Review Sterimar Baby Nasal Hygiene

sterimar baby nasal spray

Sterimar Baby Nasal Hygiene dikenal juga dengan sebutan Sterimar Nasal Spray alias semprotan hidung, kalau kata anak saya. Pertama kali pakai produk ini pas anak saya usia kurang lebih 9 bulanan. Botol ini adalah botol ketiga (anak saya uda 3 tahun lebih sekarang). Karena sudah cukup lama menggunakannya dan juga merasakan manfaatnya saya jadi yakin untuk menuliskan review Sterimar untuk bayi ini.

Sebagai orang tua, kadang kita sering kawatir apabila bayi sakit atau pilek. Beberapa home treatment bisa dilakukan untuk meringankan gejala pilek pada bayi, terutama untuk mengurangi hidung mampet, agar bayi dapat beristirahat dengan tenang dan kembali sehat. Salah satu yang saya gunakan di rumah adalah nasal spray, merk Sterimar Baby.

Sterimar Baby Nasal Hygiene bisa dibilang termasuk nasal spray atau saline spray ya. Pengertian nasal menurut KBBI, terkait dengan udara melalui hidung. Sementara saline adalah cairan isotonik, atau larutan garam atau cairan infus. Spray sendiri merujuk kepada proses membuat cairan saline tadi menjadi semburan yang sangat halus (microdiffusion) sehingga tidak sakit ketika disemprotkan ke dalam hidung.

sterimar baby nasal spray

Setahu saya, soalnya ada teknik lain untuk menyemprotkan cairan saline dalam rangka nasal hygiene yang bukan menggunakan teknik spray. Biasanya digunakan untuk orang dewasa ya. Saudara saya pernah melakukannya atas petunjuk dokter. Tapi saya kok takut melihatnya, hehehe. Dengan teknik spray, rasanya lebih nyaman kalau buat bayi. IMHO.

Manfaat Sterimar Nasal Spray

Manfaat yang paling kerasa dari penggunaan nasal hygiene ini adalah untuk “membersihkan ingus”. Jadi yang tadinya ngumpul di hidung dan susah dikeluarkan, jadi meler dan plong gitu. Gimana ya bahasanya hihihi….

Intinya membantu pernapasannya jadi lebih nyaman saat pilek. Tapi cara bekerjanya berbeda dengan Vicks yang pelega hidung itu ya. Cara bekerjanya juga tidak menggunakan obat-obatan, melainkan menggunakan air laut yang diproses secara microdiffusion.

Klaim manfaat resminya, bahan baku, cara penggunaan,dll ada di kemasan, sebagai berikut, “Sterimar baby is a medical device and is recommended for cleansing your baby’s nose.

Disarankan di kemasannya, sterimar untuk bayi usia 0-3 tahun. Saya sendiri baru mencoba produk nasal spray ini saat anak saya usia 9 bulan.

Review Sterimar Nasal Hygiene

Kalau yang saya rasakan, cara bekerja dari Sterimar ini membersihkan dan melapisi membran hidung sehingga tetap lembab dan sehat. Saya sendiri pernah mencoba menggunakan Sterimar, dan terasa manfaatnya ya walaupun tidak seketika tapi memang ingusnya luruh.

Lalu ketika saya sedang flu, secara berkala saya semprot, mengurangi rasa tidak nyaman di hidung. Kalau tidak sedang common flu, namun saya merasakan ada alergi dingin, misalnya karena AC (AC membuat udara terlalu kering), saya juga pakai Sterimar ini. So far, terasa meringankan gejala.

Sebenarnya ada Sterimar yang khusus untuk dewasa ya. Namun, sejak pindah ke Surabaya, anak saya jarang pilek lagi. Jadi Sterimar Babynya saya yang pakai, hehehe.

Review Sterimar untuk Bayi Pilek

Cons

Sebagai penganut sabar dan gendong dalam pengobatan pilek, kami memang memahami kalau penggunaan nassal spray untuk bayi ini tidak wajib.

Pun perlu dipertimbangkan kenyamanan anak saat proses penyemprotannya. Karena di awal-awal, anak pasti curious kan. “Apaan ni dimasukin hidung guwe?!?!?” Kalau anak berontak ya bisa kecolok tuh (lihat gambar bagian ujung spray).

Pros

Namun berdasar pengalaman, terutama saat mau naik pesawat dalam kondisi anak pilek, kami biasanya memang semprotkan dulu (sudah konsul dokter juga) dan mendapatkan manfaatnya tadi.

Ketika sudah beberapa kali pakai pun, anak kami sudah nggak merasa terintimidasi lagi dengan ujung spray yang perlu dimasukkan ke hidung. Semprotannya pun halus banget, jadi sebenarnya tidak sakit.

