Tips Mempersiapkan Baju Bayi Baru Lahir

baju bayi baru lahir

Mempersiapkan baju bayi atau perlengkapan bayi baru lahir itu seru seru bingung. Hihihi…. Di artikel ini saya akan membahas spesifik pada mempersiapkan bajunya ya. Mulai dari tips memilih baju bayi, bagaimana mencuci baju bayi secara praktis dan juga beberapa hal lain yang sering terlewatkan saat mempersiapkan baju bayi.

Untuk artikel daftar perlengkapan bayi dan jumlahnya (must have item) juga sedang saya siapkan. Nanti akan saya post setelah lahiran ya, untuk sekalian saya pastikan apakah daftar yang saya siapkan sudah benar-benar efisien atau masih ada perlengkapan bayi yang saya beli yang masih mubazir. Mohon ditunggu ya!

1 . Tips Memilih Baju Bayi Baru Lahir

  • Sesederhana mungkin. Hindari aksesoris yang bisa membahayakan apabila tertelan atau mengganjal. Perhatikan juga apabila terdapat kancing di pakaian bayi, pastikan jahitannya kuat, untuk menghindari terlepas dan tertelan.
  • Pilih yang mudah dibuka dan juga yang mudah digunakan. Saya biasanya memilih yang bukaan depan, karena memudahkan saat menggunakan pakaian ke badan bayi, tinggal di miringkan ke kanan ke kiri sambil tangannya dimasukkan ke lengan. Dibandingkan dengan yang model kaos, yang harus memasukkan kepala bayi yang masih sangat ringkih ke lubang kerah.
  • Pilih yang bahannya lembut dan menyerap keringat.
  • Pilih yang aman (biasanya ada stiker SNI). Ketika mencuci perhatikan apakah bajunya luntur atau tidak.
  • Beli beberapa jenis model atau pakaian untuk menyesuaikan dengan situasi yang berbeda-beda. Misal yang kutung, yang lengan panjang, popok kain, celana pendek, celana panjang, celana buntung.
  • Tentu saja pilihan pakaian ini juga akan menyesuaikan dengan pilihan ibu. Apakah Ibu memilih untuk pakai diapers, pakai ppok kain atau clodi. Bayangkan nantinya ketika digunakan, ya…. Misalnya kalau pakai popok, tembus ke celana. Jika pakai jumpsuit maka harus ganti seluruh pakaian, sementara kalau pakai celana dan baju terpisah, hanya perlu ganti celana saja, dan seterusnya.
  • Beberapa Ibu memilih untuk menggunting merk pakaian. Saya sendiri memilih untuk tidak melakukannya.
  • Bayi baru lahir sangat cepat tumbuhnya, jadi ada baiknya memilih pakaian yang tidak terlalu ngepas dengan ukuran tubuh bayi. Kalau teman-teman membelinya sebelum persalinan, pilih saja beberapa ukuran yang bervariasi dari NB, 3 bulan sampai dengan 6 bulan.

2 . Tips Mencuci Baju Bayi

  • Baju bayi yang baru dibeli, wajib unuk dicuci terlebih dahulu ya…. Untuk menghindari adanya residu bahan-bahan kimia selama proses produksi baju dan juga debu-debu pada proses pemasaran.
  • Saya menggunakan mesin cuci, ketika mencuci saya pisahkan pakaian bayi dengan pakaian lainnya dan menyetel pencucian pada settingan Delicate.
  • Perhatikan proses membilas pakaian. Pastikan detergent telah terbilas dengan baik ya. Supaya kain tidak menjadi kaku serta sisa detergent tidak mengiritasi kulit bayi. Jika Teman-teman menggunakan detergent biasa memang harus memberikan concern lebih dalam proses pencucian dan pembilasan ya. Saya pribadi prefer pakai detergent bayi saat newborn, karena detergent bayi cenderung lebih mudah dibilas, tidak meninggalkan residu dan memang diformulasikan untuk kulit bayi.
  • Jemur segera setelah proses pencucian selesai, agar kuman dan bakteri tidak sempat berkembang di serat kain yang basah dan lembab.
  • Saat menjemur, jangan lupa dikibas-kibaskan terlebih dahulu ya. Supaya serat serat kainnya tidak mengerumbul atau mengkerut kerut. Saya biasa melakukan hal tersebut, sehingga kain jadi lebih lembut saat kering dan bahkan kadang tidak perlu disetrika lagi. Hehehe…. #tipsnyonyamalas Mayan banget lo Nyaaaaah, kalau ga ada ART kan energi kudu disimpen yeeee….
  • Kalau pakaian dijemur di luar ruangan, segera setelah kering masukkan pakaian ke dalam ruangan. Agar terhindar dari debu dan atau serangga. :) Sinar matahari memang bagus untuk membunuh kuman dan penyakit, tapi nggak perlu sampai dijemur berhari-hari juga kan…. Tar jadi keripik, wkwkwk….

