Makanan Sehat Favorit saat Hamil, Nggak Bikin Eneg!

Hari ini, kehamilan saya kurang lebih sudah berjalan dua bulan. Saya kadang membanding-bandingkan pengalaman kali ini dengan kehamilan sebelumnya. Ada beberapa perbedaan, terutama soal makanan favorit dan ngidam. Walaupun nafsu makan saya baik, baru kali ini saya pengen makan yang macem-macem. Berbeda dengan sebelumnya yang sepertinya nggak banyak mau. Hihihi. Walau begitu, saya tetap punya makanan sehat favorit saat hamil yang tidak banyak berubah dari dulu. Hal ini penting supaya asupan nutrisi tetap terjaga.

Makanan-makanan tersebut antara lain:

1 . Alpukat dan buah-buahan lain.

Alpukat sebenarnya sudah jadi favorit sejak sebelum hamil. Saat merencanakan kehamilan pun saya sudah gemar mengonsumsi alpukat. Buah ini kaya akan asam folat yang baik untuk perkembangan janin, yaitu untuk mengurangi risiko neural tube defects. Info tersebut salah satunya saya baca di artikel Kehamilan Minggu Pertama ini.

Kalau buah-buahan lain selain alpukat, tidak ada yang spesifik saya favoritkan. Meskipun begitu keberadaannya di kulkas penting untuk menghindarkan saya dari kebiasaan craving es krim dan cokelat. Hihihi…. Entah kenapa saya suka ngemil yang manis-manis. Saya memang tidak benar-benar menghindari makan manis. Namun, dari pengalaman kehamilan sebelumnya, saya sempat diminta diet gula saat trimester terakhir karena berat badang janin yang besar. Jadi belajar dari pengalaman tersebut, saya berinisiatif untuk mencari kudapan yang lebih sehat namun tetap satisfying, sepeti buah-buahan dingin.

2 . Air Kelapa.

Air kelapa ini favorit saya sejak mengandung Gayatri. Entah kenapa kalau mual, atau badan berasa pegel-pegel lalu minum air kelapa, badan jadi berasa lebih segar. Saya pernah menanyakan apakah saya boleh minum air kelapa ke Spog, jawabannya si boleh-boleh saja. Tidak ada efek negatif, jadi entah manfaat yang saya rasakan itu benar adanya atau sekadar placebo, saya tetap mengonsumsinya karena bikin badan saya nyaman. Apakah ada yang suka minum air kelapa juga saat hamil?

3 . Pangsit.

Pangsit yang saya maksud di sini adalah pangsit homemade buatan saya sendiri. Makanan ini memang comfort food buat saya dan anak. Saat hamil, terkadang saya ingin makan sesuatu yang gurih. Daripada saya kebanyakan jajan di luar, akhirnya saya nyetok pangsit di kulkas.

Pangsit juga mudah dibuat dan sehat karena saya membuatnya dari paha ayam dan udang, sehingga kandungan proteinnya banyak.

Bahannya sbb:

  • 150 gram udang
  • 150 gram daging ayam bagian paha
  • Satu sendok makan tepung
  • Garam secukupnya
  • Kaldu jamur
  • Kulit pangsit premade (bisa dibeli di supermaket)

Cara membuat: Cincang udang dan daging ayam menggunakan pisau atau golok. Bubuhi garam dan kaldu jamur secukupnya. Taruh adonan di tengah kulit pangsit satu per satu dan lipat. Pangsit ini bisa digoreng untuk cemilan, atau direbus bersama kaldu.

Saat hamil saya sengaja nggak memberi bawang putih dan lada, karena kadang baunya memicu mual buat saya. Tapi preferensi saja, ya. Dengan resep sesederhana itu saja, rasanya sudah sangat enak. Kuncinya adalah pada kesegaran bahan. Pakai yang benar-benar fresh, terutama udangnya. Udang yang segar akan membuat rasa pangsit jadi lebih gurih dan sedikit manis.

4 . Daging Sapi.

Menurut saya, setiap ibu hamil punya kondisi tubuh yang berbeda-beda. Saya pribadi punya kecenderungan anemia sejak muda. Jadi saya sebisa mungkin mencari bahan makanan yang mengandung zat besi yang mudah diserap tubuh. Kebetulan makanan yang paling saya suka adalah daging sapi.

Tentunya cara saya mengonsumsi daging sapi saat hamil dan saat sedang tidak hamil berbeda. Misalnya kalau steak, saya biasanya suka tingkat kematangan medium karena lebih terasa juicy. Tapi saat hamil, mau tidak mau harus makan dalam kondisi matang sempurna (well done). Hal ini anjuran dari dokter untuk menghindari makanan mentah, terutama daging, ikan dan telur mentah.

5 . Kacang Hijau.

Kalau teman-teman googling dengan keyword “manfaat kacang hijau untuk kehamilan” pasti akan banyak sekali informasi tentang nutrisi yang terkandung di kacang hijau. Dari protein, asam folat, vitamin dan mineral sampai dengan kandungan seratnya. Untuk yang terakhir saya ingin garis bawahi, soalnya, ini membantu banget buat ibu hamil yang sering banget mengalami konstipasi ya.

Kalau bosan mengolahnya menjadi bubur kacang ijo yang bersantan, bisa juga lho diolah menjadi jus, ditambah dengan ketan atau malah dibuat gulai bareng daging! Hihihi! Serius, saya juga baru tahu resep dari Madura ini karena suami saya. Dan rasanya enak!!!!

Selain lima makanan di atas, tentunya saya juga tetap makan makanan sehat lain seperti biasanya dan ditambah vitamin. Susu juga kadang minum kalau sedang tidak eneg, hehehehe…. Kalau teman-teman, makanan sehat apa yang jadi favoritnya saat hamil? Sharing yuuuuk!

Related post: Mencegah Stunting Sejak Sebelum Hamil

PS: Kalau kamu ingin membaca lebih banyak artikel tentang kehamilan dan mengurus anak, dari makanan ibu hamil hingga menyapih bayi, kamu bisa menemukannya di Shopee Moms Club! Selain ada artikel, teman-teman juga bisa menikmati promo diskon spesial! Klik link ini untuk cari info lebih lanjut ya!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

3 Comments

    • Hehehe, Halo Mbak Munasya…. Seperti yang saya sebutkan di artikel, sebenarnya selain makanan-makanan ini saya tetap konsumsi makanan lain, seperti juga sayuran. Tapi, to be honest, sayuran bukan favorit saya Mbak pas hamil, jadi nggak masuk list ini :) walaupun tetap dikonsumsi setiap harinya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *