Review Shampo Zwitsal Natural, Shampo Bebas SLS dan Paraben yang Super Affordable

Ketika menulis artikel tentang shampo Zwitsal ini, saya jadi flashback ke beberapa perbincangan dengan sesama ibu baru yang sedang nyari perlengkapan bayi tentang shampo bebas sls dan paraben. Kurang lebih percakapannya seperti ini….

“Mbak, emangnya produk shampo/ sabun bayi yang bagus itu selalu mahal ya?” tanya seorang kawan.

“Kriteria bagusnya gimana dulu ni?” saya tersenyum.

“Ya yang bebas sls, nggak mengandung paraben gitu lo mbaaak,” jawabnya.

“Ya yang mahal banyak memang mbaaa, tapi yang super affordable juga ada. Itu Zwitsal, ada yang sebotolnya (100ml) cuma sepuluh ribuan lo.”

Hehehe, beneraaaan banyak lo yang mengira kalau produk bayi yang bagus itu selalu mahal. Obrolan seperti ini sering muncul di antara ibu-ibu, apalagi jaman saya ibu baru. Di satu sisi masih banyak kekawatiran terhadap ingredients SLS (Sodium Lauryl Sulfate) yang bisa menyebabkan iritasi di kulit bayi, beberapa juga bingung terhadap pro kontra penggunaan bahan paraben. Namun di sisi lain, ibu-ibu juga perhitungan dengan budget toiletries bayi.

Tahun lalu saya sempat menulis tentang 4 sabun bayi non sls dan non paraben. Di daftar tersebut ada yang cukup mahal, namun ada yang terjangkau juga. Dan produk yang menurut saya sangat terjangkau dan kualitasnya bagus sehingga sering saya purchase adalah ya Zwitsal ini. Produk ini jadi solusi buat permasalahan yang diperbincangkan di atas.

Selain harganya yang affordable dan kualitasnya yang bagus, saya antusias dengan produk Zwitsal terutama yang varian Natural, karena walaupun ini produk uda ada dari kapan tahun, tapi mereka rajin improve formulanya. Saya ngeh soalnya saya suka merhatiin kemasannya. Dulu pas awal saya pakai, pas jaman Gayatri newborn, di kemasannya nggak ada tulisan “improved formula”. Nah yang terakhir saya beli adaaa…. Ketika suatu brand rajin improve formula, menurut saya, itu menunjukkan bahwa brand tersebut benar-benar concern pada kebutuhan/ keinginan konsumen dan tidak berhenti melakukan riset.

zwitsal shampo bayi bebas sls dan paraben

Related post: 4 Sabun Bayi Non SLS dan Non Paraben

Tapi sekarang saya nggak mau bahas sabunnya lagi, sekarang mau bahas shamponya. Kalau sabun saya menggunakan Zwitsal sejak Gayatri newborn, shampo Zwitsal baru saya coba pas Gayatri uda bisa berdiri. Berarti sekitar 6 bulan lalu ya. Masalah kepraktisan saja si sebenarnya. Karena dulu mandiin di bak, saya masih nervous jadi lebih nyaman pakai yang 2 in 1. Sekali sabunin sekalian shampoin.

Nah, sejak Gayatri bisa berdiri kan uda enak tuh, nggak terlalu kawatir bakal tergelincir masuk ember, jadi mulai pakai dua produk saat mandi: sabun dan shampo.

Rambut Gayatri sendiri sebenarnya tidak bermasalah. Dari lahir sudah cukup tebal, bahkan sempat dipanggil jabrik, hihihi. Tapi karena nggak pernah digundul, awalnya saya rada kawatir bakal jadi rontok dan tipis. Hihihi, ternyata itu mitos ya.

Walaupun begitu saya tetap cari perawatan rambut yang berkaitan dengan rambut hitam dan tebal. Supaya rambut yang memang dari awalnya sudah tebal tetap terjaga pertumbuhannya sampai nanti dia dewasa. Sayang aja kan kalau sudah ada bakat rambut tebal, tapi nggak terawat.

Yang saya coba adalah produk Zwitsal Natural. Mengapa dulu tertarik mencoba produk ini?

Yang pasti karena pengalaman bagus sebelumnya pakai produk Zwitsal baby bath 2in1nya ya, jadi nggak ragu. Saya cek di ingredients shampo ini, lagi-lagi tak ada SLS dan parabennya. Ditambah lagi ada bahan alami lidah buaya, kemiri dan seledrinya. Bahan-bahan tersebut terkenal berkhasiat membuat rambut tebal, hitam dan sehat.

Sebagai anak yang dulu tinggal bareng bersama nenek, saya familiar banget dengan perawatan-perawatan alami seperti itu. Bukan hal aneh bagi kami, kulit kepala kami adem adem dioles lidah buaya hasil petik dari kebun. Atau dioles minyak kemiri buatan sendiri. Tapi berhubung di Jakarta dan kerja juga, anak saya pakai produk yang siap pakai saja. Lebih praktis pastinya.

zwitsal shampo natural

Well, saya langsung aja bahas produknya ya….

Deskripsi Produk Shampo Zwitsal:

Zwitsal Baby Shampo Natural dengan Aloe Vera, Kemiri, Seledri.

Ingredients:

Water, Sodium Laureth Sulfate, Disodium Cocoamphodiacetate, Cocamidopropyl Betaine, Polyquaternium-7, Parfum, Citric Acid, Sodium Benzoate, Apium Graveolens (Celery) Root/ Seed Extract, Sodium Lactate, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Aleurites Moluccana Seed Extract, Panthenol, Etridonic Acid, Cl 42051, Cl 19140.

Sedikit keterangan atas ingredients:

  • Sodium Laureth Sulfate (SLES) berbeda dengan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) ya…. Sodium Laureth Sulfate dinyatakan di Paula’s choice ingredients dictionary sebagai bahan yang relatif aman.
  • Apium Graveolens (Celery) Root/ Seed Extract: Seledri.
  • Aloe Barbadensis Leaf Extract: Lidah buaya.
  • Aleurites Moluccana Seed Extract: Kemiri.

Fragrance:

Produk ini mengandung parfum ya, tapi bukan yang nyegrak gitu. Baunya cukup soft tapi cukup ampuh mengatasi bau matahari kalau dia habis berjemur, ataupun bau apek keringat. Jadinya rambutnya terjaga selalu segar. Seneng lah nyium nyiumin rambut Gayatri.

love love

Kemasan:

Harga: yang ukuran 100ml, saya beli di indomaret dekat kosan seharga Rp 11.500,00. Value for money banget kan! Kualitas bagus namun harganya bener-bener terjangkau. Saya juga punya yang kemasan pump ukuran 300ml harganya sekitar Rp 22.000,00.

Where to buy:

Dimana-mana ada iniiii…. mudah banget ditemukan. Di alfamart/ indomaret ada, baby shop apalagi, pasti ada.

Impression:

Rambut asli Gayatri tebal (banyak rambutnya) namun helaiannya tipis. Memiliki tekstur lurus dengan ikal gantung (keriting di bawah). Manfaat menggunakan shampo ini pada rambut dengan tipe seperti Gayatri adalah jadi tidak mudah kusut. Saya senang rambutnya tetap ada ikal alaminya, tapi ikalnya kelihatan cantik gitu. Rapi, hitam dan berkilau.

rambut bayi

Pertumbuhan rambut Gayatri dari bulan ke bulan.

Banyak yang mengomentari rambut Gayatri, katanya kriwil kriwil lucu. Dan walaupun tidak pernah digundul, pertumbuhan rambutnya tetap baik.

Saya menggunakan shampo setiap mandi, jadi dua kali sehari karena sering ada sisa susu atau makanan di rambutnya. Namun, walaupun sering keramas tidak mengakibatkan rambutnya jadi merah seperti anak layangan. Kulit kepalanya pun tidak menjadi kering, saya yakin karena selain tidak mengandung SLS, kandungan aloe veranya efektif menjaga kesehatan kulit kepalanya.

Fitur yang saya sukai dari Shampo Zwitsal:

  • tidak mengandung SLS,
  • tidak mengandung paraben,
  • hypoallergenic, sehingga relatif aman bagi bayi baru lahir sekalipun,
  • tidak pedih di mata,
  • mengandung bahan-bahan natural yang baik untuk kesehatan rambut dan kulit kepala,
  • ada kemasan ukuran kecil yang traveling friendly, ada juga yang besar berbentuk pump,
  • mudah ditemukan,
  • harganya terjangkau.

Demikian review dari saya, semoga bisa jadi masukan yang bermanfaat untuk Nyonyah-nyonyah yang sedang mencari produk perawatan bayi yang value for money namun kualitasnya bagus.

Terimakasih sudah mampir…. Salam sayang!

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Manfaat Baby Spa di Rumah dan Cara Mudah Melakukannya

SPA adalah singkatan dari Sanitas Per Aqua yang berarti perawatan tubuh yang menggunakan media air. Pertama-tama dikenal di Belgia merujuk pada pemandian air panas. Kesimpulan sederhananya spa adalah terapi bagi kesehatan tubuh yang menggunakan air hangat.

“Duh, Nyahhh…. Di rumah saya tidak ada kolam renang nih, jadi nggak bisa dong baby spa di rumah!”

Mmmmm…. Kalau dari web-nya IDAI si, baby spa memang TIDAK harus dengan berenang seperti yang hits di kalangan ibu-ibu jaman now ya. Dalam artikelnya, CMIIW, IDAI menyebutkan secara implisit bahwa terapi air tidak selalu sama artinya dengan berenang. Saya sendiri pun menyesuaikan tahap-tahap baby spa dengan peralatan yang ada di rumah. Cara mudah melakukan baby spa di rumah akan saya bahas di bawah yaaa…..

spa baby di rumah

Manfaat Baby Spa di Rumah

Saya pernah membaca di web bidan.ku ada 14 manfaat loh dari melakukan spa bayi. Kalau teman-teman pengen tahu lengkapnya bisa dilihat di sini.

Kalau saya pribadi yang saya rasakan dari rajinnya saya (aseeek, rajin) melakukan baby spa adalah 1) pertumbuhan Gayatri yang sangat baik, dilihat dari tinggi dan berat badannya yang selalu ada di warna hijau grafik KMS. Untuk 2) perkembangan motoriknya juga sangat baik. Kata adik saya yang fisioterapis, hal tersebut adalah manfaat tidak langsung dari baby spa yang melibatkan unsur pemijatan.

Manfaat lain dari spa bayi yang langsung terasa adalah 3) peningkatan kualitas tidur bayi. Gayatri biasanya kalau habis di-spa, boboknya jadi pules dan tenang.

love love

Kelebihan Spa Bayi di Rumah

Mungkin ada yang masih ragu untuk melakukan baby spa di rumah karena satu dan lain hal. Saya mau sharing sedikit nih. Saya memiliki pengalaman melakukan spa di rumah maupun di salon bayi. Keduanya tentu memiliki kelebihan masing-masing. Untuk spa di rumah, menurut saya kelebihannya adalah sebagai berikut:

1 . Membuat bayi merasa lebih nyaman.

Saya yakin kalau Gayatri bukan satu-satunya bayi yang sering nangis kalau dipijat orang asing. Hehehehe…. Soalnya kalau sedang pijat di salon bayi, sering banget denger bayi yang nangis gerung gerung. Demikian juga bayi saya, walaupun Gayatri sendiri adalah bayi yang doyan dipijat, tapi dia tetap rewel saat dipijat oleh orang asing.

Berbeda kalau di rumah, dia akan merasa lebih familiar dan nyaman. Selain familiar dengan pemijatnya (saya sebagai ibu), juga dengan suasana rumahnya.

2 . Menambah bonding antara orang tua dan anak.

Selama baby spa tentunya orang tua sambil melakukan kontak mata dan juga bisa sambil melakukan stimulasi dengan mengajaknya bicara atau bersenandung.
Saya berpendapat kalau proses memijat ini tidak hanya memuaskan bayi, tapi membuat saya sebagai ibu juga merasa bahagia saat berinteraksi dengannya lewat tatapan atau respon-respon lucu yang dia lakukan. Misal: tingkah konyolnya merem melek saat dipijat atau bagaiman saat bayi excited melihat kecipak air dan busa sabun.

It’s really fun! Both parent and baby deserve it!

3 . Lebih terjamin

Baby spa di rumah tentu memudahkan orang tua untuk memastikan kebersihan peralatan, air yang dipakai serta keamanan produk bayi yang digunakan. Karena tentu orang tua yang paling tahu kondisi bayinya dooong!

spa bayi di rumah

4 . Hemat

Jujurly speaking yaaak, dengan manfaat yang sama dan mungkin malah lebih banyak, rata-rata biaya yang digunakan untuk spa di rumah lebih murah loh. Coba deh itung-itung sendiri hehehe, sebelumnya saya pernah bahas price list salon bayi di Bintaro di sini.

5 . Fleksibel

Melakukan baby spa di rumah tentunya lebih fleksibel dalam hal waktu. Kita tidak terikat jadwal, tidak harus antri, dan bisa dilakukan kapanpun selama orang tua dan bayi siap.

Cara Melakukan Spa Bayi di Rumah

Beberapa waktu lalu saya mencoba produk Little Bee dari Tupperware (yak! Tupperware kesayangan ibuuuu, penasaran kaaaan penasaran kaaaannnn) dalam rangkaian baby spa yang saya lakukan di rumah untuk Gayatri. Kira-kira cara dan tahapannya sbb ya….

1 . Stimulasi Pijat

Tahapan ini jangan sampai kelewatan ya. Adik saya (fisioterapis yang concern ke masalah anak/ pediatri) dari Gayatri kecil memesankan untuk rajin-rajin memijat bayi. Nggak harus ke dukun bayi, kaya jaman dulu. Orang tua pun bisa memijat bayi sendiri. Apalagi sekarang sudah banyak panduannya ya. Sesuaikan saja mana pijatan yang sedang dibutuhkan bayi.

Dalam melakukan pemijatan, orang tua wajib kudu dan harus memperhatikan reaksi bayi ya. Agar terasa nyaman gunakan minyak atau baby oil sebagai media.

Kesan pertama saya menggunakan baby oil dari Little Bee tuh nyaman ya, tidak lengket dan mudah dibilas saat mandi di tahapan kedua. Saya juga senang karena produk ini mengandung aloe vera yang baik untuk melembabkan dan regenerasi kulit.

2 . Mandi/ Berendam

Part favorit Gayatri adalah mandiiiiiiii!!!!!! Dia bahkan sudah bisa bilang “Naniiii, naniiii”, sambil berusaha melepas diapersnya. Hahahaha! Saat mandi juga jadi momen yang menenangkan buat saya, soalnya saya suka wangi powdery musk dari Little Bee Baby Wash dan Little Bee Baby Shampoo.

Namun patut dipertimbangkan juga, tentang fragrance di produk bayi ya. Produk bayi yang fragrancenya kuat, cenderung mengiritasi kulit bayi, jika kulitnya sensitif.

manfaat spa bayi

Yang harus diperhatikan saat memandikan bayi adalah suhu air serta ingredients dari perlengkapan bayi. Pilih yang melembabkan dan tidak mengandung bahan iritan ya. Seperti kedua produk dari Little Bee Tupperware ini. Jangan sampai lupa waktu juga yaaaa! 15 menit maksimal agar bayi tidak kedinginan.

3 . Perawatan Kulit

Perawatan kulit bayi pada tahap ketiga ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan bayi masing-masing ya…. Kalau Gayatri saya menggunakan Little Bee Baby Lotion di seluruh tubuhnya. Tidak lengket loh! Cepat meresap lotionnya.

Beberapa ibu yang senang menggunakan bedak bagi bayinya, produk Little Bee Baby Powder memiliki kelebihan yaitu adanya bahan Allantoin yang selain mencegah iritasi kulit, juga mengikat partikel bedak agar tidak berhamburan.

setrong

Cukup mudah kan? Mengingat manfaatnya yang besar, saya yang (kadang) malas-malasan aja bisa jadi rajin, hihihi…. Semoga artikel ini membuat temen-temen yang masih ragu untuk melakukan baby sa sendiri di rumah jadi tambah semangat yaaa!

Terimakasih sudah berkunjung! Salam sayaaang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Memilih Detergen Bayi Bebas SLS

detergen bayi bebas sls

Saat diminta menyoba produk cairan pembersih pakaian bayi dari Purebaby, saya riset dulu tentang produk ini dan kemudian cukup tertarik dengan beberapa klaim yang diberikan oleh merk dagang ini. Terutama karena di kemasannya tercantum bahwa detergen bayi ini bebas SLS, hypoalergenik dan juga ramah lingkungan.

Poin ramah lingkungan memang beberapa waktu terakhir cukup menarik minat saya. Walaupun belum secara serius melaksanakannya, saya pernah sampai membeli Bastille Soap (sodaranya Castille Soap) sebagai alternatif sabun yang bisa dibilang 100% alami. Produk Bastille Soap ini bersifat plant base atau dari minyak-minyak yang dihasilkan tumbuhan dan tidak mengandung bahan kimia sintetis. Namun karena produk alami ini relatif mahal dan juga kurang praktis, maka saya undur, dan kembali menggunakan produk pabrikan biasa (yang sadly, mengandung SLS).

Beberapa klaim dari Purebaby tersebut di awal, membuat saya berharap kalau akhirnya saya menemukan produk yang as natural as possible, but still effective and affordable. Saya yakin teman-teman pun sebenarnya menginginkan hal yang sama. Pengen ada produk yang terjangkau, tetap membersihkan dengan baik dan yang pasti aman bagi bayi dan juga lingkungan.

detergen bayi bebas sls

Natural as possible, but still effective and affordable.

