Perawatan Rambut Rontok untuk Ibu Menyusui

mencegah rambut rontok saat menyusui

Pasca melahirkan Hayu (anak kedua saya), syukurlah saya tidak mengalami kerontokan yang parah sebagaimana anak pertama saya dulu. Jadi saya mau sharing apa saja perawatan rambut rontok untuk ibu menyusui yang saya lakukan, yang kemungkinan membuat rambut saya lebih kuat dibanding sebelumnya.

Rambut Rontok Karena Menyusui, Mitos atau Fakta?

Paska persalinan pertama saya dulu rambut saya rontok banyak. Suami sampai komplain karena saking banyaknya sering menyumbat saluran air kamar mandi. Jadinya pas mandi dan keramas harus rajin rajin pungutin tu rontokan rambut supaya tidak masuk saluran pembuangan air.

Nah, banyak yang bilang kalau kerontokan rambut itu karena aktivitas menyusui….. Padahal engga looo…. Mau menyusui atau tidak, kerontokan rambut pada ibu paska melahirkan itu wajar terjadi dalam bulan-bulan pertama sampai dengan satu tahun. Hal itu itu karena perubahan-perubahan di dalam tubuh ibu.

Kesimpulan ini saya dapatkan dari berbagai sumber yang saya baca. Jadiiiiii, rambut rontok KARENA menyusui itu mitos ya Bu Ebuuuu…. So, jangan jadi ragu menyusui karena takut botak ya…. Hehehe….

Kondisi Rambut saat Hamil dan Persalinan

Penyebab Rambut Rontok Paska Persalinan

1 . Hormonal

Saat kehamilan, hormon-hormon seperti estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin itu berubah. Selain itu, volume dan sirkulasi darah dalam tubuh ibu juga mengalami peningkatan. Dua hal ini dapat membuat rambut menjadi lebih kuat selama hamil. Rambut yang seharusnya rontok di masa hamil, juga mengalami penundaan.

Kemudian paska persalinan, kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu mengalami penurunan, demikian juga volume darah. Rambut yang tadinya ada dalam kondisi prima, menjadi rontok. Hal ini disebut dengan postpartum hair loss.

“In pregnancy, increased numbers of hair follicles remain in the anagen phase for longer periods due to hormonal changes and return to the telogen phase within 3–6 months of delivery with a sudden drop in hormone levels. This results in excessive shedding of hair known as post‐partum telogen effluvium…. There was no statistically significant difference between the two groups the breastfeeding and non‐breastfeeding groups.” Sumber: Jurnal oleh Gizlenti, dkk.

2 . Kondisi Kesehatan Lain

Kondisi kesehatan seperti anemia, kekurangan zat besi atau vitamin lainnya juga bisa memperparah kerontokan yang timbul. Namun poin ini tidak hanya berlaku pada ibu menyusui saja ya. Pada saat normal pun, kondisi sakit atau kekurangan vitamin dapat mengakibatkan kerontokan rambut ya….

3 . Tidak Sempat Merawat Rambut

Whatttt??? Perawatan?!?!? Sempet mandi aja uda syukur ya Buuu….

Hahaha, i feel soooo related. Ya, memang kalau punya newborn bakal banyak waktu yang tersita untuk bayi dan waktu untuk merawat diri sendiri jadi berkurang. Jangankan sempat ke salon untuk creambath, kadang saja seharian bisa lupa mandi atau skincare-an ya…. Berpelukaaan!

Tapi rambut yang kotor dan berminyak itu juga rawan makin rontok lo. Karena beban rambut menjadi makin berat. Selain berat juga tidak sehat juga ya karena jadi sarang kuman penyakit.

perawatan rambut rontok
Kondisi rambut paska persalinan.

Mencegah Rambut Rontok Semakin Parah

Kerontokan rambut karena perubahan hormon paska melahirkan adalah sesuatu yang normal. Namun, supaya kerontokannya tidak semakin parah, teman-teman bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:

1 . Mengonsumsi makanan yang dipercaya menyehatkan rambut

Makanan yang mengandung banyak vitamin B, vitamin C serta zat besi dipercaya dapat meningkatkan kesehatan rambut.

Buat saya si, nothing to lose saja ya…. Kalaupun tidak berdampak signifikan pada kesehtan rambut, toh nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih pada masa paska persalinan, ibu memang harus lebih memperhatikan pola makan, agar bisa pulih dengan baik dan juga menjalani masa menyusui dengan sehat.

2 . Melakukan perawatan rambut

Keterbatasan waktu sebagai ibu yang memiliki newborn memang kadang sulit bagi kita untuk melakukan treatment seperti creambath atau hair spa ya….

Namun, hal-hal sederhana, seperti menggunakan sisir dengan ujung tumpul (untuk menjaga kulit kepela tetap sehat), tidak terlalu sering menggunakan pengering rambut yang terlalu panas, dan juga menggunakan shampoo dan kondisioner yang mild, pun bisa meningkatkan kesehatan rambut lo.

Dengan kondisi rambut dan kulit kepala yang sehat, diharapkan kondisi kerontokan rambut bisa lebih diminimalisasi.

Review Shampoo Ibu Hamil dan Menyusui

Kebetulan di Trimester 3 kehamilan saya, saya mencoba satu merk shampo dan kondisioner baru, yang diformulasikan aman untuk ibu hamil dan menyusui. Klaimnya adalah untuk STRENGTHEN & NOURISH. Produknya adalah Mama’s Choice Treatment Shampoo dan Mama’s Choice Treatment Conditioner.

Mama’s Choice Treatment Shampoo dan Conditioner

Deskripsi

Pada kemasan produk shampoo dan kondisioner ini tertulis bahwa produk ini mengandung ekstrak kiwi, kemiri dan green pea (kacang hijau). Diklaim dappat membantu merawat kekuatan rambut dan membuat rambut tampak sehat dan bersinar.

Terdapat logo Halal MUI dan POM NA 18201000314

Ingredients

Shampoo: Sodium Cocyl Glutamate, Water, Sodium Cocoamhoacetate, Citric Acid, Sorbrth-450 Tristearate, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, PEG-4 Cocoate, Fragrance, Glycerin, Sodium Chloride, Propanediol, PEG-32 Distearate, PEG-175 Distearate, Polyquaternium-10, Actinidia Chinesis (Kiwi) Fruit Extract, Aleurites Mollucana (Candlenut) Extract, Ethyl Lauroyl Arginate HCI, Butylene Glycol, Pisum Sativum (Pea) Peptide.

Conditioner: Water, Cetearyl Alcohol, Glycerin, Bis-Aminopropyl Dimethicone, Behentrimonium Methosulfate, Polyquaternium-10, Dimethicone, Fragrance, Ethyl Lauroyl Arginate HCI, Cetyl Alcohol, Propanediol, Actinidia Chinesis (Kiwi) Fruit Extract, Butylene Glycol, Aleurites Mollucana (Candlenut) Extract, Pisum Sativum (Pea) Peptide.

Tekstur

Tekstur shampoonya cair sementara kondisionernya agak lebih kental daripada kondisioner pada umumnya. Kurang lebih seperti ini teksturnya:

Pengalaman Pemakaian

Ketika awal menggunakan shamponya (tanpa kondisioner), pertama tama terasa kok susah dibusakan dan agak kesat gitu. Tidak seperti ketika menggunakan shampoo biasa yang menggunakan SLS. Rasanya mengingatkan saya pada Castille Soap (natural soap berbahan dasar minyak zaitun).

Saya sempat bertanya-tanya, mungkin ini fase adaptasi karena selama ini menggunakan shampo yang cukup harsh, jadi ketika ketemu shampo ini yang mild dan tanpa SLS, jadi perlu adaptasi kali ya. Namun rasa kesat itu hilang saat menggunakan kondisioner. Setelah dibilas dan juga dikeringkan juga tidak kaku.

Pastinya, dua produk ini sepertinya memang sejoli ya. Jadi better memang digunakan sepaket.

Results

Yang saya suka banget dari produk ini adalah wanginya enak. Lembuuuuuuttt dan relaxing banget. Jadi seneng kalau habis keramas. Wanginya juga tahan lama, tapi nggak nyegrak sama sekali.

Kalau tentang masalah rontoknya, memang saya merasa ada perbedaan pada kehamilan kali ini. Saya tidak mengalami kerontokan yang signifikan dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya (sebelumnya belum menggunakan Mama’s Choice). Saya menduga memang ada dampak dari produk ini, karena saya rutin menggunakannya sejak trimester 3.

Dampak yang paling kelihatan di rambutku adalah volumenya tampak mengembang dan sehat. Bagi yang punya rambut tipis dan ingin terlihat lebih tebal, hair treatment ini menurut saya sangat cocok.

Selain itu, walaupun sudah dua hari, rambut saya tetap tidak berminyak dan tidak lepek loh. Cocok bingit buat emak emak yang nggak bisa lama-lama ninggal anak ke kamar mandi kaaann…. Hihihi….

