Manfaat Baby Spa di Rumah dan Cara Mudah Melakukannya

SPA adalah singkatan dari Sanitas Per Aqua yang berarti perawatan tubuh yang menggunakan media air. Pertama-tama dikenal di Belgia merujuk pada pemandian air panas. Kesimpulan sederhananya spa adalah terapi bagi kesehatan tubuh yang menggunakan air hangat.

“Duh, Nyahhh…. Di rumah saya tidak ada kolam renang nih, jadi nggak bisa dong baby spa di rumah!”

Mmmmm…. Kalau dari web-nya IDAI si, baby spa memang TIDAK harus dengan berenang seperti yang hits di kalangan ibu-ibu jaman now ya. Dalam artikelnya, CMIIW, IDAI menyebutkan secara implisit bahwa terapi air tidak selalu sama artinya dengan berenang. Saya sendiri pun menyesuaikan tahap-tahap baby spa dengan peralatan yang ada di rumah. Cara mudah melakukan baby spa di rumah akan saya bahas di bawah yaaa…..

spa baby di rumah

Manfaat Baby Spa di Rumah

Saya pernah membaca di web bidan.ku ada 14 manfaat loh dari melakukan spa bayi. Kalau teman-teman pengen tahu lengkapnya bisa dilihat di sini.

Kalau saya pribadi yang saya rasakan dari rajinnya saya (aseeek, rajin) melakukan baby spa adalah 1) pertumbuhan Gayatri yang sangat baik, dilihat dari tinggi dan berat badannya yang selalu ada di warna hijau grafik KMS. Untuk 2) perkembangan motoriknya juga sangat baik. Kata adik saya yang fisioterapis, hal tersebut adalah manfaat tidak langsung dari baby spa yang melibatkan unsur pemijatan.

Manfaat lain dari spa bayi yang langsung terasa adalah 3) peningkatan kualitas tidur bayi. Gayatri biasanya kalau habis di-spa, boboknya jadi pules dan tenang.

love love

Kelebihan Spa Bayi di Rumah

Mungkin ada yang masih ragu untuk melakukan baby spa di rumah karena satu dan lain hal. Saya mau sharing sedikit nih. Saya memiliki pengalaman melakukan spa di rumah maupun di salon bayi. Keduanya tentu memiliki kelebihan masing-masing. Untuk spa di rumah, menurut saya kelebihannya adalah sebagai berikut:

1 . Membuat bayi merasa lebih nyaman.

Saya yakin kalau Gayatri bukan satu-satunya bayi yang sering nangis kalau dipijat orang asing. Hehehehe…. Soalnya kalau sedang pijat di salon bayi, sering banget denger bayi yang nangis gerung gerung. Demikian juga bayi saya, walaupun Gayatri sendiri adalah bayi yang doyan dipijat, tapi dia tetap rewel saat dipijat oleh orang asing.

Berbeda kalau di rumah, dia akan merasa lebih familiar dan nyaman. Selain familiar dengan pemijatnya (saya sebagai ibu), juga dengan suasana rumahnya.

2 . Menambah bonding antara orang tua dan anak.

Selama baby spa tentunya orang tua sambil melakukan kontak mata dan juga bisa sambil melakukan stimulasi dengan mengajaknya bicara atau bersenandung.
Saya berpendapat kalau proses memijat ini tidak hanya memuaskan bayi, tapi membuat saya sebagai ibu juga merasa bahagia saat berinteraksi dengannya lewat tatapan atau respon-respon lucu yang dia lakukan. Misal: tingkah konyolnya merem melek saat dipijat atau bagaiman saat bayi excited melihat kecipak air dan busa sabun.

It’s really fun! Both parent and baby deserve it!

3 . Lebih terjamin

Baby spa di rumah tentu memudahkan orang tua untuk memastikan kebersihan peralatan, air yang dipakai serta keamanan produk bayi yang digunakan. Karena tentu orang tua yang paling tahu kondisi bayinya dooong!

spa bayi di rumah

4 . Hemat

Jujurly speaking yaaak, dengan manfaat yang sama dan mungkin malah lebih banyak, rata-rata biaya yang digunakan untuk spa di rumah lebih murah loh. Coba deh itung-itung sendiri hehehe, sebelumnya saya pernah bahas price list salon bayi di Bintaro di sini.

