storytel aplikasi audiobook

Storytel, Aplikasi Audiobook Bikin Baca Buku Lebih Mudah Lebih Murah

Beberapa hari belakangan ini saya sedang mencoba aplikasi Storytel, aplikasi streaming audiobook dan e-book berlangganan. Berawal dari kegelisahan pribadi, karena beberapa tahun belakangan ini – sejak punya anak- saya jarang banget baca buku untuk diri saya sendiri. #ngakudosa

Bahkan tahun ini saya BELUM menyelesaikan SATU buah buku PUN, di luar buku terkait anak atau pekerjaan. Membacakan buku untuk anak-anak jalan terus, tapi buat diri sendiri macet. Huft!

Alasan Menggunakan Aplikasi Storytel

Alasannya karena keterbatasan budget, waktu dan juga akses untuk membaca buku fisik. 

Boro-boro sempet pegang buku, mau ke toilet aja dibuntutin dua toddlers. Problema ibu ibu banget ya? Hahaha…. Pun kalau ada waktu, rasanya lebih nyaman merem daripada baca. Mata uda terlalu capek. Pekerjaan sebagai freelance content writer dan blogger menuntut berjam-jam lihat layar gadget.

Maka dari itu, saya kepikiran untuk mencoba aplikasi audiobook Storytel, supaya bisa tetap menikmati buku dalam bentuk suara. 

Memang tidak dapat dipungkiri, membaca dan menyentuh buku fisik memiliki nuansa khas yang tak tergantikan. Bau kertas baru itu, hmmmm…. Tapi dalam kondisi saya sekarang, aplikasi audiobook Indonesia lebih sesuai. Praktis, tinggal pakai earphone dan klik tombol play!

Audiobook Pilihanku

Audiobook yang Sedang Saya Dengarkan: Sapiens

Buku yang sedang saya dengarkan adalah Sapiens: A Brief History of Humankind yang ditulis oleh Yuval Noah Harari. Buku tersebut mengisahkan tentang sejarah umat manusia dengan pendekatan yang sedikit anti mainstream dibandingkan dengan buku sejarah yang saya pelajari selama ini. 

Rekomendasi buku ini saya dapatkan di media sosial, karena buku ini memang viral banget di 2021 ya….

ebook audiobook sapiens storytel
Currently reading: Sapiens, A Brief History of Humankind. Bisa diakses dimana saja.

Hanya dengan menggunakan waktu sambil setrika, lipat baju dan mencuci piring saja, saat ini saja saya sudah sampai bab 8, loh. Jadi saya rasa, saya bisa menyelesaikan buku ini kurang dari 2 minggu. 

Solusi banget si menurut saya. Apalagi saya juga bisa menggunakan waktu-waktu luang yang lainnya.

Yeay! Buku pertama di 2022! LOL.

Related Post: Literasi Baca Tulis Mulai dari Keluarga

Wishlist Audiobook 2022: Harry Potter Audiobook

Selain Sapiens, beberapa hari ini saya kepo-kepoin judul buku apa saja yang available di Storytel. Yang bikin saya kegirangan adalah, Storytel punya kategori khusus “Wizarding World” yang isinya Harry Potter Audiobook. Aaaaaakkk! Excited!

Harry Potter Audiobook yang available di Storytel BUKAN HANYA tujuh judul novel fiksi Harry Potternya saja (kalau serial originalnya mah, saya juga uda kelar baca dari jaman masih gadis, eheu). Melainkan LENGKAP beserta judul-judul prequel dan canon dari Harry Potter Universe.

Duh, capslock jebol, maaf, terlalu semangat….

contoh ebook audiobook di storytel
Kategori Harry Potter Audiobook di Storytel

Berikut adalah listnya:

  • The Tales of Beedle the Bard,
  • Harry Potter: A History of Magic,
  • Harry Potter and the Philosopher’s Stone,
  • Harry Potter and the Chamber of Secrets,
  • Harry Potter and the Prisoner of Azkaban,
  • Harry Potter and the Goblet of Fire,
  • Harry Potter and the Order of Phoenix,
  • Harry Potter and the Half-Blood Prince,
  • Harry Potter and the Deathly Hallows,
  • Fantastic Beasts and Where to Find Them,
  • Harry Potter and the Cursed Child,
  • Quidditch Through the Ages,
  • dll.

Salah satunya, saya sudah sempat curi-curi dengar adalah Fantastic Beasts: Where to Find Them, karya J.K. Rowling. Buku fiksi tersebut dinarasikan oleh Eddie Redmayne pemeran Newt Scamander dalam trilogi film Fantastic Beast (prequelnya Harry Potter yang bakal tayang di April 2022 ini!!!). 