Harga

Temen-temen bisa membelinya di web mamaschoice.id harga Mama’s Choice Treatment Shampoo Rp 99.000,00, Mama’s Choice Treatment Conditioner Rp 99.000,00, harga bundlingnya Rp 179.000,00.

Ada tambahan diskon Rp 25.000,00 dengan pembelian minimal Rp 90.000,00 dengan voucher diskon MAMAELLA. FREE ONGKIR di bulan Desember ya!

Jadi tips saya kalau mau beli, mending dibeli 2x secara terpisah shampoo da kondisionernya pakai kodenya 2x. Jadi dapat harga sekitar 70ribuan jatohnya. Mayan kaaan….

Demikian sharing dariku tentang perawatan rambut rontok untuk ibu menyusui sekaligus rekomendasi produknya. Semoga bermanfaat yaaaa!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Treatment Kedua Erhair Removeasy Hair Removal by IPL

Sebelumnya saya pernah mencoba menghilangkan bulu ketiak dengan treatment Erhair Removeasy Hair Removal by IPL di bulan Oktober 2019 di Erha Clinic Rungkut, Surabaya. Sesuai dengan rekomendasi dokter agar hasilnya optimal, saya diminta balik kembali sebulan kemudian, namun karena satu dan dua hal saya baru kembali di bulan Januari.

Treatment Kedua ERHAIR Removeasy Hair Removal by IPL – Januari 2020

Kenapa kok balik?

Selain karena rekomendasi dokter tadi, saya melihat ada hasil yang berangsur-angsur tampak di kulit ketiak saya dari treatment pertama. Kulit ketiak saya tampak lebih cerah, dan ada milia yang secara signifikan mengecil. Untuk bulu ketiaknya sendiri belum hilang seluruhnya, namun ada bagian yang rontok, serta tumbuh bulu yang lebih halus/ tipis dibanding sebelumnya. Jadi saya pengen hasilnya tambah optimal gitu.

Saya pribadi berpendapat kalau Erhair Removeasy bisa jadi pilihan untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan di bagian ketiak, karena treatmentnya yang tidak sakit. Hasilnya sendiri bisa permanen secara berangsur-angsur setelah 4-6 kali treatment.

Sebelum saya lanjut better teman-teman baca artikel tentang treatment Erhair Removeasy Hair Removal by IPL saya yang pertama ya. Di artikel tadi saya bahas step lengkap, FAQ, serta before dan after treatement. Kalau yang mau lihat video step pelaksanaannya juga bisa dilihat di video berikut:

Related Post: Treatment Pertama Erhair Removeasy by IPL, Tahapan Lengkap!

Di artikel ini saya akan lebih fokus membahas 1) perbedaan yang ada di treatment pertama dan kedua serta 2) pengalaman paska treatment. Semoga bisa memberikan gambaran ya!

Suasana Ruang Registrasi yang bergabung dengan Erha Apothecary.

Perbedaan Treatment IPL

Setelah melakukan registrasi di lantai 1 yang berada satu ruangan dengan ERHA Apothecary, saya menunggu di ruang tunggu lantai 2. Tidak terlalu lama, sesuai dengan jam appoinment, yaitu jam 11, saya memulai treatment. Ini si yang saya sukai dari Erha Clinic Rungkut, on time banget. Jadi setelah treatment yang berlangsung kurang lebih setengah jam, saya masih sempat makan siang bareng keluarga.

Treatment kedua saya lakukan tetap bersama dr. Cahyangi di Erha Clinic Rungkut, Surabaya. Dokte Cahyangi adalah dokter yang sama yang menangani saya di treatment pertama. Sebelum melakukan treatment, konsultasi dulu. Namun konsultasinya lebih cepat daripada treatment pertama. Dr. Cahyangi juga tampak sudah memeriksa riwayat treatment saya yang terdahulu, jadi masih nyambung gitu diskusinya.

Saat konsultasi, dr. Cahyangi menjelaskan ada beberapa tahapan yang berbeda dari treatment. Perbedaannya adalah sebagai berikut:

  1. Rambut yang ada, dicukur habis terlebih dahulu. Kalau di treatment pertama, dicukur juga tapi masih disisakan sekitar 1-2 ml. Jadi tidak sampai licin. Kalau di treatment kedua, dicukur habis.
  2. Sebelum penempelan IPL tidak lagi diolesi gel. Jadi alat IPL langsung menempel ke kulit.
  3. Setelah treatment, karena kulit saya agak sedikit kemerahan, dr. Cahyangi meminta suster untuk mengoleskan anti iritasi.