5 . Fleksibel

Melakukan baby spa di rumah tentunya lebih fleksibel dalam hal waktu. Kita tidak terikat jadwal, tidak harus antri, dan bisa dilakukan kapanpun selama orang tua dan bayi siap.

Cara Melakukan Spa Bayi di Rumah

Beberapa waktu lalu saya mencoba produk Little Bee dari Tupperware (yak! Tupperware kesayangan ibuuuu, penasaran kaaaan penasaran kaaaannnn) dalam rangkaian baby spa yang saya lakukan di rumah untuk Gayatri. Kira-kira cara dan tahapannya sbb ya….

1 . Stimulasi Pijat

Tahapan ini jangan sampai kelewatan ya. Adik saya (fisioterapis yang concern ke masalah anak/ pediatri) dari Gayatri kecil memesankan untuk rajin-rajin memijat bayi. Nggak harus ke dukun bayi, kaya jaman dulu. Orang tua pun bisa memijat bayi sendiri. Apalagi sekarang sudah banyak panduannya ya. Sesuaikan saja mana pijatan yang sedang dibutuhkan bayi.

Dalam melakukan pemijatan, orang tua wajib kudu dan harus memperhatikan reaksi bayi ya. Agar terasa nyaman gunakan minyak atau baby oil sebagai media.

Kesan pertama saya menggunakan baby oil dari Little Bee tuh nyaman ya, tidak lengket dan mudah dibilas saat mandi di tahapan kedua. Saya juga senang karena produk ini mengandung aloe vera yang baik untuk melembabkan dan regenerasi kulit.

2 . Mandi/ Berendam

Part favorit Gayatri adalah mandiiiiiiii!!!!!! Dia bahkan sudah bisa bilang “Naniiii, naniiii”, sambil berusaha melepas diapersnya. Hahahaha! Saat mandi juga jadi momen yang menenangkan buat saya, soalnya saya suka wangi powdery musk dari Little Bee Baby Wash dan Little Bee Baby Shampoo.

Namun patut dipertimbangkan juga, tentang fragrance di produk bayi ya. Produk bayi yang fragrancenya kuat, cenderung mengiritasi kulit bayi, jika kulitnya sensitif.

manfaat spa bayi

Yang harus diperhatikan saat memandikan bayi adalah suhu air serta ingredients dari perlengkapan bayi. Pilih yang melembabkan dan tidak mengandung bahan iritan ya. Seperti kedua produk dari Little Bee Tupperware ini. Jangan sampai lupa waktu juga yaaaa! 15 menit maksimal agar bayi tidak kedinginan.

3 . Perawatan Kulit

Perawatan kulit bayi pada tahap ketiga ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan bayi masing-masing ya…. Kalau Gayatri saya menggunakan Little Bee Baby Lotion di seluruh tubuhnya. Tidak lengket loh! Cepat meresap lotionnya.

Beberapa ibu yang senang menggunakan bedak bagi bayinya, produk Little Bee Baby Powder memiliki kelebihan yaitu adanya bahan Allantoin yang selain mencegah iritasi kulit, juga mengikat partikel bedak agar tidak berhamburan.

setrong

Cukup mudah kan? Mengingat manfaatnya yang besar, saya yang (kadang) malas-malasan aja bisa jadi rajin, hihihi…. Semoga artikel ini membuat temen-temen yang masih ragu untuk melakukan baby sa sendiri di rumah jadi tambah semangat yaaa!

Terimakasih sudah berkunjung! Salam sayaaang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Memilih Detergen Bayi Bebas SLS

detergen bayi bebas sls

Saat diminta menyoba produk cairan pembersih pakaian bayi dari Purebaby, saya riset dulu tentang produk ini dan kemudian cukup tertarik dengan beberapa klaim yang diberikan oleh merk dagang ini. Terutama karena di kemasannya tercantum bahwa detergen bayi ini bebas SLS, hypoalergenik dan juga ramah lingkungan.