Sounds too good too be true ya?

Hehehe…. Untuk itu saya menerima produk tersebut dan menyobanya, serta membandingkan produk laundry liquid Purebaby dengan dua jenis sabun cuci yang saya miliki di rumah. Kedua produk pembanding tersebut adalah 1) produk pabrikan yang mengandung SLS yang biasa saya pakai serta 2) produk Bastille Soap. Maksud saya di sini membandingkan ketiga produk ini BUKAN untuk menyatakan bahwa produk yang tidak cocok bagi saya itu pasti jelek bagi teman-teman atau sebaliknya.

Dalam perbandingan yang akan saya lakukan, saya akan sampaikan poin-poinnya, sehingga semoga bisa jadi wawasan baru bagi teman-teman dan masukan dalam memilih mana produk yang tepat untuk kondisi masing-masing. Karena bagaimanapun kondisi serta apa yang dirasa penting bagi masing-masing orang kan bisa berbeda. Jadi hasil penilaiannya pun bisa berbeda pula.

Untuk memudahkan penyebutan maka saya akan menyebut produk pabrikan yang mengandung SLS yang biasa saya pakai dengan “Sabun SLS” sebagai pembanding pertama dan produk alami  sebagai pembanding kedua dengan sebutan “Bastille Soap”. Dalam membandingkan ketiga produk ini, saya akan menggunakan skala 1-5, dimana poin 1 adalah poin paling jelek (tidak saya sukai) dan poin 5 adalah poin paling bagus (paling saya sukai).

purebaby

Berikut adalah alasan dan penjelasan bagaimana saya menilai ketiga produk, sehingga menghasilkan penilaian dalam tabel:

Percobaan dan First Impression

Di gambar dibawah, Sabun SLS adalah sabun di gelas paling kiri, Purebaby di tengah dan Bastille Soap di paling kanan. Terlihat busa yang dihasilkan sabun SLS memang paling banyak dibandingkan sabun lain. Sementara busa paling sedikit dihasilkan oleh Bastille Soap. Jumlah sabun yang digunakan di masing-masing gelas sama, yaitu satu sendok makan. Mungkin hal ini disebabkan selain karena bahan baku juga karena tingkat kekentalan sabun yang berbeda.

detergen yang aman bagi bayi

Saya merendam sapu tangan yang sengaja saya beri noda kecap masing-masing sebanyak tiga tetes kecap. Kemudian saya merendamnya selama sepuluh menit. Untuk Sabun SLS dan Purebaby noda kecap hilang tanpa perlu dikucek hanya perlu diaduk-aduk di gelas, sementara di gelas Bastille Soap selain diaduk, perlu dilakukan pengucekan ringan agar nda kecap bersih sempurna. Pada akhirnya semua noda memang bersih, hanya usaha yang diperlukan saat menggunakan Bastille Soap lebih besar.

detergen bayi yang bagus

Saat pembilasan dilakukan, yang paling mudah dibilas dan terasa kesat adalah sapu tangan yang direndam Bastille Soap. Fakta yang sudah dapat diduga ya…. Yang paling licin di tangan setelah dibilas adalah sabun SLS. Purebaby sendiri cukup kesat dan mudah dibilas.

Saya kurang suka dengan bau Bastille Soap saat digunakan mencuci, baunya seperti minyak goreng. Berbeda dengan Purebaby yang wanginya lembut khas bayi. Namun untunglah, saat kering tidak ada bau minyak goreng yang tersisa.

Karena saya lebih suka pakaian Ning Gaya sedikit wangi (tidak menyengat) agar saat disimpan di lemari tetap segar dan tidak bau apek, saya prefer tidak menggunakan Bastille Soap. Namun, jika ada ibu yang lebih suka pakaian tidak berbau mungkin akan lebih menyukai Bastille Soap ya….

IMG_5129

Perbandingan Formula

Mengandung SLS?

Sabun Purebaby dan Bastille Soap sama-sama tidak mengandung SLS. Alih-alih SLS yang dinyatakan sebagai surfaktan yang merusak lingkungan dan dapat menimbulkan iritasi, kedua sabun ini menggunakan surfaktan berbasis tanaman.