Namun ya balik lagi, lihat bocahnya juga. Anak saya kebetulan kalem (kaya ibunya gitu 😜), bisa dikondisikan, jadi berasa lebih besar manfaat dari mudharatnya, imho.

sterimar untuk bayi

Cara Menggunakan Sterimar Baby

Cara menggunakan Sterimar Baby adalah sebagai berikut:

  1. Buka tutup produk Sterimar Nasal Hygiene,
  2. Secara lembut masukkan ujung nozzle (ujung bulat kecil di bagian atas kemasan produk) ke lubang hidung bayi,
  3. Tekan bagian nozzle yang bergerigi,
  4. Tunggu sesaat, ketika produk Sterimar Baby menyemburkan air dengan lembut,
  5. Tarik ujung nozzle nasal spray,
  6. Biarkan sisa cairan produk mengalir keluar dari lubang hidung sebelum mengelap hidung bayi,
  7. Ulangi langkah-langkah di atas untuk lubang hidung yang lain,
  8. Setelah itu, cuci nozzle dengan sabun dan air bersih, keringkan,
  9. Simpan produk dalam keadaan tertutup,
  10. Lakukan penyemprotan menggunakan Sterimar Baby 2-6 kali sehari setiap di perlukan di masing-masing lubang hidung.

Bahan Baku dan Ukuran Sterimar Baby

Komposisi utamanya adalah air laut 31,82 ml per 100 ml purified water, 100% natural. Diperkirakan dapat digunakan kurang lebih untuk 150 dosis.

Kemasan Sterimar sendiri dalam bentuk tabung spray ukuran 50 ml, sekitar satu genggaman orang dewasa. Tingginya sampai ujung nozzle kurang lebih 15 cm dan diameternya 4 cm.

Foto produk yang saya punya adalah foto kemasan lama ya….

Harga Sterimar Spray vs Harga Saline Spray untuk Bayi Lain

Yang perlu dipertimbangkan lagi mungkin adalah harganya ya. Cenderung pricey kalau dibanding tetes hidung, dll. Hanya jujur, saya belum pernah coba yang lain, jadi tidak bisa memberikan informasi perbandingan lebih lanjut.

Harga Sterimar: Rp 130.000,00 an.

Semoga review Sterimar bermanfaat untuk memberi gambaran ya, bagi teman-teman yang sedang mempertimbangkan beli produk ini. Kalau saran saya si, walaupun tidak perlu pakai resep, sebaiknya tetap konsultasi ke dokter ya….

Semoga kita semua sehat-sehat selalu. Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Review Transpulmin Balsam, Kehangatan yang Membantu Penyembuhan Flu pada Bayi

Karena saat newborn gayatri pernah demam (sepsis) sampai harus dirawat inap di perina, sampai sekarang saya punya semacam kekawatiran berlebih jika anak saya ini mengalami demam. Maklum mamah newbie. Walaupun sudah banyak edukasi melalui literatur ataupun ngobrol dengan dokter, namun jujur, perasaan gentar selalu menghinggapi saya saat menghadapi anak demam.

Better worry than sorry, prinsip saya. Hal itu yang membawa saya beberapa bulan lalu ke UGD RS premier bintaro jam 2 pagi. Hanya karena gayatri demam 3 hari. Setelah cek darah yang lumayan menghabiskan uang jajan, diagnosisnya Fluuu! Hihihi, emplu aja ampe ke UGD yak. Habisnya waktu itu belum keliatan tanda-tanda flunya sih, eh habis ke UGD sorenya mbeleerrr hidungnyaaaa.

Related post: Tips Menjaga Kesehatan Bayi

Dengan sopan dan maklum, dokter mengapresiasi kesigapan saya, saya sendiri menyadari jika hal tersebut bukan sigap tapi parno. Hehehe…. Beda kan ya!

hehehe

Dokter saat itu berpesan jika bayi saya demam lagi namun dengan tanda lain yang menyertai, seperti batuk atau pilek, better dilakukan home treatment. Namun apabila demam tanpa tanda lain sampai 4 hari, dokter menganjurkan untuk menghubungi dokter. Nah pesen dokter di UGD itu, home treatment yang perlu dilakukan saat bayi pilek adalah home treatment yang berkaitan dengan melegakan jalan napas dan membantu mengeluarkan dahak.