Poin ramah lingkungan memang beberapa waktu terakhir cukup menarik minat saya. Walaupun belum secara serius melaksanakannya, saya pernah sampai membeli Bastille Soap (sodaranya Castille Soap) sebagai alternatif sabun yang bisa dibilang 100% alami. Produk Bastille Soap ini bersifat plant base atau dari minyak-minyak yang dihasilkan tumbuhan dan tidak mengandung bahan kimia sintetis. Namun karena produk alami ini relatif mahal dan juga kurang praktis, maka saya undur, dan kembali menggunakan produk pabrikan biasa (yang sadly, mengandung SLS).

Beberapa klaim dari Purebaby tersebut di awal, membuat saya berharap kalau akhirnya saya menemukan produk yang as natural as possible, but still effective and affordable. Saya yakin teman-teman pun sebenarnya menginginkan hal yang sama. Pengen ada produk yang terjangkau, tetap membersihkan dengan baik dan yang pasti aman bagi bayi dan juga lingkungan.

detergen bayi bebas sls

Natural as possible, but still effective and affordable.

Sounds too good too be true ya?

Hehehe…. Untuk itu saya menerima produk tersebut dan menyobanya, serta membandingkan produk laundry liquid Purebaby dengan dua jenis sabun cuci yang saya miliki di rumah. Kedua produk pembanding tersebut adalah 1) produk pabrikan yang mengandung SLS yang biasa saya pakai serta 2) produk Bastille Soap. Maksud saya di sini membandingkan ketiga produk ini BUKAN untuk menyatakan bahwa produk yang tidak cocok bagi saya itu pasti jelek bagi teman-teman atau sebaliknya.

Dalam perbandingan yang akan saya lakukan, saya akan sampaikan poin-poinnya, sehingga semoga bisa jadi wawasan baru bagi teman-teman dan masukan dalam memilih mana produk yang tepat untuk kondisi masing-masing. Karena bagaimanapun kondisi serta apa yang dirasa penting bagi masing-masing orang kan bisa berbeda. Jadi hasil penilaiannya pun bisa berbeda pula.

Untuk memudahkan penyebutan maka saya akan menyebut produk pabrikan yang mengandung SLS yang biasa saya pakai dengan “Sabun SLS” sebagai pembanding pertama dan produk alami  sebagai pembanding kedua dengan sebutan “Bastille Soap”. Dalam membandingkan ketiga produk ini, saya akan menggunakan skala 1-5, dimana poin 1 adalah poin paling jelek (tidak saya sukai) dan poin 5 adalah poin paling bagus (paling saya sukai).

purebaby

Berikut adalah alasan dan penjelasan bagaimana saya menilai ketiga produk, sehingga menghasilkan penilaian dalam tabel:

Percobaan dan First Impression

Di gambar dibawah, Sabun SLS adalah sabun di gelas paling kiri, Purebaby di tengah dan Bastille Soap di paling kanan. Terlihat busa yang dihasilkan sabun SLS memang paling banyak dibandingkan sabun lain. Sementara busa paling sedikit dihasilkan oleh Bastille Soap. Jumlah sabun yang digunakan di masing-masing gelas sama, yaitu satu sendok makan. Mungkin hal ini disebabkan selain karena bahan baku juga karena tingkat kekentalan sabun yang berbeda.

detergen yang aman bagi bayi

Saya merendam sapu tangan yang sengaja saya beri noda kecap masing-masing sebanyak tiga tetes kecap. Kemudian saya merendamnya selama sepuluh menit. Untuk Sabun SLS dan Purebaby noda kecap hilang tanpa perlu dikucek hanya perlu diaduk-aduk di gelas, sementara di gelas Bastille Soap selain diaduk, perlu dilakukan pengucekan ringan agar nda kecap bersih sempurna. Pada akhirnya semua noda memang bersih, hanya usaha yang diperlukan saat menggunakan Bastille Soap lebih besar.

detergen bayi yang bagus

Saat pembilasan dilakukan, yang paling mudah dibilas dan terasa kesat adalah sapu tangan yang direndam Bastille Soap. Fakta yang sudah dapat diduga ya…. Yang paling licin di tangan setelah dibilas adalah sabun SLS. Purebaby sendiri cukup kesat dan mudah dibilas.