Dua perubahan ini, dinyatakan dokter memang bentuk pembaharuan dari pusat, yang berdasar riset ERHA Skin, Hair & Laser Expert menemukan kalau cara ini lebih efektif dalam melemahkan folikel rambut.

Pada treatment kedua, di tahap 2 Treatment IPL tidak ada lagi pengolesan gel di kulit.

Karena tidak ada lapisan gel, jadi alat IPL langsung menempel ke kulit. Awalnya saya kawatir hal ini akan menimbulkan rasa sakit, tapi ternyata tidak. Memang rasa clekit-clekitnya dan bau seperti hangus jadi lebih terasa dibandingkan ketika treatment pertama, namun tidak terasa sakit.

Oiya kapas penutup mata di treatment kedua juga dibasahi air. Sebelumnya tidak. Memang hal ini, tidak terkait langsung dengan proses IPLnya, tapi menambah kenyamanan, soalnya jadi tidak terasa silau sama sekali. Thanks Erha, yang sudah memikirkan hal sekecil ini, untuk meningkatkan kenyamanan customer.

“Challenge the Limit”, quote di ruang tunggu lt. 2 yang menohok.

Pengalaman Paska Treatment

Sebagaimana saya sebutkan paragraf pertama tadi, perubahan yang paling terasa dari treatment pertama adalah warna kulit ketiak yang lebih cerah. Jadi lebih bersih gitu. Kemudian yang kedua adalah mengecilnya milia di ketiak kanan saya. Setelah treatment kedua milia ini kempis sama sekali, hanya tinggal warna kecokelatan seperti bekas jerawat kecil.

Untuk masalah rambut di ketiak saya, dari awal treatment pertama saya, memang sudah disampaikan oleh dr. Cahyangi kalau tipe rambut saya itu besar-besar. Jadi prosedur treatmentnya harus diulang sampai empat kali setiap bulannya. Disclaimer: saya melakukan treatment kedua, 3 bulan setelah treatment pertama, sebenarnya terlambat dua bulan ya.

Keterlambatan ini sebenarnya disayangkan, karena ketika treatment follow up dilakukan dalam satu bulan, maka hasilnya lebih optimal, karena kondisi folikel yang telah dilemahkan di treatment pertama, dapat dimatikan. Sementara ketika sudah lebih dari sebulan, telah ada folikel-folikel rambut yang sudah beregenerasi.

Saya tulis penjelasan dr. Cahyangi di atas ya, supaya teman-teman tidak mengulangi kesalahan saya. Hehehe…. Tapi dr. Cahyangi bilang, bukan berarti sia-sia kok treatment pertamanya, karena kecerahan kulit, dan folikel yang sudah mati di treatment pertama itu sifatnya sudah permanen. Tinggal sekarang memroses yang sebelumnya belum mati sempurna.

After 7 days….

Artikel ini saya tulis setelah 7 hari treatment kedua. Jadi sudah ada beberapa perubahan yang saya rasakan. Yang saya rasakan:

  1. Milia di ketiak kanan saya kempis, hanya tinggal warna kecokelatann sepeti bekas jerawat kecil atau seperti tahi lalat.
  2. Warna kulit ketiak yang gelap, menjadi lebih cerah.
  3. Jumlah rambut yang rontok lebih banyak dibandingkan dengan saat treatment pertama. Hal ini mungkin karena penempelan alat IPL secara langsung tanpa dibatasi gel ya.
  4. Tidak ada iritasi yang saya alami.
Kiri atas: foto oktober sebelum perawatan.
Kanan atas: foto setelah treatment pertama.
Bawah: foto setelah treatment kedua.

Saya dijadwalkan untuk treatment lagi di akhir Februari. So, progressnya akan terus saya update ya!

Bagi yang mau kepoin lebih lanjut tentang treatmentnya bisa juga ke web di Website Erha dan akun instagramnya IG: @erha.dermatology.

Untuk teman-teman yang sudah mengikuti sharing saya dari Oktober. Terimakasih banyak ya!!!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Tips Makeup Dari Lakme Makeup Class

Minggu lalu, 1 Desember 2019 saya bersama 19 blogger Surabaya lain, ikut makeup class yang diadakan oleh Lakme Cosmetics dan Indonesian Female Bloggers di Noah Cafe & Bistro, Surabaya. Di acara tersebut, saya dapat banyak sekali masukan dan tips makeup yang bisa saya praktikkan sehari-hari.