Related Post: Pengalaman Menggunakan Essential Oil

Setelah drama UGD tadi usai, gayatri sempat flu sekali lagi (ketularan saya). Saat ini saya ga sepanik sebelumnya…. modal nanya-nanya di grup emak-emak saya sedia beberapa senjata: balsam bayi transpulmin, penyedot ingus dan nasal cleaner. Yang nasal cleaner aku ceritain nanti di post terpisah yak. Yang mau aku review lebih dalam sekarang adalah si balsam transpulmin. Saya tahu produk ini dari WA group Ayo Semangat Ibu (ASI) dan WA group Birth Club Jan-Feb 2017. Produknya sendiri saya dapat dari Kumpulan Emak Blogger.

perlengkapan menghadapi anak flu

Ketika saya merasa Gayatri mulai batuk dan meler (ingus bening keluar dari hidungnya) setiap pagi dan sore menjelang malam saya mengoleskan transpulmin (warna putih) ke bagian dada dan punggungnya. Harapan saya dengan melakukan hal tersebut, gejala flu yang membuatnya merasa tidak nyaman dapat berkurang, dan dia dapat beristirahat dengan baik.

Benar, sebenarnya obat flu adalah kekebalan tubuh si anak. Kekebalan anak didapat dari asupan yang baik (ASI jika dia masih bayi) dan juga istirahat yang cukup. Namun, ada kalanya bayi ketika flu tidak dapat istirahat dengan baik, karena tubuhnya tidak nyaman dan juga hidungnya mampet. Ya sama lah dengan orang dewasa. Jika dia tidak dapat istirahat, hal ini akan memperburuh keadaannya.

Related Post: Tahapan Spa Bayi di Rumah untuk Kesehatan

Kekawatiran saya adalah flu yang diderita Gayatri berlarut-larut dan menyebabkan penyakit yang lebih serius. Syukurlah dengan penanganan yang tepat, si Ening dapat sembuh dalam waktu yang relatif singkat (sekitar 1 minggu). Salah satu langkah yang saya ambil ya dengan mengoleskan balsam ini. Tentu ini bukan satu-satunya ikhtiar yang saya lakukan. Namun saya rasa inilah, home treatment yang sangat efektif membantu penyembuhan Gayatri kemarin.

review transpulmin balsam

Deskripsi produk:

Transpulmin ini ada dua jenis ya Nyaaah, yang warna putih itu Transpulmin BB sementara yang kuning Transpulmin aja. Gunanya pun berbeda loh. Yang putih bisa untuk bayi, sementara yang kuning dapat digunakan sebagai balsam bagi anak di atas usia 2 tahun. Jangan sampai tertukar ya Nyaaah…. Nanti mak nyooosss…. Hehehehe….

dua macam transpulmin

Ingredients:

1 . Transpulmin BB Balsam Bayi

transpulmin BB balsam bayi muka ingred

2 . Transpulmin Balsam Keluarga

transpulmin balsam keluarga muka kuning

transpulmin balsam keluarga ingredients

Perbandingan komposisi kedua varian ini adalah, jika pada Transpulmin BB Balsam bayi hanya terdapat dua ingredients utama yaitu: Eucalyptol dan Chamomile. Pada Transpulmin Balsam Keluarga, selain kedua kandungan tersebut ada pula kandungan menthol, champor dan sage oil. Jadi yang balsam kuning rasanya memang lebih hangat ya Nyah, lebih cocok untuk anak-anak di atas usia 2 tahun.

perbandingan ingredients transpulmin

Cara penggunaan:

Untuk Transpulmin BB Balsam bayi cara penggunaannya adlah tingga dioles di dada dan punggung bayi (0-2 tahun). Sementara untuk produk Transpulmin Balsam keluarga, selain dioleskan di badan, balsam ini dapat juga digunakan sebagai bahan “uap” untuk melegakan pernapasan. Tentu saja untuk anak usia di atas 2 tahun ya Nyaaah…. Caranya dengan memasukkan balsam ke air panas, kemudian uapnya dihirup.

Manfaat:

  1. Yang paling banget banget banget saya rasakan manfaatnya adalah menghangatkan badan bayi saya saat terkena flu,
  2. Membantu melegakan pernapasan,
  3. Meredakan sakit kepala,
  4. Meredakan sakit punggung,
  5. Meredakan skit perut.

Harga:

Transpulmin BB Balsam Bayi (warna putih): Kurang lebih Rp 51.000,00 ukuran 10 gram. Transpulmin Balsam Keluarga (warna kuning): Kurang lebih Rp 50.000,00 ukuran 10 gram.

Sekarang saya tidak kawatir lagi jika Gayatri menunjukkan gejala flu, semoga  Nyonyah setelah membaca sharingku ini juga dapat manfaatnya Nyaah….

Namun jangan lupa kalau tidak membaik tetap harus hubungi dokter yaaa…. Salam sayang…..

Related Post: Review Bintaro Women and Children Center

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share