Saya kurang suka dengan bau Bastille Soap saat digunakan mencuci, baunya seperti minyak goreng. Berbeda dengan Purebaby yang wanginya lembut khas bayi. Namun untunglah, saat kering tidak ada bau minyak goreng yang tersisa.

Karena saya lebih suka pakaian Ning Gaya sedikit wangi (tidak menyengat) agar saat disimpan di lemari tetap segar dan tidak bau apek, saya prefer tidak menggunakan Bastille Soap. Namun, jika ada ibu yang lebih suka pakaian tidak berbau mungkin akan lebih menyukai Bastille Soap ya….

IMG_5129

Perbandingan Formula

Mengandung SLS?

Sabun Purebaby dan Bastille Soap sama-sama tidak mengandung SLS. Alih-alih SLS yang dinyatakan sebagai surfaktan yang merusak lingkungan dan dapat menimbulkan iritasi, kedua sabun ini menggunakan surfaktan berbasis tanaman.

Purebaby menggunakan minyak kelapa ditambah gula jagung sebagai agen pembersih noda (dalam ingredients di kemasan ditunjukkan dengan nama Alkyl Polygycoside). Sementara Bastille Soap yang saya punya berbahan dasar minyak kelapa, minyak biji bunga matahari dan minyak jarak.

Kalau sabun SLS nggak perlu ditanya lagi ya, hehehe, sesuai sebutan yang saya sematkan, produk yang saya miliki ini mengandung Sodium Lauryl Sulfate. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahan ini dinilai sebagai bahan yang merusak lingkungan serta berpotensi mengiritasi kulit. Cerita tentang SLS sebelumnya pernah saya bahas juga di artikel: 4 Sabun Mandi Bayi Bebas SLS.

Mengandung Anti Bakteri dan Anti Jamur?

Beberapa detergent bayi SLS mengandung bahan pengawet (misal Methylisotiazolinone) yang bekerja juga sebagai anti bakteri. Bahan itu memiliki risiko untuk kesehatan bayi. Purebaby sendiri mengandung N-Alkylaminopropyl Glycine yang merupakan anti jamur dan anti bakteri. Sementara Bastille Soap yang saya miliki tidak mengandung anti jamur maupun anti bakteri.

Terkait dengan Bastille Soap, sebenarnya masih bisa diakali dengan menambahkan essential oil dengan properti anti jamur dan atau anti bakteri seperti halnya lemon atau tea tree. Namun tentu saja penambahan EO ini mengakibatkan peningkatan biaya, mengingat EO harganya juga tidak murah.

Anti bakteri dan anti jamur ini penting buat saya, karena bakteri dan jamur kan berkeliaran dan tak kasat mata, apalagi saya biasanya mencuci dan menjemur pakaian di malam hari sampai kemudian diangkat di sore hari. Hal ini karena saya berkerja dari pagi sampai sore. Jadi potensi berbau apek karena bakteri dan jamur cukup besar. Belum lagi apabila hari mendung atau hujan.

Properti anti bakteri dan anti jamur juga saya percaya membantu meminimalisasi penyebaran penyakit.

setrong

Perbandingan Harga

Harga Sabun SLS yang saya miliki adalah Rp 55.000,00 / 800 ml atau sekitar Rp 68,00/ ml. Sebelas dua belas dengan harga Purebaby Laundry Liquid yang Sebesar Rp 59.000,00 / 900 ml atau sekitar Rp 65,00 / ml. Kedua produk ini saya beli dalam kemasan refill. Sementara Bastille Soap yang saya miliki tidak ada yang dalam kemasan refill sehingga saya membelinya dalam kemasan botol Rp 100.000,00 / 1 L atau sekitar Rp 100,00 / ml.