3 . Review Produk Detergent Bayi

Saat mempersiapkan baju bayi baru lahir, untuk anak kedua saya. Saya mencoba produk detergent bayi dari Mama’s Choice. Nama Produknya Mama’s Choice Baby Detergent.

Produk ini adalah produk deterjen khusus bayi yang diformulasikan aman untuk bayi baru lahir atau yang memiliki kulit sensitif. Selain formulanya yang lembut, produk ini efektif membersihkan dan juga mengandung bahan antibakteri alami dari tea tree extract.

Bahan-bahan yang digunakan dalam produk ini adalah sebagai berikut:

Produknya tidak mengandung SLS/ SLES, tidak mengandung paraben/ formadehyde, tidak mengandung triclosan. Produk ini juga sudah mendapat izin Kemenkes RI dan juga sertifikasi Halal MUI ya….

Saya secara reguler menggunakan produk ini untuk pemakaian mesin cuci. Namun, produk ini bisa digunakan baik menggunakan mesin cuci ataupun pencucian tangan ya. Nggak panas di tangan.

Baunya produk ini cukup awet, dalam artian ketika dijemur tidak hilang berganti bau matahari. Namun tidak nyegrak gitu. Teksturnya detergentnya encer, hal ini sepertinya yang membuat proses pembilasannya menjadi optimal. Namun teman-teman perlu berhati-hati saat menuangkannya ke mesin cuci atau ember ya. Jangan terlalu bersemangat hihihi…. Pakai tutup botol untuk membantu mengukur takaran pakai.

Informasi lebih lanjut tentang produk ini bisa Teman-teman dapatkan di web Mama’sChoice atau media sosialnya di @mamaschoiceid.

Pembelian produk bisa dilakukan di Official Store Mamachoice di Shopee dengan harga Rp 79.000,00. Ada diskon tambahan untuk pembelian minimal Rp 150.000,00 (seluruh produk) dengan kode diskon MAMANYM.

4 . Membersihkan Mesin Cuci

Satu lagi tambahan dariku, tentang mempersiapkan baju bayi yang sering dilupakan oleh para orang tua adalah tentang kebersihan mesin cucinya. Jangan lupa untuk rutin membersihkan mesin cuci dan deep cleansing secara berkala ya kalau mencuci pakaian bayi atau perlengkapan bayi dengan mesin cuci.

Bagaimana cara membersihkan mesin cuci, teman-teman bisa mengacu pada website brand mesin cuci yang teman-teman pakai. Pada dasarnya kalau saya, tidak apa-apa menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian bayi, asalkan kita benar-benar memperhatikan cara pencuciannya dan juga kebersihan dari mesin cuci.

Demikian sharing dariku tentang cara memersiapkan baju bayi baru lahir versiku. Semoga bermanfaat yaaaaa!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Memilih Handsanitizer Aman untuk Anak, Review Mama’s Choice Moisturizing Hand Gel

handsanitizer aman

Memilih handsanitizer aman untuk anak atau bayi memang gampang-gampang susah. Di satu sisi, ibu harus mempertimbangkan efektivitas produk dalam melawan kuman penyakit. Di sisi lain, juga harus mempertimbangkan keamanan dan juga kelembutan produk handsanitizer tersebut di kulit anak.

Handsanitizer & Kesehatan Anak/ Bayi

Awalnya saya tidak terlalu concern dengan penggunan handsanitizer. Saya pikir penggunaan tisu basah saja cukup untuk membersihkan tangan anak, sebagai alternatif kalau tidak ada air dan sabun untuk cuci tangan. Sampai kemudian, saat traveling, Gayatri kena Bronchopneumonia (BP) dan harus dirawat di rumah sakit. Saat itu usianya kurang lebih 1,5 tahun.