Seperti yang teman-teman tahu, sejujurnya saya not really into makeup ya. Nggak jago sama sekali. Tapiiiiiii, saya sadar betul kalau saya harus belajar. Karena dalam berbagai kesempatan, saya kudu bisa menempatkan diri, termasuk dengan tampil rapi dan proper. Salah satu usaha yang ingin saya tingkatkan adalah dengan menggunakan makeup.

Saya yakin ada teman-teman yang 11-12 dengan saya, oleh karena itu saya ingin menuliskan pengalaman saya di blog ini. Bukan sebagai orang yang expert ya, namun berdasar materi makeup class yang saya hadiri.

Ibu Pamela, Brand Manager Lakme Cosmetics
Bunda Yonna Kairupan, MUA dan founder Indonesian Female Bloggers

Karena seperti yang dibilang oleh Bunda Yonna Kairupan, founder IFB, dan juga Bu Pamela, Brand Manager dari Lakme Cosmetics, makeup itu sarana untuk enhance your truly beauty. Jadi bukan bertujuan untuk menjadi orang lain, melainkan jadi the best version of our self. Pas banget sama misinya IFB, empowering women.

Saat Makeup Class, kami difasilitasi oleh Mbak Palupi atau yang biasa dipanggil Mbak Upay. Beliau menjelaskan bahwa ada tiga tahap yang dilakukan saat kita mau melakukan makeup.

Step Makeup:

1 . Cleansing

Step pertama adalah melakukan cleansing. Pada kelas, kondisi kami sebelumnya sudah menggunakan makeup. Jadi kami membersihkan muka terlebih dahulu dengan Makeup Remover dari Lakme Cosmetics. Setelah menggunakan makeup remover, sebaiknya dicuci lagi dengan facewash. Namun, kami skip karena kondisinya tidak mungkin dilakukan.

2 . Caring

Step kedua yang harus dilakukan adalah melakukan caring, atau menggunakan skincare dan mempersiapkan kulit untuk step selanjutnya. Dalam tahap ini, Mbak Upay mengingatkan bahwa sun screen adalah fardhu ain. Nggak bisa diwakilkan, kudu digunakan supaya kulit tetap sehat.

Saat itu, kami semua akan menggunakan Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation. Nah, di produk tersebut sudah mengandung SPF 30. Jadi praktis ya. Tapi kalau mau menggunakan sunscreen lagi juga boleh.

3 . Coloring

Nah tahap terakhirnya ini adalah tahap yang paling mendebarkan buat saya: tahap coloring atau tahap mendekorasi wajah.

Yang pertama digunakan adalah cushion yang digunakan sebagai alas bedak di seluruh bagian wajah kecuali kelopak mata. Selanjutnya merangsek ke area mata, saya belajar membuat alis, menyapukan eyeshadow, menggariskan eyeliner dan mengoleskan maskara. Setelah area mata selesai, maka lanjut menggunakan contour, blush on, dan yang terakhir adalah highlighter. Last but not least, finishing menggunakan bedak tipis tipis.

Mbak Palupi, fasilitator Lakme Makeup Class

Ibarat, lari ini saya ngos-ngosan melakukannya. Hihihi…. Maklum kurang pengalaman. Tapi nggak percuma saya duduk di paling depan, uda kaya pelajar rajin, saya jadi bisa nanya berkali-kali dan juga langsung dikoreksi oleh Mbak Upay sendiri.

Tips Makeup untuk Pemula

Berikut adalah curi-curi tips yang saya dapatkan selama kelas. Saya tulis untuk pemula, karena saat melakukan tips ini, saya sebagai pemula merasa jadi terbantu banget. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman ya….

1 . Tips Memilih Shade Foundation/ Cushion

Di awal acara, kami diminta untuk memilih Cushion Lakme yang sesuai dengan warna kulit masing-masing. Agak bingung, kemudian saya dibantu oleh Bunda Yonna Kairupan (beliau MUA professional btw, teman-teman bisa follow IGnya di @yonnakairupan buat tips-tips lain).

Cushion dan Lipcream Lakme

Jadi Cushion Lakme ini ada 6 shade. Shade 1 Nude Fair adalah yang paling terang dan shade 6 Soft Tan adalah yang paling gelap. Awalnya saya mau asal ambil aja yang nomor 6, karena merasa wajah saya gelap. Namun urung saya lakukan, karena Bunda Yonna meminta saya mencoba dulu langsung di kulit wajah.