Sebagai perbandingan lagi, harga detergen cair biasa (yang bukan khusus bayi) paling sekitar 20 – 30 ribuan untuk 800 ml.

Apabila menggunakan Bastille Soap dan menambahkan essential oil, maka perlu juga memperhitungkan harga EO. Perkiraan EO harga termurah yang pernah saya tahu adalah sekitar Rp 50.000,00 / 10 ml. Penggunaannya hanya beberapa tetes si sebenarnya, jadi dikira-kira sendiri ya biayanya. Tetep pasti akan jauh di atas Sabun SLS dan Purebaby.

In My Humble Opinion

Dari tabel nilai, dapat disimpulkan kalau saya cukup terkesan dengan produk Purebaby ini. Bagi yang belum familiar dengan produk Purebaby Laundry Liquid, foto produknya adalah sebagai berikut:

pure baby laundry liquid

Resume Kelebihan Purebaby:

  • Mengandung bahan alami yang aman bagi lingkungan.
  • Tidak mengandung SLS yang dapat membuat iritasi.
  • Mengandung anti bakteri dan anti jamur.
  • Baunya lembut dan segar.
  • Harganya relatif terjangkau.

Intinya, harapan saya menemukan produk yang as natural as possible, but still effective and affordable berarti terpenuhi. Good job Purebaby! Bagi Nyonyah yang sedang mencari produk cairan pembersih pakaian bayi, saya rasa patut untuk mempertimbangkan produk ini.

PS.

Demi etika, saya tidak akan menyebutkan merk dagang produk sabun SLS yang saya gunakan. Namun yang pasti di ingredientsnya mengandung Sodium Lauryl Sulfate (agen pembersih) dan Methylisothiazolinone (pengawet). Sila cek produk detergen bayi yang digunakan di rumah masing-masing yaaaa!

Semoga artikel kali ini bermanfaat yaaaa! Salam sayang!

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share

Review Perlengkapan Bayi Mothercare Toiletries

Satu hal yang saya pelajari setelah satu tahun lebih mengurus Gayatri anak saya adalah: kalau ada perubahan pada kondisi kulit bayi kita, jangan panik dan langsung menyimpulkan kalau kulit bayi kita sensitif…. Bisa jadi hanya karena tidak cocok dengan udara atau tidak cocok dengan kandungan perlengkapan bayi yang kita berikan.

Ya, sedikit banyak seperti wajah kita ya. Kalau skincare-nya nggak cocok kan kadang ada reaksi tertentu. Cuma kalau di orang dewasa kan lebih santai ya menghadapinya.

Kalau bocah…. waduuuu garuk garuk melulu. Padahal merah-merahnya dikit, cuma karena kepanasan dan keringetan doang, tapi garuk-garuknya uda kaya ekskavator ngegaruk kali Ciliwung. Semangat 45. Lecet dimana-mana. Jadi PR baru, ngobati luka-lukanya.

hiks

Hihihi, ada yang ngalamin hal yang sama nggak?

Saya ngalamin. Gayatri kena biang keringat ringan gitu, tapi karena saya nggak berani ngasih bedak tabur untuk meminimalisasi rasa gatalnya. Hal itu karena kami berdua sama-sama alergi debu, kalau bengek kan tambah repotttt. Solusinya waktu itu adalah nyari bedak cair.

Tapi nggak sembarang bedak cair. Saat itu di rumah memang ada bedak cair untuk orang dewasa. Tapi ada kandungan Calamine-nya. Saya nggak berani ngasih itu ke anak saya,, karena selain ada tulisan tidak untuk bayi, di webnya Paula’s Choice Calamine juga dibilang bisa bikin iritasi. Hasil googling, membuat saya menemukan produk Mothercare All We Know Liquid Talc.