Saya bingung, kenapa bisa terjadi, padahal tidak ada di antara saya dan suami yang merokok. Dalam perjalanan pun kami tidak berdekatan dengan perokok. Jawaban dari dokter adalah, bahwa kuman dan virus penyebab penyakit paru tersebut tidak hanya berpindah melalui udara, namun juga melalui sentuhan kulit atau barang yang disentuh anak.

Ya, namanya anak 1,5 tahun ya, masih masa oral…. Memang masanya suka memasukkan tangan ke mulutnya. Kadang, baru pegang apa juga, dia masukkan tangan ke mulut. Walaupun tampaknya bersih namun ada banyak kuman penyakit yang menempel di tangannya.

handsanitizer aman
Gayatri sekarang sudah 3 tahun.

Kuman dan penyakit tersebut baru akan “mati” saat kita mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer. Karena sabun dan juga bahan dalam handsanitizer dapat merusak lapisan luar kuman dan virus, sehingga akhirnya mereka inactive dan tidak dapat menyebabkan penyakit lagi. Pelajaran itulah yang kemudian saya ingat sampai sekarang.

Tidak hanya BP dan penyakit pernapasan, tercatat penularan penyakit-penyakit pencernaan seperti diare dan 80% penyakit lain terjadi akibat sentuhan. CDC pun menyatakan bahwa menjaga kebersihan tangan dapat mengurangi risiko penyakit akibat kuman hingga 40%.

Bahan yang Efektif untuk Handsanitizer

Sebelum membahas tentang bahannya, ada baiknya kita membahas sedikit tentang pengertian handsanitizer. Handsanitizer atau hand-rub, atau juga sering disebut dengan hand gel, adalah cairan pembersih tangan, yang kegunaannya adalah sebagai alternatif ketika tidak ada air dan sabun untuk mencuci tangan.

Handsanitizer juga digunakan dalam kondisi tangan secara kasat mata tidak ada noda/ kotoran ya…..

FDA (Food and Drug Administration) – semacam BPOMnya Amerika Serikat – pada 2019, mengeluarkan panduan tentang bahan-bahan apa yang dinilai efektif membunuh kuman penyakit. Bahan tersebut antara lain:

  • benzalkonium chloride,
  • ethyl alcohol, dan
  • isopropyl alcohol.

Ketiga bahan di atas, secara umum dinilai relatif tidak beracun bagi kesehatan manusia apabila digunakan dalam handsanitizer. Namun, memang beberapa bahan yang merupakan turunan alkohol memiliki kecenderungan untuk membuat kulit kering dan iritasi apabila digunakan terus menerus.

Oleh karena itu, beberapa orang tua ada kalanya menghindari penggunaan handsanitizer yang mengandung alkohol untuk anak balita/ bayinya. Hal ini bertujuan untuk melindungi kulit anak/ bayi yang masih sangat rentan iritasi. Karena bahkan untuk orang dewasa saja, penggunaan handsanitizer berbahan alkohol kerap membuat kulit kering, pecah-pecah dan terkelupas.

Review Produk Handsanitizer Anak: Mama’s Choice Moisturizing Hand Gel

handsanitizer untuk anak

Saya mendapatkan produk ini dari Mama’s Choice dan mencobanya sebelum membuat review ini. Sebagai orang tua saya senang dan mengapresiasi ada brand yang secara khusus membuat formulasi handssanitizer untuk bayi. Akhirnya ada produk yang bisa #KurangiWorry.

Deskripsi Produk

Pada kemasan disebutkan bahwa produk ini adalah produk hand-gel yang memiliki fungsi:

  • melembabkan kulit telapak tangan anak,
  • mengandung antibakteri untuk perlindungan dari kuman dan bakteri tanpa perlu dibilas.

Pada kemasannya terdapat klaim dermatologically tested, hypoallergenic tested, ada logo Halal MUI, BPOM NA 18200104789.

mama's choice moisturizing hand gel

Bahan/ Ingredients

  • Bahan aktif yang digunakan sebagai aktibakteri adalah Benzalkonium Chloride, bahan yang oleh FDA dinyatakan eligible untuk handsanitizer.
  • Bahan pelembab seperti Glycerin, Aloe Vera, Centella Asiatica.
  • Lemon oil sebagai aroma alami,
  • Bahan-bahan lain sebagai mana tercantum dalam kemasan sbb:
bahan alami mama's choice

Tekstur

Tekstur Mama’s Choice Moisturizing Hand Gel ini seperti aloe vera gel kental, namun tidak ada rasa lengket saat digunakan. Ketika diratakan di tangan, gel yang awalnya tampak kental menjadi lumer seperti air.