Purebaby menggunakan minyak kelapa ditambah gula jagung sebagai agen pembersih noda (dalam ingredients di kemasan ditunjukkan dengan nama Alkyl Polygycoside). Sementara Bastille Soap yang saya punya berbahan dasar minyak kelapa, minyak biji bunga matahari dan minyak jarak.

Kalau sabun SLS nggak perlu ditanya lagi ya, hehehe, sesuai sebutan yang saya sematkan, produk yang saya miliki ini mengandung Sodium Lauryl Sulfate. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahan ini dinilai sebagai bahan yang merusak lingkungan serta berpotensi mengiritasi kulit. Cerita tentang SLS sebelumnya pernah saya bahas juga di artikel: 4 Sabun Mandi Bayi Bebas SLS.

Mengandung Anti Bakteri dan Anti Jamur?

Beberapa detergent bayi SLS mengandung bahan pengawet (misal Methylisotiazolinone) yang bekerja juga sebagai anti bakteri. Bahan itu memiliki risiko untuk kesehatan bayi. Purebaby sendiri mengandung N-Alkylaminopropyl Glycine yang merupakan anti jamur dan anti bakteri. Sementara Bastille Soap yang saya miliki tidak mengandung anti jamur maupun anti bakteri.

Terkait dengan Bastille Soap, sebenarnya masih bisa diakali dengan menambahkan essential oil dengan properti anti jamur dan atau anti bakteri seperti halnya lemon atau tea tree. Namun tentu saja penambahan EO ini mengakibatkan peningkatan biaya, mengingat EO harganya juga tidak murah.

Anti bakteri dan anti jamur ini penting buat saya, karena bakteri dan jamur kan berkeliaran dan tak kasat mata, apalagi saya biasanya mencuci dan menjemur pakaian di malam hari sampai kemudian diangkat di sore hari. Hal ini karena saya berkerja dari pagi sampai sore. Jadi potensi berbau apek karena bakteri dan jamur cukup besar. Belum lagi apabila hari mendung atau hujan.

Properti anti bakteri dan anti jamur juga saya percaya membantu meminimalisasi penyebaran penyakit.

setrong

Perbandingan Harga

Harga Sabun SLS yang saya miliki adalah Rp 55.000,00 / 800 ml atau sekitar Rp 68,00/ ml. Sebelas dua belas dengan harga Purebaby Laundry Liquid yang Sebesar Rp 59.000,00 / 900 ml atau sekitar Rp 65,00 / ml. Kedua produk ini saya beli dalam kemasan refill. Sementara Bastille Soap yang saya miliki tidak ada yang dalam kemasan refill sehingga saya membelinya dalam kemasan botol Rp 100.000,00 / 1 L atau sekitar Rp 100,00 / ml.

Sebagai perbandingan lagi, harga detergen cair biasa (yang bukan khusus bayi) paling sekitar 20 – 30 ribuan untuk 800 ml.

Apabila menggunakan Bastille Soap dan menambahkan essential oil, maka perlu juga memperhitungkan harga EO. Perkiraan EO harga termurah yang pernah saya tahu adalah sekitar Rp 50.000,00 / 10 ml. Penggunaannya hanya beberapa tetes si sebenarnya, jadi dikira-kira sendiri ya biayanya. Tetep pasti akan jauh di atas Sabun SLS dan Purebaby.

In My Humble Opinion

Dari tabel nilai, dapat disimpulkan kalau saya cukup terkesan dengan produk Purebaby ini. Bagi yang belum familiar dengan produk Purebaby Laundry Liquid, foto produknya adalah sebagai berikut:

pure baby laundry liquid

Resume Kelebihan Purebaby:

  • Mengandung bahan alami yang aman bagi lingkungan.
  • Tidak mengandung SLS yang dapat membuat iritasi.
  • Mengandung anti bakteri dan anti jamur.
  • Baunya lembut dan segar.
  • Harganya relatif terjangkau.

Intinya, harapan saya menemukan produk yang as natural as possible, but still effective and affordable berarti terpenuhi. Good job Purebaby! Bagi Nyonyah yang sedang mencari produk cairan pembersih pakaian bayi, saya rasa patut untuk mempertimbangkan produk ini.

PS.

Demi etika, saya tidak akan menyebutkan merk dagang produk sabun SLS yang saya gunakan. Namun yang pasti di ingredientsnya mengandung Sodium Lauryl Sulfate (agen pembersih) dan Methylisothiazolinone (pengawet). Sila cek produk detergen bayi yang digunakan di rumah masing-masing yaaaa!

Semoga artikel kali ini bermanfaat yaaaa! Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share