Dah, daripada saya kepanjangan fangirling di sini, hayukkkkkk para Potterhead, mari acungkan tongkat eh gadgetmu, download aplikasinya beramai ramai!

storytel aplikasi audiobook
Menikmati buku dalam bentuk suara bisa sambil mengerjakan aktivitas lain.

Manfaat yang Saya Rasakan

Manfaat yang saya rasakan dalam penggunaan Storytel beberapa hari ini, adalah saya bisa mendengarkan audiobook dengan lebih mudah dan menyenangkan. Bahkan bisa sambil mengerjakan beberapa pekerjaan rumah tangga loh. 

Saya jadi memahami juga mengapa tren mendengarkan audiobook menjadi semakin populer dewasa ini. Ternyata memang efisien dan praktis banget karena bisa handsfree, tangan kita masih bisa mengerjakan hal yang lainnya. 

Atau semisal saya masih harus pulang pergi ke kantor naik KRL/ bus, saya pikir ini juga bisa jadi alternatif memanfaatkan waktu commuting dengan lebih bermanfaat sekaligus menyenangkan.

Aplikasi ini pun tidak menghalangi pengguna, saat ingin membuka aplikasi lain. Audiobook masih bisa tetap dijalankan selama kita membuka aplikasi lain, seperti whatsapp, misalnya.

Related Post: Tentang Manajemen Waktu Working Mom

Pengalaman Menggunakan Aplikasi Audiobook, Storytel

Berikut adalah impresi positif yang saya dapatkan selama menggunakan Storytel:

1) Pelafalan bahasa Inggris jelas dan benar.

Tujuan saya menikmati audiobook, tentunya untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta mencari hiburan. 

Selain itu, saya juga berharap bisa memperlancar kemampuan listening bahasa Inggris saya. Maklum, baru juga tiga tahun tidak ngantor, kemampuan bahasa Inggris saya sudah menurun drastis.

Terkait hal tersebut, kesan saya untuk audiobook berbahasa Inggris yang disediakan Storytel adalah: kualitas soundnya baik, pronunciation-nya benar dan juga aksennya jelas. Jadi saya tidak mengalami kesulitan untuk memahami apa yang dibacakan narator. 

Saya juga bisa membandingkan audio dengan text, karena beberapa judul buku tersedia baik versi audiobook maupun e-booknya.

2) Koleksinya banyak banget!

Dalam webnya, Storytel mengklaim menyediakan 500.000 judul buku dalam skala global. Banyak!

Bahkan, saat explore, saya menemukan tema-tema yang sangat spesifik seperti Homemade Cleaners: Quick-and-Easy, Toxin-Free Recipes. Buku tentang penggunaan Essentials Oil saja ada kurang lebih 100 judul.

Selain itu, kabar gembira bagi orang tua penggiat Montessori, di aplikasi ini saya menemukan setidaknya ada 34 buku (e-book dan audiobook) terkait Montessori. Termasuk di dalamnya The Absorbent Mind yang ditulis langsung oleh Maria Montessori. Saya kepoin di marketplace harga buku cetaknya sekitar US $15, belum dengan ongkos kirim. Harga segitu bisa untuk berlangganan aplikasi Storytel selama 4 bulan, loh.

Untuk novel fiksi berbahasa Inggris, selain dari Harry Potter Universe, pecinta Hunger Games dan Game of Thrones juga dapat menikmati seri lengkap novel Hunger Games maupun Game of Thrones dalam aplikasi ini.

Related Post: Review Buku Montessori Play and Learn Lesley Britton

contoh buku di storytel
Contoh koleksi buku tentang Essential Oil, Montessori dan Best Seller Audiobook Indonesia

Tidak hanya buku berbahasa Inggris, aplikasi ini juga menyediakan e-book dan audiobook Indonesia. Tersedia novel fiksi dan buku best seller berbahasa Indonesia yang sempat ngehits, rekomendasi buku Indonesia antara lain:

  • Dilan, karya Pidi Baiq. Untuk pecinta film Dilan, coba deh dengarkan versi sudiobooknya, akan ada nuansa yang berbeda saat menikmatinya.
  • Mariposa, karya Luluk HF. Novel Mariposa ini juga pernah difilmkan loh!
  • Divortiare, karya Ika Natassa. Divortiare bercerita tentang perjuangan pasangan suami istri muda menemukan kembali cinta mereka,
  • Selamat Tinggal, karya Tere Liye. Saya berpesan untuk menyiapkan tisu, saat mendengarkan audiobook Selamat Tinggal. Seperti biasa, Tere Liye sukses membuat pembacanya ambyar….
  • Negeri Lima Menara, karya Ahmad Fuadi, novel yang pernah difilmkan bersama Million Pictures ini berkisah tentang persahabatan dan perjuangan. Negeri Lima Menara cocok banget dinikmati saat perjalanan pulang kampung ni!
  • dll.

3) User interface Storytel sederhana dan mudah.