Eh, ternyata yang cocok malah shade nomor 5 Honey Bronze, Gaes. So buat pemula, daripada cap cip cup belalang kuncup, pesan Bunda Yonna mending cobain aja langsung di bagian tulang pipi. Lalu pilih yang langsung senada dengan kulit.

Memang benar kita bisa menentukan under tone dari warna pembuluh darah. Tapi yang namanya pemula kan sering jereng ya matanya bedain ini pembuluh darah warna biru apa ijo apa neutral. Jadi demi keamanan, mending langsung dicoba di kulit wajah bagian tulang pipi.

2 . Tips Menggunakan Cushion

Gunakan cushion dengan tap tap lembut di kulit. Bukan dengan diseret dan bukan juga ditabok. Tap tap kecil saja kata Mbak Upay, sampai merata di seluruh wajah.

3 . Tips Mengatasi Mata Panda

Agar mata panda tersamarkan, sebelum menutupnya dengan alas bedak, dll, sebaiknya lakukan dulu color correction. Mbak Upay kemarin memberikan tips melakukan color correction dengan mengoleskan lipstick warna oranye tipis tipis ke bagian bawah mata yang kehitaman. Setelah itu tutup dengan cushion. Hal ini bisa dilakukan kalau sebagai pemula kita belum punya produk color correction tersendiri.

Lipstick yang digunakan adalah Lakme Classic Reinvent Liquid Matte shade Sunset yang warnanya oranye gitu. Foto lipstik dan cushion terlampir di atas.

5 . Tips Menggunakan Lipstik pada Pinggir Bibir Gelap

Sebelum mengunakan lipstik, sapukan cushion terlebih dahulu di bibir. Iya di bibir, jadi putih semua gitu kaya pucat. Tapi nanti ketika dipulas lipstick jadi cakep dan tidak kehitaman pinggirnya.

4 . Tips Mengoreksi Kesalahan Eyeliner/ Maskara

Siapa yang kalau pakai eyeliner atau maskara suka belepotan kemana-mana? Hihihi, SAYAAAAAA!!!! Kemarin pas kelas, juga terjadi lagi. Awalnya saya mau langsung hapus tuh. Tapi dilarang oleh Mbak Upay.

Menghapus maskara atau eyeliner yang belepotan ketika basah malah akan memperparah keadaan. Jadi lebih baik, ditunggu sampai kering, lalu dibersihkan menggunakan cotton buds + makeup remover. Jadi ditotol-totol gitu.

Atau cara lainnya kalau belepotannya tidak terlalu parah adalah, dengan menimpanya kembali dengan eyeshadow, saat belepotannya sudah kering.

Kemarin saya menggunakan cara yang kedua.

6 . Tips Menyapukan Kuas saat Contouring

Nah, yang berkesan lagi buat saya adalah cara menyapukan kuas saat contouring. Teryata gaes, supaya tampak natural dan nggak ndemblok ndemblok (bahasa apa ini), sapukan kuas satu arah. Tidak bolak balik ya.

Untuk kontur pipi sapukan dari arah lubang telinga ke arah depan. SATU ARAH. Jangan baliknya dari arah depan ke arah lubang telinga ya. Demikian juga dengan kontur hidung, lakukan dari pangkal hidung ke arah ujung hidung, sekali saja. Tidak perlu diusrek usrek. Nanti ambyar kaya hatimu.

Logikanya dengan satu arah maka bagian yang tebal akan ada di pangkal, lalu bergradasi makin menipis ke arah ujung. Natural dan shantiqqq.

Kurang lebih demikian tips makeup yang saya dapatkan saat kelas. Sebenarnya masih banyak tips makeup-nya, namun enam poin ini yang paling saya ingat dan catat.

Untuk percobaan full makeup pertama ini saya seneng banget sama hasilnya. Karena kelihatan segar. Walaupun memang masih banyak yang harus diperbaiki, seperti ngalis yang masih kaya ulet bulu hihihi, dll. tapi ya, namanya juga belajar. Saya percaya practices makes perfect!

So, yang awalnya mager dan malesnya kaya saya, ayukkkkk mulai belajar untuk upgrading diri teruuus! Ternyata grooming dengan hal-hal sederhana seperti ini nambahin semangat lo.

Thanks sekali lagi buat Indonesia Female Bloggers dan Lakme Cosmetics untuk workshopnya. Special thanks juga untuk Mbak Palupi yang super sabar pas ngasih tips makeup dan juga lucu! Sukses selalu!

Buat teman-teman, thanks uda baca. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share