Yang unik, sebelum dikeluarkan dari kemasan, gel ini tidak mudah mengalir keluar dari botol. Bahkan saat botol dalam posisi terbalik, produk tidak tumpah sama sekali.

Saya senang si, soalnya, ketika Gayatri iseng mau mainan gelnya, dia tidak berhasil memencet gelnya keluar. Hahahaha!

handsanitizer untuk bayi
hand sanitizer

Review Penggunaan

  • Ada bau lemon yang sangat tipis dan segar,
  • Baunya tidak menyengat bahkan hampir tidak tercium, saya baru ngeh ada baunya bahkan setelah memeriksa ingredient dan menemukan ada bahan lemon oil, baru kemudian saya cium cium untuk memastikan, wkwkwk….
  • Setelah diratakan gel tidak lengket di tangan,
  • Jika terjilat tidak ada rasa pahit sama sekali,
  • Tidak menyebabkan kulit kering atau iritasi.

Where to Buy, Harga dan Voucher Diskon

Harganya Rp 39.000,00 per buah di Website atau Official Store Mama’s Choice di Shopee, klik link di sini.

Di Official Store Mama’s Choice di Shopee, ada DISKON TAMBAHAN pakai Kode Voucher MAMANYM untuk potongan Rp 25.000,00. Minimal pembelian Rp 150.000,00 (berlaku untuk seluruh produk Mama’s Choice).

Info lain tentang produk yang khusus diformulasi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan bayi bisa diakses juga di web mamaschoice atau akun IG @mamaschoiceid.

ps. Catatan Tambahan terkait Handsanitizer dan Covid-19

Penggunaan handsanitizer sendiri makin booming saat pandemi Covid-19 ya…. Terlebih setelah ada panduan dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) dan WHO yang menekankan kebersihan tangan sebagai salah satu pencegahan penularan virus ini.

Anjuran CDC terkait hand hygiene pada masa pandemi Covid-19 bagi petugas kesehatan adalah dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer berbasis alkohol minimal 60% ethanol atau 70% isopropanol sebagai bahan aktif.

Terkait dengan pandangan FDA tentang Benzalkonium Chloride sebagai bahan handsanitizer yang eligible, CDC menyatakan bahwa efektifitas bahan ini dalam membunuh kuman dan virus, berada di bawah efektivitas cuci tangan dan handsanitizer berbasis alkohol. Selengkapnya di sini.

handsanitizer covid 19

Menyikapi hal ini, saya sebagai orang tua si yang utama dan terutama adalah menjaga anak-anak saya tetap di rumah saja selama pandemi Covid-19 ini.

Untuk penggunaan handsanitizer kembali lagi sebagai orang tua, kita harus menimbang kondisi anak kita masing-masing dan juga kondisi lingkungan yang sedang dijalani.

Kalau di dalam rumah saja, dan tangan dalam kondisi tidak kotor secara kasat mata, maka saya kira handsanitizer alcohol free yang berbahan alami dan lembut seperti Mama’s Choice Moisturizing Hand Gel adalah pilihan yang relatif aman. Apalagi kalau memang kulit anaknya punya alergi atau sensitif.

Namun untuk orang tua yang harus bekerja di luar rumah, IMO, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan alcohol based handsanitizer adalah hal yang tidak dapat dielakkan. :)

Stay safe and stay healthy ya teman-teman! Salam sayaaaang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Tips Packing Barang Saat Traveling Bareng Bayi

Dulu saat masih single, saya dan suami tipe yang super praktis banget. Termasuk dengan barang bawaan saat traveling. Ringkes bin ajaib. Maka packing barang bukanlah momok, sampai negara api menyerang alias Gayatri lahir. Hahaha, kami punya anak, dan tiba-tiba saja barang bawaan menjadi berlipat ganda.

KURASI BARANG BAWAAN

Apalagi sekarang Gayatri sudah toddler ya. Dia sudah punya “barang favorit” sendiri yang biasanya dia “putuskan” untuk ikut dibawa kemanapun kami pergi.