Buat saya yang nggak suka ribet, fitur-fitur dalam aplikasi Storytel sangat sederhana dan mudah digunakan. Walau simpel, namun menurut saya sudah cukup untuk mengakomodasi kebutuhan pembaca/ pendengar. 

Berikut fitur utamanya:

  • Di bagian Home, terdapat deretan buku-buku best seller yang direkomendasikan oleh Storytel berdasarkan preferensi yang pengguna pilih di awal pemakaian aplikasi.
  • Ada fitur Pencarian untuk mencari buku yang diinginkan berdasarkan judul, penulis dan juga narator. 
  • Kemudian fitur Shelf atau rak, untuk “menyimpan” buku yang telah, sedang atau ingin dinikmati. Buku-buku juga bisa dipilah lagi berdasarkan filter yang dipilih.

Fitur lainnya dalam player audiobook akan saya ulas di bagian terpisah ya.

4) Bisa dibaca/ didengarkan secara offline.

Enaknya lagi, pengguna bisa menyimpan buku secara offline. Sehingga bisa didengarkan/ dibaca kapan saja dan dimana saja, tanpa harus terkoneksi internet. E-book atau audiobook tersebut akan tersimpan terus secara offline kecuali pengguna menghapusnya dari rak buku atau log out dari akun. 

Pas banget untuk persiapan mudik bentar lagi ni. Download aja pakai wifi atau kuota malam malam-mu yang tak pernah terpakai itu #eh. Jadikanlah buku best seller untuk teman perjalananmu. Daripada bengong di jalan, kan….

Teman-teman bisa mendengarkan maupun baca buku online tanpa khawatir sinyal di jalan!

5) Memotivasi pengguna dengan membuat target bacaan.

Buat yang suka target demi lebih semangat, ada fitur “target bacaan” di aplikasi ini. Jadi temen-temen dapat mengatur berapa banyak buku yang ingin dibaca/ dengar dalam jangka waktu tertentu.

6) Relatif aman karena memiliki mode anak. 

Fitur ini akan membatasi anak mengakses buku yang tidak masuk dalam kategori anak. Dengan demikian anak terlindung dari paparan konten yang tidak sesuai dengan usianya. Jadi bisa lebih tenang mengizinkan anak menggunakan aplikasi audiobook, bukan?

Fitur Aplikasi Player Audiobook

Fitur pada aplikasi Storytel sebenarnya ada untuk audiobook dan ada e-book untuk baca buku online. Namun, saya akan mengulas fitur player audiobook-nya sebagai berikut:

audiobook ebook sapiens original murah
Fitur Player Audiobook, easy peasy!

1) Sleep timer

Dengan fitur ini, pengguna bisa mengatur seberapa lama waktu yang diinginkan untuk mendengarkan audiobook sebelum berhenti. Jadi jika pengguna tertidur saat mendengarkan, pengguna bisa kembali dengan mudah pada titik terakhir.

Hayo siapa yang sering ketiduran pas menikmati buku? Dah, pake aja fitur ini.

2) Bookmark manual

Teman-teman juga bisa menandai bagian buku yang menarik dengan menambahkan bookmark (penanda buku) manual dan catatan. Bookmark manual juga bisa digunakan sebagai penanda titik terakhir dimana Anda berhenti sebelumnya. 

3) Pengaturan kecepatan

Storytel juga menyediakan fitur untuk memperlambat (0,75x) dan mempercepat rpm rekaman. Pilihannya percepatannya adalah 1.25x, 1.5x, 1.75x atau 2.0x dari kecepatan standar.

Lebih dari itu tidak tersedia, karena khawatir nanti suara naratornya kaya Suga BTS lagi ngerap. Kecepetan.

Cara Mendapatkan Aplikasi Storytel

storytel available di android dan ios
Storytel bisa digunakan di gadget Android maupun iOS.

Aplikasi Storytel bisa digunakan baik di gadget berbasis Android maupun iOS ya…. Teman-teman bisa langsung mencoba sendiri dengan mendownload aplikasi Storytel di link berikut:

Saat ini juga ada promo Rp 39.000,00 untuk biaya langganan satu bulannya. Dan sebelum dikenakan biaya, pelanggan baru diberi kesempatan selama 7 hari secara gratis. Jadi masih bisa mempertimbangkan dulu nih, sebelum kena charge.

Demikian sharing pengalaman saya menggunakan aplikasi audiobook, Storytel. Semoga bermanfaat ya!

nyonya

Hai, saya si nyonya malas, Emanuella Christianti. Fulltime employee, part time blogger with love, daily-do-it-yourself enthusiast :) Enjoys my blog and let's be friends!