Terhitung per hari ini kira-kira sudah hampir 5 bulan Gayatri menggunakan produk Liquid Talc dari Mothercare, kira-kira yang kami gunakan sudah sebanyak ini:

mothercare liquid talcYang kempot itu punya Gayatri yang lama, sementara yang masih gendut itu yang baru. Selain produk yang Liquid Talc, rangkaian Mothercare Toiletries masih ada lagi. Yang pernah Gayatri coba lainnya adalah Body Wash dan Lotion. Saya review satu-satu yaaaakkk….

perlengkapan bayi mothercare toiletries

1 . Mothercare All We Know Liquid Talc

Yang paling saya sukai dari produk ini adalah, kemampuannya menyerap keringat, sensasi ademnya (soothing) dan kemampuannya mengurangi rasa gatal. Jadi bukan demi wangi-wangi dan kelihatan habis mandi aja ya…. Wkwkwk….

Seperti yang saya ceritakan di atas. Awal mula pertemuan saya dengan produk ini adalah karena Gayatri kadang kena biang keringat ringan. Untuk menghindari kerusakan (lecet, dll) lebih lanjut karena kegatelan tangannya atau karena gesekan, saya oleskan krim ini. Daerah yang paling sering dioles adalah leher dan di bagian perut yang terkena karet diapers.

Saya sempat mengabadikan salah satu momen gatelnya sbb:

mothercare before after

Kalau uda oles-oles, biasanya tangannya nggak garuk-garuk lagi. Saya menyimpulkan gatalnya uda mereda. Biang keringatnya karena memang nggak pernah yang parah-parah banget, biasanya besoknya sudah hilang.

Saya juga tidak kawatir mengolesinya sering-sering (setiap setelah mandi + kalau cuaca panas) karena produk ini berbahan natural serta tidak mengandung paraben. Selain itu saat lotionnya kering juga tidak menimbulkan banyak serbuk yang saya kawatirkan akan mengganggu pernapasan Gayatri (dan saya juga sik, maklum bengek, hehehe).

Selidik punya selidik, kandungan Chamomile di dalam produk ini memang bisa mengurangi rasa gatal. Dan tidak seperti Calamine, natural extract Chamomile ini mild banget, jadi aman bagi bayi sekalipun.

Selain untuk membantu mengurangi rasa gatal, saya sering menggunakan produk ini sebagai after sun, karena sifatnya yang soothing. Jadi kalau habis kepanasan di luar ruangan/ terpapar sinar matahari, efeknya nyesss…. 11-12 seperti produk Aloe Vera.

Bahan-bahan lengkapnya nya sebagai berikut:

mothercare liquid talc ingredients

Kalau teliti membaca di urutan atas ada tapioka stach-nya tuuuuhhh, mengingatkanku pada nasihat simbah-simbah di kampung. Kalau bayi-bayi biang keringat dikasih tepung tapioka biar sembuh. Dan it’s works! Kearifan lokal yang melegenda. But Mothercare do better lagi dengan menambahkan ekstrak chamomile dan olive fruit oil, dn mengemasnya ke dalam kemasan tube yang praktis dan higienis.

2 . Mothercare All We Know Baby Lotion

Lotionnya tidak terlalu kental, saya suka teksturnya. Jadi mudah menyerap di kulit bayi dan tidak lengket. Seperti juga Liquid Talc, lotion ini ngademin kulit. Bedanya setelah penggunaan, lotion tidak berubah menjadi talc, melainkan meresap ke kulit seperti pelembab. Eh, emang pelembab ding…. Hehehe….

Bahan-bahannya sebagai berikut:

mothercare baby lotion ingredients

Waktu terbaik untuk menggunakan produk ini adalah setelah mandi yaaak!

3 . Mothercare All We Know Baby Body Wash

Ngomongin sabun ada dua hal yang jadi poin utama saya: “bikin kering nggak?” dan “baunya nyegrak nggak?”. Dan jawaban untuk kedua hal ini adalah enggaaaaakkkk! Saya sih menduganya, sabun ni tidak bikin kering karena mengandung Olive Oil ya yang bersifat Emollient. Jadi saat membersihkan, produk ini sekaligus melembabkan.

Terus baunya juga lembuuuut banget. Saya suka!

Bahan-bahan lainnya sebagai berikut:

mothercare bodywash ingredients

Kalau melihat di kandungannya ada Sodium Laureth Sulfate, jangan salah sangka dulu ya. Sodium Laureth Sulfate (SLeS) berbeda dengan Sodium Lauryl Sulfate (SLS). SLeS dikenal memiliki formula yang gentle, lebih lembut dari SLS, serta tidak menimbulkan iritasi sehingga relatif aman untuk digunakan dalam perawatan kulit anak.

Dua produk di atas (Body Wash dan Lotion) baru saya coba, jadi review di atas merupakan first impression. Saya berani “nyoba-nyoba” produk bayi ini karena kepercayaan saya terhadap brand Mothercare. Semacam ada keyakinan jaminan mutu, Mothercare gitu loh. Bikin jaket aja brand ini teliti banget. Kelihatan di setiap cutting dan jahitannya, kalau dia memahami betul apa yang jadi problem orang tua.

Selain itu juga karena sudah riset sedikit-sedikit tentang ingredients produknya.

Ingredients:

Balik lagi ke masalah sensitif di awal tadi, agar tidak terlalu parno, yang perlu diingat adalah memilih produk yang bahan bakunya aman. Tidak harus membeli produk untuk kulit sensitif, untuk kulit normal asal kandungan bahannya alami dan aman pun patut untuk dicoba. Seperti juga bahan yang dinyatakan sebagai keunggulan dari ketiga produk di atas:

1 . Menggunakan Natural Extract

  • Olive Fruit Oil : Seperti yang saya sebutkan di atas, Olive Fruit Oil bersifat emollients. Cara kerjanya adalah mempertahankan kelembaban kulit, jadi kulit bayi kita yang masih cantik dan lembut alias delicate pun tetap terpelihara.
  • Ekstrak Chamomile : Bahan ini ratingnya Best loh di Ingredients Dictionary. Mantep surentep. Manfaatnya adalah sebagai soothing agent yang bisa meredakan gejala iritasi. Namun tetap harus diperhatikan juga ya iritasinya kenapa. Supaya kalau berlarut-larut bisa dikonsultasikan juga pada dokter/ bidan.

2 . Paraben Free

Yap, saya tahu si kalau sebenarnya isu paraben ini masih kontroversial. But, saya sampaikan di sini buat Nyonyah-nyonyah yang extra cautious bisa tenang dan yakin kalau mau beli produk-produk di atas.

3 . Hypoallergenic

4 . Dermatologically tested dan aman bagi bayi bahkan newborn sekalipun.

review perlengkapan bayi mothercare

Where to Buy:

Dulu saya beli di toko Mothercare di Bintaro Exchange Mall. Yang tinggal di daerah Bintaro kalau nggak di BxC bisa ke tokonya yang di Pondok Indah Mall. Yang tempat tinggalnya jauh dari toko Mothercare bisa via online di web mothercare.id.

Ada dua tips yang saya mau share sebagai pelanggan Mothercare tentang bagaimana bisa dapat deal yang lebih hemat:

1 . Bikin member di toko offlinenya.

Dengan jadi member di Mothercare berarti sekaligus juga jadi member di Gingersnaps dan Early Learning Centre. Free kok. Di tiap pembelian kita bisa dapat diskon khusus sesuai promo yang sedang berlangsung atau credits.

2 . Pantengin web/ akun sosmednya.

Kalau sekarang, Mothercare sedang kerjasama dengan forum The Urban Mama, jadi beli produk dengan link berikut, Nyonyah bisa beli 2 get 3 produk toiletriesnya. Mayan kan, ajak aja teman sesama ibu-ibu, atau buat stok. Kalau dihitung-hitung kan setara dengan diskon 30%. Link promo Mothercare Toiletries. Klik for more detail yaa!

Gitu Nyaaaahhhh…. Btw, Gayatri baru dua bulan lalu lo ulang tahun, yang mau kasih belated birthday gift masih diterima bangeeet!!! Hahahaha…. #kode

Semoga reviewnya bermanfaat ya, salam sayaang….

 

Sharing is Caring! Yuk share artikel ini ke temen2mu!
Share