“Nanti Kim dibawa ya. Kasian kalau ditinggal”, begitu katanya. Kim adalah boneka beruang berpakaian gadis Korea kesayangannya. Apalagi kalau tahu bawa mobil atau kendaraan sendiri. Maka list barang favorit kesayangan yang akan dibawa pasti bertambah panjang. Dari mulai buku Dinosaurus sampai sepeda roda 4.

Tugas saya tentulah jadi kurator. Mana yang HARUS dibawa, mana yang sekiranya BOLEH dibawa, mana yang sangat amat TIDAK PERLU dibawa. Hahaha…. Kadang negosiasi seperti ini yang bikin packing barang jadi lama dan ribet.

That’s why, kalau Gayatri mulai ikut turun tangan, packingnya ditunda biar agak selow. Hihihi….

SPARE WAKTU, JANGAN MUEPEEET!

Jadi walaupun saya dan suami sudah sering bepergian dengan bayi (mengingat kami pernah LDM), dan lumayan terlatih, kami tetap spare waktu yang cukup banyak untuk packing barang saat mau traveling bareng Gayatri.

Seperti saat mau liburan lebaran kemarin. Beberapa hari menjelang berangkat, saya sudah nyicil list dan juga nyicil menyiapkan barang apa saja yang perlu dibawa. Kebiasaan ini menurut saya adalah kebiasaan yang baik ya. Karena liburan jadi lebih nyaman dan lancar kalau semuanya sudah well prepared.

Pengalaman tahun lalu, saat packing barangnya nggak bagus, perjalanan jadi rada riweuh. Pasalnya, popok bayi ketinggalaaaaaan!!!! Hahaha…. Alhasil pas anak kami pup di perjalanan, kami langsung heboh nyari minimarket. Yang ternyata, paling dekatnya ada di 500 m. Hoaaaaaa, bauuuuuu!!!!

So, setelah kami beranjak lebih senior dalam dunia perorangtuaan, kami punya beberapa formula atau bisa dibilang tips ya…. Untuk dapat packing barang dengan rapi, efisien namun tetap kumplit, saat melakukan perjalanan bersama bayi.

Selain kurasi barang dan spare waktu diatas, setidaknya ada 2 hal yang perlu dilakukan:

  1. Menggunakan tas-tas kecil, pouch atau kompartemen di dalam koper atau travel bag.
  2. Menggunakan checklist.

Sounds like saya tu overly rajin gitu ya? Atau OCD? Wkwkwkwk…. Enggak kok. Malah sebaliknya, karena saya tu rada malas ribet di tempat tujuan, makanya mending saya agak ribet sedikit di persiapannya. Malas juga pas baliknya barang pada ketinggalan gitu…. Males banget lah….

So berikut adalah tips packing barang dari kami. Semoga bermanfaat yaaaa!

MENGGUNAKAN POUCH ATAU TAS DI DALAM TAS

Menggunakan pouch memudahkan saya mengorganisir barang di dalam koper. Terutama yang kecil-kecil seperti sabun, peralatan makan anak, makanan, obat-obatan, P3K, charger, make up, dll. Jadi tidak bercampur jadi satu.

Menggunakan pouch juga meminimalisasi bongkar-bongkar koper/ tas terlalu dalam, apabila ternyata ada yang perlu digunakan dalam perjalanan. Untuk hal ini, saya juga selalu memisahkan antara barang yang kemungkinan digunakan di perjalanan dan mana yang hanya digunakan di tempat tujuan, kedalam koper dan tas.

Last but not least, menggunakan pouch juga meminimalisasi ada barang yang tercecer karena jadi lebih mudah mengidentifikasinya, dicek per pouch.

Satu pouch favorit saya adalah seri Travel Kit dari Sleek Baby yang kolaborasi dengan Mbak Puty Puar. Bahannya kain blacu gitu, jadi nggak kaku dan nggak menuh-menuhin tempat. Selain itu satu pouch uda sepaket sama essential travel kit yang berisi perlengkapan kebersihan bayi. Jadi praktis banget dan wajib dibawa kalau traveling. Apalagi produknya ini yang alami tapi mengandung antiseptik gitu.

Saya bahas tentang Sleek Baby Tavel Kit ini di bagian bawah artikel ini ya….

MENGGUNAKAN CHECKLIST

Checklist is a must karena beberapa alasan sebagai berikut.

Yang pertama, karena kalau sudah punya anak, kegiatan packing sering banget multitasking bareng ngurusin anak. Jadi disambi-sambi. Naaaah, sebagaimana multitasking pada umumnya, hal ini menurunkan konsentrasi lo. Untuk itu perlu checklist atau catatan sebagai pengingat, sampai dimana ya tadi packingnya. Uda apa aja yang masuk ke koper dan mana yang belum.

Kedua, supaya lebih kelihatan mana barang yang harus diprioritasin, dan mana yang bisa dikeluarkan kalau ternyata kopernya nggak muat.

Yang ketigaaaaa…. adalah sebagai catatan pas packing pulang. Jangan sampai ada yang ketinggalan yak. Apalagi kalau nginepnya di penginapan atau hotel. Duh, males ngurusnya.

Kelihatannya ribet ya, harus nyatet nyatet dulu. Percayalah, usaha kecil itu bermanfaat besar banget loh. Buat saya si gitu ya. Hihihi….

Buat yang mager banget bikin checklist, saya bikinin nih checklist barang bayi yang perlu dibawa saat traveling. Bisa diunduh di bawah ini ya PRINTABLE CHECKLIST BARANG BAYI. Kalau yang buat orang dewasa perlu dibuatkan juga nggak? Nggak kali ya…. Hihihi….

REVIEW SLEEK BABY TRAVEL KIT

Seperti kata saya di tengah artikel tadi, paket travel kit dari Sleek Baby ini life saver banget buat yang mau traveling bareng bayi. Uda ada pouchnya yang gemes banget karena ada ilustrasi dari Mbak Puty Puar, ilustrator kesayangan ibuk ibuk seIndonesia Raya.

Trus gitu, isinya pun produk bayi, perlengkapan bersih-bersih kumplit ya. Dari Antibacterial 2in1 Hair & Body Liquid Soap (sabun sekaligus shampo bayi), sabun cuci piring dan perlengkapan makan bayi lainnya ( Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser), sabun cuci baju Sleek Baby Travel Wash daaaan Antibacterial Diaper Dream.

Semuanya mengandung antiseptik alami yang aman untuk bayi. Ini penting banget ya, kalau traveling menggunakan pembersih yang mengandung antiseptik. Apalagi buat bayi dan anak-anak yang masih dalam masa 1000 hari perlindungan.

Seslebor-slebornya saya, kalau anak baru dari perjalanan jauh atau dari playground, pasti saya mandiin pakai sabun yang mengandung antiseptik. Demi membunuh kuman yang dari luar bok.

Sebagai catatan, antiseptiknya Sleek Baby ini juga bukan triclosan ya. Jadi nggak perlu kawatir akan membunuh kuman baik dan mengakibatkan resistensi kuman jahat.

Favorit saya, selain si Sleek Baby 2 in 1 ini adalah Travel Wash-nya yang asli, beda dari yang lain. Jadi ini sebenernya sabun cuci pakaian tapi bentuknya gel kental gitu. Kita nggak perlu takut bakal tumpah di jalan. Ini adalah kemasan kedua ya. Pertama saya punya travel wash ini pas mudik tahun lalu.

Kalau Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleansernya saya pakai sejak Gayatri masih minum ASIP dulu. Buat nyuci botol susu ampuh banget ngilangin lemak. Jadi walaupun sekarang uda nggak nyusu lagi, masih sering saya pakai buat cuci makanan dan peralatan makannya.

Antibacterial Diaper Creamnya juga bisa dipakai bayi baru lahir, loh.

Keempat produk ini juga dikemas dalam ukuran yang travel friendly, jadi hemat tempat, dan nggak jadi beban kalau mau dibawa-bawa.

Oke banget si pokoknya. Consnya cuma satu: nggak semua minimarket jual. Tapi tenang, kita bisa beli secara online kok di KINO Official Store di Lazada. Dan mau liat info lainnya bisa langsung cek di Facebook Sleek Baby dan IG Sleek Baby.

Nah, kalau temen-temen, biasanya barang apa aja yang wajib dibawa waktu traveling? Ada tips dan trik khusus nggak untuk packing saat traveling bareng bayi? Sharing doooong!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share