38 thoughts to “Storytel, Aplikasi Audiobook Bikin Baca Buku Lebih Mudah Lebih Murah”

  1. Hadirnya Storytel ini benar2 jadi solusi banget ya Mbak buat yang punya jam terbang tinggi dan gak sempat baca buku. Termasuk buat yang gak punya modal banyak juga buat beli buku2 baru. Bisa nih cobain aplikasi audiobook ini pasti bakal merasa sensaj yang berbeda tapi menyenangkan

  2. Koleksi buku di Storytel banyak banget yaah..
    Serasa berada di perpus digital. Kini, mendengarkan buku bisa menjadi sebuah gaya hidup produktif di tengah-tengah kesibukan Mama ketika dirumahaja.

  3. Ini bisa juga ya buat yang pengen baca buku banyak tapi gak makan tempat kayak buku fisik tuh, sampai rak di rumahku jebol wkwkkw. Asyik juga buat yang lagi malas baca sendiri, mantab deh era digital tuh

  4. Selama ini baru langganan gramedia digital diriku mba, belum langganan storytel
    penasaran banget, enak nih tanpa baca jadi mendengarkan aja

  5. Koleksi bukunya lengkap yaa, udah gitu untuk berlangganan juga lumayan bersahabat dengan kantong ibu-ibu. Saya jadi tertarik pengen langganan nih soalnya udah lama banget gak baca buku, huhuhu

  6. Alhamdulillah ya mbak, storytel buat kita ibu rumah tangga yang masih ada balita terbantu banget untuk membaca buku karena dibacain hehe apalagi kalau buku yang kita pengen baca banget, dengan storytel kita tinggal dengerin aja sambil ngerjain kerjaan rumah

  7. Waduuh beneran dipermudah banget ini mau membaca buku, aplikasi audiobook keknya nyaman banget fitur2nya pun mendukung. Kaya akuu, yang suka ketiduran kalo pas baca, nah ini bisa disetting yaa, jadi ketiduran pun bisa lanjut dengerin nanti. Kereen!

  8. aku tuh seneeng banget sama audiobook mba. Kalau di NZ aku suka pinjam dari perpustakaan dan karena onlin serta downloadable, aku bisa nikmati di mana aja. Enak yaaa ada app seperti ini

  9. Ini bakalan jadi solusi banget buat saya yang suka ngantuk ketika baca buku, karena mata saya juga mudah lelah kalau membaca sih, kalau pakai Storytel, jadinya lebih mudah dan praktis ya :)
    Apalagi bukunya lengkap

  10. Menarik ya… jadi tertarik deh hehe… Dengan mendengarkan seperti itu, rasanya lebih enak dan menyenangkan. Utk anak2 yg punya gaya bljr secara audio, ini bisa jadi solusi bljr yg menyenangkan

  11. Akhirnya aku juga instal dan registrasi Storytel lho dan ternyata seru juga mendengarkan buku atau audiobook Storytel ini. Tiap malam sekarang dengerin Storytel sebelum tidur

  12. Lagi baca buku, tiba2 udah tdur aja. Aku sering gitu juga, mbak. Hahaha.

    Aku baru tau ada aplikasi audiobook ini. Aku coba unduh. Asyik sepertinya melakukan aktivitas sambil dengerin koleksi pilihan, ya.

  13. Aplikasi audiobook seperti storytel ini yang saya cari selama ini, merasa bersalah udah jarang baca buku soalnya, terus koleksi buku2nya banyak banget yah, jadi pengen coba deh

  14. Bisa didengarkan secara offline wah bagus banget nih jadi pengen nyimak juga audio booknya. Buku-buku favorit saya juga nih Harry Potter bisa didengerin sambil ngerjain kerjaan pekerjaan rumah yaa, jadi sekarang gak harus duduk baca buku, bisa sambil dengerin asik banget hehe

  15. Bahagianya sekarang semua bisa dilakukan sambil cuci piring termasuk ‘baca buku’. Audio book membantu banget buat menyelesaikan buku-buku yang agak bosan dibaca sambil duduk diam, memang cocoknya didengerin aja.

  16. Nah ini yg kemarin aku pergoki waktu anakku masak sambil denger orang ngomong, gataunya audiobook. Gak perlu waktu khusus buat baca. Anw di rumahku udah gak ada buku baru padahal anak2 kuliah karena semua bentuknya sdh digital, termasuk buku2 asing.

  17. Heii kak kamu tidak sendiri wkwkw aku juga belum menyelesaikan 1 buku bacaan tahun lalu haha. Btw asyik banget ya pakai audiobook gini kita sambil masak pun bisa denger buku bacaan ya.

  18. WAH! Ada serial HARRY POTTER lengkap! Sebagai penggemar HP saya jadi pengen ikutan coba Storytel. Apalagi biaya langganannya terjangkau. Menarik banget semua fitur yang ditawarkan. Langsung otw download juga. Thankyou untuk sharingnya ya mbaaak. 😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *