan saya, saya mencoba satu merk shampo dan kondisioner baru, yang diformulasikan aman untuk ibu hamil dan menyusui. Klaimnya adalah untuk STRENGTHEN & NOURISH. Produknya adalah Mama’s Choice Treatment Shampoo dan Mama’s Choice Treatment Conditioner.

Mama’s Choice Treatment Shampoo dan Conditioner

Deskripsi

Pada kemasan produk shampoo dan kondisioner ini tertulis bahwa produk ini mengandung ekstrak kiwi, kemiri dan green pea (kacang hijau). Diklaim dappat membantu merawat kekuatan rambut dan membuat rambut tampak sehat dan bersinar.

Terdapat logo Halal MUI dan POM NA 18201000314

Ingredients

Shampoo: Sodium Cocyl Glutamate, Water, Sodium Cocoamhoacetate, Citric Acid, Sorbrth-450 Tristearate, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, PEG-4 Cocoate, Fragrance, Glycerin, Sodium Chloride, Propanediol, PEG-32 Distearate, PEG-175 Distearate, Polyquaternium-10, Actinidia Chinesis (Kiwi) Fruit Extract, Aleurites Mollucana (Candlenut) Extract, Ethyl Lauroyl Arginate HCI, Butylene Glycol, Pisum Sativum (Pea) Peptide.

Conditioner: Water, Cetearyl Alcohol, Glycerin, Bis-Aminopropyl Dimethicone, Behentrimonium Methosulfate, Polyquaternium-10, Dimethicone, Fragrance, Ethyl Lauroyl Arginate HCI, Cetyl Alcohol, Propanediol, Actinidia Chinesis (Kiwi) Fruit Extract, Butylene Glycol, Aleurites Mollucana (Candlenut) Extract, Pisum Sativum (Pea) Peptide.

Tekstur

Tekstur shampoonya cair sementara kondisionernya agak lebih kental daripada kondisioner pada umumnya. Kurang lebih seperti ini teksturnya:

Pengalaman Pemakaian

Ketika awal menggunakan shamponya (tanpa kondisioner), pertama tama terasa kok susah dibusakan dan agak kesat gitu. Tidak seperti ketika menggunakan shampoo biasa yang menggunakan SLS. Rasanya mengingatkan saya pada Castille Soap (natural soap berbahan dasar minyak zaitun).

Saya sempat bertanya-tanya, mungkin ini fase adaptasi karena selama ini menggunakan shampo yang cukup harsh, jadi ketika ketemu shampo ini yang mild dan tanpa SLS, jadi perlu adaptasi kali ya. Namun rasa kesat itu hilang saat menggunakan kondisioner. Setelah dibilas dan juga dikeringkan juga tidak kaku.

Pastinya, dua produk ini sepertinya memang sejoli ya. Jadi better memang digunakan sepaket.

Results

Yang saya suka banget dari produk ini adalah wanginya enak. Lembuuuuuuttt dan relaxing banget. Jadi seneng kalau habis keramas. Wanginya juga tahan lama, tapi nggak nyegrak sama sekali.

Kalau tentang masalah rontoknya, memang saya merasa ada perbedaan pada kehamilan kali ini. Saya tidak mengalami kerontokan yang signifikan dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya (sebelumnya belum menggunakan Mama’s Choice). Saya menduga memang ada dampak dari produk ini, karena saya rutin menggunakannya sejak trimester 3.

Dampak yang paling kelihatan di rambutku adalah volumenya tampak mengembang dan sehat. Bagi yang punya rambut tipis dan ingin terlihat lebih tebal, hair treatment ini menurut saya sangat cocok.

Selain itu, walaupun sudah dua hari, rambut saya tetap tidak berminyak dan tidak lepek loh. Cocok bingit buat emak emak yang nggak bisa lama-lama ninggal anak ke kamar mandi kaaann…. Hihihi….

Harga

Temen-temen bisa membelinya di web mamaschoice.id harga Mama’s Choice Treatment Shampoo Rp 99.000,00, Mama’s Choice Treatment Conditioner Rp 99.000,00, harga bundlingnya Rp 179.000,00.

Ada tambahan diskon Rp 25.000,00 dengan pembelian minimal Rp 90.000,00 dengan voucher diskon MAMAELLA. FREE ONGKIR di bulan Desember ya!

Jadi tips saya kalau mau beli, mending dibeli 2x secara terpisah shampoo da kondisionernya pakai kodenya 2x. Jadi dapat harga sekitar 70ribuan jatohnya. Mayan kaaan….

Demikian sharing dariku tentang perawatan rambut rontok untuk ibu menyusui sekaligus rekomendasi produknya. Semoga bermanfaat yaaaa!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share